cover
Contact Name
Titi Darmi
Contact Email
titidarmi@umb.ac.id
Phone
+6285234332266
Journal Mail Official
jamsaptiti@gmail.com
Editorial Address
Kampus 4 UMB, Jalan H. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Abdimas Serawai
ISSN : 27763072     EISSN : 27763064     DOI : https://doi.org/10.36085
Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) ini merupakan forum atau wadah bagi para Abdimas baik Dosen maupun Masyarakat umum untuk melakukan diseminasi atau penyebaran informasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbagai bidang ilmu kepada khalayak dunia. JAMS diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bengkulu, terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 152 Documents
Eksplorasi Makna Kearifan Lokal sebagai Upaya Pencegahan Cyber-Bullying di SMA Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan Imam Ghozali
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.11249

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai pencegahan cyberbullying melalui penguatan nilai-nilai kearifan lokal pada Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2026 dengan melibatkan 9 informan, yang terdiri atas kepala sekolah, guru Bimbingan dan Konseling, guru Pendidikan Agama Islam, guru PPKn, serta perwakilan peserta didik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi semi-terstruktur, pendampingan, serta implementasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran, program keagamaan, kemitraan sekolah dengan masyarakat, dan pembentukan Tim Anti-Perundungan Digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai religiusitas, gotong royong, sopan santun, tenggang rasa, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dapat diimplementasikan dengan baik dalam berbagai program sekolah. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai etika bermedia sosial, kesadaran terhadap dampak cyberbullying, serta mendorong penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, implementasi nilai-nilai kearifan lokal menjadi pendekatan yang aplikatif dan berkelanjutan dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab di era digital
Efektivitas Pelatihan Pengelasan terhadap Kesiapan Kerja Lulusan SMK di Era Industri 4.0 Firman; Wilarso Arso
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.11292

Abstract

Vocational high school (SMK) in Indonesia plays a crucial role in preparing skilled workers ready to enter the industrial world. However, many SMK graduates have not met the Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI) in the field of welding, particularly for OAW, SMAW, MIG/MAG, and TIG methods. This has resulted in a decline in the competitiveness of SMK graduates in the job market and indicates the need for targeted training programs to improve technical competence and job readiness. This study aims to analyze the effectiveness of SMAW welding training in improving the competence of SMK graduates. Training plays an important role in improving the knowledge, skills, and work attitudes required by industry. With targeted and continuous training, SMK graduates not only have better technical abilities but are also able to adapt to technological developments and work standards. An appropriate and continuous training program aims to improve the competence of SMK graduates, not only in technical skills, but also in competency certification, self-confidence, and job opportunities. The research method used is qualitative with observations of nine SMAW welding training participants at PT XXX in 2025. The results showed a significant increase in the participants' abilities. The average participant's proficiency increased from 40% before the training to 70% after. This improvement reflects a better mastery of welding techniques, application of work safety procedures, and understanding of industry quality standards. In conclusion, systematically designed and continuous SMAW welding training has proven effective in improving the knowledge, skills, and work readiness of vocational high school graduates. This program can be used as a model for welding competency development in other vocational education institutions