cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM GURU PEMBELAJAR DI SD NEGERI SERAYU YOGYAKARTA Paramita, Ade Tarina
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i6.10112

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Implementasi program guru pembelajardi SDN Serayu Yogyakarta. (2) Faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan setting penelitian di SDN Serayu Yogyakarta.Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data melaluiwawancara, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif yangdikembangkan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa: (1) Implementasi program guru pembelajar bertujuan untuk meningkatkankompetensi guru melalui moda pembelajaran daring/online, daring kombinasi, maupun tatap mukadalam rangka mengembangkan pembelajaran yang efektif. Manfaat yang diperoleh guru adalahmeningkatnya wawasan, dapat saling berbagi pengalaman, mengembangkan kultur kolaborasi,mendorong pengembangan metode dan media pembelajaran, dan meningkatkan pemanfaatan ICT.(2) Faktor pendukung implementasi program guru pembelajar di SDN Serayu Yogyakarta adalahkesempatan dari pemerintah, dukungan pihak sekolah, tersedianya sarana prasarana, dan motivasi.Sementara penghambatnya ialah keterbatasan waktu, kurangnya penguasaan ICT, dan keterbatasandana.Kata Kunci: implementasi program, guru pembelajar, dan guru sekolah dasar
PENDIDIKAN KEDISIPLINAN DI TAMAN KANAK-KANAK DHARMA BAKTI I KABUPATEN SLEMAN Nopriyadi, Ari
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i2.5198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikanpendidikan kedisiplinandi Tk Dharma Bakti Kabupaten Sleman. Deskripsi tersebut terkait dengan pengenalan dan pembiasaan yang dilakukan guru, kendala guru dalam melakukan pengenalan dan pembiasaan pendidikan kedisiplinan, dan cara guru mengatasi kendala pendidikan kedisiplinan di Tk Dharma Bakti.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan orangtua. Sedangkan objek penelitian adalah pendidikan kedisiplinan di Tk Dharma Bakti I. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber.Hasil penelitian menunjukkanpendidikan kedisiplinan di TK Dharma Bakti I meliputi:(1) pengenalan dan pembiasaan pendidikan kedisiplinan yang dilakukan guru melalui penerapanperaturan, hukuman, penghargaan, dan konsistens;(2) kendala didalam pengenalan dan pembiasaan pendidikan kedisiplinan kurangnya pemahaman gurutentang karakteristik anak usia dini, guru bukan berasal dari lulusan PAUD, dan kurangnya kesadaran orangtua terhadap pendidikan kedisiplinan menjadi kendala pada kedisiplinan siswa di Tk Dharma Bakti I; (3) dalam mengatasi kendala pengenalan dan pembiasaan pendidikan kedisiplinan guru mengikuti pelatihan-pelatihan yang dilakukan dinas pendidikan,  dan guru melakukan diskusi kepada orang tua ketika orangtua menjemput anak pulang sekolah tentang perkembangan kedisiplinan anak. Kata kunci: pendidikan kedisiplinan dan taman kanak-kanak
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ETIKA BERLALU LINTAS DI SMP NEGERI 6 YOGYAKARTA Burhanudin, Arif
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i3.5218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Implementasi Kebijakan Pendidikan Etika Berlalu Lintas di SMP Negeri 6 Yogyakarta, dan (2) Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Kebijakan Pendidikan Etika Berlalu Lintas di SMP Negeri 6 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah, wakil kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kebijakan Pendidikan Etika Berlalu Lintas di SMP Negeri 6 Yogyakarta dilakukan melalui pengintegrasian dalam mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. (2) Faktor pendukung meliputi: dukungan dan kerjasama dari kepolisian, Dinas Pendidikan, perusahaan swasta, sumber daya yang dimiliki, kerjasama dari semua warga sekolah dan peraturan sekolah. Faktor penghambat meliputi: Tempat parkir kurang memadai, kurangnya petugas keamanan, masih ada beberapa guru yang terbebani dengan pengintegrasian Pendidikan Etika Berlalu Lintas kedalam mata pelajaran, peraturan dan sanksi tertulis kurang tegas dan masih minim, serta kurang memanfaatkan sarana yang ada.Kata Kunci: Implementasi kebijakan, pendidikan etika berlalu lintas, SMP Negeri 6 Yogyakarta.
