cover
Contact Name
Titi Darmi
Contact Email
titidarmi@umb.ac.id
Phone
+6285234332266
Journal Mail Official
jamsaptiti@gmail.com
Editorial Address
Kampus 4 UMB, Jalan H. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Abdimas Serawai
ISSN : 27763072     EISSN : 27763064     DOI : https://doi.org/10.36085
Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) ini merupakan forum atau wadah bagi para Abdimas baik Dosen maupun Masyarakat umum untuk melakukan diseminasi atau penyebaran informasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbagai bidang ilmu kepada khalayak dunia. JAMS diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bengkulu, terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Penguatan Konsep Diri Melalui Edukasi Self Management dan Pendekatan Spiritual Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu Lussyefrida Yanti; Susilawati; Rasman; Haifa Wahyu; Afifah
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.8088

Abstract

Dampak dari menurunnya konsep diri pada lanjut usia menyebabkan bergesernya peran sosial dalam berinteraksi sosial di masyarakat maupun dikeluarga. Hal ini didukung oleh sikap lansia yang cenderung egois dan enggan mendengarkan pendapat orang lain, sehingga mengakibatkan lansia terasing secara sosial dan akhirnya merasa terisolir dan merasa tidak berguna lagi karena tidak ada penyaluran emosional dari bersosialisasi. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial menurun baik secara kualitas maupun kuantitas karena peran lansia yang digantikan kaum muda, dimana keadaan ini terjadi sepanjang hidup dan tidak dapat dihindari. Perpindahan dari rumah ke panti menyebabkan lansia akan jauh dari keluarga atau sanak saudara sehingga hal ini akan membuat lansia kesepian. Lansia yang berada di panti werdha mengalami berbagai fenomena, seperti yang kita ketahui hidup di panti werdha tentunya akan jauh dari keluarga, selain itu lansia akan merasa jenuh dan kesepian. Kesepian merupakan masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia yang berada di panti. Jauh dari keluarga, saudara atau kerabat terdekat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan lansia merasa kesepian. Menurut WHO konsep diri pada lansia banyak dipengaruhi oleh masalah fisik, psikososial, spiritual dan ekonomi. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat memberikan solusi tentang pengendalian diri dan penguatan mental lansia melalui penguatan diri dengan penguatan spirituan , meningkatkan pengetahuan lansia tentang kebutuhan akan kesehatan mental dan penerimaan bahwa kehidupan yang dilalui akan baik-baik saja meski berada jauh dari keluarga.  
Edukasi Pengelolaan Sampah terhadap Kesehatan Lingkungan Kampus febriawati, henni; Dewi, Riana; Agustinawati, Zulaikha; Fatmawati, Tresna; Sarkawi, Sarkawi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.8866

Abstract

Masalah pengelolaan sampah merupakan isu global yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan manusia, termasuk di lingkungan kampus. Kurangnya kesadaran mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan edukasi pengelolaan sampah di STIKES Al-Su’aibah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa terkait pengelolaan sampah yang benar, serta membentuk kebiasaan yang mendukung kesehatan lingkungan kampus. Metode pelaksanaan mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan praktik langsung daur ulang sampah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan (69,2%), sikap sangat setuju terhadap pengelolaan sampah (61,5%), serta perilaku selalu menjaga kebersihan lingkungan (84,6%). Kesimpulannya, edukasi pengelolaan sampah terbukti meningkatkan kesadaran dan peran aktif mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya dukungan berkelanjutan dari institusi pendidikan, seperti penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah, kurikulum tematik lingkungan, serta kegiatan rutin edukatif agar kesadaran mahasiswa dapat terus meningkat.
Pemanfaatan Limbah Tanaman dan Ternak untuk Mendukung Pertanian Bioindustri Berbasis Integrasi Novitri Kurniati; Jafrizal; Heri Dwi Putranto; Elni Muthmainah; Edi Efrita; Maheran Mulyadi; Dwi Fitriani
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9053

Abstract

Penerapan integrasi tanaman dan ternak telah dilaksanakan petani padi yang juga memelihara sapi di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang lebong Bengkulu. Permasalahan yang dihadapi petani padi adalah banyak jerami sisa panen padi belum dimanfaatkan dan hanya ditumpuk saja di lahan sawah bekas panen. Begitu juga dengan limbah sapi berupa feces dan urine hanya dibiarkan saja untuk pupuk kandang tanpa pengolahan yang baik. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan tentang pertanian integrasi tanaman dan ternak, pelatihan pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak, pembuatan pupuk kompos dari feces sapi dan pembuatan biourine dari urine sapi. Peserta kegiatan adalah petani padi sekaligus juga sebagai peternak sapi sebanyak 30 orang. Petani belum mengolah jerami sebagai pakan sapi dan belum mengolah limbah sapi sebagai pupuk kompos dan biourine. Hasil pelatihan menunjukkan 90% peserta menyatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat dan 10% menyatakan tidak tahu serta 80% peserta menyatakan memahami materi pelatihan. Disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan kualitas pakan, memperbaiki kualitas pupuk dan meningkatkan produksi padi.
Tata Kelola Produk Perikanan Penunjang Ekonomi Rakyat Al Asy'arie, Moh. Asadullah Hasan; Muhammad Hauzan Arifin; Juang Abdi Muhammad
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9060

Abstract

The fisheries sector in Kaliori Subdistrict, Rembang Regency, has great potential to support the people's economy through capture fisheries, fish farming, and small-scale seafood processing. However, small-scale fishermen face structural constraints such as the dominance of middlemen due to the suboptimal Fish Auction Site (TPI), lack of product innovation, limited access to legal protection programs, and income fluctuations. This community service activity combines demonstrations of value-added fish processing (sausages, nuggets, ekkado) that will be distributed through local MSMEs and legal education based on Law No. 7 of 2016. As a result, participants gained production skills, legal rights knowledge, and collective awareness to improve governance. Strategic recommendations include revitalizing the TPI, strengthening fishermen's cooperatives, optimizing protection programs, enforcing fisheries laws, and providing legal assistance to MSMEs. This simultaneous approach has the potential to improve the welfare of fishermen in a sustainable manner through legal-based economic and institutional strengthening.
Managemen Keperawatan Low Back Pain dengan Extension Exercise Pada Lansia Aliana Dewi; Ulfah Nuraini Karim; Erika Lubis
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9096

Abstract

Low Back Pain/ Nyeri punggung bawah merupakan masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, dengan prevalensi seumur hidup sebesar 84% pada populasi orang dewasa umum. Untuk merasionalisasi penanganan Low Back Pain, pedoman praktik klinis telah dikeluarkan di berbagai negara di seluruh dunia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Managemen Keperawatan dalam Low Back Pain dengan Extension Exercise pada lansia di Panti Tresna Werdha Budi Mulia III Ciracas. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, penulis melakukan program Praktek Bimbingan profesi dengan tujuan memberikan asuhan keperawatan dan belajar dalam pengabdian masyarakat yang dilaksanakan diluar kampus. Metode yang digunakan yaitu Extension Exercise dan penyuluhan kesehatan serta Demonstrasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa perubahan nyeri yang bermakna dengan pemberian Extension Exercise lansia yaitu dari pre test terdapat 44 % mengalami nyeri berat dan pada post test menurun 0 %. Pada Pre test terdapat nyeri sedang sebesar 56 % dan post test menurun menjadi 18 %. Dari hasil kegiatan disarankan kepada perawat untuk lebih kontinu dalam melaksanakan kegiatan Extension Exercise pada Low Back Pain lansia dan monitoring evaluasi secara berkelanjutan.
Penyuluhan Hukum Kepada Murid SMAN 10 Bekasi Mengenai Pengendalian Pencemaran Udara: Pengendalian Pencemaran Udara Liza Evita; M. Ryan Bakry; M.Kharis Umardani; Gilang Ramadhan; Putri Amaria R
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9115

Abstract

ABSTRAK Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kesehatan manusia, kelestarian ekosistem, dan keberlanjutan hidup. Sayangnya, kesadaran generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), terhadap isu ini masih relatif rendah. Penyuluhan hukum dipilih sebagai pendekatan edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap pentingnya pengendalian pencemaran udara. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action yang melibatkan siswa secara aktif melalui diskusi, tanya jawab, serta simulasi kasus sederhana terkait pencemaran udara dan aspek hukumnya. Materi penyuluhan mencakup pengertian pencemaran udara, dampaknya, serta dasar hukum yang mengaturnya, seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan hak atas lingkungan hidup yang sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa pada empat indikator utama, yaitu: pengertian pencemaran udara (peningkatan 83%), dampak pencemaran udara (72%), sumber pencemaran (63%), dan upaya pengendalian pencemaran udara (60%). Dengan demikian, penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kualitas udara. Kata Kunci: Pencemaran Udara, Penyuluhan Hukum, Pengendalian Polusi, Pendidikan Lingkungan.
Pembuatan Kain Batik dengan Menggunakan Motif Les Plank Rumah Adat Bengkulu Alfarabi, Alfarabi; Aan Erlansari; Dahuri Halomoan Harahap; Venti Puspitasari; Puji Haryadi Mulyana Sukma; Aldila Vidianingtyas Utami
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9250

Abstract

Nilai-nilai budaya tradisonal cenderung mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Generasi muda Bengkulu cenderung kurang mengenal warisan budaya mereka sendiri. Hal ini juga disebabkan oleh minimnya upaya integrasi budaya lokal ke dalam bentuk produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satu ciri khas budaya Bengkulu adalah rumah adatnya, yang dikenal dengan keindahan dan kekokohan desainnya. Salah satu elemen artistik yang menjadi daya tarik utama dari rumah adat ini adalah motif les plank. Dalam hal ini untuk dapat melestarikan budaya yang ada tentu perlunya modifikasi yang dapat di nikmati dalam setiap kalangan seperti kain batik bermotif les plank. Penggunaan   motif les plank yang terinspirasi dari rumah adat Melayu kota Bengkulu merupakan inovasi baru dalam dunia motif batik di Bengkulu.  Les plank dapat menjadi sebuah motif yang dapat diabadikan dalam sebuah kain yang bernama kain batik les plank rumah adat Melayu kota bengkulu. Sebagian besar pengrajin batik Bengkulu belum memiliki keahlian khusus dalam mendesain motif berbasis les plank. Hal ini, disebabkan minimnya pelatihan teknis dan fasilitas pendukung untuk membuat desain secara mandiri. Tanpa inovasi desain,  batik Bengkulu cenderung menggunakan motif yang sama di setiap produksinya. Program pengabdian dengan pendampingan masyarakat yang terintegritas, melibatkan pelatihan teknis, promosi budaya, dan pemberdayaan ekonomi dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pengrajin batik Bengkulu. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi, tanya jawab, simulasi dan pelatihan yang diadakan di kampung batik Pancamukti. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 8 (delapan) bulan mulai bulan Januari 2025.
Implementasi Pembinaan K3 dalam Meningkatkan Profesionalisme Operator Ship Unloader Arso, Wilarso
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9283

Abstract

Kegiatan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi operator ship unloader dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kesadaran pekerja terhadap penerapan prinsip-prinsip keselamatan di area bongkar muat pelabuhan. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya potensi bahaya kerja pada proses unloading material curah, seperti risiko terjepit, jatuh dari ketinggian, serta gangguan mekanis akibat kelalaian operator. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan kelas dan praktik lapangan, yang meliputi penyampaian teori K3 umum, identifikasi bahaya kerja, prosedur kerja aman (Safe Operating Procedure), penggunaan alat pelindung diri (APD), serta simulasi penanganan keadaan darurat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, serta observasi perilaku kerja selama pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kompetensi operator. Rata-rata skor pengetahuan K3 meningkat sebesar 30%, keterampilan dalam pemeriksaan pra-operasi dan penerapan prosedur LOTO meningkat, serta perilaku kerja lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan. Operator juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam berkoordinasi dan mengambil keputusan aman saat bekerja. Dapat disimpulkan bahwa pembinaan K3 ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja operator ship unloader. Kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja pelabuhan serta mendukung terciptanya operasi bongkar muat yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Penerapan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Face Swap sebagai Media Pembelajaran Interaktif pada Anak Usia Dini di TK Perguruan Buddhi Renaldi, Dram; Akbar, Junaidi; Edy; Dyah Safitri, Ramona; Lasut, Desiyanna; Rino; Hariyanto, Susanto; Fenriana, Indah; Daniawan, Benny; Suyitno, Amin; Masyshe
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9289

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan anak usia dini. Pengenalan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi AI melalui aplikasi face swap sebagai media pembelajaran interaktif TK Perguruan Buddhi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif terhadap siswa usia 4-6 tahun. Pengenalan teknologi face swap dapat meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep identitas diri pada anak, aplikasi ini memungkinkan anak - anak untuk mengeksplorasi berbagai ekspresi wajah sambil mengenali emosi, karakter dan menggambarkan cita - cita. Namun, implementasi teknologi ini memerlukan pendampingan intensif dari pendidik untuk memastikan penggunaan yang aman dan edukatif. Hasil menunjukkan peningkatkan antusiasme siswa sangat sebesar 4,89 menunjukkan kegiatan menarik yang disukai anak, interaktivitas kemampuan pengenalan emosi anak sebesar 4,78 dan media pembelajaran interaktif dinilai sebesar 4,67. Meskipun demikian, perlu adanya protokol keamanan digital dan pedoman etis dalam penggunaan AI untuk anak usia dini. Pengenalan ini merekomendasikan pengembangan kurikulum digital yang terstruktur untuk memaksimalkan manfaat teknologi AI dalam pendidikan anak usia dini.
Implementasi Inovasi Alat Pemotong Pisang untuk Peningkatan Kualitas Produksi Keripik Pisang pada UMKM di Desa Situsari, Cileungsi Arso, Wilarso; M. Ali Pahmi; Nurkholis; Firman; Muhammad Mujtaba
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9302

Abstract

Bidang pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, terutama melalui pengembangan agroindustri berbasis hasil pertanian lokal. Salah satu bentuk agroindustri yang berkembang di tingkat rumah tangga adalah usaha pembuatan keripik pisang. Namun, proses produksi pada UMKM Keripik Bu Sum di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, masih dilakukan secara manual sehingga hasil potongan pisang tidak seragam dan waktu produksi relatif lama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keselamatan kerja melalui penerapan alat pemotong pisang ergonomis serta pelatihan pengoperasian dan perawatan alat bagi pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, pendampingan produksi, serta evaluasi hasil. Uji coba awal menunjukkan bahwa hasil irisan belum seragam akibat ketidaksejajaran posisi pisau, namun setelah dilakukan penyesuaian sudut pisau dan penguatan dudukan bahan, kualitas hasil potongan menjadi lebih seragam dengan ketebalan sesuai standar produksi. Penggunaan alat baru juga meningkatkan efisiensi waktu pemotongan hingga 50%, menurunkan risiko kecelakaan kerja, dan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 1,5 kali lipat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemotong pisang ergonomis mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan keterampilan pelaku UMKM, sekaligus menjadi model inovasi sederhana yang dapat direplikasi di wilayah lain

Page 12 of 13 | Total Record : 123