cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 104 Documents
Optimalisasi Peran Masyarakat Gresik terhadap Program Keluarga Harapan sebagai Upaya Perlindungan Sosial dan Mengurangi Tingkat Kemiskinan Rizky Maya Wulandari; Haliza Firdausy Nuzula; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.369

Abstract

Kemiskinan di Kabupaten Gresik masih menjadi persoalan sosial yang memerlukan pendekatan terpadu. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gresik tercatat sebesar 138,55 ribu jiwa atau 9,95%, sehingga masih menunjukkan perlunya penguatan program perlindungan sosial yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada peningkatan kemandirian keluarga penerima manfaat. Program Keluarga Harapan sebagai salah satu instrumen bantuan sosial telah berperan dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal untuk mendorong pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha produktif, dan penguatan kapasitas sosial masyarakat. Kebaruan kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi tiga strategi dalam satu model pendampingan, yaitu optimalisasi pemanfaatan bantuan sosial berbasis keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis potensi lokal, dan penguatan kader sosial masyarakat sebagai pendamping komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat penerima bantuan sosial dalam mengelola bantuan secara lebih produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi persiapan, pemetaan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, praktik usaha sederhana, dan pendampingan. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan bantuan sosial dan keuangan keluarga, terbentuknya rencana usaha rumah tangga, munculnya usaha kecil berbasis potensi lokal, serta meningkatnya kemampuan kader sosial dalam melakukan pendampingan dan pengorganisasian masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, memahami pentingnya pengelolaan bantuan secara terarah, mulai menjalankan aktivitas ekonomi produktif skala rumah tangga, serta menunjukkan peningkatan partisipasi dalam kegiatan pemberdayaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan kader sosial dapat menjadi model pengabdian berbasis masyarakat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Gresik.
Transformasi Digital untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Burger & Kebab Baba Brewok Ismail Akbar; Firman Nurdiyansyah; Arief Rizki Fadhillah; Khisbullah Hudha; Alvionitha Sari Agstriningtyas
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.376

Abstract

UMKM Burger & Kebab Baba Brewok yang berlokasi di Desa Urek-Urek, Asrikaton, Kabupaten Malang menghadapi permasalahan pada pencatatan transaksi yang masih manual, rendahnya akurasi stok bahan baku, serta pemasaran digital yang belum optimal sehingga berdampak pada efisiensi operasional dan jangkauan promosi usaha. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah satu pemilik usaha dan kasir yang terlibat langsung dalam operasional dan pemasaran usaha. Kegiatan pengabdian bertujuan menerapkan transformasi digital melalui integrasi sistem Point of Sale (POS), optimalisasi media sosial Instagram, dan pemanfaatan platform digital delivery untuk meningkatkan efektivitas operasional dan pemasaran usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan implementasi teknologi dan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, implementasi sistem, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem digital mampu meningkatkan efisiensi operasional usaha, ditunjukkan dengan penurunan waktu tutup kas dari 35–45 menit menjadi 10–15 menit serta peningkatan akurasi stok bahan baku dari 75–80% menjadi ≥95%. Selain itu, optimalisasi media sosial dan platform digital delivery meningkatkan konsistensi promosi digital dan keterlibatan pelanggan. Hasil pre-test dan post-test juga menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap penggunaan teknologi digital dalam mendukung operasional dan pemasaran usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi digital berbasis integrasi operasional dan pemasaran mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha dan daya saing UMKM kuliner secara berkelanjutan.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan dan Pemasaran Digital pada UMKM Kit Tea & Coffee Fransiska Amboisa Ose Sili; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.382

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Bagi usaha mikro, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting karena dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki pengelolaan usaha. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terutama dalam promosi produk dan pencatatan keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kit Tea & Coffee yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengenali potensi usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Permasalahan ini penting untuk segera diatasi karena dapat menghambat perkembangan usaha, membatasi jangkauan pasar, dan menyulitkan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi potensi usaha, pelatihan pemasaran digital, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Edukasi difokuskan pada identifikasi potensi dan peluang pengembangan usaha, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran, sedangkan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai potensi usaha, strategi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Mitra mulai mampu memanfaatkan media digital untuk promosi produk serta melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas Kit Tea & Coffee dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Digital & Branding pada UMKM Pisang Crispy Raden Maria Cristin Nahak; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.383

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan penguatan identitas produk. Kondisi tersebut juga dialami oleh UMKM Pisang Crispy Raden yang belum menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital secara optimal dan masih memiliki keterbatasan dalam aspek branding produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui edukasi potensi usaha, pendampingan digitalisasi laporan keuangan sederhana, dan pendampingan penguatan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi, pendampingan, praktik, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi kegiatan, dan lembar evaluasi ketercapaian luaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi usaha, wawancara dengan mitra, diskusi interaktif, praktik pencatatan keuangan, dokumentasi, serta penilaian terhadap luaran kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mereduksi data hasil observasi dan wawancara, mengelompokkan temuan berdasarkan aspek potensi usaha, keuangan, dan branding, serta menarik kesimpulan berdasarkan perubahan kondisi mitra dan luaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi potensi usaha membantu mitra memahami peluang pengembangan bisnis dan strategi peningkatan daya saing. Pendampingan digitalisasi laporan keuangan menghasilkan format pencatatan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran secara lebih tertib. Pendampingan branding menghasilkan identitas visual berupa logo yang dapat digunakan pada kemasan dan media promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi potensi usaha, digitalisasi laporan keuangan, dan penguatan branding relevan dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan dan daya saing usaha mikro.
Pendampingan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Promosi Digital di Desa Sidan Kabupaten Gianyar Afret Otu; M. Noor; Ni Made Puriati; Aditya Manggala R.S; I Wayan Sugiartana; I Nengah Suriata; Ni Putu Mertaningrum
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.387

Abstract

Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan melalui pemanfaatan wisata alam, budaya, religi, dan pertanian berbasis masyarakat. Namun, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata, pemahaman mengenai ekowisata berkelanjutan, serta pemanfaatan media digital untuk promosi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berkelanjutan melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi digital. Mitra kegiatan meliputi perangkat desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa Utama Karya, dan Kelompok Sadar Wisata Desa Sidan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu sosialisasi pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, pelatihan dan diskusi pengembangan ekowisata berkelanjutan, serta pendampingan promosi digital desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, meningkatnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekowisata berkelanjutan, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Kelompok Sadar Wisata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Sidan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam satu program berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat kelembagaan lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pengembangan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion untuk Penguatan Literasi Budaya, Komunikasi, dan Kepemimpinan Pelajar di Kota Palopo Suaedi Suaedi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.399

Abstract

Pelaksanaan lomba cerdas cermat di sekolah umumnya masih berorientasi pada kemampuan mengingat materi dan kecepatan menjawab sehingga belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion sebagai alternatif pembinaan pelajar berbasis budaya Luwu yang mengintegrasikan literasi budaya dengan penguatan kompetensi abad ke-21. Kegiatan dilaksanakan di Kota Palopo dengan melibatkan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Tana Luwu melalui tahapan koordinasi dengan mitra, penyusunan materi dan mekanisme kompetisi, pelaksanaan prebriefing, pelaksanaan kompetisi dalam tiga ronde, serta observasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan serta memperoleh partisipasi aktif dari peserta dan mitra. Model LangkanaE Champion memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif melalui pengintegrasian literasi budaya, komunikasi, kerja sama, berpikir strategis, dan kepemimpinan ke dalam mekanisme kompetisi. Ronde penawaran tertinggi menjadi ciri khas kegiatan karena mendorong peserta berdiskusi, menyusun strategi, mempertimbangkan risiko, dan mengambil keputusan secara kolaboratif. Kegiatan ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis budaya yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan pemerintah daerah sebagai alternatif pembinaan pelajar. LangkanaE Champion menjadi model kompetisi edukatif yang menawarkan pendekatan baru dalam penguatan literasi budaya melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Model ini berpotensi direplikasi pada berbagai daerah dengan mengadaptasi karakteristik budaya lokal sehingga dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya melalui kegiatan pendidikan.
Pemanfaatan Resin Katalis sebagai Media Pengembangan Produk Inovatif bagi Siswa SMA Rosmalah Yanti; Haspidawati Nur; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Andi Kilawati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.385

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan resin katalis sebagai bahan pengembangan produk inovatif yang kreatif, aplikatif, dan bernilai guna. Pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan perkembangan teknologi digital. Namun, siswa sekolah menengah masih memiliki keterbatasan pengalaman dalam menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kewirausahaan, melatih keterampilan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta memperkenalkan promosi dan pemasaran digital kepada siswa SMA Datuk Sulaiman, SMAN 4 Luwu Timur, dan SMAN 3 Luwu Timur. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu edukasi kewirausahaan berbasis produk kreatif dan inovatif, pelatihan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta pelatihan promosi dan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026, melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar kewirausahaan, mengenali peluang pengembangan produk kreatif, serta menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan resin katalis yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual. Selain itu, siswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui keterlibatan langsung siswa dalam proses perencanaan, pembuatan, dan promosi produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kewirausahaan, praktik pembuatan produk kreatif berbahan resin, dan pemasaran digital dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kreativitas dan kewirausahaan siswa melalui keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Pendampingan Manajemen Usaha dan Pelayanan Konsumen bagi UMKM Pasar Sorpring Berbasis Komunitas di Taman Harmoni Surabaya Auliyah Sindi Maheswari; Khalimatul Maisaroh; Indira Arundinasari
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.388

