cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
TREN ANGKA PARTISIPASI PENDIDIKAN SD DAN SMP DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Rachmawati, Ani
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v10i2.17371

Abstract

This research aims to: 1. Describe the trend in the enrollment rate of SD and SMP in Gunungkidul; 2. Describe the policies and programs that have been provided by the Gunungkidul Government to increase enrollment rates for elementary and junior high schools; 3. Describe the follow-up action of the Gunungkidul Government after seeing the trend of elementary and junior high school enrollment rates in Gunungkidul Regency. This research uses descriptive quantitative research with secondary data analysis which is equipped with interview method. Analysis of the data using trend analysis of the number of least squares with the type of linear model and the equation Y = a + bx. The results of this study are: 1. The trend of GER for SD and SMP in 2019-2028 in Gunungkidul tends to decrease; 2. Policies and programs of the Gunungkidul Government through PIP, scholarships and social assistance, compulsory education movement programs, retrieval programs, google for education, and education and training for educators; 3. The Gunungkidul government is following up on the results of the SD and SMP GER trends by validating data, continuing effective programs, and maximizing retrieval programs. Keywords: trends, gross participation rate, primary school, junior high school, gunungkidul regency.
STRATEGI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) KATOLIK SANG TIMUR YOGYAKARTA Wulaningrum, Tri
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i3.9255

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang: (1) Alasan kebijakanpendidikan multikultural diterapkan di TK Katolik Sang Timur Yogyakarta. (2) StrategiPendidikan Multikultural di TK Katolik Sang Timur Yogyakarta. (3) Faktor pendukung danpenghambat implementasi kebijakan pendidikan multikultural di TK Katolik Sang TimurYogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyekpenelitian ini adalah Kepala Sekolah (sekaligus Suster yayasan Karya Sang Timur), guru, danstaf TK Katolik Sang Timur Yogyakarta. Setting penelitian ini di TK Katolik Sang TimurYogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi,wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukanpenelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedomandokumentasi. Analisis data menggunakan teknik komponensial secara induktif, denganlangkah: reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi yang digunakanuntuk menjelaskan keabsahan data adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Alasan penerapan kebijakan pendidikanmultikultural di TK Katolik Sang Timur Yogyakarta dilandasi secara filosofis oleh dua hal,yaitu: (a) kewajiban saling mengasihi terhadap sesama, (b) kesadaran sekolah sebagai salahsatu pionir dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (2) Strategi pendidikan multikultural diTK Katolik Sang Timur Yogyakarta dilakukan melalui lima aspek, yaitu: (a) struktur sosialyang dibangun oleh sekolah, (b) pelaksanaan proses pembelajaran, (c) pengembangankurikulum sekolah, (d) kultur yang dibangun oleh sekolah, (e) evaluasi pendidikan yangdijalankan oleh sekolah. (3) Faktor pendukung implementasi kebijakan pendidikanmultikultural: (a) keberadaan kebijakan pendidikan multikultural jauh sebelum sekolahdidirikan, (b) keberagaman di lingkungan sekolah, (c) komitmen cinta kasih dan tidakmengunggulkan golongan tertentu. Faktor penghambat yaitu: (a) ketidakpahaman beberapaorangtua tentang kebijakan pendidikan multikultural, (b) belum adanya guru agama untukmemfasilitasi peserta didik yang beragama Kristen, Islam, dan Hindu, (c) belum tersedianyaruang peribadatan agama Kristen, Islam, dan Hindu.Kata kunci: Strategi, pendidikan multikultural
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMK LEONARDO KLATEN Sundari, Rini
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v4i2.1432

