cover
Contact Name
Derel Filandy Kaunang
Contact Email
derelkaunang@unima.ac.id
Phone
+6285256502885
Journal Mail Official
marisekola@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Matematika, FMIPA Universitas Negeri Manado Jl. Kampus Unima Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 27746879     DOI : -
Core Subject : Education,
1) Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 2) Desain Pembelajaran Matematika, 3) Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Matematika, 4). Media Pembelajaran Matematika, 5) Evaluasi Pembelajaran Matematika, 6) Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika, 7) Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran Matematika, 8) Penelitian Tindakan Kelas
Articles 130 Documents
Penggunaan Alat Peraga Balok Pecahan dalam Pembelajaran Pecahan Aljabar Tambuwun, Andreyna D.; Monoarfa, Jorry F.; Kaunang, Derel F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.2715

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan alat peraga balok pecahan dalam proses pembelajaran matematika pada materi kelas VII yaitu penjumlahan dan pengurangan pada pecahan aljabar. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tumpaan, tahun ajaran 2020/2021, Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 (VII). Pengambilan Sampel, digunakan Teknik random sampling. Didapatkan, Kelas VII A menjadi kelas eksperimen dan Kelas VII B menjadi kelas kontrol, jumlah Masing-masing kelas yakni 28 Siswa. Rancangan yang digunakan adalah Posttest–Only Control Group Design. Data diperoleh dari hasil Posttest siswa di kelas eksperimen dengan Rata-rata adalah 81,43 dan Rata-rata VII B yaitu 66,21. Selanjutnya, diperoleh thitung=4,8926 ˃ ttabel=1,6736. Sehingga tolak H0 dan terima H1, yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan alat peraga lebih baik, dari pada hasil belajar siswa, tanpa menggunakan alat peraga balok pecahan pada mata pelajaran matematika.
Penerapan Model Pembelajaran Game-Base Learning pada Pembelajaran Matematika Materi Peluang Kembau, Rivaldy P.; Sambuaga, Oltje T.; Kaunang, Derel F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.2738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diterapkan model pembelajaran GBL dengan menggunakan metode pembelajaran langsung. Jenis penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Suluun Tareran, tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari tiga kelas, dengan jumlah 41 peserta didik. Sampel yang diambil berdasarkan teknik random sampling diperoleh siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest-only control design. Data hasil posttest siswa dilakukan uji persyaratan yakni uji normalitas dan uji homogenitas sebelum dilakukan uji hipotesis. Hasil analisis uji hipotesis dengan taraf nyata  diperoleh  dan , maka  yang berarti tolak, sehingga  diterima yaitu . Dengan demikian disimpulkan, bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran GBL lebih baik dari pada rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran langsung.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Model Problem Based Learning untuk Mengajarkan Materi Peluang Rumondor, Joury M.; Wenas, John R.; Sulangi, Victor R.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.2757

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengajarkan Materi Peluang, yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kategori dari jenis penelitian ini sebagai penelitian pengembangan. Sampel pada penelitian ini diambil adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Tumpaan. Banyaknya siswa yang diteliti adalah 28 siswa. Dalam penelitian ini yang dikembangkan adalah RPP, LKS, dan THB dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada materi peluang. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan model 4-D. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran layak digunakan berdasarkan penilaian perangkat pembelajaran  oleh validator dengan skor rata-rata 3,5 dengan kriteria valid. Hasil kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh dari angket respon siswa yang menunjukan skor sebesar 36  yang termasuk pada kriteria praktis. Keefektifan perangkat pembelajaran diperoleh dari tes hasil belajar siswa yang menunjukan ketuntasan belajar siswa di atas 70 sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran tersebut efektif digunakan dalam pembelajaran
Penerapan Model Kooperatif Tipe GI (Group Investigation) dalam Pembelajaran Matematika Materi Segi Empat Pianusa, Rivains S.; Sulistyaningsih, Murni; Regar, Vivian E.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.2768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran melalui model kooperatif tipe GI. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Tondano Tahun Ajaran 2017-2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang terdiri 2 kelas yaitu kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dari kedua model pembelajaran diperoleh dari posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rerata (uji-t) pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh thitung=2,704 >ttabel=t0,05;48=2,100. Hal ini berarti, bahwa nilai hasil statistik uji-t tersebut jatuh dalam wilayah kritik atau dengan kata lain H0 ditolak, sehingga menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran tipe GI. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VII SMP Negeri 6 Tondano khususnya pada materi Segi Empat.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Siswa dalam Pemecahan Masalah pada Materi Kubus dan Balok Aruro, Kristi; Sulangi, Victor R.; Sambuaga, Oltje T.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.3032

Abstract

Inspirasi dari tinjauan ini adalah untuk memutuskan pengaruh model PBL terhadap kemampuan siswa dalam menjawab soal bentuk dan persegi untuk Kelas VIII di SMP Negeri 4 Essang Sambuara tahun pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Pengumpulan Rencana Pengendalian Biasa”, dan eksplorasi ini adalah eksplorasi kuantitatif. Variabel perlakuan dalam tinjauan ini menggunakan model PBL, sedangkan variabel respon adalah kemampuan siswa dalam mengerjakan soal kelas VIII. Sistem yang digunakan untuk pengumpulan data ini dilengkapi dengan tiga strategi yaitu pengumpulan khusus, uji dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian benar-benar dilihat dengan menggunakan metode penilaian parametrik. Mengingat data tes menggunakan kelas Pre-test dan Post-test Examination, kelas Investigasi dan Kontrol biasanya tersebar dan homogen. Dengan adanya estimasi uji-t dengan taraf signifikansi 5% maka diasumsikan thitung = 6,043 sedangkan ttabel = 2,013 dengan dasar bahwa thitung = 6,043 > ttabel = 2,013 menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan model PBL lebih tinggi dari pemanfaatan model saat ini. Hal ini terlihat dari hasil eksperimen yang menunjukkan bahwa kelas eksploratori mendapat nilai kontras pretest dan post-preliminary normal sebesar 27,25 dan kelas kontrol memiliki perbedaan pretest dan posttrial tipikal sebesar 23,21. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa model PBL berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam mengerjakan soal materi bangun ruang dan bujur sangkar di Kelas VIII SMP Negeri 4 Essang Sambuara.
Pembelajaran Blended Learning pada Materi Koordinat Kartesius Berbantuan Geogebra Classroom Wa Ode Sufriani; Sulangi, Victor R.; Runtu, Patricia V. J.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran blended learning pada materi koordinat kartesius berbantuan geogebra classroom terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Manado. Peneliti memakai desain posttest only control group design. Subjek yang diteliti yakni kelas VIII5 berperan menjadi kelas eksperimen dengan meliputi 17 peserta didik serta kelas VIII6 sebagai kelas kontrol dengan meliputi 17 peserta didik pada SMP Negeri 5 Manado. Perolehan datanya yakni berdasarkan posttest dalam kelas eksperimen serta kelas kontrol. Rerata hasil belajar kelas eksperimen yakni 85,29 serta rerata hasil belajar kelas kontrol 77,35. Uji normalitas data terpenuhi sehingga data- data tersebut berdistribusi normal. Dari uji hipotesis melalui statistik uji t didapatkan thitung =2,063 > ttabel = 1,694 dengan taraf nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran blended learning berbantuan geogebra classroom pada materi koordinat kartesius lebih tinggi di bandingkan dengan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran konvesional.                                                                                                                                                                                                                                  
Penerapan Model Problem-Based Learning dalam Pembelajaran Aritmatika Sosial Kelas VII SMPN 3 Tomohon Parengkuan, Frisky; Manurung, Ontang; Monoarfa, Jorry F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.4117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil rata-rata belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Learning dan model Pembelajaran Langsung pada materi Aritmatika Sosial. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari satu kelas eksperimen yaitu kelas VII.2 (model pembelajaran Problem-Based Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VII.4 (model Pembelajaran Langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes setelah diberikan perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil xÌ…1 = 84,55 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil xÌ…2 = 72,58. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukan nilai thitung = 2,935 > ttabel = 1,688 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning masih lebih baik dibandingkan dengan model Pembelajaran Langsung dalam penerapan pada materi Aritmatika Sosial di SMP Negeri 3 Tomohon.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Rori, Kevin G.; Pulukadang, Rosiah J.; Regar, Vivian E.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Subjek dalam penelitian yaitu kelas VIII B SMP Negeri 1 Tompaso. Adapun pengumpulan data dilakukan berdasarkan tahapan–tahapan sebagai berikut: Observasi, Tes, dan WawancaraTeknik yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes dan wawancara. Tes digunakan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel dan wawancara digunakan untuk mengetahui penyebab kesalahan. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis dikembangkan berdasarkan kesalahan Newman. Hasil penelitian diperoleh 5 jenis kesalahan yaitu kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban. Penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV adalah siswa kurang memahami konsep SPLDV, tidak menguasai metode penyelesaian SPLDV, kurang terampil dalam melakukan perhitungan, siswa tidak berfikir kreatif, dan kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV.
Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi SPLDV di SMP Negeri 2 Langowan Tendean, Livinia; Tilaar, Anetha L.F.; Kumesan, Selfie L.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i1.4772

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan yang dilakukan selama PPL 2 di SMP Negeri 2 Langowan dimana akibat pandemi covid-19 menyebabkan kurangnnya tatap muka sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model blended learning dan pembelajaran konvensional pada materi SPLDV. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian Quasi Experiment Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Langowan dengan jumlah 82 siswa. Sampel yang digunakan diambil dari 2 kelas yang normal dan homogen, yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen sebanyak 27 siswa dan kelas VIII C sebagai kelas control sebanyak 25 siswa. Data hasil penelitian dihitung menggunakan microsoft excel dengan uji-t dan menunjukan bahwa nilai thitung = 6,963072781 > ttabel = 2,008559072 dengan taraf nyata α = 0,05 ini berarti H0 ditolak. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi pokok SPLDV di SMP Negeri 2 Langowan.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel diajar Menggunakan Model Problem Based Learning dan Konvensional Walangitan, Cindy C.; Pulukadang, Rosiah J.; Wenas, John R.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4982

Abstract

Proses pembelajaran adalah proses interaksi antara siswa dengan guru didalam kelas, proses belajar juga sebagai penentu kualitas hasil belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar di dalam kelas masih bersifat teacher center dan bukan bersifat student center, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian ekperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dari kelas eksperimen yaitu kelas yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas yang diajarkan menggunakan model konvensional.  Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Langowan dengan subjek penelitian yaitu kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4 kedua kelas ini homogen dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif menggunakan metode Quasi Eksperiment (eksperimen semu). Data yang digunakan untuk melihat pencapaian kompetensi didapat dari tes akhir (posttest). Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan model Problem Based Learning (PBL) adalah 88,669, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan konvensional adalah 69,933 Berdasarkan data hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh nilai thitung > ttabel (2,155>1,672), maka diambil kesimpulannya yaitu hasil belajar siswa kelas X pada materi SPLTV yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dari hasil belajar yang diajarkan dengan model Konvensional.

Page 12 of 13 | Total Record : 130