cover
Contact Name
Ronny Prasetyo
Contact Email
apsrj.policejournal@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
apsrj.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No.131, Candi Baru, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Advances in Police Science Research Journal
ISSN : 27224864     EISSN : 27224872     DOI : -
Advances in Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) merupakan jurnal double blind peer-reviewed journal yang terbit tiap bulan, diterbitkan oleh Akademi Kepolisian Indonesia. Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian berkaitan dengan kajian ilmu kepolisian dalam berbagai perspektif, baik sosial, hukum, kebudayaan, politik, ekonomi, teknologi, maupun pertahanan dan keamanan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, pemangku kebijakan, dan masyarakat dalam memberikan masukan bagi pengembangan studi ilmu kepolisian di Indonesia dan dalam konteks global. Advances in the Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) is a double-blind peer-reviewed journal, published monthly, published by the Indonesian National Police Academy. This journal contains research articles relating to the study of police science in various perspectives, both social, legal, cultural, political, economic, technological, as well as defense and security. This journal aims to be a forum for researchers, academics, students, policymakers, and the public to provide input for the development of police science studies in Indonesia and in a global context.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 555 Documents
PERAN BHABINKAMTIBMAS DALAM MENCEGAH CURANMOR MELALUI PEMBINAAN SISKAMLING Tawakkal, Muhammad Ilham
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh tingginya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang terjadi. Hal tersebut menjadi fokus perhatian bagi institusi penegak hukum dalam mencegah gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat tersebut. Upaya pemeliharaan kamtibmas yang dilakukan harus mengedepankan tindakan preventif, sehingga yang menjadi ujung tombak adalah Bhabinkamtibmas yang merupakan unsur kepolisian yang paling dasar dan paling dekat dengan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan bhabinkamtibmas adalah melalui pembinaan siskamling. Oleh karena itu tujuan dibuat penulisan ini adalah untuk mengetahui peran bhabinkamtibmas dalam mencegah curanmor melalui pembinaan siskamling dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pencegahan curanmor melalui pembinaan siskamling. Penelitian ini difokuskan pada peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah curanmor melalui pembinaan siskamling di Wilayah Hukum Polsek Lembang. Teori dan Konsep yang digunakan adalah Teori Peran, Teori Pencegahan Kejahatan, Teori Manajemen, Konsep Curanmor, Konsep Bhabinkamtibmas, Konsep Siskamling, Konsep Manajemen Pelaksanaan Bimbingan Penyuluhan dan Konsep Ilmu Kepolisian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen, yang dianalisis secara reduksi data, sajian data dan verifikasi. Adapun lokasi penelitian dilaksanakan di Polsek Lembang, dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa peran Bhabinkamtibmas dalam pembinaan siskamling telah berjalan dengan baik. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala baik dari luar maupun dari dalam bagi Bhabinkamtibmas yang menghambat kegiatannya. Kendala dari dalam antara lain sumber daya manusia, anggaran, sarana prasana, metode pembinaan dan materi yang disampaikan. Sedangkan faktor dari luar antara lain kerjasama dengan instansi lain dan kurangnya pemahaman masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa peran Bhabinkamtibmas dipengaruhi oleh faktor kualitas SDM yang kurang, anggaran yang kurang, sarana dan prasarana yang belum lengkap dan kurangnya pemahaman materi oleh masyarakat.
PERAN BHABINKAMTIBMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI WILAYAH HUKUM POLRES PURWAKARTA Utomo, Adhi
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the high level of theft by weighting crime in the region of Purwakarta. One of the prevention efforts from Indonesian National Police on taking action of this condition is through Bhabinkamtibmas. The purpose of this thesis is to (1) identificate the role of Bhabinkamtibmas in preventing theft by weighting (2) identificate factors that effect the role of Bhabinkamtibmas in preventing theft by weighting. This thesis use 2 theories which consist of communication theory and management theory. Author use four concept which consist of role concept, crime prevention concept, bhabinkamtibmas concept and theft by weighting concept. This research use qualitative approach with analysis descriptive method. The type of research is field research which focuses on the location which is Purwakarta. The technique to collect data is to by doing interviews and observation. The source of data comes from primary source and secondary source. The result from this research is that theft by weighting in Purwarakta is fluctuative with many kinds of modus. Bhabinkamtibmas have the role to prevent and the factor that effects in preventing theft by weighting. The conclusion of this research is that based on the discovery of this research, there’s a lack of personnel of Bhabinkamtibmas in giving counseling, also there’s a lot of personnel that haven’t take courses or education, lack of quality of the personnel, lack of equipment. Factor of the relationship between Bhabinkamtibmas and the society to maintain public safety so the society have synergy with Bhabinkamtibmas in keeping public safey to prevent theft by weighting. The suggestion that the author can give is to enhance the capability of the personnel by taking courses, resolving the lack of personnel in Unit Binmas, fixing the system of human resources, fulfilling equipment especially transportation, giving materials that’s updated to the current condition of the society by using social media.