ASPIRASI MASYARAKAT TENTANG PENDIDIKAN DI KAWASAN INDUSTRI BULU MATA KABUPATEN PURBALINGGA Nugraheni, Agus Tina
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i4.9260

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Aspirasi Masyarakat Tentang Pendidikan di KawasanIndustri Bulu Mata Kabupaten Purbalingga.Penelitian ini menggunakan penelitian deskripstif kualitatif. Subjek penelitian adalah masyarakatkawasan industri bulu mata, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Analisis data menggunakan teknik analisis data Miles and Hubberman yang meliputi, pengumpulan data, redukidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data mengunakan triangulasi sumber dantriangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan, (1) Pandangan masyarakat kawasan industri bulu mata, bahwa pendidikansangat penting, sebagai upaya meningkatkan wawasan, pola pikir, dan intelektualitas, (2) Minat terhadappendidikan yaitu pada pendidikan keterampilan dan pendidikan formal, (3) Harapan masyarakat kepadapendidikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat lebih maju, terutama sarana, prasarana dan aksespendidikan bagi masyarakat kelas bawah, sehingga SDM dan masyarakat dapat maju, (4) Tingkat pendidikanminimal yang harus dienyam masyarakat sampai pada tingkat Sekolah Menengah Atas, (5) Tujuan seseorangberpendidikan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan intelektual, agar masyarakat dapat maju danmengikuti perkembangan, (6) Pendidikan merupakan hak bagi semua masyarakat, baik yang mampu maupuntidak mampu, baik laki-laki maupun perempuan, (7) Industri bulu mata memberi dampak positif dapatmensejahterakan masyarakat dan dampak negatif menurunkan pasrtisipasi sekolah masyarakat, (8) Masyarakatberpendapat ada kaitannya antara tingkat pendidikan masyarakat dengan tingginya keterlibatan masyarakat diindustri bulu mata.Kata Kunci : Aspirasi Masyarakat, Pendidikan
PERSIAPAN SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI PANGEN GUDANG PURWOREJO Aminnudin, Latif
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i1.1419

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  persiapan-persiapan  yang  dilakukan sekolah  dalam  implementasi  kebijakan  Kurikulum  2013  di  SD  Negeri  Pangen  Gudang Purworejo.  Pendekatan  penelitian  menggunakan  pendekatan  penelitian  kualitatif  deskriptif. Pemilihan  subjek  penelitian  menggunakan  teknik  purposive  dan  didapatkan  lima  subjek penelitian.  Subjek  penelitian  ditentukan  berdasarkan  peran  dalam  pelaksanaan  Kurikulum 2013  di  SD  Negeri  Pangen  Gudang  diantaranya  kepala  sekolah  dan  guru  kelas  yang  telah ditunjuk  untuk  melaksanakan  pengajaran  dengan  Kurikulum  2013  dan  sudah  mendapatkan pendidikan dan pelatihan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 serta komponen luar sekolah yaitu komite sekolah yang memiliki kontribusi terhadap pelaksanaan Kurikulum 2013 di SD Negeri  Pangen  Gudang  Purworejo.  Metode  pengumpulan  data  menggunakan  wawancara mendalam dan observasi. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan dibantu oleh  rambu-rambu  wawancara  dan  rambu-rambu  observasi.  Analisis  data  menggunakan interactive model. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang didapatkan  difokuskan  pada  persiapan  yang  dilakukan  sekolah  dalam  melaksanakan pembelajaran  dengan  menggunakan  Kurikulum  2013.  Pada  faktor  kesiapan  kepala  sekolah yaitu  kepala  sekolah  mampu  menggerakan  sumber  daya  yang  ada  di  sekolah  dengan kebijakan-kebijakan  yang  dikeluarkan  yang  menunjang  dalam  pelaksanaan  program Kurikulum  2013.  Kepala  sekolah  juga  mampu  melaksanakan  tugas  supervisi  yang menghasilkan  poin-poin  evaluasi  sebagai  dasar  pertimbangan  penyusunan  kebijakan  yang selanjutnya. Pada faktor kesiapan guru yaitu ketiga subjek memiliki kesadaran dan perhatian yang  tinggi  terhadap  perubahan  kurikulum.  Mereka  mengikuti  diklat  pendidikan  dan pelatihan pelaksanaan Kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun secara mandiri  oleh  sekolah.  Ketiganya  memiliki  dorongan  yang  tinggi  untuk  mandiri  dalam menyiapkan sumber belajar kebutuhan-kebutuhan administrasi pendidikan lainnya walaupun tidak  semuanya  dapat  ditemukan  dibuku  pengangan  guru  dari  pemerintah.  Pada  faktor dukungan  komite  sekolah  yaitu  berhasil  dalam  memediatori  kebutuhan  sekolah    terhadap dukungan wali dan tuntutan pendidikan terhadap sekolah sehingga didapatkan keadaan yang kondusif dalam melaksanakan Kurikulum 2013.Kata kunci: Persiapan, Implementasi, Kurikulum 2103 