Abstract

Pasar Sorpring (Srawung Sor Pring) di Taman Harmoni Surabaya merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang melibatkan pelaku usaha mikro dalam pemanfaatan ruang publik sebagai sarana penguatan ekonomi lokal. Meskipun memiliki potensi yang besar, masih ditemukan beberapa kendala yang berkaitan dengan pengelolaan usaha, kualitas pelayanan konsumen, serta optimalisasi pengelolaan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam manajemen usaha dan pelayanan konsumen sekaligus memperkuat pelaksanaan Pasar Sorpring sebagai media pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pengelola pasar, pelaku usaha, dan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, diskusi, serta praktik langsung. Program dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pendampingan manajemen usaha berbasis komunitas, pendampingan pelayanan konsumen, dan penguatan pelaksanaan pasar melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi penciptaan iklim yang mendukung, penguatan kapasitas, perlindungan, dukungan, dan pemeliharaan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai pengelolaan usaha yang lebih terencana, peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pelayanan yang berkualitas, serta menguatnya peran pengelola pasar dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pasar berbasis komunitas. Penguatan Pasar Sorpring melalui integrasi pendampingan usaha dan pelayanan konsumen menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat melalui Penyusunan Denah Jalur Evakuasi dan Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Komunitas di Desa Tanjung Sari Naila Elfira Sari; Shintia Malau; Ipantri Naibaho; Feny Cristanti Siburian; Riki Rahmad; Elsa Kardiana
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.389

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di kawasan permukiman dan dapat menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat, kerusakan sarana dan prasarana, serta risiko keselamatan jiwa. Urgensi kegiatan ini terletak pada pentingnya penyediaan informasi evakuasi yang jelas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat melakukan penyelamatan diri secara cepat, aman, dan terarah ketika banjir terjadi. Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko banjir dan masih memiliki keterbatasan informasi mengenai jalur evakuasi yang dapat digunakan saat kondisi darurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui penyusunan denah jalur evakuasi dan edukasi mitigasi banjir berbasis komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi edukasi mitigasi banjir dan identifikasi risiko partisipatif, penyusunan dan pemasangan media jalur evakuasi banjir, serta simulasi evakuasi dan pendampingan kesiapsiagaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil mengidentifikasi titik rawan genangan, jalur evakuasi, serta lokasi yang dapat digunakan sebagai titik evakuasi utama dan alternatif. Kegiatan ini juga menghasilkan denah jalur evakuasi banjir yang memuat pembagian zona risiko, arah jalur evakuasi, dan titik evakuasi sebagai media mitigasi bencana di lingkungan masyarakat. Pelaksanaan sosialisasi dan simulasi evakuasi membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur evakuasi dan langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika banjir terjadi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam identifikasi risiko dan penyusunan jalur evakuasi mampu menghasilkan media mitigasi yang sesuai dengan kondisi lokal sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir secara berkelanjutan.
Implementasi Internet of Things untuk Sistem Irigasi Pintar dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Pertanian Presisi Kelompok Tani Bukit Lombu Safwan Kasma; Muhammad Naim; Baso Ali; Rosmiati Rosmiati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.391

Abstract

Pengelolaan lingkungan budidaya yang masih dilakukan secara manual menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya efisiensi dan tingginya risiko kegagalan produksi pada greenhouse hortikultura. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Tani Bukit Lombu di Desa Marinding, Kabupaten Luwu, yang menghadapi permasalahan tingginya tingkat kegagalan pertumbuhan bibit dan kelayuan tanaman akibat keterlambatan dalam pengelolaan kebutuhan air dan kondisi lingkungan budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi berbasis Internet of Things pada greenhouse melalui sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam pemanfaatan teknologi pertanian modern. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi teknologi dalam pertanian presisi, pelatihan operasional sistem, implementasi teknologi pada greenhouse, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis berhasil dipasang dan dioperasikan pada greenhouse mitra. Anggota kelompok tani memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan sistem yang diterapkan serta mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung pengelolaan lingkungan budidaya secara lebih efektif. Penerapan teknologi juga memberikan kemudahan dalam pemantauan kondisi greenhouse dan mendukung pengelolaan budidaya yang lebih terkontrol. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dapat mendukung adopsi teknologi pertanian secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut menjadi aspek penting dalam meningkatkan keberterimaan teknologi sekaligus memperkuat kemandirian kelompok tani dalam mengelola greenhouse berbasis teknologi.

Page 10 of 11 | Total Record : 104