IMPLEMENTASI SAMBANG OLEH BHABINKAMTIBMAS DALAM MENEKAN ANGKA TINDAK PIDANA CURANMOR DI WILAYAH HUKUM POLRES KARAWANG Handoko, Bunga Herlin Dwitiya
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Karawang pada lima tahun terakhir menjadi tindak pidana tertinggi dengan angka 176 kasus di tahun 2019. Bhabinkamtibmas sebagai pengemban kepolisian di desa memiliki peran preventif dengan sambang untuk menekan pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Karawang khususnya Kecamatan Klari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas dan faktor apa yang menghambat, serta inovasi dalam menekan angka curanmor. Sebagai pisau analisis dalam penelitian ini, menggunakan teori manajemen, konsep Bhabinkamtibmas, konsep sambang dan konsep implementasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan jenis penelitian field research, serta teknik pengumpulan data wawancara, pengamatan dan telaah dokumen. Dari hasil penelitian, penulis menemukan beberapa fakta terdapat hal-hal yang masih belum terpenuhi yakni tidak memiliki data masyarakat desa binaanya, tidak ada data residivis terkait pelaku curanmor, tidak memiliki kartu nama anggota Bhabinkamtibmas, belum ada pemeriksaan kerapian badan maupun peralatan petugas serta pesan yang disampaikan belom kearah pencurian kendaraan bermotor, tidak semua anggota Bhabinkamtibmas sudah mengikuti pendidikan kejuruan. Dapat di simpulkan bahwa masih banyak kekurangan yang ditemukan, untuk itu penulis memberikan masukan agar mengadakan ronda malam guna menjaga keamanan terutama di jam rawan dan memberikan pendidikan kejuruan Bhabinkamtibmas. Pendekatan dengan oknum yang pernah berurusan dengan kepolisian agar tidak antipati dengan Bhabinkamtibmas, Pemberian rewards agar Bhabinkamtibmas maksimal dalam menjalankan tugas dan membuat inovasi baru untuk menekan angka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dengan mengembangkan media penyampaian pesan bhabinkamtibmas melalui Instagram, facebook, twitter atau youtube agar lebih menarik.
PERAN UNIT DIKYASA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MENGGUNAKAN HELM SNI DALAM RANGKA MEMELIHARA KAMSELTIBCAR LANTAS Prabandari, Niken Ayu
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat Kabupaten Garut dalam disiplin berlalu lintas serta kurangnya kepatuhan hukum menyebabkan masyarakat rentan untuk melanggar terutama melanggar penggunaan helm SNI. Untuk mengurangi pelanggaran tersebut, dibutuhkan peran Unit Dikyasa untuk mencegah dan mengurangi tingkat pelanggaran masyarakat terkait penggunaan helm SNI. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyebab kurangnya kesadaran masyarakat dalam memahami pentingnya penggunaan helm SNI, mendeskripsikan kendala dalam melaksanakan program untuk mengurangi tingkat pelanggaran penggunaan helm SNI, dan menjelaskan peran yang dilakukan oleh Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Garut dalam meningkatkan kesadaran untuk menggunakan helm SNI. Penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah melalui pengamatan / observasi, wawancara dan telaah dokumen. Kesimpulan dari penulisan skripsi ini adalah Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Garut dalam menjalankan program dikmas lantas guna meningkatkan kesadaran untuk menggunakan helm SNI yaitu ditemukan beberapa kekurangan dari unit dikyasa antara lain tidak seimbangnya SDM dan program dikmas, tidak sesuainya kegiatan dengan rengiat sehingga tingkat keberhasilan kegiatan dengan tingkat pemahaman masyarakat tidak dapat diukur. Untuk masyarakatnya sendiri masih banyak yang memanfaatkan waktu-waktu lengah petugas serta masih ada masyarakat yang tidak bisa membeli helm SNI karena alasan biaya. Peran yang dilakukan oleh Unit Dikyasa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sudah dilaksanakan dengan manajemen personel, dan sudah menggunakan komunikasi antar personel dengan masyarakat namun masih ada beberapa kendala yang perlu diperbaiki. Saran yang diberikan oleh penulis untuk peran Unit Dikyasa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan helm SNI dalam rangka memelihara kamseltibcar lantas yaitu agar melaksanakan mutasi personel, mengikutsertakan personel dalam dikjur, peningkatan pengawasan dan pengendalian, menyelenggarakan program baru salah satunya ialah pembagian helm SNI.
