cover
Contact Name
Ronny Prasetyo
Contact Email
apsrj.policejournal@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
apsrj.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No.131, Candi Baru, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Advances in Police Science Research Journal
ISSN : 27224864     EISSN : 27224872     DOI : -
Advances in Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) merupakan jurnal double blind peer-reviewed journal yang terbit tiap bulan, diterbitkan oleh Akademi Kepolisian Indonesia. Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian berkaitan dengan kajian ilmu kepolisian dalam berbagai perspektif, baik sosial, hukum, kebudayaan, politik, ekonomi, teknologi, maupun pertahanan dan keamanan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, pemangku kebijakan, dan masyarakat dalam memberikan masukan bagi pengembangan studi ilmu kepolisian di Indonesia dan dalam konteks global. Advances in the Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) is a double-blind peer-reviewed journal, published monthly, published by the Indonesian National Police Academy. This journal contains research articles relating to the study of police science in various perspectives, both social, legal, cultural, political, economic, technological, as well as defense and security. This journal aims to be a forum for researchers, academics, students, policymakers, and the public to provide input for the development of police science studies in Indonesia and in a global context.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 555 Documents
UPAYA PATROLI DIALOGIS SATUAN SABHARA POLRESTA SIDOARJO DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DYEN INDAH APRILLIA
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Upaya Patroli Dialogis Satuan Sabhara Polresta Sidoarjo Dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Di Masa Pandemi Covid-19 Dyen Indah Aprillia, 17.187, dianakpol25@gmail.com Penelitian ini dilatarbelakangi karena tingginya angka tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Kabupaten Sidoarjo. Perlunya upaya Polri dalam pencegahan tindak pidana pencurian dengan pemberatan akan dibahas pada penelitian ini. Dalam melaksanakan tugasnya itulah, maka dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 dijelaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki tugas pokok dan fungsi guna mengatasi adanya ancaman, tantangan, gangguan, dan hambatan berupa potensi gangguan, ancaman gangguan, dan gangguan nyata. Pada penelitian ini Kepustakaan Penelitian yang menjadi acuan adalah skripsi dari Denny Hartanto dan Firman Abit yang berisi peran polisi dalam mencegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Kabupaten Sidoarjo. Konsep yang digunakan adalah konsep patroli dialogis, sabhara, mencegah, dan pencurian dengan pemberatan dan untuk teori menggunakan teori aktivitas rutin, teori manajemen (POAC), dan teori manajemen 6M. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang hasilnya diperkuat dengan adanya hasil observasi, studi dokumen, dan hasil wawancara dengan sumber-sumber informasi. Teknik yang digunakan untuk analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan menyusun kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa patroli dialogis untuk mencegah curat kurang dukungan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar Polresta Sidoarjo dapat bekerja sama dengan fungsi dan instansi lain untuk membantu dalam hal mengcover wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kata Kunci : Patroli dialogis, Pencurian dengan pemberatan, Pencegahan.
