cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 104 Documents
Aksi Bersih Pantai : Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir Pantai Benteng melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Nurul Qisti; Nabila Febriyanti; Nur Azizah Jaya; Tiara; Alni Muh Arifin3; Anastasya Putri; Wulan Lestari; Fadhillah Nurjannah Asrul; A. Mukrima Tunnisa; Eva Maulana; Alif Hisyam Rais; Muh Agung Ma’aruf; Muh Afriansyah; Putu Wira Gunawan
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.281

Abstract

Kegiatan aksi bersih pantai merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan aksi bersih pantai di wilayah Pantai Benteng sebagai kontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kerja sama antara mahasiswa, masyarakat setempat, dan pihak terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif berbagai pihak dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan dampak positif terhadap kondisi pantai yang sebelumnya tercemar oleh sampah. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang efektif bagi masyarakat. Kesimpulannya, aksi bersih pantai tidak hanya berdampak secara fisik terhadap lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Peningkatan Literasi Teknologi melalui Edukasi Coding dan Kecerdasan Buatan pada Ekstrakurikuler Pandu Digital SMAN 1 Palopo Muh Fitra Nur Asri; Fajar Ramadhan; Muh Syafri Zainuddin; Ilham Sentosa; Misdayanti; Widsri Lai Lai Palamba
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.306

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut siswa sekolah menengah untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemaham konsep di balik teknologi seperti coding dan Kecerdasan Buatan (AI). Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan literasi digital tingkat lanjut bagi siswa SMAN 1 Palopo, khususnya anggota ekstrakurikuler Pandu Digital, guna menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai logika pemrograman dan etika penggunaan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan workshop yang terdiri dari pemaparan materi, demonstrasi aplikasi, dan praktik langsung (hands-on). Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari 30 peserta anggota Pandu Digital. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% mengenai konsep dasar algoritma dan cara kerja Generative AI. Manfaat yang diperoleh peserta adalah kemampuan dasar dalam membuat script sederhana dan teknik prompt engineering yang efektif. Kesimpulannya, pengenalan dini terhadap logika coding dan AI di lingkungan sekolah efektif dalam membentuk pola pikir komputasional (computational thinking) siswa yang kritis dan inovatif.
Pemanfaatan Smartphone untuk Strategi Pemasaran Digital yang Efektif bagi Pelaku UMKM di Lembang Angin-Angin Risda Mustakim; M. Ishak Ishak; Tenri Ampareng; Nabila Febriyanti; Nur Aqidah; Erin Savitri Gawing; Erin Savitri Gawing Jaya; Nur Azizah Jaya; Ariani Amri; Ricky Gazali
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.315

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM—khususnya ibu-ibu pelaku usaha mikro - dalam memanfaatkan smartphone sebagai strategi pemasaran digital yang lebih efektif di Lembang Angin-Angin, Kabupaten Toraja Utara. Permasalahan awal yang ditemukan meliputi promosi yang masih dominan dari mulut ke mulut, penggunaan WhatsApp pribadi dan Facebook secara terbatas, belum tersedianya katalog produk, kualitas dokumentasi foto/video yang kurang menarik, caption promosi yang belum persuasif, serta pengelolaan respons pelanggan yang belum sistematis. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal dan audit sederhana kanal digital, pelatihan berbasis praktik (hands-on) terkait penguatan identitas usaha, optimalisasi WhatsApp Business (profil, katalog, label pelanggan, balasan cepat), pembuatan konten foto/video menggunakan smartphone, penyusunan caption dengan call-to-action, serta pendampingan (coaching clinic) dan monitoring–evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kesiapan kanal digital UMKM, peningkatan kualitas konten promosi, dan komunikasi pelanggan yang lebih tertata. Peserta mulai lebih rutin melakukan promosi melalui status WhatsApp dan media sosial, serta menunjukkan peningkatan interaksi pelanggan berupa bertambahnya pesan masuk/pertanyaan produk. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktis berbasis smartphone disertai pendampingan efektif sebagai langkah awal memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di Toraja Utara.
Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan "Bakso Ikan Tuna" di Kelurahan Ponjalae, Kota Palopo A. Hermina Julyaningsih; Thitin Binalopa; Ibnu Mansyur Hamdani
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.225