Upaya Deradikalisasi Sebagai Usaha Pencegahan Tindak Pidana Terorisme oleh Satuan Intelkam di Wilayah Hukum Polres Majalengka Simatupang, Kevin Timothy
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak beberapa tahun terakhir aksi terorisme marak terjadi di Indonesia Hal ini dibuktikan dengan munculnya yang bertujuan untuk menyebarkan rasa terror atau takut dengan cara-cara yang menggunakan kekerasan. Beberapa jaringan dan nama-nama besar muncul dari Jawa Barat dan khususnya Majalengka. JAD, JAS dan HTI. Salah satu opsi yang menjadi pilihan utama dalam pencegahan tindak pidana terorisme ini adalah deradikalisasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif analisis serta Teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Penelitian ini menggunakan teori manajemen, teori unsur-unsur manajemen, konsep upaya, konsep radikalisme, konsep deradikalisasi dan konsep intelijen. Perkembangan paham radikal dianalisa dengan konsep radikalisme berasal dari gerakan DI/NII pada tahun 1960 yang berakhir pada munculnya kelompok-kelompok JAD,JAS dan Garis. Upaya deradikalisasi di analisa dengan teori manajemen dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu planning, organizing, staffing, motivating dan controlling. Faktor yang mempengaruhi upaya deradikalisasi di analisa dengan teori unsur-unsur manajemen yang menganalisa faktor man, money, method, material dan machine. Kesimpulannya adalah faktor yang mempengaruhi proses deradikalisasi adalah kompetensi dari personil anggota, metode deradikalisasi soft approach yang digunakan, kesediaan sarana dan prasarana serta perlunya dibentu FKPT (Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme) sebagai wadah bagi instansi-instansi terkait pencegahan teroris bertukar informasi dan merencanakan kebijakan strategis dalam usaha pencegahan tindak pidana terorisme.
Implementasi Super Spring GPS Tracker dalam pengungkapan kasus curanmor (Studi Satreskrim Polrestabes Bandung) Syafirudin, Muhamad Ardiriansyah Nurfauzan
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the high number of cases of motor vehicle theft (curanmor) that occurred at Capital Subregional Police (Polrestabes) Bandung from 2016 to 2020. Based on data from the Criminal Investigation Unit (Satreskrim) of Polrestabes Bandung, total crime is not comparable with crime clearance obtained. Police attempts include inspection and investigation of the crime in accordance with the Regulation of the Head of the Indonesian National Police number 6 of 2019 concerning the criminal investigation. They are in the form of the Super Spring GPS Tracker implementation program that will help disclose curanmor cases and reduce the number of curanmor cases. The study aims at describing the implementation of the Super Spring GPS Tracker in helping curanmor cases, as well as informing the stages of use and factors that influence. This study used a qualitative approach and data collection techniques of interviews, observations, and document review. The results of the study found that the utilization of manual method is not optimal because, in many implementations, it is not in accordance with the Standard Operating Procedures (SOP). Analysis of the implementation of the Super Spring GPS Tracker in helping to disclose curanmor cases will maximize the settlement of these cases. The research findings show the factors that support the implementation of the Super Spring GPS Tracker are the budget, members and community participation factors. Based on the results of the study, the suggested recommendation is that the Head of Police Resort (Kapolres) communicate with the Unit Head of Criminal Investigation Unit (Kasat Reskrim) to discuss the Super Spring GPS Tracker implementation program, conducting socialization to the public prior to the implementation of the Super Spring GPS Tracker and the results of its implementation, conducting a collaboration with companies and vehicle dealers in Bandung to support the program, adding Satreskrim personnel in accordance with the List of Personnel at the Subregional Police (Polres) level. Keywords: Implementation, Super Spring GPS Tracker, disclosure, curanmor, Bandung Polrestabes.
OPTIMALISASI DIKMAS LANTAS SATUAN LALU LINTAS POLRES CIANJUR OLEH UNIT DIKYASA UNTUK MENGURANGI ANGKA PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH KARYAWAN SWASTA DI WILAYAH KABUPATEN CIANJUR Tantowi, Aditama
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 10 (2020): October, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the problems faced in a densely populated city is heavy traffic, which will lead to traffic violations. Traffic violations can be done by various groups, such as private employees. The legal area of the Cianjur Regional Police increases each year the number of motor vehicle violations is increasing, based on data from the Cops of the Traffic Unit of the Cianjur Regional Police in 2015 to 2019 the number of violations to private employees is increasing and does not show a decrease. So that preventive efforts must be carried out by the Cianjur Regional Police Unit Dikyasa in the implementation of the Dikmas Lantas to private employees in Cianjur district. Formulation of the issues raised in this study.The purpose of this study is to describe the efforts of Dikyasa units in implementing the Dikmas Lantas program in reducing the number of traffic violations committed by private employees in the Cianjur district police jurisdiction. This research uses descriptive qualitative research methods with Miles and Huberrman's data analysis techniques. Data collection techniques used in this study used the method of observation, in-depth interviews, and documentation. The validity of the data used in research uses triangulation of resources, techniques, time, and theory. Based on the results of the study explained that the implementation of Dikmas Lantas by the Unit of the Traffic Unit in preventing traffic violations has not been maximized. Constraints include internal and external factors. Internal factors that influence are the budget, personnel, and infrastructure, while external factors that influence are public awareness in a lack of orderly traffic, lack of support from the company.
PERAN POLICE GOES TO SCHOOL DALAM PELANGGARAN LALU LINTAS PADA PELAJAR SMA paramadhanys, brimastya
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated with an increase of number of traffic violation, that an intensive anticipation need to be done to minimize the number of traffic violation. This matter can be resolved by educating the community about traffic laws according to traffic regulations. Concept and theory approach in this research uses role theory, communication theory and management theory. Research methode uses qualitative method with comprehensive observation type. Data collection technique through interview, observation and documents study. Data analyst technique uses theory of Interactive Analysis Model Miles & Huberman, which are data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. According to the research was obtained some results that Police Goes To School program planning has been taken some anticipative and preventive steps in the form of duty tasks, safety of the fellows as priority and coordinate with related agencies. The implementation, instilling regulations and values of traffic in early age until further becoming guidelines for driving on the road. The school authority is part of supporting factor of Police Goes To School program. Facilities and infrastructures are very helpful for implementing this program. Fellow ability to support fellow performance in Police Goes To School program. Meanwhile, inhibit factors are the limited numbers of personnel and limited support of facilities and infrastructures are not yet optimal. Reffering to the research above a conclusion can be withdrawn that planning and socialization as well duty tasks has been done properly. Instilling regulations and values of traffic in early age have also been done as planned. Meanwhile the inhibit factors are limited personnel and facilities and infrastructures.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI POLICE APPLICATION SYSTEM (PAS) OLEH SENTRAL PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU (SPKT) DALAM MENERIMA LAPORAN KEJAHATAN DAN PELANGGARAN DI POLRES Abeg, Abeg Guna
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Banya kejahatan yang terjadi di Wilayah hukum Polres Cianjur namun juga banyak yang tidak di laporkan oleh masyarakat, sehingga membuat polres cianjur harus berinovasi dengan membuat laporan dengan Teknologi, Sehubung Teknologi tersebut adalah aplikasi yang dibuat oleh pihak polres cianjur yang di lakukan oleh SPKT sebagai monitoring Kegiatan PAS(Police Application System) Cianjur untuk kepentingan tugas-tugas polri demi tercapainya harkamtibmas di wilayah kabupaten cianjur, aplikasi ini dapat di download dengan menggunakan smartphone android di playstore penggunaan aplikasi tersebut bekerja dengan merespon laporan dari masyarakat dengan dengan menggunakan smartphone. Dalam menganalisis, penulis mengunakan beberapa teori dan konsep di antaranya Teori Teknologi Informasi, Teori Komunikasi, Teori Manajemen, Konsep ilmu Kepolisian, Konsep Pelayanan Prima, dan Konsep SPKT dan Konsep Optimalisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitif, hal ini dilakukan agar diperoleh gambaran yang seluas-luasnya terhadap permasalahan yang terjadi. Pendekatan kualitatif memberikan data-data deskriptif berupa kata-kata secara lisan yang disampaikan oleh sumber primer pada saat dilakukan wawancara, dengan demikian dapat dilakukan penggalian permasalahan secara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) masih banyak Laporan kejahatan dan Pelanggaran yang tidak di laporkan oleh Masyarakat; (2) peran dan fungsi SPKT untuk menerima laporan dengan Menggunakan Teknologi masih berperan partisipasif dan kurang befungsi; (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi terdapat dari internal dan eksternal. Internal seperti sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana dan kebijakan pimpinan. Eksternal seperti peranserta masyarakat, kerjasama, dan komunikasi sosial. Dari hasil penelitian maka penulis memberikan saran kepada SPKT Polres Cianjur untuk menggunakan media dalam berkomunikasi seperti brosur dan sosialisasi. Adapun saran kepada Kapolres Cianjur agar menambahkan personel SPKT Polres Cianjur, mengikuti pendidikan kejuruan dan Menguasai Ilmu Komputer, pengadaan Komputer untuk Server serta mempertimbangkan yang menjadi kebijakan pimpinan. Kata Kunci : Optimalisasi, Aplikasi PAS(Police Application System), Menerima Laporan, Kejahatan, Pelanggaran, dan SPKT