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  implementasi  kebijakan  pendidikan  karakter  di  SMK Leonardo Klaten yang meliputi proses perumusan kebijakan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan karakter yang ada di SMK Leonardo Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian  ialah  kepala  sekolah,  empat  orang  wakil  kepala  sekolah,  dua  guru,  serta  sebelah  siswa.  Teknik pengumpulan  data  menggunakan  observasi,  wawancara,  dan  pencermatan  dokumen.  Analisis  data menggunakan  model  Interaktif  Miles  dan  Huberman  yang  meliputi  reduksi  data,  penyajian  data,  serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Proses perumusan kebijakan pendidikan karakter di SMK  Leonardo  Klaten  melalui  proses  akumulasi,  artikulasi,  dan  berakhir  dengan  akomodasi  dari  pihak Yayasan  Pangudi  Luhur  hingga  muncul  buku  Kepangudiluhuran  pada  tahun  2003  sebagai  wujud  panduan pelaksanaan kebijakan pendidikan karakter di tingkat persekolahan. Kebijakan ini disikapi aktif oleh sekolah dalam  hal  penentuan  program  pendidikan  karakter.  Perumusan  kebijakan  melibatkan  dan  menekankan kepentingan  semua  pihak  terkait.  Progam  pendidikan  karakter:  pendidikan  kedisiplinan,  pendidikan religiositas,  rekoleksi,  dan  Rabu  Kasih.  2)  Pelaksanaan program  pendidikan  karakter  berjalan  dengan  baik dan berhasil karena tujuan menciptakan lulusan yang unggul secara akademik, terampil dan juga berkarakter dapat  tercapai. 3)  Faktor pendukung meliputi: tingginya  komitmen warga sekolah, suasana sekolah, sarana dan prasarana, peran aktif Yayasan Pangudi Luhur Semarang, dukungan orangtua dan komite sekolah, dunia industri dan dunia usaha. Faktor penghambat meliput: rendahnya komitmen guru baru, proses adaptasi siswa dan kurang pemahaman siswa, kurangnya pemahaman orangtua.Kata Kunci: implementasi kebijakan, pendidikan karakter, SMK Leonardo Klaten
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN TANGGUH BENCANA DI DESA KEPUHARJO, KECAMATAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Jamilah, Kharitsatun
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i4.13133

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) Implementasi kebijakan penanggulangan bencana melalui program pendidikan tangguh bencana di Desa Kepuharjo, Cangkingan, Sleman, Yogyakarta. (2) Kendala-kendala dalam mengimplementasikan kebijakan penanggulangan bencana melalui program pendidikan tangguh bencana di Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi kebijakan penanggulangan bencana melalui program pendidikan tangguh bencana di Desa Kepuharjo yaitu dengan menyelenggarakan pelatihan tangguh bencana untuk meningkatkan kapasitas masyarakat terhadap penanganan penanggulangan bencana. Desa Kepuharjo tahun ini sudah masuk pada desa/kelurahan tangguh bencana tingkat madya. (2) Kendala internal yaitu terkait sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kemudian kendala eksternal adalah permasalahan pendanaan belum ada karena mengunggu pencairan dana dari pemerintah.Kata kunci: pendidikan tangguh bencana, pelatihan tangguh bencana, masyarakat.AbstractThis research aimed to describe: (1) implementation of disaster management policy by disaster resistance education program in Kepuharjo village, Cangkringan district, Sleman regency, Yogyakarta (2) The obstacles in implementation of disaster management policy by disaster resistance education program in Kepuharjo village, Cangkringan district, Sleman regency, Yogyakarta. This research method used qualitative descriptive approach. The results of this research that is: (1) implementation of disaster management policy by disaster resistance education program in Kepuharjo village that is by organizing disaster resistance training to improve community capacity for disaster management. (2) internal constraints in implementation of disaster management policy by disaster resistance education program that is related to inadequate facilities and infrastructure. Then the external constraints that are related to funding issues have not existed because of waiting for the disbursement of funds from the government.Keyword: disaster resistance education, training disaster resistance, peoples
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA SINGLE PARENT PEREMPUAN Sulistyaningsih, Dewi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i2.17041

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan 1) Pendidikan Anak dalam Keluarga Single Parent Perempuan, 2) Problem-problem yang dialami ibu single parent, 3) Solusi yang dilakukan oleh ibu single parent dalam mengatasi problem pendidikan anaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangrejek Wonosari Gunungkidul. Subyek penelitian adalah perempuan yang telah bercerai atau ditinggal suami meninggal, perempuan bekerja mencari nafkah dan berstatus single parent, perempuan single parent yang masih menyekolahkan anaknya. Pengumpulan data dilaksanakan dengan  wawancara  mendalam dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik  dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut:1) Pendidikan anak dalam keluarga single parent perempuan dalam mendidik anak di dalam keluarga memiliki beberapa cara yaitu memberikan nasihat, memberikan teladan, memberikan pengawasan, serta memberikan hukuman. 2) Problem yang dialami ibu single parent dalam pendidikan anaknya berasal dari diri anak sendiri misalnya malas belajar, anak suka membantah kalau dikasih tahu, kondisi ekonomi yang relatif lemah berdampak pada terbatasnya biaya pendidikan anak yang terkadang harus berhutang, dan kesulitan dalam kebutuhan sehari-hari. 3) Solusi yang dilakukan oleh ibu single paent dalam mengatasi problem pendidikan anaknya yaitu, memberikan nasihat, memberikan motivasi, mengontrol kegiatan anak, dan single parent banting tulang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta mencari bantuan dari pihak lain yaitu dari bapak dan bantuan dari saudaranya. Kata Kunci: Pendidikan, single parent perempuan AbstractThis research aims to describe 1) Children's education in Single-Parent women's Families, 2) The problems of single-parent mothers, and 3) a single-parent solution that is done in resolving the child's educational problems. This study used a qualitative approach with this type of case study. The study was conducted in Karangrejek village in Gunungkidul. The subject of the study is a woman who has divorced or left her husband dead, women working to make a living and the status of single parent, female single parent who still subsisted her child. Data collection is implemented with in-depth interviews and documentation studies. Analyze data using interactive models. Test the legality of data using triangulation techniques and sources. The results showed as follows: 1) The education of children in single parent female families in educating children in the family has several ways, namely giving advice, setting an example, providing supervision, and providing punishment. 2) Problems experienced by single parent mothers in their children's education come from their own children, for example, lazy to learn, children like to argue if they are told, relatively weak economic conditions have an impact on the limited cost of children's education, which sometimes must be in debt, and difficulties in needs daily. 3) The solution carried out by single paent mothers in overcoming their children's education problems is, giving advice, providing motivation, controlling children's activities, and single parent slamming bones every day to meet their daily needs, as well as seeking help from other parties namely from the father and help from his brother. Keywords: education, single-parent women
PARTISIPASI ORANGTUA DALAM PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI SD ISLAM TERPADU INSAN UTAMA BANTUL, YOGYAKARTA Khusnaya, Qonita
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i6.5325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor yang mempengaruhi partisipasi orangtua dalam program full day school SDIT Insan Utama Kasihan Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Setting penelitian yaitu SDIT Insan Utama beralamat di Dusun Gatak, Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan dari Milles dan Hubberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode triangulasi data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Bentuk keterlibatan orangtua dalam program- program unggulan full day school SDIT Insan Utama terdiri dari partisipasi fisik dan non fisik. Bentuk partisipasi fisik orangtua meliputi: partisipasi secara finansial, tenaga, kehadiran dan keahlian; sedangkan bentuk partisipasi non fisiknya meliputi: adanya dukungan moril orangtua bagi anak, adanya komunikasi yang baik antara orangtua dan sekolah, adanya pemahaman dan pemberian saran dari orangtua terkait pelaksanaan program. (2) Faktor yang mempengaruhi partisipasi orangtua dalam program-program unggulan full day school di SDIT Insan Utama terdiri dari faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukungnya antara lain: adanya kesadaran dan tanggung jawab orangtua, adanya kemauan dan kebutuhan orangtua, penghasilan orangtua yang mencukupi, serta terjalinnya komunikasi yang baik antara orangtua dan sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain: kesibukan orangtua, karakteristik orangtua yang beragam, serta dominasi peran ibu dalam pendidikan anak di sekolah.Kata kunci: Partisipasi orangtua, full day school.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SRUMBUNG KABUPATEN MAGELANG Lestari, Nutrima
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i7.5338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mutu guru sekolah dasar di Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang dan upaya yang dilakukan serta faktor penghambat dan pendukung dalam upaya meningkatkan mutu guru.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 12 orang yang terdiri dari Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang, Kepala UPT DISDIKPORA Kec. Srumbung, Kepala Sekolah, dan guru. Penelitian ini dilakukan di dua sekolah dasar negeri yaitu SDN Jamblangan dan SDN Sikepan 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan konsep dari Milles dan Hubberman yaitu model analisis deskriptif kualitatif secara interaktif dan berkelanjutan (pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) mutu guru sekolah dasar di Kecamatan Srumbung dilihat dari empat standar kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Standar kompetensi pedagogik belum dapat terpenuhi. Hal ini terlihat dari guru belum dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, metode pembelajaran masih menggunakan metode konvensional, dan hasil UKG yang dilakukan oleh Pihak Dinas  mayoritas nilai yang diperoleh juga masih rendah. Standar kompetensi kepribadian sudah dapat terpenuhi. Terlihat dalam sikap (attitude) dan kepribadian (personality). Standar kompetensi sosial guru, mayoritas sudah baik terbukti dari interaksi yang dilakukan guru baik dari pihak dalam maupun luar. Standar kompetensi profesional guru belum terpenuhi secara maksimal. Tebukti dari mayoritas guru bekerja belum sesuai dengan latar belakang pendidikan, RPP hanya mengcopy paste; (2) upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu guru sekolah dasar di Kec. Srumbung diantaranya : menetapkan berbagai persyaratan saat rekruitmen guru baru, melakukan pembinaan, menyelenggarakan berbagai pelatihan, melaksanakan KKG ; (3) faktor penghambat dalam peningkatan mutu guru adalah sumber dana minimal, etos kerja rendah, keterbatasan sarpras, faktor kedisilinan. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu SDM yang memadai, pendapatan tinggi dan lingkungan yang nyaman dan aman.Kata Kunci : Mutu Guru, Sekolah Dasar, Kecamatan Srumbung.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD BUDI MULIA DUA SETURAN Bagaskoro, Pradipto Cantyo
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i8.10312

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan implementasi Kurikulum 2013 di SD BudiMulia Dua, 2) mendeskripsikan kendala implementasi Kurikulum 2013 di SD Budi Mulia Dua , dan 3)mendeskripsikan upaya menghadapi kendala implementasi Kurikulum 2013 di SD Budi Mulia Dua.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian dalampenelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru, dan peserta didik. Objek penelitian ini mengenai modal sosialdalam membentuk karakter anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dandokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi, penyajian data, dankesimpulan. Uji validitas data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: implementasi kurikulum 2013 di SD Budi Mulia Dua Seturan telah terlakasanasejak 4 tahun yang lalu dan sekolah telah menerapkan program saintifik sejak awal. Pendistribusian bukusiswa terhenti oleh pemerintah. Sekolah Budi Mulia Dua Seturan mempersiapkan siswanya untukmenghadapi UN.Kata kunci: implementasi kurikulum 2013, karakter, sekolah dasar
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI SMP NEGERI 10 YOGYAKARTA Andini, Nia
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i2.15855

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) implementasi kebijakan Pendidikan Anti Korupsi di SMP N 10 Yogyakarta, 2) faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, dan peserta didik. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi metode, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi Kebijakan Pendidikan Anti Korupsi di SMP N 10 Yogyakarta,(a) Kegiatan penunjang: sosialisasi, kantin kejujuran, pembiasaan-pembiasaan, (b) Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan anti korupsi diantaranya kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, keberanian, dan keadilan, c) Implementasi Kebijakan Pendidikan Anti Korupsi di SMP N 10 Yogyakarta, dilihat dari beberapa aspek: (1) Komunikasi, dilakukan melalui sosialisasi dan pembiasaan-pembiasaan, (2) Agen pelaksana kebijakan yaitu semua stakeholder di sekolah serta kerja sama dengan Kejaksaan, tersedia sarana prasarana, tersedia sumber anggaran dari sekolah, (3) Disposisi, warga sekolah responsif dan memberikan dukungan, (4) Struktur Birokrasi melekat pada tupoksi dalam struktur organisasi sekolah. 2) Faktor Pendukung: (a) adanya partisipasi dan dukungan warga sekolah, (b) sarana dan prasarana mendukung,(c) tersedianya dana sekolah. 3) Faktor penghambat: (a) kurangnya pemahaman peserta didik terkait pendidikan anti korupsi, (b) kurangnya sarana sosialisasi tertulis, (c) buku-buku mengenai pendidikan anti korupsi masih terbatas, (d) belum ada struktur birokrasi tersendiri terkait pendidikan anti korupsi.Kata kunci : Implementasi, Kebijakan Pendidikan, Pendidikan Anti KorupsiAbstractThis research aimed to described: 1 the implementation of Anti-Corruption education policy in Junior High School 10 Yogyakarta, 2) the supporting and inhibiting factors. This descriptive research used qualitative approach. The research subjects is the principal, teachers, and student. The data were collected by using observation, interviews, and documentation. Techniques used in data analysis are data reduction, display of data, and making conclusions. Sources and techinque triangulation is used to explain the validity of the data. The result of this research showed: 1) The implementation of Anti-Corruption education policy in Junior High School 10 Yogyakarta, (a) Support activities: socialization, self-transaction canteen, habituations, (b) The values developed in anti- corruption education including Honesty, Care, Independently, Discipline, Responsibility, Hard Work, Humble, Courage, and justice, c) The implementation of Anti-Corruption education policy in Junior High School 10 Yogyakarta, which have several aspects: (1) Communication, conducted through socialization and habituations, (2) The policy implementation agents is all the stakeholders in the school and cooperation with the prosecutor, infrastructures are available, budgetary resources are available, (3) Disposition, the school citizen are responsive and provide support, (4) The bureaucratic structure is inherent in the main tasks and functions in the organizational structure of the school. 2) Supporting factors: (a) participation and support of school citizen, (b) infrastructures are sufficient,(c) the sources of funds available. 3) Inhibiting factors: (a) lack of understanding of students about anti-corruption education, (b) lack of facilities for written socialization, (c) books on anti-corruption education are still limited (d) there is no separate bureaucratic structure regarding anti-corruption education.Keywords: Implementation, Education Policy, Anti-Corruption Education
KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 WATES KABUPATEN KEDIRI Sambora, Tato Roval
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i5.10101

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan sekolah yang diterapkan di SMA Negeri 1Wates Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa. Penelitian iniberjenis kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian yaitu siswa yangmengalami kesulitan belajar, sedangkan objek penelitiannya adalah kebijakan sekolah. Teknik pengumpulandata yang digunakan yaitu berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksidata, penyajian data , dan penarikan kesimpulan. Serta uji keabsahan data dilakukan dengan modeltriangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan diagnosis yang telah dilakukan, jeniskesulitan belajar yang ditemui adalah kesulitan belajar akademik. Kesulitan belajar pada siswa disebabkanoleh beberapa faktor, antara lain faktor individu, faktor keluarga, faktor lingkungan sekitar dan faktor darisekolah. Kebijakan sekolah dalam mengatasi kesulitan belajar di SMA Negeri 1 Wates disusun berdasarkanpengamatan dari wali kelas, guru mapel, dan guru BK yang kemudian disetujui oleh kepala sekolah.Kebijakan ini diturunkan menjadi beberapa program sebagai berikut: a). Program kelompok tutor sebaya, b).Program remidial, c). Layanan BK dan parenting, d). Bimpres atau bimbingan prestasi. Faktor pendukungkebijakan tersebut antara lain: sarana dan prasarana yang memadahi untuk proses pembelajaran, sertakoordinasi yang baik antar lini pihak sekolah. Seperti koordinasi anatara wali kelas, guru mata pelajaran danguru BK. Sehingga kebijakan yang diterapkan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Adapun faktorpenghambat kebijakan antara lain: kurangnya partisipasi beberapa siswa yang mengalami kesulitan belajardalam mengikuti program yang diterapkan oleh sekolah. Serta ketidak jujuran dari para siswa itu sendiri.Kata kunci: Kebijakan Sekolah, Mengatasi, Kesulitan Belajar

Page 8 of 32 | Total Record : 314


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue