cover
Contact Name
Muhammad Zaeni
Contact Email
Muhammadzaeni1@gmail.com
Phone
+62331-412351
Journal Mail Official
stikes.bhaktialqodiri.jember@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manggar 139 A. kel. Gebang kec. Patrang kab. Jember Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan
Core Subject : Health,
Medical Journal Of Al-Qodiri adalah jurnal yang di kelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh STIKES Bhakti Al-Qodiri. Jurnal ini memuat tulisan bersifat ilmiah dalam bentuk hasil penelitian maupun pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen yang mencakup semua bidang keilmuan.
Articles 164 Documents
Edukasi Holistik Sebagai Upaya Kepatuhan Lansia dalam Menjaga Gaya Hidup Sehat Di Desa suci Kecamatan Panti Jember Dwi indah lestari
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan usia lansia sering diikuti oleh risiko kesehatan yang disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Edukasi holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual merupakan pendekatan strategis untuk mendorong kepatuhan lansia dalam menjaga gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi holistik terhadap perubahan perilaku lansia dalam menjalani pola hidup sehat. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest yang melibatkan 40 lansia, dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Edukasi diberikan melalui sesi ceramah, diskusi interaktif, dan praktik, yang berlangsung selama dua hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kepatuhan lansia dalam kelompok intervensi terkait pola makan sehat, aktivitas fisik, pengelolaan stres, dan partisipasi sosial dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Kesimpulan: Eduksi holistik terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan lansia terhadap gaya hidup sehat. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan di komunitas lansia sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif guna mendukung kesehatan lansia secara berkelanjutan. Pendekatan ini dapat menjadi solusi integratif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di berbagai aspek
Pengaruh Konsumsi Teh Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Anemia di Kabupaten Malang Rifzi Devi Nurvitasari; Aldi Febrian Wieminaty; Eka Suryaningtyas
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja perempuan sering mengalami anemia dan berdampak pada aktivitas serta kualitas hidup mereka. Kabupaten Malang memiliki prevalensi anemia yang tinggi akibat rendahnya asupan zat besi dan kepatuhan terhadap konsumsi tablet tambah darah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui konsumsi teh daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja anemia. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan kelompok perlakuan yang mengonsumsi teh daun kelor dan kelompok kontrol yang mengonsumsi tablet tambah darah selama 30 hari. Sampel penelitian terdiri dari 60 remaja anemia yang dipilih secara purposive sampling. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menjelaskan mengkonsumsi teh daun kelor meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan (+1,8 g/dL) dibandingkan kelompok kontrol (p-value = 0,001). Teh daun kelor dapat menjadi alternatif intervensi alami dalam menangani anemia pada remaja. Penelitian lanjutan diperlukan untuk melihat efek jangka panjang konsumsi teh daun kelor.
Hubungan Kualitas Makanan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kabupaten Jember Siti Nur Hanifah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Nutrisi yg baik adalah hal yang krusial bagi kelangsungan hidup, pertumbuhan, serta perkembangan anak. Anak dengan gizi baik akan mempunyai kemampuan lebih dalam belajar, bermain, berpartisipasi di lingkungan serta daya tahan tubuhnya lebih baik dan mencegah stunting. Stunting merupakan gagal tumbuh dan berkembang akibat kurang gizi ditandai tinggi badan kurang dibawah normal. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan kualitas makanan dengan kekjadian stunting. Metode: Penelitian ini memakai pendekatan cross sectional dengan Sampel ibu yang mempunyai balita stunting sebanyak 33 sampel Hasil: pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara kualitas makanan dengan kejadian stuntin di wilayah Kabupaten Jember. Saran dari peneliti yaitu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga dalam memberikan makanan berkualitas pada balita untuk mencegah stunting.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Flour Albus pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi S1 Keperawatan Stikes Bhakti Al-Qodiri Jember Revina Fiandany Erynda
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Flour albus, atau keputihan patologis, adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita, termasuk mahasiswi. Stres merupakan faktor yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi wanita. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormonal. Ketidakseimbangan ini dapat berdampak pada sistem reproduksi, termasuk meningkatkan risiko terjadinya flour albus. Metode: Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 61 mahasiswi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Nilai p-value sebesar 0,041 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian flour albus dan tingkat stres (p < 0,05). Ini mengindikasikan bahwa stres berpengaruh terhadap terjadinya flour albus pada responden. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan tingkat stres berhubungan dengan meningkatnya keluhan keputihan. Rekomendasi: Disarankan agar mahasiswi mengembangkan strategi manajemen stres, seperti teknik relaksasi dan pengelolaan waktu yang baik, untuk mengurangi dampak negatif stres terhadap kesehatan reproduksi mereka.
Pengetahuan Primipara Tentang Cara Perawatan Bayi Baru Lahir Di BPM Bidan Andriya Andriya syahriyatul masrifah; Siti Nur Hanifah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v10i1.506

Abstract

Pendahuluan: Perawatan bayi yang baru lahir seperti mandi, pemotongan tali pusar, perawatan mata, dan perawatan tubuh lainnya untuk menjaga kesehatan bayi. Kesehatan adalah aset penting dalam membentuk generasi, kualitas hidup, dan produktivitas yang sulit dicapai tanpa perhatian yang tepat. Oleh karena itu, perawatan bayi yang akurat sangat diperlukan untuk menghindari infeksi, terutama infeksi bakteri anaerob. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain deskriptif, yang menggambarkan pengetahuan ibu primipara tentang cara merawat bayi di BPM Andriya Jalanadi Jember City. Lokasi penelitian dilakukan selama enam hari, dari tanggal 8 hingga 13 Maret 2025, dengan 12 responden. Cara pengumpulan data dilakukan melalui observasi, distribusi kuesioner, dan langkah-langkah lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia, pendidikan, pekerjaan, dan sumber informasi mempengaruhi pengetahuan ibu primipara dalam merawat bayi baru lahir
Penerimaan Diri dan Strategi Koping Ibu dalam Merawat Anak dengan Diagnosis TB: Sebuah Studi Fenomenologi Poppy Siska Putri; Juanda Syafitasari; Diyah Ayu Indriani
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global, tingginya jumlah kasus anak yang menderita TB tentu melibatkan pengasuh dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ibu, yang dianggap sebagai garda terdepan dalam memberikan perawatan, sering kali merasa lelah, cemas, dan bahkan mengalami penurunan kualitas hidup sehari-hari, baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam proses penerimaan diri pada ibu yang merawat anak dengan diagnosis TB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi. Partisipan terdiri dari 10 ibu yang berasal dari 6 provinsi di Indonesia. Survei daring didistribusikan untuk mengidentifikasi calon partisipan, yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam menggunakan panduan wawancara semi-terstruktur. Data wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian dari wawancara mendalam dengan ibu yang memiliki anak dengan diagnosis TB menunjukkan adanya dua tema utama. Tema pertama adalah empat tahap penerimaan diri, yaitu tahap penyangkalan, tahap kemarahan, tahap tawar-menawar, tahap depresi, dan tahap penerimaan diri. Tema kedua berkaitan dengan cara mengatasi masalah (coping). Secara keseluruhan, semua partisipan menunjukkan penerimaan diri yang baik sebagai pengasuh anak dengan diagnosis TB dan telah mencapai tahap penerimaan, meskipun proses yang dilalui berbeda-beda serta cara mereka menghadapinya pun beragam. Dalam proses penerimaan diri ini, diharapkan adanya pendampingan dari tenaga kesehatan yang berperan dalam memperhatikan kualitas kesehatan ibu secara biopsikososial agar perawatan
Pengalaman Ibu Hamil dalam Mengatasi Ketidaknyamanan Kehamilan Melalui Prenatal Yoga sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi : Studi Fenomenologi Liza Ulil Azmy; Revina Fiandany E
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaknyamanan selama kehamilan merupakan masalah umum yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis ibu hamil. Prenatal yoga menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman ibu hamil dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan melalui praktik prenatal yoga. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif. Sebanyak 12 ibu hamil yang mengikuti kelas prenatal yoga minimal empat sesi dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menghasilkan empat tema utama: penurunan ketidaknyamanan fisik, peningkatan kesejahteraan psikologis, dukungan sosial dari komunitas yoga, dan peningkatan kesadaran terhadap kesehatan reproduksi. Prenatal yoga terbukti membantu ibu hamil dalam mengelola perubahan fisiologis dan emosional, memperkuat kesiapan persalinan, serta membangun dukungan sosial positif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa prenatal yoga dapat diintegrasikan ke dalam program asuhan antenatal sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dan kesehatan reproduksi secara menyeluruh
PENGARUH TERAPI HERBAL KUNYIT DAN KENCUR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA MASA NIFAS Erisa Yuniardiningsih
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masa nifas ialah masa kritis yang berkaitan dengan proses menyusui, keberhasilan pemberian ASI eksklusif berkaitan dengan produksi ASI pada masa nifas. Metode: Pendekatan kuantitatif yang digunakan pada penelitian ini, jenis pre eksperimental serta desain yang digunakan one group pretets posttest design. Sampel penelitian sebanyak 30 orang. Teknik yang digunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi herbal kunyit dan kencur terhadap produksi ASI pada masa nifas (p=0,000). Senyawa aktif terkandung di dalam kunyit dan kencur berpotensi mendukung produksi ASI. Kombinasi kedua herbal ini bekerja secara sinergis untuk mengurangi nyeri atau sumbatan ringan pada payudara, memperbaiki kualitas nutrisi ibu, dan meningkatkan sekresi ASI secara alami. Kesimpulan: Kombinasi kandungan herbal kunyit dan kencur berpengaruh terhadap produksi ASI masa nifas.
Postur Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Petani Tembakau : Crossectional Study Yuly Abdi Zainurridha; Laelatul Mashuroh
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Muskuloskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan pada otot dan tulang yang sering terjadi, disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi di sektor pertanian, terutama bagi para petani. Berbagai faktor ergonomis, seperti cara duduk yang tidak ergonomis, ketiadaan dukungan untuk punggung dan kaki, serta penggunaan alat yang tidak memenuhi standar ergonomi, berkontribusi terhadap risiko MSDs. Postur kerja mencerminkan bagaimana tubuh beradaptasi dengan aktivitas saat menjalankan tugas untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban fisik. dari data diatas adalah mengeksplorasi keterkaitan variabel independen dan dependen saat sortir dengan keluhan MSDs. Metode:Menggunakan pendekatan korelasional. Variabel yang tidak dipengaruhi adalah postur kerja, sementara variabel yang dipengaruhi adalah keluhan MSDs. Sampel diambil dengan quota sampling dan diperoleh 50 responden dari 160 yang awalnya ditargetkan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner keluhan MSDs yang diberikan kepada responden. Untuk mengetahui hasil dari penelitian ini, peneliti harus melakukan uji penelitian dengan spearman rank. Hasil: Adanya korelasi variabel independen dan dependen, dibuktikan pvalue 0,000 (< 0,005). Kesimpulan:Semakin buruk postur kerja yang dilakukan, maka keluhan MSDs petani akan semakin sering terjadi.
Efektivitas Baby Massage Terhadap Perubahan Pertumbuhan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Pakusari Kabupaten Jember Andriya Syahriyatul Masrifah; Siti Nur Hanifah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: pijat bayi merupakan seni kuno yang telah dipraktikkan oleh banyak budaya tradisional, erutama di Asia dan Afrika sebagai suatu kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun. Sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi saat ini telah banyak ditemukan bukti ilmiah mengenai manfaat dari tetrapi sentuhan dan pijat pada bayi. Pertumbuhan dan perkembangan pada bayi merupakan hasil interaksi faktor genetik dan lingkungan, termasuk stimulus / rangsangan taktil. Pengaruh positif stimulus berupa pijat pada proses tumbuh kembang telah diketahui, namun penelitian ilmiah tentang hal ini masih belum abnyak dilakukan. Permasalahan gangguan pertumbuhan (growth faltering) anak di Indonesia mulai sejak umur 1-6 bulan, untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan untuk mengurangi gangguan pertumbuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi yang dilakukan oleh orang tua terhadap perubahan berat badan dan panjang badan pada bayi baru lahir. Metode: rancangan penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain non-randomized pretest-posttest control group design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 20 responden di wilyah kerja puskesmas pakusari. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel, analisis bivariabel t-test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: ada erbedaan bermakna pertumbuhan bayi pada kelompok yang dipijat dan tidak dipijat. Penambahan berat badan pada kelompok yang dipijat selama 4 minggu oleh ibunya, lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang tidak dipijat (p=0,003). Penambahan panjang badan kelompok dipijat lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang tidak dipijat (p=0,004). Kesimpulan: perlakuan pijat pada bayi baru lahir oleh ibu dapat meningkatkan pertumbuhan bayi, terlihat dari adanya penambahan berat badan dan panjang badan bayi. Asupan makanan, penyakit ISPA dan pendidikan ibu, dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi