cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 335 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Hisbullah Hisbullah; Firman Firman
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2019): Mei - Oktober 2019
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.222019.231

Abstract

Penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat memberikan hasil yang baik dengan meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar. Aktivitas belajar yang dilakukan siswa setelah menerapkan pembelajaran snowball throwing mengalami peningkatan secara signifikan dengan menunjukkan adanya perubahan dari cara belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan data yang diperoleh pada siklus I yaitu ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal berada pada kategori rendah, serta kerjasama siswa dalam kelompok belum maksimal, ini dikarenakan siswa belum terbiasa melakukan kegiatan secara berkelompok. Sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu ketuntasan belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi, serta kerjasama dalam kelompok sudah terlihat maksimal, ini dikarenakan siswa mulai terbiasa dalam bekerja secara kelompok. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam di SD.
Studi Komparasi Kinerja Guru Bersertifikasi dan Nonsertifikasi dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Kabupaten Serang Banten Suheri; Nafan Tarihoran
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.281

Abstract

Kinerja guru merupakan kegiatan yang dilaksanakan seorang guru dalam pembelajaran yang sudah direncanakan sebagai tugas dan tanggungjawabnya di sekolah. Fakta di lapangan, sejak digulirkannya kurikulum 2013 guru masih belum maksimal dalam memahami prosedur melaksanakan pembelajaran saintifik dan penilaian autentik di sekolah, padahal sebagian guru telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji sebagai bentuk penghargaan atas keprofesionalannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif komparatif yakni dengan melakukan pengamatan, studi dokumentasi, dan wawancara serta triangulasi kepada informan terpilih di 3 sekolah berbeda di Kabupaten Serang Banten. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja guru bersertifikasi dan non sertifikasi dalam menyusun rencana pembelajaran, dalam melaksanakan proses pembelajaran saintifik guru dalam melaksanakan penilaian autentik, dan dalam menunjukkan etos kerja guru bersertifikasi telah tergolong baik sedangkan guru non sertifikasi tergolong kategori cukup. Dengan demikian, semua guru dan pemerintah seharusnya dapat meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi terlebih bagi guru yang telah bersertifikat pendidik.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Tema Keberagaman Budaya Bangsaku Melalui Pendekatan Konstruktivisme Siswa Kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton Safiudin Safiudin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan pendekatan konstruktivisme dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton, (2) untuk mengetahui penerapan pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton yang berjumlah 29 siswa, terdiri 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan soal tes atau evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPS, diperoleh sebanyak 5 siswa (20%) tuntas dan 20 siswa (80%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 60%. Namun setelah pembelajaran dengan menerapkan pendekatan konstruktivisme pada siklus I dan II diperoleh data bahwa hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siklus I menyatakan sebanyak 13 siswa (52%) tuntas dan 12 siswa (48%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 70,24%. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 22 siswa (88%) tuntas dan 3 siswa (12%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 81,44%. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% maka dinyatakan bahwa standar keberhasilan telah mencapai 75% dan tuntas.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Sumber Daya Alam serta Pemanfaatannya melalui Model Pembelajaran Guided Note Taking Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Katobengke Kota Baubau Acoci Acoci
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.283