Abstract

Salah satu komuditas yang sangat melimpah di wilayah Indonesia adalah produk hasil perikanan. Menyandang julukan Negara Maritim dan Nusantara membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang hasil laut dengan luas wilayah perairan mencapai 70% dari total luas wilayah negara Indonesia. Besarnya wilayah perairan ini tentu saja berbanding lurus dengan banyaknya jumlah hasil laut dari berbagai komuditas, salah satunya ikan air laut yaitu ikan tenggiri. Ikan tenggiri sudah sangat dikenali oleh masyarakat Indonesia. Selain dijual secara luas di pasar-pasar tradisional, umumnya ikan laut ini diolah menjadi beberapa bentuk olahan pangan salah satunya adalah bakso ikan tuna. Bakso Ikan memiliki daya jual yang tinggi karena selain rasanya yang enak, kandungan gizinya yang melimpah membuat produk olahan ini disukai oleh berbagai kalangan. Oleh karena itu, bakso ikan tuna memiliki potensi yang besar untuk diproduksi dalam jumlah besar sebagai produk bisnis olahan pangan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan meningkatkan skill peserta menganai cara mengolah ikan tuna menjadi bakso ikan yang berdaya jual tinggi.
Pelatihan Pengolahan Hasil Laut (Nugget Ikan Tuna) di Kelurahan Ponjalae, Kota Palopo Rismawati Rismawati; Fathurrakhman Ansar
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.244

Abstract

Kelurahan Ponjalae merupakan salah satu kelurahan di Kota Palopo yang memiliki potensi laut yang tinggi, salah satunya ikan tuna dan Sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Sampai saat ini umumnya ikan tuna hanya dikonsumsi dalam bentuk ikan utuh saja hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan makanan siap saji (Nugget) berbahan dasar ikan tuna khusus kaum perempuan, ibu-ibu PKK dan ibu-ibu majelis taklim di Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta dalam pembuatan makanan siap saji (Nugget) berbasis ikan nugget, memberikan keterampilan cara pembuatan Nugget Ikan Tuna, memberikan keterampilan dan pengetahuan biaya produksi dan harga jualnya untuk dipasarkan. Manfaat dari yang di capai dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah peserta dapat mengetahui cara membuat nugget berbasis ikan tuna untuk menjadi makanan yang lebih menarik dan bervariatif, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2023 pada pukul 09.00-13.00 Wita di Aula Kantor Lurah Ponjalae. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah: 1) Metode Demonstrasi: digunakan untuk menjelaskan materi tentang cara pengolahan ikan tuna menjadi nugget. 2) Metode Praktik: digunakan untuk menpraktikkan pengolahan ikan tuna. 3) Metode Diskusi: dilakukan setelah selesai kegiatan pelatihan untuk mengetahui respon peserta. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK dan Ibu-ibu majelis taklim kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur. Hasil kegiatan yaitu para peserta berhasil membuat nugget ikan tuna, serta mendapatkan nilai ekonomi dari nugget yang dibuat.
Siswa Tangguh Bencana: Penguatan Literasi dan Mitigasi Bencana pada Siswa SMKN 10 Luwu Fitri Jusmi; Irwan Ramli; Rahma Hi Manrulu; Aryadi Nurfalaq; Hilda Rahmawati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.247

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman dan kesiapsiagaan siswa sekolah menengah terhadap risiko bencana, khususnya dalam hal mitigasi dan tindakan tanggap darurat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya peningkatan literasi kebencanaan sejak usia sekolah melalui pendekatan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menghadapi potensi bencana melalui edukasi, pelatihan teknologi sederhana, dan simulasi praktik evakuasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi kebencanaan dan mitigasi bencana, pelatihan pemanfaatan metode geolistrik, serta simulasi evakuasi bencana. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif, demonstrasi alat, praktik sederhana, serta simulasi kondisi darurat yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep kebencanaan dan langkah mitigasi yang tepat. Pada kelompok edukasi, siswa mampu mengidentifikasi jenis bencana dan menjelaskan prosedur mitigasi secara lebih baik. Pada kelompok pelatihan geolistrik, siswa menunjukkan pemahaman terhadap prinsip dasar penggunaan alat serta manfaatnya dalam mengidentifikasi kondisi bawah permukaan tanah. Pada kelompok simulasi, siswa mampu mengikuti prosedur evakuasi dengan lebih tertib, terarah, dan menunjukkan kerja sama yang baik. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam membentuk sikap tanggap bencana, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta mendorong terbentuknya budaya siaga bencana di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kebencanaan, pelatihan teknologi sederhana, dan simulasi praktik merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa. Keterlibatan aktif siswa dalam seluruh tahapan kegiatan menjadi faktor penting dalam membangun pemahaman yang berkelanjutan dan aplikatif terhadap mitigasi bencana.
Penguatan Literasi Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Risiko Kehamilan dan Persalinan pada Kelompok Ibu Hamil di Desa Asuli Hamlia; Zamli; Sudirman
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.282

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan pada ibu hamil masih menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko kehamilan dan persalinan, khususnya di wilayah pedesaan. Kondisi ini menyebabkan ibu hamil kurang mampu mengenali tanda bahaya, belum optimal dalam menjaga kesehatan selama kehamilan, serta memiliki kesiapan yang terbatas dalam menghadapi persalinan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan sebagai upaya pencegahan risiko kehamilan dan persalinan pada kelompok ibu hamil di Desa Asuli, Kecamatan Towuti. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi kesehatan kehamilan, pelatihan pencegahan risiko kehamilan dan persalinan, serta pendampingan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kegiatan dilaksanakan kepada 15 ibu hamil dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Wawondula dan kader Posyandu Cendana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi, serta konsultasi secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil terkait kesehatan kehamilan, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan. Pada tahap edukasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap perubahan selama kehamilan dan pentingnya menjaga kesehatan. Pada tahap pelatihan, peserta mampu mengenali tanda bahaya dan memahami langkah pencegahan risiko kehamilan dan persalinan. Pada tahap pendampingan, peserta menunjukkan peningkatan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi persalinan, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya dukungan keluarga. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator yang diukur, yang mencerminkan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan terintegrasi berbasis partisipasi masyarakat mampu meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil secara efektif serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan risiko kehamilan dan persalinan.
Penyuluhan Penanganan Panen dan Pascapanen untuk Mendukung Produktivitas Petani Thitin Binalopa; Rahman Syam; Kurniati Tajuddin; Ehlisa Rahmat
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.305

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani terkait teknik panen dan pascapanen padi yang baik sehingga mampu menekan kehilangan hasil dan meningkatkan mutu gabah. Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya pengetahuan petani mengenai metode panen tepat waktu, perontokan mekanis, teknik pengeringan yang benar, serta penyimpanan yang sesuai standar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 35 petani mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan peningkatan pemahaman sebesar 78% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, petani mampu menerapkan teknik pengeringan yang sesuai serta memperbaiki cara penyimpanan gabah untuk mengurangi serangan hama gudang. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pascapanen.
Pengembangan dan Implementasi Modul Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kompetensi Komunikatif Siswa SMA Negeri 8 Luwu Kecamatan Bastem Alviani; Ryan Alghazali Pakkaja
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.318

Abstract

Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan bahwa capaian literasi membaca siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata global, yang mencerminkan perlunya inovasi pembelajaran berbasis literasi dan teknologi. Kondisi tersebut semakin kompleks di wilayah geografis terpencil seperti Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, di mana pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris belum optimal. SMA Negeri 8 Luwu menghadapi permasalahan berupa keterbatasan media pembelajaran interaktif, rendahnya literasi digital siswa, serta kurangnya kepercayaan diri dalam kompetensi komunikatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan modul Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif yang adaptif terhadap kondisi infrastruktur lokal serta mampu meningkatkan literasi digital dan kompetensi komunikatif siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan e-module berbasis multimedia (audio, video, kuis interaktif), validasi ahli, pelatihan guru, implementasi pembelajaran selama 4–6 minggu, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor minimal 20% pada ≥80% siswa, peningkatan partisipasi aktif dalam pembelajaran digital, serta kemampuan guru mengoperasikan modul secara mandiri. Luaran program meliputi produk modul digital interaktif, artikel ilmiah pengabdian terindeks SINTA, hak cipta modul, serta video dokumentasi kegiatan. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada sekolah lain di wilayah rural Kabupaten Luwu.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi SISKEUDES bagi Aparatur Desa Kaliwlingi sebagai Upaya Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Lulu Hasna Windhuaji; Edi Jaenudin
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.329

Abstract

Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan tertib administrasi. Namun, pelaksanaan pengelolaan keuangan desa masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pemahaman aparatur desa terhadap administrasi keuangan dan penggunaan sistem pengelolaan keuangan berbasis digital. Kondisi tersebut juga terjadi di Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, yang masih menghadapi kendala dalam optimalisasi pengelolaan keuangan desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur desa dalam pengelolaan keuangan desa yang akuntabel melalui sosialisasi dan bimbingan teknis penggunaan sistem pengelolaan keuangan desa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua bentuk kegiatan utama, yaitu sosialisasi akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dan bimbingan teknis pemanfaatan sistem pengelolaan keuangan desa. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik penggunaan aplikasi, dan pendampingan langsung kepada aparatur desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi, dan pengamatan terhadap peningkatan pemahaman serta keterampilan aparatur desa sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman aparatur desa mengenai prinsip transparansi, tertib administrasi, dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa. Bimbingan teknis yang dilakukan juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan aparatur desa dalam mengoperasikan sistem pengelolaan keuangan desa, mulai dari proses penginputan data hingga penyusunan laporan administrasi keuangan desa. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kapasitas aparatur desa dalam mendukung pengelolaan keuangan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas aparatur desa melalui sosialisasi dan bimbingan teknis menjadi langkah penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan desa berbasis sistem. Keterlibatan aktif aparatur desa selama kegiatan berlangsung menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan efektivitas implementasi pengelolaan keuangan desa yang lebih tertib dan akuntabel.

Page 6 of 11 | Total Record : 104