cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 105 Documents
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Servis Berkala dan Overhaul Engine di PT Sinar Anugrah Sumatra Rifaldi; Ropik
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i1.363

Abstract

Kegiatan operasional pada industri pertambangan sangat bergantung pada keandalan unit kendaraan dan alat berat, sehingga diperlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis yang memadai, khususnya dalam bidang perawatan dan perbaikan mesin. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pendukung masih memiliki keterbatasan dalam pengalaman dan keterampilan teknis, sehingga memerlukan pendampingan yang terarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan teknis di workshop PT Sinar Anugrah Sumatra yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan nikel. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja dengan sistem pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu perawatan berkala unit operasional, perbaikan komponen mekanik, serta overhaul engine yang disertai dengan penguatan keselamatan kerja. Peserta kegiatan merupakan karyawan magang yang terlibat langsung dalam aktivitas workshop dan dibimbing secara bertahap mulai dari pekerjaan dasar hingga pekerjaan teknis tingkat lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam melakukan servis berkala seperti penggantian oli, pelumasan, dan pemeriksaan komponen. Pada aspek perbaikan mekanik, peserta mampu melakukan penggantian komponen seperti kampas kopling, sistem rem, dan bagian chassis dengan prosedur yang benar. Pada aspek overhaul engine, peserta mampu terlibat dalam proses pembongkaran, pembersihan, serta pemasangan kembali komponen mesin. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan ketelitian kerja, kemandirian, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja di lingkungan industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan kerja mampu meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang secara efektif. Integrasi antara pelatihan teknis dan pembiasaan keselamatan kerja menjadi pendekatan yang penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor industri pertambangan.
Pendampingan Sistem Operasional Logistik bagi Karyawan Magang PT HCT Logistic Taiwan untuk Meningkatkan Kompetensi dan Budaya Kerja Ade Rasya; Chalik Mawardi; Baso Amir; Kurniati Tajuddin
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.364

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin pesat menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman terhadap sistem operasional distribusi barang secara efektif dan terorganisasi. Mahasiswa sebagai calon tenaga kerja perlu memperoleh pengalaman pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga berbasis praktik di lingkungan industri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sistem operasional logistik modern, meningkatkan ketelitian dan akurasi dalam proses penyortiran paket, serta memperkuat kemampuan adaptasi kerja, komunikasi tim, dan penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan kegiatan, pengenalan sistem operasional logistik di perusahaan mitra, pendampingan praktik penyortiran paket, serta demonstrasi proses penyusunan barang dan pemuatan paket ke dalam kontainer distribusi. Kegiatan dilaksanakan di perusahaan logistik yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta kegiatan yang secara langsung mengikuti aktivitas operasional pada bagian penyortiran dan distribusi paket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami alur operasional distribusi barang mulai dari proses penyortiran paket berdasarkan alamat tujuan, pengelompokan barang sesuai jalur distribusi, hingga proses pemuatan paket ke dalam kontainer pengiriman. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional tersebut, mahasiswa menunjukkan peningkatan ketelitian dalam proses penyortiran paket, kemampuan beradaptasi dengan ritme kerja industri, serta keterampilan komunikasi dan kerja sama tim dalam menyelesaikan tugas operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sistem kerja industri logistik serta pengalaman kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa pada bidang logistik. Pendekatan ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Penguatan Kompetensi Karyawan Magang melalui Kegiatan Maintenance Kendaraan Operasional di PT BGR Logistik Indonesia Muhammad Nabiel Fajar; Yusmono
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.365

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi teknis karyawan magang dalam mendukung operasional kendaraan logistik yang memiliki intensitas penggunaan tinggi. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa karyawan magang masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan praktis, khususnya dalam kegiatan maintenance kendaraan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam perawatan kendaraan operasional di PT BGR Logistik Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung dengan tahapan persiapan, pembekalan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan intensif. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu perawatan sistem roda dan pengereman, servis sistem bahan bakar dan pelumasan engine, serta perbaikan sistem kopling dan transmisi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pada setiap aspek mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan. Pada aspek sistem roda dan pengereman, peserta mampu melakukan penggantian bearing, karet seal, dan kampas rem secara mandiri. Pada aspek sistem bahan bakar dan pelumasan, peserta mampu melakukan penggantian saringan solar dan oli engine sesuai prosedur. Pada aspek sistem kopling dan transmisi, peserta mampu melakukan penggantian kampas kopling serta memahami perawatan transmisi kendaraan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan keterampilan teknis, pemahaman prosedur kerja, serta sikap profesional peserta dalam kegiatan maintenance kendaraan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung dalam lingkungan kerja nyata merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang. Pendekatan ini menjadi model yang relevan dalam penguatan keterlibatan masyarakat, khususnya dalam menjembatani
Pendampingan Kesiapan Kerja Mahasiswa Prodi Manajemen STIE Pemuda melalui Program Magang Industri Komarun Zaman; Nuryadi; Andika Nanda Utomo; Ratna Wati; Genies Fitri Oktavia; Riris Dwi Norjannah; Maratus Sholihah
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.366

Abstract

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Namun, mahasiswa masih memiliki keterbatasan pengalaman praktis terkait lingkungan kerja profesional, budaya industri, komunikasi kerja, dan kemampuan adaptasi di dunia kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Manajemen STIE Pemuda Surabaya melalui pelatihan kesiapan kerja dan program magang industri di PT Amerta Indah Otsuka dan PT Atlantic Biruraya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua aspek utama, yaitu pelatihan kesiapan kerja mahasiswa dan program magang industri. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan sesi tanya jawab terkait komunikasi profesional, etika kerja, pengembangan soft skills, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Program magang industri dilaksanakan melalui kegiatan kunjungan dan pembelajaran langsung di lingkungan perusahaan untuk memberikan pengalaman nyata mengenai budaya kerja, sistem operasional, dan lingkungan industri profesional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai dunia kerja, budaya organisasi, komunikasi profesional, dan pentingnya disiplin serta tanggung jawab dalam lingkungan kerja. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman baru mengenai sistem kerja industri dan menunjukkan peningkatan motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Pelatihan kesiapan kerja membantu mahasiswa memahami kompetensi yang dibutuhkan industri, sedangkan program magang memberikan pengalaman langsung yang memperkuat kesiapan mental dan profesional mahasiswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pelatihan kesiapan kerja dan pengalaman langsung di industri menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Keterlibatan aktif perguruan tinggi dan mitra industri memberikan kontribusi penting dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Optimalisasi Peran Masyarakat Gresik terhadap Program Keluarga Harapan sebagai Upaya Perlindungan Sosial dan Mengurangi Tingkat Kemiskinan Rizky Maya Wulandari; Haliza Firdausy Nuzula; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.369

Abstract

Kemiskinan di Kabupaten Gresik masih menjadi persoalan sosial yang memerlukan pendekatan terpadu. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gresik tercatat sebesar 138,55 ribu jiwa atau 9,95%, sehingga masih menunjukkan perlunya penguatan program perlindungan sosial yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada peningkatan kemandirian keluarga penerima manfaat. Program Keluarga Harapan sebagai salah satu instrumen bantuan sosial telah berperan dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal untuk mendorong pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha produktif, dan penguatan kapasitas sosial masyarakat. Kebaruan kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi tiga strategi dalam satu model pendampingan, yaitu optimalisasi pemanfaatan bantuan sosial berbasis keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis potensi lokal, dan penguatan kader sosial masyarakat sebagai pendamping komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat penerima bantuan sosial dalam mengelola bantuan secara lebih produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi persiapan, pemetaan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, praktik usaha sederhana, dan pendampingan. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan bantuan sosial dan keuangan keluarga, terbentuknya rencana usaha rumah tangga, munculnya usaha kecil berbasis potensi lokal, serta meningkatnya kemampuan kader sosial dalam melakukan pendampingan dan pengorganisasian masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, memahami pentingnya pengelolaan bantuan secara terarah, mulai menjalankan aktivitas ekonomi produktif skala rumah tangga, serta menunjukkan peningkatan partisipasi dalam kegiatan pemberdayaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan kader sosial dapat menjadi model pengabdian berbasis masyarakat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Gresik.
Transformasi Digital untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Burger & Kebab Baba Brewok Ismail Akbar; Firman Nurdiyansyah; Arief Rizki Fadhillah; Khisbullah Hudha; Alvionitha Sari Agstriningtyas
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.376

Abstract

UMKM Burger & Kebab Baba Brewok yang berlokasi di Desa Urek-Urek, Asrikaton, Kabupaten Malang menghadapi permasalahan pada pencatatan transaksi yang masih manual, rendahnya akurasi stok bahan baku, serta pemasaran digital yang belum optimal sehingga berdampak pada efisiensi operasional dan jangkauan promosi usaha. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah satu pemilik usaha dan kasir yang terlibat langsung dalam operasional dan pemasaran usaha. Kegiatan pengabdian bertujuan menerapkan transformasi digital melalui integrasi sistem Point of Sale (POS), optimalisasi media sosial Instagram, dan pemanfaatan platform digital delivery untuk meningkatkan efektivitas operasional dan pemasaran usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan implementasi teknologi dan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, implementasi sistem, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem digital mampu meningkatkan efisiensi operasional usaha, ditunjukkan dengan penurunan waktu tutup kas dari 35–45 menit menjadi 10–15 menit serta peningkatan akurasi stok bahan baku dari 75–80% menjadi ≥95%. Selain itu, optimalisasi media sosial dan platform digital delivery meningkatkan konsistensi promosi digital dan keterlibatan pelanggan. Hasil pre-test dan post-test juga menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap penggunaan teknologi digital dalam mendukung operasional dan pemasaran usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi digital berbasis integrasi operasional dan pemasaran mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha dan daya saing UMKM kuliner secara berkelanjutan.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan dan Pemasaran Digital pada UMKM Kit Tea & Coffee Fransiska Amboisa Ose Sili; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.382

