cover
Contact Name
-
Contact Email
ihtimam@journal.staimsyk.ac.id
Phone
+6285720158596
Journal Mail Official
ihtimam@journal.staimsyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Pronggokusuman No.12 Kel. Priggokusuman Kec. Gedongtengen Kab. Kota Yogyakarta – D.I. Yogyakarta Kodepos : 55272
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
ISSN : 26209586     EISSN : 27744302     DOI : https://doi.org/10.36668/
Ihtimam adalah Jurnal pendidikan Bahasa Arab, terbit tiap semester atau dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Hak cipta pada penulis. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian, pengembangan Pendidikan Bahasa Arab. Jurnal diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Masjid Syuhada Yogyakarta, sebagai media komunikasi intelektual antara dosen Bahasa Arab STAIMS Yogyakarta. Sub disiplin ilmu bahasa yang termasuk dalam ruang lingkup kajian jurnal ini diantaranya tata bahasa, keterampilan bahasa, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik,sosiolinguistik, psikolinguistik, analisis wacana, pragmatik dan linguistik terapan. Jurnal ini juga tidak menutup kemungkinan untuk mempublikasikan penelitian atau kajian dibidang pengajaran atau pendidikan ilmu bahasa, selain artikel hasil penelitian, secara parsial jurnal ini juga mempublikasikan tinjauan buku dan biografi tokoh di bidang bahasa Arab.
Articles 111 Documents
Urgensi Penyusunan kalimat pola inna wa akhwatuha pada Pembelajaran Bahasa Arab Aisyah Purwati; Alysia Naya Zahwa Syafira; Nidaul Ummah; Aang Saeful Milah
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2024): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v7i1.809

Abstract

Sebagaimana kita ketahui bahwa Ilmu Nahwu adalah ilmu yang melihat akhiran kata, baik mabni atau mu''rab, dan di mana kata berada dalam kalimat. Maka dari itu, dalam Bahasa arab memiliki beberapa bentuk jumlah yang akan dikaji dengan kaidah ilmu nahwu. Penelitian jenis ini adalah penelitian kualitatif dengan library research.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua bentuk penyusunan kalimat inna wa akhwatuha. Peneliti menggunakan sumber data sekunder. Sumber data sekunder pada penelitian ini adalah Semua buku dan artikel yang diteliti digunakan sebagai referensi.Inna wa akhwatuha termasuk pada susunan mubtada dan khabar, maka menashabkan mubtada dan disebut isim inna dan merafa’kan khabar disebut khabar inna. Inna wa akhwatuha juga termasuk huruf nasikhah, dan huruf-hurufnya berjumlah tujuh huruf yang tidak bisa diperdebatkan arti harfiyahnya antara lain inna, anna, kaana, lakinna, layta, la’alla, dan laa. Khabar inna terbagi menjadi tiga, yaitu khabar mufrad, khabar jumlah, dan khabar yang menyerupai jumlah atau kalimat. Hukum-hukum mendahulukan khabar inna terhadap isim inna, boleh mendahulukan khabar inna jika khabar menyerupai kalimat dan isimnya ma’rifat. Wajib mendahulukan khabar inna jika khabar isim nakiroh dan isim dhamir. Adapun syarat-syarat penggunaan huruf-huruf nasikhah, tidak berlaku penggunaan pada pola inna wa akhwatuha jika bertemu dengan maa zaidah atau maa kaaffah, isimnya btidak memiliki satu fungsi saja, jika khabarnya adalah khabar mufrad atau jumlah maka mengakhirkan isimnya. Inna wajib kasrah pada awal pembicaraan, awal shillat, awal qasam, setelah alla dan amaa, setelah haytsu dan idz, pada laam ibtida’. Inna, anna, kaanna, dan lakinna boleh diringankan. Maka, menjadi lafadz in, an, kaan, dan lakin.

Page 12 of 12 | Total Record : 111