cover
Contact Name
Titi Darmi
Contact Email
titidarmi@umb.ac.id
Phone
+6285234332266
Journal Mail Official
jamsaptiti@gmail.com
Editorial Address
Kampus 4 UMB, Jalan H. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Abdimas Serawai
ISSN : 27763072     EISSN : 27763064     DOI : https://doi.org/10.36085
Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) ini merupakan forum atau wadah bagi para Abdimas baik Dosen maupun Masyarakat umum untuk melakukan diseminasi atau penyebaran informasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbagai bidang ilmu kepada khalayak dunia. JAMS diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bengkulu, terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 152 Documents
Peningkatan Kualitas UMKM Melalui Pelatihan Tools Laporan Laba Rugi pada Warga Tlajung Udik Gunung Putri Kabupaten Bogor Syahroni Syahroni; Annisa Karimah
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.9543

Abstract

Dalam penggunaan tools laporan laba rugi setiap orang mampu menggunakanya tanpa memandang usia dan jenis kelamin karena bersifat umum sehingga tools ini sangat mudah dan informatif untuk siapapun yang menggunakanya. Oleh karenanya tujuan dari program PKM ini adalah pelatihan pengguanaan tools laporan laba rugi kepada warga dan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), jenis-jenis usaha yang bisa menggunakan tools ini Adalah skala kecil dan menengah seperti usaha sembako, agen gas, penjual di pasar tradisional dan lainya. Metode dalam pengabdian ini melalui presentasi dan praktek langsung dengan warga tlajung udik Kab Bogor Jawa Barat. Diharapkan memberikan dampak yang positif dan bisa mengaplikasikan pengetahuan tersebut disetiap kegiatan sehari-hari dan membantu ikut serta dalam Pembangunan sumber daya manusia yang lebih unggul.
Program Pelatihan Budidaya Tanaman Semusim untuk Ketahanan Pangan Ranting Aisyiyah Desa Sugiwaras Mendukung SDGs M. Abror; A. Miftakhurrohmat; Ade Eviyanti; Andrinai Eko Prihatiningrum; Muhammad Farid Yuliansyah; Muhammad Alifiansyah Putra
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10305

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan adalah melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman semusim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Ranting Aisyiyah Desa Sugiwaras dalam budidaya tanaman semusim sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan perekonomian keluarga, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan dengan pendekatan sekolah lapang (field school), pendampingan intensif, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang anggota Aisyiyah yang masing-masing memperoleh 30 bibit tanaman semusim, terdiri atas 10 bibit cabai, 10 bibit terong, dan 10 bibit tomat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu membudidayakan tanaman hingga tahap panen dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar lingkungan. Selain itu, sebagian peserta memperoleh surplus hasil panen yang dijual di lingkungan sekitar dan memberikan tambahan pendapatan rumah tangga. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis budidaya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan budidaya tanaman semusim berbasis pemberdayaan perempuan terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Hoax Prevention Education through Digital Literacy for Vocational Students in Seluma Reni Kusmiarti; Tri Dina Aryanti; Yanti Paulina; Jelita Zakaria
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10460

Abstract

This community service activity aimed to strengthen students’ understanding and skills in preventing hoaxes through digital literacy education at SMKN 3 Seluma Regency. The activity was based on the increasing use of social media and instant messaging applications among students, which makes them vulnerable to the receipt and sharing of unverified information. The program was implemented face-to-face on April 28, 2026, involving 31 students. The methods included school coordination, interactive lectures, discussion, question-and-answer sessions, case analysis, simple fact-checking practice, and descriptive evaluation through observation and reflection. The materials covered the definition of hoaxes, common characteristics of false information, negative impacts of hoax dissemination, information-source assessment, and simple verification steps. The results showed that students responded positively and actively participated in discussions and fact-checking practice. Students began to recognize suspicious signs of hoaxes, such as unclear sources, provocative headlines, a mismatch between headline and content, lack of supporting data, and urgent invitations to share information. They also understood that viral information is not always accurate and should be checked by reviewing the source, date, content, and comparison with reliable references. This activity indicates that digital literacy education can serve as an initial preventive effort
Pemberdayaan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Durungbedug melalui Pelatihan Bibit Kelor Berbasis SDGs Agus Miftakhurrohmat; M. Abror; Andriani Eko Prihatiningrum; Ade Eviyanti; Firmanto; Anang Tri Yuhono
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10324

Abstract

Pemberdayaan pelajar merupakan strategi penting dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan, lingkungan, dan ekonomi. Pelajar Muhammadiyah yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting Durungbedug memiliki potensi besar sebagai agen perubahan, namun belum sepenuhnya dibekali keterampilan praktis yang mendukung kemandirian lingkungan dan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Pelajar Muhammadiyah Durungbedug melalui pelatihan pembibitan tanaman kelor (Moringa oleifera) sebagai upaya membangun kemandirian lingkungan dan ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan teknis pembibitan, praktik mandiri dan pendampingan, pemanfaatan bibit, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelajar dalam teknik pembibitan tanaman kelor. Pelajar berhasil memproduksi dan memelihara 200 bibit kelor dengan kondisi pertumbuhan yang baik. Sebanyak 200 bibit dimanfaatkan untuk penanaman di lingkungan sekitar sebagai upaya penghijauan, dan 100 bibit berhasil dijual kepada masyarakat sebagai bentuk praktik kewirausahaan sederhana. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada pelajar dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan ekonomi berbasis potensi lokal. Program pengabdian ini berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Dengan demikian, pelatihan pembibitan kelor efektif sebagai model pemberdayaan pelajar yang berkelanjutan dan berpotensi direplikasi pada komunitas pelajar lainnya.
Edukasi Pencegahan Adiksi Gadget dan Bahaya Judi Online sebagai Upaya Perlindungan Masa Depan Remaja di Desa Sianggunan Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Khoiruddin Nasution; Safran Efendi; Mukti Simamora; Suryanto
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10395

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memengaruhi perilaku remaja, terutama dalam penggunaan gadget dan akses terhadap konten berisiko seperti judi online. Kurangnya literasi digital serta pengawasan yang terbatas menjadikan remaja rentan mengalami adiksi gadget dan terlibat dalam praktik judi online yang berdampak negatif terhadap aspek psikologis, sosial, dan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan adiksi gadget dan bahaya judi online di Desa Sianggunan, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja yang ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test serta nilai N-Gain dalam kategori sedang. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif dalam pengendalian penggunaan gadget dan penolakan terhadap praktik judi online. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi digital remaja. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program sebagai upaya perlindungan masa depan remaja di era digital
Pendampingan Pembuatan Akad Pembiayaan Syariah Bersama Koperasi Syariah Kencana Ketahun Berkah Sejahtera (KKBS ) Desa Giri Kencana Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara Dharma Setiawan; Amir Mukadar; Marini
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10551

Abstract

Kemumu Village was originally in the form of a village named Sido Mulya from the Dutch Colonization Transmigration Program in 1935 which came from Banyumas, and Kebumen, Central Java. In 2023 Kemumu won 2nd place in the Competition and in 2024 won first place at the Provincial level. With this achievement, of course, the Village assisted by related parties such as TP-PKK and POKDARWIS must strive to create tourist locations to be cleaner, more beautiful, neat and comfortable to visit. However, this effort is not balanced by the awareness of visitors in throwing garbage. Visitors still throw garbage carelessly at interesting tourist spots. This makes tourist locations unbeautiful. Kemumu as a biowealth-based ecotourism destination and agrotourism with tourist spots in swampy areas are filled with a lot of garbage. This causes pollution, the flow of water is obstructed. The 2018 DRTPM PKM program has succeeded in forming a waste artisan center and has succeeded in improving community skills in utilizing plastic waste into goods of economic value. However, along with the increase in knowledge, understanding and behavior of the community in utilizing plastic waste, it has an impact on the lack of plastic waste supply needed by craftsmen. Meanwhile, the people of Kemumu have the potential to produce plastic waste.  Through PMP 2024, it tries to provide solutions on how to manage plastic waste in order to create a sustainable tourism village, and increase awareness in waste management, increase knowledge, waste management skills so that it can meet the needs of waste artisans and community income with socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation methods. The results of PMP 2024 have been able to increase the knowledge, understanding and skills of partners in managing plastic waste so that waste artisans no longer have difficulty in obtaining raw materials. The Arga Tirta Waste Bank has been formed which is located in the Palak Siring Kemumu Field. Keywords: Community Empowerment; Website ;Waste Management. Abstrak: Pada tanggal 23 januari 2022 telah resmi beroperasi sebuah Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah di kecamatan Ketahun kabupaten Bengkulu Utara dengan nama Koperasi Kencana Ketahun Berkah Sejahtera (KKBS) yang beranggotakan para pelaku UMKM di kecamatan Ketahun dan sekitarnya, walauun baru berjalan kurang dari 2 ( dua) tahun namun antusias anggota terutama para pelaku UMKM sangat tinggi dalam hal memanfaatkan fasilitas yang ada di Koperasi terutama dalam hal pembiayaan ( pinjaman) ini terbukti sampai dengan triwulan III tahun 2023 jumlah pembiayaan yang sudah disalurkan dan diserap oleh para anggota berjumlah Rp. 835.754.500,- ( delapan ratus tiga puluh lima juta tujuh ratus lima puluh empat ribu lima ratus rupiah) dengan sisa baki deber sebesar Rp. 227.923.390,- ( dua ratus dua puluh tujuh juta Sembilan ratus dua puluh tiga ribu tiga ratus semblikan puluh rupiah) Pencapaian dalam hal pemberian pembiayaan kepada para anggota Koperasi tidak terlepas dari peran pengurus dan pengelola Koperasi dalam hal menjalankan / melaksanakan prosedur pemberian pembiayaan ( pinjaman) kepada para anggota. Prosedur pemberian pembiayaan merupakan aturan atau ketentuan yang dibuat oleh pengurus dan disetujui oleh Pengawas yang digunakan sebagai pedoman bagi pengurus / pengelola dalam hal menjalankan tugasnya sehingga dapat mengurangi salah satu risiko pembiayaan yaitu menghindari atau mengurangi pembiayaan bermasalah Para pelaku UMKM Kecamatan Tanjung Agung Palik Bengkulu Utara mempunyai tekad dan keinginan yang tingi untuk mendirikan sebuah lembaga keuangan dalambentuk koperasi yang menjalankan operasionalnya dengan sistem syariah namun masih ada kendala atau permasalahan yaitu masih kurangnya pemahaman tentang penerapan akad-akad pembiayaanpadakoperasi Syariah, maka dari itu kami dari Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Bengkulu membantu Para Pengurus Koperasi Syariah Kencana Ketahun Berkah Sejahtera (KKBS) Desa Giri Kencana Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara untuk melaksanakankegiatan pelatihan tentang Akad Pembiayaan Syariah dengan melaksanakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema Pelatihan Penerapan Akad-akad Syariah pada Koperasi Syariah Kencana Ketahun Berkah Sejahtera (KKBS) Desa Giri Kencana Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara. Denganadanya kegiatan ini para pengurus lebih menmahami tentang pengertian akad, jenis akad rukun dan syarat serta penerapannya pada kegiatan operasional Koperasi Syariah yang dikelolanya.   Kata Kunci: Pelatihan,Penerapan, Akad, Pembiayaan,Koperasi, Syariah  
Digitalisasi peramalan pengajuan pembelian material di AUM dalam rangka menjaga keseimbangan arus kas Iskandar -; M.Anas S; Djoko Nursanto; Umar Tsani; Kristanto Mulyono; Nanik Wuryani; Nurkholis; Pria Sukamto
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10177

Abstract

Digitalisasi peramalan pengajuan pembelian material menjadi kebutuhan strategis bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk mengatasi permasalahan pengelolaan arus kas yang masih bersifat manual dan reaktif. Ketidakterpaduan antara pengajuan material dan perencanaan anggaran berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan cash flow, terutama pada periode dengan lonjakan kebutuhan operasional. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem digital forecasting berbasis metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk memprediksi arus kas keluar serta mendukung pengambilan keputusan anggaran yang lebih terukur. Metode penelitian meliputi pengumpulan data historis arus kas, analisis time series, pemodelan ARIMA, serta evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian menunjukkan nilai MAPE sebesar 11% yang termasuk kategori baik, dengan tingkat akurasi model sebesar 89%. Model kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi berbasis web yang menampilkan dashboard prediksi, monitoring realisasi, serta notifikasi potensi over budget. Luaran penelitian ini memberikan dukungan strategis bagi manajemen dalam perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan menjaga stabilitas arus kas secara berkelanjutan.
Efektivitas Penyuluhan Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Hukum Siswa terhadap Bahaya Tawuran di SMK 2 Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor Ichsan Saputro; Adam Suwahyo
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10214

Abstract

Salah satu bentuk kenakalan remaja yang masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian baik secara fisik, psikologis, maupun hukum bagi para pelakunya adalah tawuran pelajar. Kurangnya pemahaman siswa mengenai konsekuensi hukum dari tindakan kekerasan menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya tawuran. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui kegiatan penyuluhan hukum guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan hukum dalam meningkatkan kesadaran serta kepatuhan hukum siswa terhadap bahaya tawuran di SMK 2 Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metode penyuluhan hukum yang disertai penyampaian materi mengenai dampak sosial dan konsekuensi hukum tawuran berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum memberikan peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya tawuran serta konsekuensi hukum yang dapat timbul dari tindakan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap yang lebih sadar hukum dan meningkatkan komitmen siswa untuk menghindari perilaku kekerasan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, penyuluhan hukum dapat menjadi salah satu strategi preventif yang efektif dalam menumbuhkan budaya sadar hukum di kalangan pelajar serta meminimalisir potensi terjadinya tawuran di lingkungan sekolah
Strategi Marketing untuk Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Merah Putih Pagar Dewa Kota Bengkulu Lizar Alfansi; Ferry Tema Atmaja; Sandy M; Deltari Novitasari
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10636

Abstract

Koperasi Merah Putih Pagar Dewa Kota Bengkulu diharapkan memperkuat ekonomi lokal, tetapi pengurus masih menghadapi keterbatasan literasi pemasaran digital dan jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas pemasaran digital pengurus koperasi tersebut dan dilaksanakan bersama Dinas Koperasi Kota Bengkulu sebagai mitra kelembagaan. Kegiatan satu hari selama enam jam (09.00–15.00 WIB) diikuti 30 pengurus melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan, praktik terbimbing, diskusi, dan evaluasi. Persepsi pemahaman mandiri terhadap pemasaran digital diukur menggunakan instrumen 10 butir dengan skala respons 1–4 sebelum dan sesudah kegiatan. Skor mentah 10–40 dinormalisasi ke skala 0–100 menggunakan rumus ((skor − 10)/30) × 100. Seluruh peserta (30 orang) memberikan respons lengkap pada kedua pengukuran. Rerata skor normalisasi meningkat dari 30,00% (SD = 30,00 poin persentase) pada pre-test menjadi 60,00% (SD = 46,67 poin persentase) pada post-test, atau naik 30,00 poin persentase dan menjadi dua kali rerata awal. Analisis deskriptif menunjukkan peningkatan langsung persepsi pemahaman pemasaran digital, meskipun penyebaran skor yang lebar, sifat pengukuran yang berbasis penilaian diri, dan belum adanya pengukuran tindak lanjut mengharuskan hasil ditafsirkan secara hati-hati.
Implementasi SDGs 12 melalui Eco Enzyme untuk Paguyuban Warga Bojong Raya Indah Kabupaten Bandung Tine Ratna Poerwantika; Ika Sri Hastuti; Jihan Fadhilah; Irtifa Aqilah Darmawan
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.11242

Abstract

Sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan karena pengurangan sampah dari sumber belum menjadi praktik rutin di banyak komunitas. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas Paguyuban Warga Bojong Raya Indah di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung melalui pembuatan eco enzyme sebagai bentuk implementasi lokal Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 12. Kegiatan berlangsung sejak Desember 2025 hingga Juli 2026 dengan pendekatan partisipatif, edukatif, dan evaluatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi, edukasi SDGs Poin 12, praktik pembuatan menggunakan rasio 3:1:10 antara limbah organik, gula, dan air, pemantauan fermentasi bulanan, pemanenan, pengemasan, pemanfaatan terbatas, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, catatan pemantauan, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan kualitatif pada pemahaman warga tentang pengelolaan sampah rumah tangga serta keterampilan memilah bahan, mencampur, memantau, memanen, dan mengemas eco enzyme. Fermentasi menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma asam-manis khas, sedangkan ampas diarahkan untuk pengomposan. Paguyuban juga memperkuat peran koordinasi dan pemantauan. Program menunjukkan bahwa pendampingan berkelanjutan dapat menerjemahkan agenda keberlanjutan global ke dalam praktik rumah tangga, tetapi eco enzyme tetap perlu dipadukan dengan pengomposan, daur ulang, pencegahan sampah, dan pengelolaan residu yang tepat.