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Bagi usaha mikro, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting karena dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki pengelolaan usaha. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terutama dalam promosi produk dan pencatatan keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kit Tea & Coffee yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengenali potensi usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Permasalahan ini penting untuk segera diatasi karena dapat menghambat perkembangan usaha, membatasi jangkauan pasar, dan menyulitkan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi potensi usaha, pelatihan pemasaran digital, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Edukasi difokuskan pada identifikasi potensi dan peluang pengembangan usaha, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran, sedangkan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai potensi usaha, strategi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Mitra mulai mampu memanfaatkan media digital untuk promosi produk serta melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas Kit Tea & Coffee dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Digital & Branding pada UMKM Pisang Crispy Raden Maria Cristin Nahak; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.383

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan penguatan identitas produk. Kondisi tersebut juga dialami oleh UMKM Pisang Crispy Raden yang belum menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital secara optimal dan masih memiliki keterbatasan dalam aspek branding produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui edukasi potensi usaha, pendampingan digitalisasi laporan keuangan sederhana, dan pendampingan penguatan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi, pendampingan, praktik, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi kegiatan, dan lembar evaluasi ketercapaian luaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi usaha, wawancara dengan mitra, diskusi interaktif, praktik pencatatan keuangan, dokumentasi, serta penilaian terhadap luaran kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mereduksi data hasil observasi dan wawancara, mengelompokkan temuan berdasarkan aspek potensi usaha, keuangan, dan branding, serta menarik kesimpulan berdasarkan perubahan kondisi mitra dan luaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi potensi usaha membantu mitra memahami peluang pengembangan bisnis dan strategi peningkatan daya saing. Pendampingan digitalisasi laporan keuangan menghasilkan format pencatatan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran secara lebih tertib. Pendampingan branding menghasilkan identitas visual berupa logo yang dapat digunakan pada kemasan dan media promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi potensi usaha, digitalisasi laporan keuangan, dan penguatan branding relevan dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan dan daya saing usaha mikro.
Pendampingan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Promosi Digital di Desa Sidan Kabupaten Gianyar Afret Otu; M. Noor; Ni Made Puriati; Aditya Manggala R.S; I Wayan Sugiartana; I Nengah Suriata; Ni Putu Mertaningrum
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.387

Abstract

Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan melalui pemanfaatan wisata alam, budaya, religi, dan pertanian berbasis masyarakat. Namun, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata, pemahaman mengenai ekowisata berkelanjutan, serta pemanfaatan media digital untuk promosi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berkelanjutan melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi digital. Mitra kegiatan meliputi perangkat desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa Utama Karya, dan Kelompok Sadar Wisata Desa Sidan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu sosialisasi pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, pelatihan dan diskusi pengembangan ekowisata berkelanjutan, serta pendampingan promosi digital desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, meningkatnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekowisata berkelanjutan, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Kelompok Sadar Wisata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Sidan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam satu program berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat kelembagaan lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pengembangan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion untuk Penguatan Literasi Budaya, Komunikasi, dan Kepemimpinan Pelajar di Kota Palopo Suaedi Suaedi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.399

Abstract

Pelaksanaan lomba cerdas cermat di sekolah umumnya masih berorientasi pada kemampuan mengingat materi dan kecepatan menjawab sehingga belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion sebagai alternatif pembinaan pelajar berbasis budaya Luwu yang mengintegrasikan literasi budaya dengan penguatan kompetensi abad ke-21. Kegiatan dilaksanakan di Kota Palopo dengan melibatkan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Tana Luwu melalui tahapan koordinasi dengan mitra, penyusunan materi dan mekanisme kompetisi, pelaksanaan prebriefing, pelaksanaan kompetisi dalam tiga ronde, serta observasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan serta memperoleh partisipasi aktif dari peserta dan mitra. Model LangkanaE Champion memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif melalui pengintegrasian literasi budaya, komunikasi, kerja sama, berpikir strategis, dan kepemimpinan ke dalam mekanisme kompetisi. Ronde penawaran tertinggi menjadi ciri khas kegiatan karena mendorong peserta berdiskusi, menyusun strategi, mempertimbangkan risiko, dan mengambil keputusan secara kolaboratif. Kegiatan ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis budaya yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan pemerintah daerah sebagai alternatif pembinaan pelajar. LangkanaE Champion menjadi model kompetisi edukatif yang menawarkan pendekatan baru dalam penguatan literasi budaya melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Model ini berpotensi direplikasi pada berbagai daerah dengan mengadaptasi karakteristik budaya lokal sehingga dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya melalui kegiatan pendidikan.

Page 10 of 11 | Total Record : 105