KEBIJAKAN SEKOLAH TENTANG KEGIATAN EKSTRAKULIKULER OLAHRAGA DI SMPN 1 KEBONAGUNG KECAMATAN KEBONAGUNG KABUPATEN PACITAN Agung Pradana, Septian Indra
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i1.8820

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar hukum, perencanaan dan faktor pendukungdan penghambat kebijakan sekolah tentang kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMPN 1Kebonagung,Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptifkualitatifmenggunakan metode survei. Pengambilan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi danteknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik keabsahan data dengan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan: (1) kebijakan ekstrakurikuler di SMP N 1 Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan telah dilaksanakan sesuai dengan visi misi sekolah,dengan dasar hukum UU No 20 Tahun 2003 dan PP No 19 Tahun 2005; (2) Perencanaan kegiatanekstrakulikuler olahraga sepak bola, basket dan bola voli, dilakukan dengan melibatkan stake holder sekolah;(3) Faktor pendukung: darisekolah berupa sarana prasaraan, pelatih dan dukungan dana, dan dari orangtua siswa berupa motivasi dan finansial. Faktor penghambat yang ada: jarak rumah siswa, padatnya kegiatan ulangan dan ujian, geografis, dan cuaca.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) PADA KALANGAN PELAJAR di BNNP DIY Wulandari, Tri
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i5.5312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) pada kalangan pelajar di BNN Provinsi DIY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala bidang dan seksi pencegahan pemberdayaan masyarakat staf BNNP DIY, perwakilan Dikpora DIY, dan siswa peserta sosialisasi ditentukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan pencermatan dokumen. Analisis data menggunakan teknis analisis Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu : Implementasi kebijakan P4GN di BNNP DIY meliputi tahap interpretasi, pengorganisasian dan aplikasi. Hal ini ditunjukkan dengan BNNP DIY menyusun rencana strategis dan rencana kerja anggaran. Hasil interpretasi, program dengan sasaran kalangan pelajar adalah diseminasi informasi, advokasi, pembentukan kader anti narkoba, dan pemberdayaan kader anti narkoba. Pada pengorganisasian, menentukan sumberdaya manusia sebagai pelaksana, penentuan anggaran dan sarana prasarana serta pihak yang terlibat dengan menyusun proposal. Pada aplikasi, dilakukan kegiatan dengan melibatkan pelajar, kepala sekolah maupun guru yaitu sosialisasi atau FGD, pelatihan pembentukan kader, lomba pemberdayaan sekolah bebas narkoba. Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan P4GN
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SMP EKAKAPTI KARANGMOJO GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA Danarhadi, Fatih Hendri
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i5.10107

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) implementasi kebijakan pendidikan inklusi diSMP Ekakapti Karangmojo, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat, 3) upaya yang dilakukan olehsekolah dalam mengatasi hambatan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepalasekolah, koordinator pendidikan inklusi, guru mata pelajaran serta GPK. Metode pengumpulkan datamelalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahapan dalam teknik analisis data yang digunakan yaitureduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasisumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan pendidikan inklusi ditransformasikanmelalui SK SPPI, penunjukan GPK dan pelatihan inklusi dari dinas. SMP Ekakapti Karangmojomengimplementasikan pendidikan inklusi melalui penunjukan koordinator pendidikan inklusi, pemanfaatanSDM sekolah agar memiliki disposisi yang baik, manajemen keuangan inklusi, peningkatan sarana ramahABK, kerja sama sekolah dengan berbagai pihak serta pembuatan kebijakan sekolah. Faktor pendukungimplementasi kebijakan tersebut adalah pelatihan dari dinas, disposisi SDM sekolah, sumber dana,peralatan, kerja sama guru dan kerja sama sekolah dengan berbagai pihak. Faktor penghambatimplementasi kebijakan adalah terbatasnya GPK, belum maksimalnya intisari kebijakan inklusi, peralatankomputer, permasalahan ABK dan lingkungan luar sekolah. Upaya mengatasi hambatan dengan membuatkebijakan sekolah, yaitu kebijakan pelatihan mandiri sekolah, modifikasi kurikulum, kerjasama sekolah,penambahan jam belajar serta peningkatan keamanan lingkungan sekolah.Kata kunci: implementasi, kebijakan, pendidikan inklusi
PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DI SMK PUTRA TAMA BANTUL Robiady, Karinda Fitria
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i1.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemahaman warga sekolah tentang pendidikan multikultural; (2) mendeskripsikan proses pembudayaan nilai-nilai  multikultural di SMK Putra Tama Bantul; (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pembudayaan nilai-nilai multikultural di SMK Putra Tama Bantul.Penelitian ini dilaksanakan di SMK Putra Tama Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa.   Teknik   pengumpulan   data   meliputi   observasi, wawancara,  dan   dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman warga sekolah terhadap pendidikan multikultural dapat terlihat dari proses belajar siswa dapat berjalan tanpa memperhatikan   perbedaan   yang   ada   pada   siswa,  serta   sekolah   berpartisipasi   dalam membentuk siswa yang peduli dengan lingkungan terdekatnya  yaitu lingkungan sekolah. Rasa kepedulian tersebut dapat dilihat dari rasa solidaritas siswa, rasa toleransi yang ditanamkan sejak pertama kali masuk sekolah, dan adanya kebebasan untuk beribadah sesuai dengan agama siswa masing-masing; (2) Nilai-nilai multikultural yang dibudayakan di SMK Putra Tama Bantul yaitu nilai kesetaraan, keadilan, toleransi, cinta kasih, persaudaraan, dan kekeluargaan.  Pembudayaan  nilai-nilai  multikultural  dilakukan  dengan  mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan seperti pentas seni MOS, ekstrakurikuler, dan himbauan untuk   berpuasa;   (3)   Faktor   pendukung   yang   ada   dalam   pembudayaan   nilai-nilai multikultural, sebagai berikut: sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai dalam diri siswa, interaksi (komunikasi) yang baik antarwarga sekolah, dan sarana dan prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain pemahaman tentang pendidikan multikultural yang kurang pada siswa, belum tersedia pendamping untuk siswa beragama Buddha, kurang ada dialog antarumat beragama. Kata kunci: pembudayaan, nilai pendidikan multikultural
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SD 1 TRIRENGGO DAN SD KEPUHAN KABUPATEN BANTUL Darmawanti, Tri Kurnia
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i2.8836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan pendidikan inklusif di SD 1Trirenggo dan SD Kepuhan Kabupaten Bantul, faktor pendukung dan penghambat serta cara mengatasihambatan implementasi kebijakan pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdan jenis penelitian deskriptif. Tempat penelitian ini di Bidang SD, Dinas Pendidikan Dasar KabupatenBantul; SD 1 Trirenggo dan SD Kepuhan. Subyek penelitian ini adalah Kepala Seksi dan Staf Bidang SD,Dinas Pendidikan Dasar; Kepala Sekolah; guru kelas; guru pembimbing khusus dan orang tua siswaberkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datamenggunakan model interaktif dari Milles dan Hubberman. Keabsahan data menggunakan tekniktriangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) SD 1 Trirenggo melaksanakankebijakan pendidikan inklusif melalui pengurus inklusif, pemenuhan sarana prasarana, pelatihan guru,kerjasama dengan pihak lain, adanya POT; sedangkan pelaksanaan di SD Kepuhan melalui pengurusinklusif, adanya sosialisasi, assessment, penanganan, kerjasama dengan pihak lain, pemenuhan saranaprasarana dan POT. 2) Faktor pendukung di SD 1 Trirenggo adalah kurikulum dimodifikasi; semua guruterlibat; mendata siswa dan meng-assessment; sarana prasarana sesuai kebutuhan siswa; penilaian sesuaikebutuhan siswa; kerjasama dengan pihak lain dan interaksi antar siswa baik. Faktor pendukung di SDKepuhan yaitu kurikulum dimodifikasi; adanya pelatihan guru, kerjasama guru dan GPK; adanyaasessment; adanya bantuan dana dan sarana prasarana; kerjasama dengan pihak lain dan sikap menghargaiantarsiswa. Faktor penghambat di SD 1 Trirenggo yaitu guru kurang serius, sulit mendapat GPK; saranaprasarana kurang dimanfaatkan. Faktor penghambat di SD Kepuhan yaitu guru kurang optimal; peransekolah dan orang tua kurang. 3) Cara mengatasi hambatan di SD 1 Trirenggo yaitu penggunaan danaseefektif; membangun kesadaran guru dan orang tua melibatkan guru dalam penelitian; kerjasama denganpihak lain; mengajukan permohonan dana. Cara mengatasi hambatan di SD Kepuhan yaitu sekolahberkonsultasi dengan dinas; mengingatkan siswa belajar di rumah; adanya POT.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue