cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
KEMITRAAN DALAM SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SMP NEGERI 2 CANGKRINGAN SLEMAN YOGYAKARTA Yahya, Arfan Afakri
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i1.1426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemitraan sekolah dalam Sekolah Siaga Bencana di SMP Negeri 2 Cangkringan Sleman Yogyakarta. Deskripsi terkait dengan kemitraan yang dilakukan dalam pelaksanaan Sekolah Siaga Bencana di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek dari penelitian ini adalah kepala sekolah SMP Negeri 2 Cangkringan, BPBD DIY, dan LSM Lingkar. Sedangkan objek penelitian adalah kemitraan sekolah dalam Sekolah Siaga Bencana di SMP Negeri 2 Cangkringan Sleman Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulai sumber dan teknik. Intrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti dengan menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini adalah 1) Kemitraan yang terjalin antara SMP Negeri 2 Cangkringan, BPBD DIY, serta LSM Lingkar untuk program sekolah siaga bencana adalah mutualism partnership (kemitraan mutualistik). Dalam kemitraan ini BPBD Provinsi DIY berperan sebagai pelaksana program SSB, LSM Lingkar sebagai pembimbing dan fasilitator, dan SMP N 2 Cangkringan sebagai sekolah sasaran pelaksanaan program SSB. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain Sosialisasi PRB, Penyusunan Rencana Kontinjensi, Gladi Posko, Pembekalan/Pelatihan Darurat dalam rangka Gladi Lapang, Gladi Lapang (Simulasi), dan Bimtek dan Pengembangan Kurikulum Bencana. 2) Faktor penghambat dalam kemitraan ini antara lain kemitraan yang terjalin dan koordinasi yang dilaksanakan hanya berjalan ketika akan membentuk dan pada saat terbentuknya. Sekolah Siaga Bencana, setelah beberapa saat koordinasi dan komunikasi yang terjalin tidak begitu intens. Sedangkan faktor pendukung dari kemitraan ini adalah adanya kesamaan tujuan dan kebutuhan yang sama mengenai pengetahuan tentang kebencanaan.Kata kunci: kemitraan, sekolah siaga bencana, SMP Negeri 2 Cangkringan
PETA MUTU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGREJA PETA MUTU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA Tri Laksono, Zaky Yulian
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i3.13090

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memetakan Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi. Subyek penelitian yaitu Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Kepala Tata Usaha UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Staff Tata Usaha UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Karangreja. Fokus penelitian ini mengenai jarak sekolah dengan pemukiman, kondisi tenaga pendidik, kondisi peserta didik, dan kondisi prasarana sekolah. Data diperoleh dengan cara studi dokumen, dan wawancara. Instrumen penelitian adalah peneliti. Analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung rata-rata (mean) dan persentase. Analisis kualitatif digunakan untuk membuktikan, memperdalam, memperluas dan melengkapi gambaran yang diperoleh dari analisis data kuantitatif yaitu dengan menguraikan kata-kata dalam kalimat secara sistematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) jarak sekolah dengan pemukiman pada semua sekolah dasar di Kecamatan Karangreja sudah bisa dikatakan “sesuai”. (2) Tidak ada hasil yang ditemukan (3) hanya terdapat satu sekolah yang sudah masuk dalam kategori “Memenuhi” sehingga kondisi tenaga pendidik di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Memenuhi”. (4) Terdapat 14 sekolah dasar yang masuk dalam kategori “Belum Sesuai”, sehingga kondisi peserta didik di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Sesuai”. (5) presentase prasarana pendidikan yang dimiliki oleh sekolah; lengkap 0%, belum lengkap 13%, kurang lengkap 35%, tidak lengkap 52%, sangat kurang lengkap 0%. Sehingga kondisi prasarana di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Lengkap”Kata Kunci: Peta Pendidikan, Pemetaan PendidikanAbstractThis study aims to map the elementary schools in the Karangreja, Purbalingga.This study uses a combination approach. The research subject is Head of Unit Karangreja the District Education Office, Head of Administration Karangreja Umit the District Education Office, Staff Administration Karangreja Unit the District Education Office, the District Elementary School Supervisor Karangreja. The focus of this study about the distance of the residential schools, educators conditions, conditions of learners, and the condition of school infrastructure. Data obtained by the study of documents, and interviews. The research instrument was a researcher. Quantitative analysis is used to calculate the average (mean) and percentage. Qualitative analysis is used to prove, deepen, broaden and complete the picture obtained from the analysis of quantitative data is to spell out the words in a sentence in a systematic way.The results showed that: (1) distance to the residential school at all elementary schools in the district have said related to rule Karangreja. (2)there is no results founded (3) there is a school that is already included in the category of "Compliance", so the condition of educators in Karangreja claimed “Not Compliance”. (4) There are 14 primary schools that fall into the category of "Not Related" to the rule, so the condition of educator participants in Karangreja claimed “Not Related”Mutu Sekolah Dasar…( Zaky Yulian Tri Laksono) 323to the rule. (4) the percentage of education infrastructure owned by the school; completed 0%, not completed 13%, less completed 35%, 52% not completed, very less completed 0%. So the condition of infrastructure in Karangreja claimed “not completed”.Keywords: Map Education, Education Mapping
PERAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SDIT SALMAN AL FARISI 2 YOGYAKARTA Lestari, Puji
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i1.17036

Abstract

AbstrakModal sosial belum dimanfaatkan untuk pendidikan karakter. Modal sosial masih menjadi suatu hal yang perlu dikaji di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Mendeskripsikan pendidikan karakter yang dikembangkan di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta, 2). Memetakan modal sosial yang dimiliki SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta 3). Mendeskripsikan peran modal sosial dalam membentuk karakter siswa di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian di analisis dengan model interaktif dari Miles dan Huberman dengan langkah-langkah, pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1). Pendidikan karakter di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta terintegrasi melalui pembiasaan, program sekolah, keteladanan dan mata pelajaran. Pengembangan dimensi olah hati diintegrasikan  melalui pembiasaan, program kegiatan dan keteladanan. Pengembangan dimensi olah pikir diintegrasikan melalui mata pelajaran dan program kegiatan. Pengembangan dimensi olah rasa, diintegrasikan melalui program kegiatan, pembiasaan, keteladanan dan mata pelajaran, sedangkan pengembangan dimensi olahraga diintegrasikan melalui keteladanan dan pembiasaan. 2). Modal sosial di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta terdiri dari kepercayaan, nilai dan norma, jaringan, kerjasama dan partisipasi. 3). Kelima bentuk modal sosial tersebut, masing-masing dimanfaatkan dalam pembentukan karakter kecerdasan, keimanan, ketakwaan, hormat, percaya, taat aturan, bertanggungjawab, sopan, santun, senyum, sapa, salam, kebersamaan, persaudaraan, saling membantu, saling menolong, peduli, empati, dan juga perhatian.Kata kunci : modal sosial,pendidikan karakterAbstract             Social capital has not been implemented for character education. Social capital is still a matter that needs to be studied in schools. This research aims: 1) describe the character education developed at SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta, 2) mapping the social capital of the school and 3) describing the role of social capital in forming the students’ characters at SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta. This research is a qualitative research approach using a case study method. The subjects of this study were the principal, teachers and students. The techniques for collecting data were interviews, observation and documentation study. The data then analyzed with interactive model from Miles and Huberman; collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The validity of the data is tested using sources and technique triangulation. The results of the study are as follows: 1) character education at SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta is integrated through habituation or culture, school programs, role models, and the course. The development of the heart dimension is integrated through habituation, program activities and role models. The development of the thought dimension is integrated through subjects and program activities. Development of the dimensions of taste, integrated through program activities, habituation, exemplary and subjects. While the development of the sports dimension is integrated through example and habituation. 2) Social capital at SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta consists of beliefs, values and norms, networks, cooperation and participation. 3) Those five social capital forms then used in order to shaping the character faith, piety, respect, trust, obey the rules, responsible, polite, smiling, greetings, togetherness, brotherhood, mutual help, care, empathy and attention.Keywords : social capital, character education
PARTISIPASI WARGA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI SMP MUHAMMADIYAH PLUS GUNUNGPRING MUNTILAN Fitriani, Annisa Nur
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i8.10306

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi warga sekolah, faktor pendukung, dan faktorpenghambat dalam penyelenggaraan program full day school di SMP Muhammadiyah Plus GunungpringMuntilan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalahkepala sekolah, siswa, guru, dan orang tua siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknikpengumpulan data berupa wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Analisis data yang digunakanyaitu pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Metode triangulasidata yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) partisipasi warga sekolah dilakukan baik dalam bentukfinansial, kekuatan fisik, sumbangan material, dan sumbangan moril. Selain itu, partisipasi warga sekolahberbentuk vertikal dan horizontal. Warga sekolah juga ikut berpartisipasi baik dalam pengambilankeputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pengambilan manfaat, dan partisipasi dalamevaluasi pembelajaran yang ada di sekolah. Tingkat partisipasi warga sekolah secara keseluruhanmengindikasikan berada dalam pelaksanaan proses pembelajaran berada pada tahap penentraman; 2) faktorpendukungnya diantaranya adalah : kepedulian orangtua dalam mendukung anaknya mengikuti kegiatanyang ada di sekolah, komunikasi antar warga sekolah yang berjalan dengan baik, siswa saling mendukungkegiatan yang ada disekolah, selain itu guru juga melakukan pendekatan secara pribadi pada anak yangmengalami kesulitan belajar; 3) faktor penghambatnya antara lain adalah sarana prasarana yang belumlengkap, tidak semua guru dapat menghadiri kegiatan-kegiatan siswa yang dilakukan sampai malam hari,kejenuhan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, dan belum adanya katering di sekolah.Kata kunci : partisipasi warga sekolah, full day school
IMPLEMENTASI PROGRAM LESSON STUDY BERBASIS SEKOLAH SEBAGAI PENDUKUNG KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP N 1 SEWON Wulandari, Andriani Tri
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i5.5319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Proses perencanaan program lesson study berbasis sekolah di SMP N 1 Sewon; (2) Implementasi program lesson study berbasis sekolah di SMP N 1 Sewon; dan  (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan program. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP N 1 Sewon selama bulan Februari-Mei 2016. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, koordinator program, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis menggunakan model interaktif Miles and Huberman yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan program lesson study dilakukan oleh warga sekolah secara mandiri; (2) Implementasi program lesson study dimulai dengan tahap plan, yaitu merencanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemudian dilanjutkan dengan tahap do, yaitu menerapkan rancanagan pembelajaran yang secara langsung diamati oleh kepala sekolah dan guru serumpun. Hasil observasi tersebut kemudian dijadikan sebagai bahan refleksi pada tahap see, yaitu mendiskusikan bagaimana aktivitas belajar siswa bukan pada bagaimana guru model dalam mengajar; dan (3) Faktor pendukung implementasi program LSBS di SMP N 1 Sewon, antara lain: kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pihak yang berpartisipasi, anggaran dana, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta komitmen dari semua pihak yang berpartisipasi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu yang dimiliki oleh masing-masing guru.Kata kunci: Lesson Study Berbasis Sekolah, Mutu Pendidikan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN GERAKAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI SUROKARSAN 2 YOGYAKARTA Setiawan, Bima
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i2.15849

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan program literasi, implementasi kebijakan literasi, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi di SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredebilitas yakni triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitiannya: (1) SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta melaksanakan kebijakan literasi dengan program rutin dan program insidental. (2) Implementasinya: a) Komunikasi dilakukan dengan workshop literasi dan sosialisasi kepada orang tua siswa, b) Sumber daya didukung ketersediaan SDM dan dana pemerintah, orang tua siswa, serta relasi, c) Pelaksana kebijakan berkomitmen, d) Struktur birokrasi termuat dalam SK Tim Literasi. (3) Faktor pendukungnya dari kepala sekolah dan para implementator kebijakan, penguyuban kelas, orang tua, alumni, serta adanya SK Tim Literasi, sedangkan faktor penghambatnya, beberapa orang tua siswa kurang peduli dengan literasi, minimnya bantuan pemerintah, guru memiliki kegiatan selain melaksanakan literasi.Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Gerakan Literasi Sekolah, SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta
PERAN MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI PERBAIKAN MUTU PENDIDIKAN DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) SULTHONI KECAMATAN NGAGLIK, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ardiyanti, Dwikita
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i4.9286

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perbaikan mutu pendidikan, modal sosial,peran modal sosial dalam strategi mutu pendidikan serta faktor penghambat dan pendukungnya di TKSulthoni.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan cara observasi, wawancara,dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu, pengumpulan, reduksi,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi perbaikan mutu pendidikan di TK sulthoni dilihatdari tiga cakupan yakni input, proses, dan output. Tiap cakupan memiliki fokus yakni, input berfokus padainput secara fisik dan non fisik, proses berfokus pada SDM (sumber daya manusia) dan pelayanan, sertaoutput berfokus pada prestasai dan lulusan. Strategi yang terkandung didalamnya bersifat top-down, bottomup¸dan komperhensif; (2) Modal sosial yang ditemukan di TK Sulthoni meliputi kepercayaan, norma,kerjasama, jaringan, partisipasi, dan komitmen; (3) Peran modal sosial yang terdiri dari kepercayaan, norma,kerjasama, jaringan, partisipasi, dan komitmen mendukung dalam penerapan strategi perbaikan mutupendidikan di TK Sulthoni; (4) Faktor penghambat peran modal sosial dalam strategi perbaikan mutupendidikan di TK Sulthoni yaitu: manajemen waktu yang kurang maksimal, tenaga administrasi, danpemahaman masyarakat yang masih kurang tentang pendidikan anak usia dini. Sedangkan faktorpendukungnya adalah komitmen yang tinggi, komunikasi yang baik, profesionalitas kerja, dan adanyaprogram unggulan TK Sulthoni.Kata kunci: Modal Sosial, Strategi Mutu Pendidikan
ASPEK EDUKATIF TAMAN PINTAR YOGYAKARTA Hidayah, Nur
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i2.5200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kebijakan yang melatarbelakangi berdirinya Taman Pintar; 2) media yang ada di Taman Pintar; dan 3) aspek edukatif Taman Pintar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Setting penelitiannya adalah Taman Pintar Yogyakarta di JL. Panembahan Senopati No. 1-3. Subjek penelitian sebanyak 16 orang, yaitu pengelola Taman Pintar Bagian Penelitian sebanyak 1 orang, pengunjung orangtua (umum) sebanyak 5 orang, pengunjung siswa sebanyak 5 orang, dan pengunjung mahasiswa sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan metode triangulasi sumber  dan teknik kemudian data dianalisis dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Taman Pintar dibangun sebagai tempat rekreasi yang mendidik atas wujud peduli Pemerintah Kota Yogyakarta dalam dunia pendidikan terutama untuk bidang sains dan teknologi. Media yang ada di Taman Pintar sangat beragam yang sudah dibagi menjadi enam zona, yaitu playground, gedung PAUD, gedung oval, gedung kotak, gedung memorabilia, dan planetarium dengan alat peraga yang sudah disesuaikan dengan kurikulum pendidikan di Indonesia kecuali pada gedung PAUD. Aspek edukatif (kognitif, afektif, psikomotor) di Taman Pintar sudah diterapkan dan yang paling ditekankan di Taman Pintar adalah aspek kognitif (pengetahuan) terutama pada bidang sains dan teknologi.Kata kunci: aspek edukatif, taman pintar, media pendidikan.
TAHAP-TAHAP PERUMUSAN PERATURAN DAERAH NOMOR 15 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN MENENGAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Maisaraoh, Lina
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i5.13151

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahap-tahap perumusan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Data Sekunder (ADS) yang dipadukan dengan wawancara mendalam. Data sekunder dianalisis menggunakan analisis isi induktif dan data wawacara dianalisis menggunakan Model Miles dan Huberman. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan tahap perumusan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Menengah mencakup empat tahap yakni tahap perumusan masalah, tahap agenda kebijakan, tahap pemilihan alternatif kebijakan, dan tahap penetapan kebijakan. Masalah pokok yang melatarbelakangi perumusan kebijakan adalah 1) Penguatan budaya di lingkungan pendidikan, 2) Kesenjangan kualitas pendidikan, 3) Akses pendidikan, 4) Peraturan perundang-undangan yang berlaku belum memadai sebagai payung hukum. Masing-masing permasalahan dibahas oleh perumus kebijakan sehingga menghasilkan peraturan yang mendasari penyelenggaraan pendidikan menengah serta mampu mengatasi pemasalahan pendidikan menengah di DIY.Kata kunci : Perumusan Kebijakan, Peraturan Daerah, Pendidikan Menengah.AbstractThis research aims to describe the formulation stages of Region Regulation Number 15 Years 2016 In The Implementation Of Senior High School. This research uses descriptive qualitative approach with secondary data analyzis (SDA) method combined with indepth interview. Secondary data analyzis is a method by utilizing secondary data as a main research data. Secandary data were analyzed using inductive content analysis and interview data analyzed using Miles and Huberman Model while the data validity test used method triangulation. Research result shows that formulation of Region Regulation Number 15 Years 2016 In The Implementation Of Senior High School includes four stages are; the problem formulation stage, the policy agenda stage, the policy alternatives selection stage, the policy determination. The main issues behind the formulation of the policy are 1) Strengthening the culture in the education environment, 2) the quality gap of education, 3) Access to education, 4) The prevailing laws and regulations inadequate to underlies the implementation of senior high school in Special Region of Yogyakarta. Each issues is discussed by policy makers to make the rules that underlie the implementation of senior high school and able to overcome the problems of senior high school in Special Region of Yogyakarta.Keyword: Policy Formulation, Regional Regulation, Senior High School
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN ANTI BULLYING DI SMA NEGERI 1 DEPOK SLEMAN Utami, Anindita Ayu Nisa
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i3.17202

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program anti bullying di SMA N 1 Depok Sleman. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun subjek intinya adalah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program anti- bullying di sekolah yaitu kepolisian, orangtua dan alumni. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program anti bullying di sekolah ini dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan kemampuan masing-masing masyarakat. Bentuk partisipasi yang dilakukan masyarakat adalah sosialisasi, pembinaan, dan pelaporan. Manfaat yang dirasakan oleh beberapa pihak diantaranya adalah adanya preventif bullying pada siswa. Partisipasi masyarakat di sekolah ini berada pada puncak tangga partisipasi karena sekolah telah mampu menumbuhkan kontrol sosial dalam pelaksanaan programnya dan memberdayakan masyarakat dalam bentuk dukungan dan mengembangkan program anti bullying ke dalam beberapa strategi penanganan dan antisipasi bullying. Kata kunci: Partisipasi, Masyarakat, Program Anti Bullying AbstractThe aim of the research is to describe the community participation in the implementation of anti-bullying program in 1 Depok Sleman State Senior High School. This research used a qualitative approach and descriptive method. The key subjects of the research were society which was involved to the anti-bullying program in this school that was the police, parents, and alumni. Data collection with interview, observation and documentation. Data analysis in this research used an interactive model by Miles and Huberman that was data reduction, data presentation, and conclusion. The result of this research indicated that community participation in the implementation of anti-bullying program in this school did by many methods suitable with the capability of each community. The type of participations were socialization, founding, and report. The benefit of community participation in the implementation of anti-bullying program was student bullying prevention. This school have reached to top level community participation Ladder because the school abled to cultivate social control in this program implementation and this school have been empowered the community, in this case, community empowerment that built by school was support and the school have developed an anti-bullying program into several strategies to handle and anticipate bullying. Keywords: Participation, Community, Anti-Bullying Program

Page 10 of 32 | Total Record : 314


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue