cover
Contact Name
Derel Filandy Kaunang
Contact Email
derelkaunang@unima.ac.id
Phone
+6285256502885
Journal Mail Official
marisekola@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Matematika, FMIPA Universitas Negeri Manado Jl. Kampus Unima Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 27746879     DOI : -
Core Subject : Education,
1) Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 2) Desain Pembelajaran Matematika, 3) Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Matematika, 4). Media Pembelajaran Matematika, 5) Evaluasi Pembelajaran Matematika, 6) Analisis Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika, 7) Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran Matematika, 8) Penelitian Tindakan Kelas
Articles 130 Documents
Pembelajaran Blended Learning pada Materi Koordinat Kartesius Berbantuan Geogebra Classroom Wa Ode Sufriani; Sulangi, Victor R.; Runtu, Patricia V. J.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran blended learning pada materi koordinat kartesius berbantuan geogebra classroom terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Manado. Peneliti memakai desain posttest only control group design. Subjek yang diteliti yakni kelas VIII5 berperan menjadi kelas eksperimen dengan meliputi 17 peserta didik serta kelas VIII6 sebagai kelas kontrol dengan meliputi 17 peserta didik pada SMP Negeri 5 Manado. Perolehan datanya yakni berdasarkan posttest dalam kelas eksperimen serta kelas kontrol. Rerata hasil belajar kelas eksperimen yakni 85,29 serta rerata hasil belajar kelas kontrol 77,35. Uji normalitas data terpenuhi sehingga data- data tersebut berdistribusi normal. Dari uji hipotesis melalui statistik uji t didapatkan thitung =2,063 > ttabel = 1,694 dengan taraf nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran blended learning berbantuan geogebra classroom pada materi koordinat kartesius lebih tinggi di bandingkan dengan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran konvesional.                                                                                                                                                                                                                                  
Penerapan Model Problem-Based Learning dalam Pembelajaran Aritmatika Sosial Kelas VII SMPN 3 Tomohon Parengkuan, Frisky; Manurung, Ontang; Monoarfa, Jorry F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 1: April 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i1.4117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil rata-rata belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Learning dan model Pembelajaran Langsung pada materi Aritmatika Sosial. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari satu kelas eksperimen yaitu kelas VII.2 (model pembelajaran Problem-Based Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VII.4 (model Pembelajaran Langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes setelah diberikan perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil x̅1 = 84,55 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil x̅2 = 72,58. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukan nilai thitung = 2,935 > ttabel = 1,688 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning masih lebih baik dibandingkan dengan model Pembelajaran Langsung dalam penerapan pada materi Aritmatika Sosial di SMP Negeri 3 Tomohon.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Rori, Kevin G.; Pulukadang, Rosiah J.; Regar, Vivian E.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Subjek dalam penelitian yaitu kelas VIII B SMP Negeri 1 Tompaso. Adapun pengumpulan data dilakukan berdasarkan tahapan–tahapan sebagai berikut: Observasi, Tes, dan WawancaraTeknik yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes dan wawancara. Tes digunakan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel dan wawancara digunakan untuk mengetahui penyebab kesalahan. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis dikembangkan berdasarkan kesalahan Newman. Hasil penelitian diperoleh 5 jenis kesalahan yaitu kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban. Penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV adalah siswa kurang memahami konsep SPLDV, tidak menguasai metode penyelesaian SPLDV, kurang terampil dalam melakukan perhitungan, siswa tidak berfikir kreatif, dan kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel diajar Menggunakan Model Problem Based Learning dan Konvensional Walangitan, Cindy C.; Pulukadang, Rosiah J.; Wenas, John R.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.4982

Abstract

Proses pembelajaran adalah proses interaksi antara siswa dengan guru didalam kelas, proses belajar juga sebagai penentu kualitas hasil belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar di dalam kelas masih bersifat teacher center dan bukan bersifat student center, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian ekperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dari kelas eksperimen yaitu kelas yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan kelas yang diajarkan menggunakan model konvensional.  Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Langowan dengan subjek penelitian yaitu kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4 kedua kelas ini homogen dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif menggunakan metode Quasi Eksperiment (eksperimen semu). Data yang digunakan untuk melihat pencapaian kompetensi didapat dari tes akhir (posttest). Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan model Problem Based Learning (PBL) adalah 88,669, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan konvensional adalah 69,933 Berdasarkan data hasil pengujian hipotesis penelitian diperoleh nilai thitung > ttabel (2,155>1,672), maka diambil kesimpulannya yaitu hasil belajar siswa kelas X pada materi SPLTV yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dari hasil belajar yang diajarkan dengan model Konvensional.
Social Arithmetic Learning Design Using the Sociodrama Method with the PMRI Approach Mangelep, Navel O.; Pongoh, Frisca M.; Sulistyaningsih, Murni; Mandolang, Eunike; Mahniar, Ade
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.8834

Abstract

Numeracy skills are essential for students today. However, there are still many students who still need to improve their numeracy abilities. Topics such as social mathematics require high numeracy skills. This research aims to produce a local instructional theory on social arithmetic material using the sociodrama method with the PMRI approach. This research was conducted at SMP Negeri 2 Tondano, with research subjects in classes XI MIA 1 (Pilot Experiment Class) and XI MIA 2 (Teaching Experiment Class). The research method used is the design research method, which includes preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. This research collected data through video recordings, documentation, field notes, and observations. Meanwhile, the data was analyzed using qualitative analysis. The research results show that the resulting LIT is valid, practical, and effective for students studying social arithmetic topics. On the other hand, there is an increase in formal mathematics abilities, as demonstrated by students' conceptual understanding of how to apply their knowledge and experience when solving problems at the situational, referential, and general levels. Therefore, using the sociodrama method with the PMRI approach, the social arithmetic learning design is instrumental in increasing students' understanding and motivation in learning mathematics on social arithmetic material.
Penerapan Simulasi Peer Teaching berbasis Lesson Study untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Samosir, Rosauli N.; Domu, Ichdar; Jannah, Miftahul; Anggriani, Nita
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.9172

Abstract

Keterampilan dasar mengajar merupakan kemampuan yang harus dimiliki dan diterapkan setiap guru dalam melaksanakan tugas mengajarnya agar dapat mengajar dengan efektif, efisien dan profesional. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dasar mengajar adalah dengan menerapkan simulasi Peer Teaching berbasis Lesson Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan dasar mengajar mahasiswa setelah Simulasi Peer Teaching berbasis Lesson Study diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Mixed Method, dengan desain penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V (lima) Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Manado (Unima) Tahun Akademik 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan simulasi Peer Teaching berbasis Lesson Study dapat meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika Unima Tahun Akademik 2023/2024 dari persentase keberhasilan pada siklus I sebesar 80% menjadi 90% pada siklus II. Rata-rata keterampilan dasar mengajar mahasiswa juga mengalami kenaikan, dari nilai 72,7 menjadi 78,5 dengan kategori baik. Diharapkan simulasi Peer Teaching berbasis Lesson Study dapat menjadi alternatif bagi para pendidik atau lembaga pendidikan tinggi dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru. Serta, temuan mengenai kendala yang dihadapi mahasiswa selama simulasi mengajar ini dapat dijadikan pembelajaran berharga bagi mahasiswa.
Designing Interactive E-Modules Through Journal Writing to Enhance Mathematics Pre-Service Teachers’ Questioning Skill Galatea, Chusnul K.; Ningtyas, Yoga D.W.K.; Diniah, Putri K.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v5i2.10331

Abstract

This research was driven by the lack of questioning skills among pre-service teachers. Pre-service teachers tend to lack comprehensive knowledge and skills in asking effective questions. This can be seen from their tendency to ask closed-ended questions, indicating a low quality of questioning skills. Therefore, it is necessary to develop an interactive e-module integrated with journal-writing activities to improve students' questioning skills. This study aims to develop an interactive e-module based on journal writing to improve the quality of pre-service teachers' questioning skills and to determine the quality of the e-module by considering three aspects: validity, practicality, and effectiveness. This research is a Research and Development (R&D) study using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The average validity scores from two material experts and two media experts were 4.78 and 4.65, respectively, which fall into the very good category. Furthermore, the practicality and effectiveness of the e-module based on the results of student response questionnaires were 84% (practical) and 85% (very effective), respectively. The results of questioning skills showed an increase in the number of open-ended questions asked by students, along with a decrease in the number of closed-ended questions asked by students. Thus, the interactive e-module based on journal writing has met the criteria of being valid, practical, and effective for use in learning activities of Junior High School Mathematics Studies on the content of numbers and sets and can improve students' questioning skills.
Analisis Kualitas Butir Soal Penilaian Akhir Semester Matematika di SMP Negeri 11 Dumoga Komaling, Stevanly O.; Damai, I Wayan; Monoarfa, Jorry F.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i1.1237

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kualitas soal buatan guru di SMP Negeri 11 Dumoga memiliki kualitas yang baik dengan mengetahui kualitas butir soal yang ditinjau dari validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektivitas pengecoh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian terdiri dari 5 kelas yaitu kelas VII A, VII B, VIII, IX A dan IX B yang berjumlah 124 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas butir soal yang telah diujikan pada kelas VII  terdapat 65% tes valid dan 35% tes tidak valid, dengan tingkat reliabilitas tinggi yaitu r11 ≥ 0,60. Tingkat kesukaran tes kelas VII, 10% mudah, 85% sedang, 5% sukar. Daya pembeda kelas VII, jelek 25%, cukup 20%, baik 40%, baik sekali 5% dan jelek sekali 10%. Efektifitas pengecoh pada kelas VII 78% berfungsi dan 22% tidak berfungsi. Kelas VIII terdapat 80% tes valid dan 20% tes tidak valid. Reliabilitas soal yang sangat tinggi yaitu r11 ≥ 0,80. Tingkat kesukaran, 10% mudah, 75% sedang dan 15% sukar. Daya pembeda, jelek 20%, cukup 15%, baik 50%, baik sekali 10% dan jelek sekali 5%. Efektivitas pengecoh, 92% berfungsi dan 8% tidak berfungsi. Kelas IX 63% tes valid dan 37% tes tidak valid. Reliabilitas yang tinggi yaitu r11 ≥ 0,60. Tingkat kesukaran kelas IX, 16% mudah, 53% sedang, 32% sukar. Daya pembeda kelas IX, jelek 32%, cukup 16%, baik 32%, baik sekali 11% dan jelek sekali 11%. Efektifitas pengecoh IX 88% berfungsi dan 12% tidak berfungsi.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa pada Materi Himpunan Menggunakan Problem Posing dengan Model Direct Instruction Pobi, Anisa; Wenas, Jhon. R.; Runtu, Patricia. V.J
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i1.1304

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada materi himpunan menggunakan model pembelajaran Problem Posing dengan hasil belajar siswa pada materi himpunan menggunakan model Direct Instruction. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Quasi Eksperimen dengan model rancangan Control Group Only Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Remboken Kabupaten Minahasa dan sampel diambil secara Total Sampling yaitu kelas VIII-C sebagai kelas kontrol dan VII-D sebagai kelas eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji-t dan menunjukkan bahwa nilai  = 15,90844901   = 2,02439 dengan taraf nyata 0,05 yang berarti tolak dan terima . Dengan demikian, rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Possing lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Direct Instruction.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Berdasarkan Watson’s Error Category Tamedia, Deise; Wenas, John R.; Pitoy, Cori
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i1.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan faktor penyebab kesalahan siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Lirung dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan category Watson’s. Kesalahan yang dimaksudkan disini adalah kesalahan yang terjadi dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV, yaitu: Data tidak tepat, Prosedur tidak tepat, Data tidak disebutkan, Kesimpulan tidak disebutkan, Konflik level respon, Manipulasi tidak langsung, Masalah hirarki keterampilan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan, yaitu melalui tes tertulis berupa soal uraian yang terdiri dari 4 butir soal, analisis, wawancara dan dokumentasi. Sumber dan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Lirung TA 2020/2021. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan siswa yaitu data tidak tepat dengan persentase 5.00%, prosedur tidak tepat memilik persentase sebesar 17.50%, data tidak disebutkan 15%, kesimpulan tidak disebutkan 12.50%, konflik level respon 2.50%, masalah hirarki keterampilan 2.50%, selain ketujuh kategori tersebut 10%. Faktor penyebab yaitu siswa kurang teliti dalam menulis, siswa menganggap kalau objek  dalam soal cerita tidak perlu lagi diubah kedalam simbol matematika, siswa lupa cara untuk mencari nilai x atau y dengan menggunakan metode substitusi, siswa keliru dalam mengoperasikan bilangan, siswa lupa menuliskan pemisalan, siswa menganggap sudah tidak perlu lagi menuliskan pemisalan, siswa menganggap sudah tidak perlu lagi menuliskan kesimpulan, siswa lupa menuliskan kesimpulan, siswa tidak tahu menyelesaikan soal, siswa tidak tahu cara menuliskan data yang ada, siswa kehabisan waktu dalam mengerjakan soal.

Page 9 of 13 | Total Record : 130