Optimalisasi Peran Polisi lalu lintas dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui e-Samsat di Samsat Induk Markoni Balikpapan Bella Pratiwi
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam latar belakang penelitian ini dibahas mengenai peran polisi dalam memanfaatkan program e-Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK 1 Tahunan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan prosedur penggunaan e-Samsat sebagai media pembayaran pajak kendaraan bermotor, manfaat penggunaan e-Samsat, menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan e-Samsat di Samsat Induk Markoni Balikpapan. Dengan mengoptimalkan peran dan tugas polisi lalu lintas maka penulis menggunakan metode penelitian kualitatif serta teori dan konsep yaitu teori peran dan teori SWOT, serta Konsep Optimalisasi, konsep Pembayaran pajak kendaraan bermotor, dan konsep protokol kesehatan. Program e-Samsat memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui gerai yang telah memiliki bentuk kerjasama dengan pihak Samsat yaitu pihak ATM Bank,Pegadaian, Kantor Pos, Indomaret, dll. Keuntungan menggunakan e-Samsat ini masyarakat bisa membayar pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus ke kantor samsat, menghindari adanya pungli, serta bisa menghindari terkenanya denda karena dengan adanya e-Samsat masyarakat bisa membayar pajak kendaraan bermotor dengan mudah tanpa harus ke kantor samsat, terutama bagi masyarakat yang memiliki tempat tinggal yang jauh dari Samsat didaerahnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi ialah masyarakat masih banyak yang belum mengetahui bagaimana sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui e-Samsat, sosialisasi dan publikasi mengenai program e-Samsat. Penulis memberikan saran perlu upaya untuk mengoptimalkan dengan peningkatan kuantitas dan kualitas peran Polisi lalu lintas sebagai pelayan publik, peningkatan teknologi dalam sistem online nasional, dengan meningkatan intensitas sosialisasi kepada seluruh masyarakat guna meningkatkan pemahaman tentang kemajuan program yang diberikan.
PERAN SATUAN INTELIJEN DALAM PENCEGAHAN PENOLAKAN TERHADAP RUMAH SINGGAH BAGI PASIEN ODP (ORANG DALAM PEMANTAUAN) DI WILAYAH HUKUM POLRESTABES BANDUNG RIZKY ADHI WIGRHANANTO
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pandemi virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia semakin hari semakin meningkat tidak terkecuali di kota bandung. Sementara rumah sakit hanya dapat menampung pasien dengan status positif Covid-19 saja. Suspect lain seperti ODP (orang dalam pemantauan) memerlukan tempat isolasi, maka dari itu pemerintah membuat kebijakan diadakanya rumah singgah untuk pasien ODP. Namun dalam pelaksanaanya ada penolakaran dari warga sekitar lokasi rumah singgah yang menimbukan adanya ancaman kondusifitas wilayah. Sehingga Kepolisian khususnya intelijen memiliki peran untuk menjaga kondusifitas kemanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Satuan Intelijen dalam pelaksanaan menjaga kondusifitas keamanan di lokasi rumah singgah. Metoda penelitian memakai kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sehingga teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dan telaah dokumen. Dalam penyelesaian masalahnya, peneliti menggunakan teori manajemen, teori komunikasi dan teori peran. Sedangkan untuk konsepnya peneliti menggunakan Konsep Intelijen, Konsep Penggalangan dan Konsep Pencegahan. Dalam pencegahan penolakan rumah singgah pasien ODP Satuan Intelijen melaksanakan tahap-tahap penyelidikan, pengamanan dan penggalangan. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan peran sudah sesuai PERKABIK terutama pada tahap penyelidikan dan pengamanan. Namun dalam pelaksanaan penggalangan ada prinsip klandestine yang tidak maksimal dijalankan. Hal ini ditandai dengan adanya masyarakat yang sadar akan adanya anggota di tengah-tengah mereka. Dalam pelaksanaan peran satuan intelijen, peneliti menemukan adanya faktor penghambat dan faktor pendukung. Untuk menutupi faktor penghambat tersebut maka peneliti memberikan beberapa saran seperti dalam pelaksanaan operasi agar prinsip klandestine bisa dijalankan dengan baik maka perlunya ada pendamping orang yang sudah dikenal di daerah tersebut, sehingga kehadiran anggota tidak dicurigai keberadaanya. Selanjutnya untuk menanggulagi waktu operasi yang bersamaan dengan masa PSBB, maka bisa dilaksanakan penggalangan melalui virtual seperti media sosial untuk membuat hastag dan kampanye virtual agar warga masyarakat bisa menerima dan mendukung kehadiran rumah singgah di kota bandung guna membantu menangani pandemi Covid-19. Kata Kunci : Satuan Intelijen, Rumah Singgah, Pasien ODP
OPTIMALISASI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN SATUAN NARKOBA DALAM RANGKA MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA KALANGAN SWASTA DI POLRES PASURUAN I PUTU PRATAMA YOGA Pratama
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the continuing emergence of drug abuse crimes in Pasuruan Regency. Most of the perpetrators or victims of drug abuse crime come from the private employee. The private employee referred to in this research is a job or person who does work independently and is not determined by the boss because there is no boss for him. Thus, the most effective efforts are preventive measures to prevent drug abuse in the private employee. Therefore, a research was conducted which aims to determine the process of implementing guidance and counseling by the Narcotics Unit, to find out the Narcotics Unit efforts in optimizing guidance and counseling, and to determine the factors that can influence the optimization of guidance and counseling. This research was conducted with a qualitative approach, using the type of field research research, as well as data collection techniques by interview, observation, and document study. The results of the study found that the guidance and counseling activities carried out by the Narcotics Unit Polres Pasuruan were not optimal. This is because the management of guidance and counseling activities has not been maximized, such as the schedule of activities that are not right on target, a special team has not been formed to carry out activities, the intensity of activities is still lacking and there are still members who have not implemented vocational education. In addition, there are also several inhibiting factors in the implementation of guidance and counseling, namely human resources, facilities and infrastructure, budget, and legal awareness or the mindset of private employees. Based on the results of the study, the authors suggest additional personnel to be placed in the Narcotics Unit. In preparing the schedule for the implementation of guidance and counseling activities, to pay more attention to targets or targets, and Satresnarkoba are expected to be more active in providing guidance and counseling targeting the private employee. Not only waiting for requests. In addition, it is necessary to procure official inventory items needed in the implementation of guidance and counseling. Keywords: Guidance and Counseling, Narcotics Unit, Drug Prevention, Private employee.
PERAN BIMBINGAN PENYULUHAN DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA CURANMOR OLEH SATUAN BINMAS POLRES BANTUL Rizqi Fatkhul Mubin
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fokus penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena tindak pidana curanmor yang marak terjadi di Kabupaten Bantul yang dapat mengancam terciptanya suasana kamtibmas. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran bimbingan penyuluhan yang dilaksanakan Satuan Binmas Polres Bantul dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi bimbingan penyuluhan. Teori dan konsep yang digunakan penulis dalam menjawab permasalahan yaitu teori peran, teori pencegahan kejahatan, teori sistem hukum, dan konsep manajemen pelaksanaan bimbingan penyuluhan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode penelitian lapangan. Adapun temuan penelitian ini yakni bahwa peran bimbingan penyuluhan dalam mencegah pencurian kendaraan bermotor oleh Satbinmas belum maksimal yang dianalisis dengan Perkap Nomor 21 Tahun 2007. Untuk upaya pencegahan tindak pidana curanmor yang dianalisis dengan teori pencegahan kejahatan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis dengan teori sistem hukum. Faktor-faktor yang mendukung yaitu sarpras, dukungan fungsi lain, peraturan binluh, rumusan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, serta perhatian dan dukungan masyarakat. Sedangkan, yang menjadi penghambat yaitu struktur organisasi Satbinmas, sumber daya manusia, anggaran, kebijakan organisasi, kerjasama lintas instansi, serta kesadaran hukum masyarakat.Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan membuat SOP pelaksanaan Binluh yang disesuaikan dengan kondisi saat ini (pandemi covid-19), membuat materi khusus dengan dikemas secara menarik dan bervariasi dengan berkoordinasi dengan fungsi terkait, serta membuat kebijakan kepada Satbinmas agar melakukan Binluh secara formal dengan pokok materi tentang upaya mencegah tindak pidana curanmor.
UPAYA UNIT PATROLI SATUAN SABHARA DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI WILAYAH HUKUM POLRES MAROS Muh. Firmansyah B. Firman
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UPAYA UNIT PATROLI SATUAN SABHARA DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DI WILAYAH HUKUM POLRES MAROS MUH. FIRMANSYAH B. Akademi Kepolisian Semarang Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50232 Email : muhfirmaan15@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus tindak pidana curat di wilayah hukum Polres Maros selama tiga tahun terakhir. Satuan Sabhara Polres Maros melaksanakan pencegahan melalui patroli. Namun, hal tersebut masih belum maksimal dalam mencegah terjadinya curat di wilayah hukum Polres Maros. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan unit patroli satuan sabhara dan mendeskripsikan optimalisasi unit patroli satuan sabhara dalam pencegahan tindak pidana curat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep yang relevan dengan judul penelitian, antara lain teori manajemen, teori pencegahan kejahatan, teori optimalisasi, teori absolut, konsep patroli, konsep pencurian dengan pemberatan, dan undang-undang no 2 tahun 2002. Analisis terhadap hasil pelaksanaan patroli menunjukan masih banyak kendala terutama dibidang pelaksanaan yang tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan. Temuan penelitian menunjukan masih kurangnya personil patroli. Optimalisasi patroli memiliki faktor penghambat yaitu, kurangnya personil, kurangnya kemampuan personil, kurangnya BBM yang disediakan, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap harta benda dan keamanannya. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan agar dilakukan kerjasama dengan fungsi teknis lain seperti binmas untuk menghimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan diri sendiri serta harta bendanya, pembuatan rekomendasi dari polres ke pusdik sabhara untuk dilakukannya dikjur terhadap anggota patroli agar anggota memiliki wawasan dan pengetahuan khususnya dibidang patroli. Kata kunci: Upaya Unit Patroli, Satuan Sabhara, Pencegahan Curat
PERAN BHABINKAMTIBMAS DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA REMAJA DI WILAYAH HUKUM POLRESTABES BANDUNG MUHAMMAD IBNU BUDHINIAR
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang permasalahan ini adalah karena meningkatnya pengguna narkotika khsusnya pengguna pada usia remaja di wilayah Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika pada remaja di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan jenis penelitian adalah deskriptif analistik. Sumber data yang didapatkan menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan Wawancara, Observasi, dan Telaah Dokumen. Dengan menganalisis data dengan teknik Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Validitas data menggunakan triangulasi data yaitu triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa peran Bhabinkamtibmas yang dianalisis menggunakan Perkap Nomor 3 Tahun 2015 masih belum optimal. Beberapa kendala dari faktor internal dan eksternal seperti kemampuan anggota Bhabinkamtibmas yang belum menguasai materi tentang pencegahan narkotika dan jumlah peserta yang terkadang tidak sesuai harapan. Kemudian pendukung faktor internal dan eksternal yaitu anggota Bhabinkamtibmas tetap melakukan tugas dengan profesional walaupun fasilitas yang seadanya dan dukungan dari pihak dan instansi luar seperti Badan Narkotika Nasional, Dinas Pendidikan, Karang Taruna dan orang tua. Disimpulkan bahwa peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika belum optimal. Saran yang dapat diberikan yaitu memberikan prioritas mengikuti pendidikan kejuruan dasar binmas dan dberikan fasilitas teknologi yang memadai bagi setiap Polisi Sektor (Polsek) dalam melakukan penyuluhan.
MENGURANGI KONSUMSI MINUMAN KERAS MELALUI PROGRAM TIM GERAKAN REVOLUSI MENTAL DARI BHABINKAMTIBMAS DI WILAYAH HUKUM POLRES TERNATE DEVIARYANTI DEVIARYANTI
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 4 (2019): April, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku minum minuman keras yang terjadi di wilayah hukum Polres Ternate. Dalam menanggapi permasalahan ini Polres Ternate selaku yang berwenang dalam wilayah Kota Ternate telah melakukan upaya untuk mencegah kasus konsumtif minuman keras di kota Ternate. Hal ini menjadi tugas Satuan Binmas terutama Bhabinkamtibmas Polres Ternate melalui bimbingan dan penyuluhan sebagai upaya pencegahan dan sebagai langkah preemtif. Namun, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran menjadikan kendala dan hambatan bagi Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan KaPolres Ternate agar berkoordinasi dengan Polda Maluku Utara agar personil Polda yang memiliki kualitas bagus di perintahkan untuk memberi pelatihan kepada personil Binmas Polres Ternate. Sehingga Polres ternate dengan kondisi yang kurang personi, kualitas personil dapat meningkat, Satuan Binmas Polres Ternate agar membagi peta wilayah Kota Ternate sesuai tingkat kerawanan, dalam hal ini perihal konsumsi minuman keras, yangmana desa atau kelurahan yang memiliki kasus pelanggaran minuman keras yang tinggi di pantau oleh 1 personil Bhabinkamtibmas, sedangkan untuk desa dengan tingkat kerawanan rendah, dua desa atau kelurahan dapat dipantau oleh 1 personil Bhabinkamtibmas, sehingga pelaksanaan kinerja Bhabinkamtibmas tidak terkendala kekurangan personil. Polres Ternate berkoordinasi dengan pesantren agar dapat mendukung pelaksanaan program TGRM (Team Gerakan Revolusi Mental) dengan cara para pelanggar minuman keras untuk ikut serta dalam kegiatan pesantren, dan Bhabinkamtibmas bertugas memantau pelaksanaannya (bukan menjadi pelaksana secara langsung) sehingga tidak terlalu mengeluarkan banyak dana, akantetapi program tetab bias berjalan dengan lancar.
UPAYA BHABINKAMTIBMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLSEK BAHODOPI POLRES MOROWALI FEBRYANTI MULYADI
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK UPAYA BHABINKAMTIBMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH HUKUM POLSEK BAHODOPI POLRES MOROWALI FEBRYANTI M, 17.246, febryamulyadi@gmail.com Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Bahodopi Polres Morowali terutama pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran curanmor di Polsek Bahodopi, faktor-faktor yang mempengaruhi dan upaya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode penelitian lapangan dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder yang digali dengan menggunakan pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan studi dokumen. Teori yang digunakan yaitu teori SWOT dan teori manajemen dengan konsep upaya, konsep Bhabinkamtibmas, dan konsep Curanmor. Hasil penelitian menemukan bahwa gambaran curanmor di Polsek Bahodopi dilakukan di kos-kosan pada malam hari dengan sasaran kendaraan matic terjadi di Desa Fatufia dan Desa Keurea. Terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi yaitu anggota Polsek Bahodopi yang telah bertugas sebagai Bhabinkamtibmas lebih dari lima tahun, namun dengan adanya pandemi Covid-19 menyebabkan pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas tidak optimal sehingga tindak pidana Curanmor di wilayah hukum Polsek Bahodopi meningkat. Upaya dilakukan dengan kegiatan preemtif dan preventif yaitu dengan pembinaan dan penyuluhan. Berdasarkan pembahasan dari hasil penelitian tersebut maka peneliti memberikan saran untuk lebih mengkhususkan pemberian materi Curanmor kepada masyarakat yang didukung dengan alat-alat peraga yang membuat materi pencegahan Curanmor lebih mudah dipahami dan mudah di terapkan oleh masyarakat. Kata Kunci: Upaya, Bhabinkamtibmas, Pencurian Kendaraan Bermotor
PERAN BHABINKAMTIBMAS MELALUI APLIKASI BOS (BINMAS ONLINE SYSTEM) DALAM PEMELIHARAAN KAMTIBMAS DI WIAYAH POLRES TANAH BUMBU Achmad Gazali Saputra Gazali
Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 5 (2019): May, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka covid-19 dimulai pada awal tahun 2020 di Wuhan, kasus inipun sampai ke Indonesia, pada Bulan Agustus 2020 Kalimantan Selatan menjadi zona merah karena angka covid-19 yang semakin meningkat yang membuat krisis ekonomi maka terjadilah tindak kriminal hasil dari tindak kriminal tersebut adalah gangguan kamtibmas. Bhabinkamtibmas sebagai garda depan dari Polri maka memiliki peran penting untuk memelihara kamtibmas tetap kondusif sesuai dengan Perkap No. 3 Tahun 2015 tentang pemolisian masyarakat. Pada tahun 2020 bulan Juni Polda Kalimantan Selatan mendelegasikan aplikasi dari korbinmas baharkam Polri yaitu aplikasi BOS (Binmas Online System) untuk meningkatkan kinerja bhabinkamtibmas dalam pemeliharaan kamtibmas di Polres Tanah Bumbu sesuai dengan program “PRESISI” Kapolri yaitu SDM Polri yang unggul di era 4.0 meningkatkan keterampilan (skill) dalam komunikasi dan pemanfaatan teknologi Adapun teori dan konsep yang digunakan adalah teori U and G (aplikasi BOS (Binmas Online System)), teori manajemen, teori motivasi, teori peran, konsep kamtibmas dan konsep bhabinkamtibmas. Untuk menggambarkan penggunaan aplikasi BOS (Binmas Online System) peneliti menggunakan teori U and G, sedangkan kaitannya dengan peran bhabinkamtibmas melalui aplikasi BOS dalam pemeliharaan kamtibmas, digunakan kajian teori peran, teori manajemen dan konsep kamtibmas. Pendekatan yang dilakukan peneliti adalah pendekatan kualitatif dan metode field research. Peneliti tentunya bisa mengetahui gambaran secara nyata dengan cara studi lapangan, wawancara dan telaah dokumen. Simpulan dari penulis dalam menganalisis data yang ada bahwa Polres Tanah Bumbu belum maksimal dalam penggunaan aplikasi BOS (Binmas Online System) terlihat dari beberapa faktor yang mempengaruhi konerja bhabikamtibmas di lapangan yaitu dari faktor internal adalah tekad anggota bhabinkamtibmas dan jumlah anggota bhabinkamtibmas. Sedangkan dari faktor eksternal adalah server aplikasi BOS, jaringan internet, wilayah Polres Tanah Bumbu yang luas dan Pandemi Covid-19. Penulis merekomendasikan kepada bhabinkamtibmas agar selalu memiliki yekad yang kuat dalam memelihara kamtibmas di wilayah Polres tahan Bumbu. Kepada unsur pimpinan diharapkan pengaplikasian BOS (Binmas Online System) dapat digunakan dengan maksimal, harus adanya pengawasan dan pengendalian serta apresiasi bagi bhabinkamtibmas dan memberikan Pendidikan dan pelatihan aplikasi BOS dan binmas serta menambahkan personel dan sarana dan prasarana yang mendukung bagi anggota bhabinkamtibmas Polres Tanah Bumbu agar kamtibmas tetap kondusif

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 11 (2022): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 10 (2022): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 9 (2022): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 8 (2022): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 5 (2022): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 4 (2022): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 3 (2022): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 2 (2022): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 1 (2022): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 12 (2021): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 11 (2021): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 10 (2021): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 9 (2021): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 6 (2021): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 5 (2021): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 4 (2021): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 3 (2021): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 2 (2021): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 1 (2021): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 12 (2020): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 10 (2020): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 9 (2020): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 6 (2020): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 5 (2020): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 4 (2020): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 3 (2020): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 2 (2020): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 1 (2020): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 12 (2019): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 11 (2019): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 10 (2019): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 9 (2019): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 8 (2019): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 5 (2019): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 4 (2019): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 3 (2019): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 2 (2019): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2019): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 5 (2017): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 4 (2017): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 3 (2017): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 2 (2017): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 1 (2017): January, Advances in Police Science Research Journal More Issue