cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
yuniarfiani@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
jpmp.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pancasakti Tegal Jln. Halmahera Km. 1 Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti)
ISSN : 25977024     EISSN : 25979582     DOI : https://doi.org/10.24905
Core Subject : Science, Education,
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) aspire to become a journal which contributes to math and science teaching improvement by spreading knowledge that all stakeholder engaged in mathematics and science teaching can be able to benefit from. In addition to original articles, the journal features the following special sections: Learning, Issues and Trends , Science Learning in Everyday Life, Mathematic and Science Teacher Education, Mathematic and Science Education Policy, Science Studies and Science Education.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2020)" : 13 Documents clear
Implementasi Outdoor Activities Berbasis Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Critical Thinking Skills Peserta Didik Intan Nurunnisa; Bayu Widiyanto; Mobinta Kusuma
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan Efektivitas pembelajaran Outdoor activities dengan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap peningkatan critical thinking peserta didik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VII. Subjek penelitian yaitu kelas VII A sejumlah 29 peserta didik dan VII B sejumlah 29 peserta didik. Teknik dan metode yang digunakan adalah design quasi experiment dengan menggunakan non-equivalent pretest dan posttes control grup design. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran Outdoor Activities dan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan rata-rata kemampuan berfikir kritis peserta didik secara signifikan. Peningkatan dapat dilihat dari kondisi awal atau hasil rata-rata pretest kelas eksperimen sejumlah 39.65% kemudian terjadi peningkatan sebesar 36.03% sehingga kondisi akhir atau hasil rata-rata posttest kelas eksperimen sejumlah 75.68%. Perbedaan dapat diuji dengan menggunakan uji t atau uji hipotesis semua data menghasilkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 membuktikan bahwa terjadi perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis yang kelas eksperimen dan kelas kontrol. Serta dapat dilihat dari hasil nilai posttest pada kelas eksperimen sejumlah 75.68% dan pada kelas kontrol sebesar 68.62%. Sedangkan untuk menguji efektifitas menggunakan Uji N-gain, nilai rata-rata N-gain score untuk kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran Outdoor Activities dan model Problem Based Learning diperoleh sebesar 59,6% berdasarkan tabel kriteria N-gain score termasuk dalam kategori “cukup efektif”. dan untuk rata-rata N-gain score untuk kelas kontrol yang hanya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning adalah sebesar 53,1% termasuk dalam kategori “kurang efektif”.
Pengaruh POE berbasis Blended Learning Terhadap High Order Thingking Skill (HOTS) Peserta Didik SMP Waisah Waisah; Muriani Nur Hayati; M Aji Fatkhurrohman
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1516

Abstract

Tujuan penelitian ini 1) mengetahui perbedaan High Order Thinking Skill (HOTS) peserta didik yang menggunakan model POE berbasis Blended dan model kooperarif tipe STAD pada peserta didik. 2) mengetahui pengaruh intensitas belajar peserta didik yang menggunakan model POE berbasis Blended terhadap HOTS. Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental Design dengan desain kelompok Posttest-Only Control Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data menggunakan Independent Sample T-Test dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai posttest bertaraf HOTS diperoleh t hitung = 5,256, dengan t tabel = 1,673 (t hitung> t tabel) sehingga model pembelajaran POE berbasis Blended mempunyai perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan model kooperatif tipe STAD. Analisis dengan uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan regresi,Y = 4,305 + 0,960 X yang menunjukkan bahwa aktivitas belajar yang menggunakan model POE berbasis Blended berpengaruh positif dalam meningkatkan HOTS peserta didik
Penerapan Model SSCS Untuk Meningkatkan Kompetensi Kinematika Gerak Lurus Pada Peserta Didik Kelas X SMAN 5 Tegal Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Sukoco Sukoco
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Kinematika Gerak Lurus pada peserta didik kelas X MIPA 2 SMAN 5 Tegal semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 melalui model SSCS. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan tes. Secara kualitatif aktivitas pada pra siklus, baik sekali 12,5 %, baik 15,625 %, cukup 25,0 %, kurang 40,625 % dan kurang sekali 6,25 %. Siklus I, baik sekali 18,75 %, baik 25,0 %, cukup 31,25%, kurang 21,875 % dan kurang sekali 3,125 %. Siklus II, baik sekali 25,0 %, baik 31,25 %, cukup 28,125 %, kurang 15,625 % dan kurang sekali 0 %. Secara kuantitas jumlah pertanyaan siklus I sebesar 34,375 % dan siklus II, 65,625 %. Ketuntasan belajar pra siklus sebesar 56,25 %, siklus I 78,125 %, dan siklus II 87,5 %. Peneliti menyarankan supaya model SSCS dapat diterapkan dalam pembelajaran
Keefektifan Model Pembelajaran Talking Stick Berbasi Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Keaktiffan Peserta Didik Irawan Irawan; Isnani Isnani
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1650

Abstract

Prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bulakamba masih banyak yang dibawah KKM, oleh sebab itu perlu adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar peserta didik lebih aktif dan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika. Upaya yang ditempuh adalah dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan : (1) Apakah prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran melampaui target. (2) Apakah ada perbedaan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. (3) Apakah ada perbedaan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran lebih baik dibandingkan dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional ditinjau dari keaktifan. (4) Manakah yang lebih efektif dari peserta didik dengan keaktifan yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran serta model pembelajaran konvensional.Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bulakamba Tahun pelajaran 2016/2017.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes dan observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran melampaui target. (2) Ada perbedaan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. (3) Ada perbedaan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran lebih baik dibandingkan dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional ditinjau dari keaktifan. (4) Model pembelajaran Talking Stick dengan media pembelajaran lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Talking Stick dan model pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari keaktifan tinggi maupun rendah.
Keefektifan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Rizki Rismawati; Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1651

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran problem based learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di salah satu SMP Kota Tegal tahun pelajaran 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini peserta didik kelas VII A dan VII B yang masing-masing berjumlah 32 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning memiliki rata-rata N-gain sebesar 56,77%. Skor presentase tersebut lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran ceramah yang memiliki rata-rata N-gain sebesar 40,59%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh pada kemampuan literasi sains peserta didik dan efektif untuk digunakan dibandingkan dengan model pembelajaran ceramah
Implementasi Model Discovery Learning Berbantuan Tts Berbasis Blended Learning Terhadap Peningkatan Keterampilan Komunikasi Suci Khoerunisa
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1723

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil peningkatan keterampilan komunikasi peserta didik sebelum dan sesudah dengan penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan teka-teki silang dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dengan berbasis blended learning dan mengetahui tingkat efektivitas model pembelajaran discovery learning berbantuan teka-teki silang dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dengan berbasis blended learning. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di SMP Kota Tegal tahun ajaran 2018/2020 sebanyak delapan kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random. Data diambil dengan menggunakan lembar tes, observasi dan lembar angket. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test dan uji Ngain score. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning tingkat keterampilan komunikasi peserta didik meningkat dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 56.93 dan nilai rata-rata posttest sebesar 83.067 dan tingkat efektivitas model discovery learning berbantuan teka-teki silang berbasis blended learning sebesar 59,21 % menunjukan kategori cukup efektif.
Penggunaan Bahan Ajar Ipa Media Komik Untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Lika Haniza; Bayu Widiyanto; Muriani Nur Hayati
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1724

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dan menggunakan pengembangan model Borg dan Gall yang dilakukan dengan Sembilan langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk awal,revisi produk, ujicoba produk akhir dan revisi produkakhir. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil validasi yang didapat dari berbagai ahli,dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan oleh peneliti ini sudah memenuhi standar yang dibutuhkan dan layak untuk digunakan. Dengan persentase kevalidan ahli materi sebesar 82 % , ahli media 90.66 % dan praktisi pendidikan 89.33 %. Validasi dan respons peserta didik pada uji coba skala kecil diperoleh 79 % dan padaskalabesar diperoleh 80 %. Hal ini menunjukkan bahwa media komik sangat layak digunakan sebagai bahan ajar. Sebelum menggunakan bahan ajar IPA dengan media komik sikap peduli lingkungan peserta didik adalah 65.71 % dalam kualifikasi sedang dan hasil lembar angket setelah menggunakanbahan ajar komik adalah 85 % dalam kualifikasi sangat tinggi. Hal ini menunjukkan terdapat adanya peningkatan sikap peduli lingkungan sebesar 19 %. Simpulan penelitian ini yaitu penggunaan media komik dapat dikembangkan pada penelitian yang lain serta dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan peserta didik kelas VII SMP N 14 Kota Tegal Tahun Ajaran 2019/2020.
Peningkatan Kemampuan Pengetahuan Konten Sains Melalui Pembelajaran Ipa Berbasis Kearifan Lokal Pada Pertanian Bawang Merah Brebes Meri Meri
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa pembelajaran sains berbasis kearifan lokal di pertanian bawang merah Brebes dapat meningkatkan konten pengetahuan konten sains peserta didik. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VII yang diajar oleh guru yang sama. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling dengan mengambil kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diambil dengan menggunakan lembar tes dan lembar angket. Data dianalisis menggunakan ujiindependent sample t-test dan ujigain scoreternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pengetahuan konten sains peserta didik antara pembelajaran sains berbasis kearifan lokal pada pertanian bawang merah Brebes di kelaseksperimen dengan pembelajaran IPA menggunakan model ekspositoripadakelaskontrol. Hal ini didasarkan pada hasil ujiindependent sample t-test bahwa signifikansi (Sig.) = 0.00< 0.05 maka, Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada perbedaan peningkatan kemampuan konten sains peserta didik yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal tentang pertanian bawang merah Brebes efektif dalam meningkatkan kemampuan pengetahuan peserta didik tentang konten sains. Diketahui dari hasilujigainternormalisasipadakelaseksperimen 0.33 pada kategori sedang dan kelas kontrol 0.14 pada kategori rendah.
Analisis Person-Fit Respon Siswa Pada Penilaian Akhir Semester Ipa Smp Kelas Vii Di Lingkungan Kabupaten Tegal Sri Haryati Utami
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1726

Abstract

Tujuan penelitian ini : mengetahui berapa persentase siswa yang tidak masuk kategori person-fit sesuai data keseluruhan, mengetahui berapa persentase siswa yang tidak masuk kategori person-fit setiap sekolah yang diteliti, dan mengetahui perbedaan konsistensi antara siswa perempuan dengan laki-laki dalam menjawab soal. Metode yang digunakan dokumentasi. Hasil penelitian : (1) Persentase siswa yang tidak masuk dalam kategori person-fit yaitu 36 siswa (5,96%). (2) Persentase siswa yang tidak masuk kategori person-fit berdasarkan jumlah sampel sekolah masing-masing : SMPN A terdapat 4 siswa (3,85%), SMPN B terdapat 3 siswa (4,68%), SMPN C semua masuk (0%), SMPN D terdapat 11 siswa (16,17%), SMPN E terdapat 11 siswa (8,1%), SMP Negeri F terdapat 6 siswa (6%) dan SMPN G terdapat 1 siswa (1%). (3) Terdapat perbedaan konsistensi antara siswa perempuan dan laki-laki. Siswa perempuan lebih konsisten daripada siswa laki-laki dalam menjawab soal Penilaian Akhir Semester Ganjil IPA Kelas VII di lingkungan Kabupaten Tegal.
Pengaruh Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Bank Sampah Terhadap Tingkat Literasi Sampah Titi Mayasari
JPMP Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v4i1.1727

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) Mengetahui tingkat literasi sampah pada masyarakat yang mengikuti program bank sampah dan tidak mengikuti program bank sampah, (2) mengetahui perbedaan tingkat literasi sampah dan (3) mengetahui respons masyarakat terhadap program bank sampah. Hasil analisis uji deskriptif dan uji t Independent sampel T-Test menunjukan bahwa terdapat perbedaan dengan adanya program bank sampah tingkat literasi sampah lebih tinggi daripada masyarakat yang tidak mengikuti kegiatan bank sampah yaitu dengan skor literasi sebesar 35,27 dan capaian tingkat literasi sampah sebesar 70,7 % sedangkan pada yang tidak ikut bank sampah sdengan skor 33,25 dan 66,5 %. Hasil respons masyarakat adanya program bank sampah merespons positif masyarakat ingin terlibat dan mendukung. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, populasi penelitian ini masyarakat Desa Pesantunan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelompok yaitu masyarakat yang ikut bank sampah dan yang tidak ikut bank sampah. Instrumen yang digunakan yaitu Angket dan Lembar validasi. Lembar validasi ini berisi lembar validasi isi dan kontruks. Data dianalisis dengan uji deskriptif dan uji t Independent sampel T-Test.

Page 1 of 2 | Total Record : 13