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Katobengke melalui Model Pembelajaran Guided Note Taking. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Katobengke Kota Baubau sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes, teknik analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan siklus I nilai terendah siswa di kelas IV SD Negeri 2 Katobengke pada mata pelajaran IPS adalah nilai terendah 45, nilai tertinggi 90 dengan rata- rata 72 dan ketuntasan klasikal 61%. Hal ini mengalami peningkatan jika dibandingkan data awal yaitu dengan nilai terendah 45, nilai tertinggi 80, rata-rata 66 dan ketuntasan klasikal 52%. Dan hasil belajar pada pelaksanaan tindakan siklus II. Data yang diperoleh nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 40, nilai tertinggi 100 dengan rata- rata 79 dan persentase ketuntasan klasikal 87% dan sudah melebihi batas minimal ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu 75%.
Evaluasi Pembelajaran Kurikulum 2013 dari Segi Input di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng Erni Erni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 dari segi input (masukan) meliputi, sumber daya manusia (guru kelas), perangkat pembelajaran, dan fasilitas belajar di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian jenis evaluasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng dengan menggunakan metode analisis secara kuantitatif bersifat deskriptif. Data yang dikaji bersumber dari kepala sekolah, guru kelas 1, 4, dan 5 pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 yang telah melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi (fasilitas belajar), dokumentasi (kualifikasi pendidikan kepala sekolah, guru, dan perangkat pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input pembelajaran kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng masuk dalam kategori baik.
Peningkatan Mutu Kurikulum Sekolah di SD melalui K-13 Subiha Badawi; Rustan Santaria
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperoleh gambaran tentang peningkatan mutu kurikulum sekolah di SD melalui K-13. Penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan (Liberary Reserch), dengan pendekatan konten isi. Penulis berkesimpulan bahwa peningkatan mutu kurikulum Sekolah Dasar melalui K-13 diarahkan pada peningkatan peran kepala sekolah yang lebih optimal, adanya kompetensi khusus yang dimiliki oleh guru tentang kurikulum 2013 (K-13), peningkatan kompetensi siswa baik dalam pengetahuan, keterampilan maupun karakter siswa, dan terwujudnya proses belajar yang efektif.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran PKn Di Kelas V SDN 2 Bungi Kota Baubau Irwan Irwan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui penggunaan model Problem Based Learning untuk meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran PKn Kelas V SD Negeri 2 Bungi Kota Baubau. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan dua kali pertemuan. Pertemuan dari setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui metode tes, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang berlangsung selama dua siklus, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Bungi Kota Baubau, yakni pada siklus I dengan nilai rata-rata73,68 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 68% belum mencapai prestasi belajar dengan baik, pada siklus II prestasi belajar meningkat dengan nilai rata-rata 85,24 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 88%.
Identifikasi Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Komposisi Fungsi Pada Mata Kuliah Kalkulus Dasar Fitriani A. Fitri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 2 (2020): Mei - Oktober 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.322020.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Cokroaminoto Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan memberikan 2 jenis soal kepada 43 Mahasiswa. Hasil jawaban mahasiswa kemudian dianalisis dan dikelompokkan ke dalam kelasahan konsep dan kelasahan prosedural. Kesalahan konsep seperti penentuan fungsi f (x) dari fungsi komposisi yang f(x) dan f o g (x) sudah diketahui, dan miskonsepsi terhadap fungsi komposisi f o g (x) = g o f (x). Sedangkan kesalahan prosedural seperti kesalahan dalam melakukan perhitungan atau komputasi, dan kesalahan dalam melakukan operasi aljabar.
Efektifitas Penggunaan Metode Problem Solving Mata Kuliah Statistika Pendidikan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa S1 PGSD Kartini Kartini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 2 (2020): Mei - Oktober 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.322020.364

Abstract

Meningkatkan kualitas sistem penyelenggaraan dan layanan pendidikan tergantung bagaimana seorang guru memilih metode mengajar yang efektif. Persoalannya adalah tidak semua guru mampu memilih metode mengajar tepat sehingga hasil belajar tidak sesuai dengan tujuan yang dihaapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode problem solving pada mata kuliah Statistika Pendidikan S1 PGSD Maros/Pangkep. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fokjar Maros dan Pangkep berjumlah 32 orang. Penelitian ini menggunakan angket dengan 3 tingkat pilihan jawaban. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif, ditemukan bahwa dari 32 sampel sebanyak 19 atau 59%orang berada di kategori sedang, 8 atau 25% orang berada pada kategori rendah, dan 5 atau 16% orang berada pada kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa senang menggunakan metode peroblem solving pada mata kuliah statistika Pendidikan, karena dianggap bahwa metode tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran baik secara individu maupun secara berkelompok.
Deskripsi Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Team Games Tournament (TGT) pada Pembelajaran IPS Sunardin Sunardin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2020): November 2019 - April 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.312020.365

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi tingkat hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik menggunakan model team games tournament pada pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas II SDN 173 Kertoraharjo Kabupaten Luwu Timur. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDN 173 Kertoraharjo yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan non tes. Teknik tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada aspek kompetensi pengetahuan dan keterampilan sedangkan teknik non tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada aspek kompetensi sikap. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen soal pilihan ganda, lembar unjuk kerja, dan kuisioner. Data yang telah didapatkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan 1) hasil belajar siswa pada aspek afektif yang memiliki kategori sangat tinggi berjumlah 15 siswa (51,72%), yang memiliki kategori tinggi berjumlah 14 siswa (49,28%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sedang, kurang, dan sangat kurang. 2) hasil belajar siswa pada aspek kognitif yang memiliki kategori sangat tinggi berjumlah 12 siswa (41,38%), yang memiliki kategori tinggi berjumlah 7 siswa (24,14%), yang memiliki kategori sedang berjumlah 2 siswa (6,90%), yang memiliki kategori rendah berjumlah 7 siswa (24,14%), dan yang memiliki kategori sangat rendah berjumlah 1 siswa (3,45%). 3) hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik yang memiliki kategori sangat tinggi berjumlah 11 siswa (37,93%), yang memiliki kategori tinggi berjumlah 11 siswa (37,93%), yang memiliki kategori sedang berjumlah 7 siswa (24,14%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori kurang, dan sangat kurang.

Page 3 of 34 | Total Record : 335