UPAYA UNIT DIKYASA MELALUI PROGRAM POLICE GO TO SCHOOL DI WILAYAH HUKUM POLRES CIMAHI HEAVENY NOVIANSYAH, MUHAMMAD MAHDI
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sikap berlalu lintas sudah merupakan suatu fenomena yang umum terjadi di kota-kota besar di negara-negara yang sedang berkembang. Pertambahan jumlah kendaraan yang lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan prasarana jalan mengakibatkan berbagai masalah lalu lintas, contohnya pelanggaran lalu lintas yang berujung terhadap kecelakaan. Penyebab terjadinya kecelakaan di Wilayah Hukum Polres Cimahi dikarenakan kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan serta mematuhi aturan berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan upaya dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Police Go to School oleh Unit Dikyasa. Lokasi penelitian di Polresta Cimahi dengan fokus dikmas unit dikyasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif analisis. Menggunakan trianggulasi data 4 (empat) macam teknik yaitu sumber, teori dan teknik serta sumber data primer, sekunder dan tersier. Validitas data yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini didasarkan pada teori komunikasi, teori manajeman 6M, teori sosialisasi, dan teori perencanaan manajemen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah wawancara, observasi dan penelaahan dokumen. Hasil peneliltian menunjukkan bahwa kegiatan Police Go to School sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan perencanaan. Upaya program Police Go to School sebagai pencegahan pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh Kanit Dikyasa melalui berbagai macam pendekatan agar program Police Go to School dapat diterima dengan baik oleh kalangan pelajar SMA. Sehingga pendekatan diluar program Police Go to School dapat mengupayakan terjadinnya jalinan koneksi antara pihak kepolisian dengan SMA-SMA di Wilayah Hukum Polres Cimahi. Untuk mengoptimalkan kegiatan Police Go to School maka diperlukan penambahan jumlah personil untuk Unit Dikyasa dengan melakukan mutasi dalam fungsi, mengirimkan personil untuk mengikuti pendidikan kejuruan, materi yang disampaikan harus mendetail masalah faktual yang dihadapi masyarakat, media yang digunakan disesuaikan dengan komunikan dan menggunakan teknologi informasi yang lebih modern agar dapat diterima kalangan milenial dalam program Police Go to School sebagai upaya preventif terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar SMA.

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 11 (2022): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 10 (2022): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 9 (2022): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 8 (2022): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 5 (2022): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 4 (2022): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 3 (2022): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 2 (2022): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 1 (2022): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 12 (2021): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 11 (2021): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 10 (2021): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 9 (2021): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 6 (2021): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 5 (2021): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 4 (2021): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 3 (2021): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 2 (2021): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 1 (2021): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 12 (2020): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 10 (2020): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 9 (2020): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 6 (2020): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 5 (2020): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 4 (2020): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 3 (2020): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 2 (2020): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 1 (2020): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 12 (2019): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 11 (2019): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 10 (2019): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 9 (2019): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 8 (2019): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 5 (2019): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 4 (2019): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 3 (2019): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 2 (2019): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2019): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 5 (2017): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 4 (2017): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 3 (2017): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 2 (2017): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 1 (2017): January, Advances in Police Science Research Journal More Issue