cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
prajajurnal@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No.11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 27970469     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 ini diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, Community of Research Laboratory Surabaya, Indonesia sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Administrasi Publik; Manajemen Publik; Pelayanan Publik; Kebijakan Publik; Governance; Local Government; Lembaga Internasional; dan Pembangunan. Redaksi PRAJA observer sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang administrasi publik.
Articles 437 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA DOMAS KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK Anggun Dea Pitaloka; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan. Kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi dari seorang individu terhadap orang lain untuk mencapai sebuah tujuan bersama. Kepemimpinan Kepala Desa di Desa Domas dalam meningkatkan kesehatan masyarakatnya dilakukan dengan mengadakan kegiatan posyandu balita dan posyandu lansia. Dalam kepemimpinannya Kepala Desa Desa Domas termasuk pemimpin yang demokratis, karena ia bertanggung jawab atas tugasnya dan dapat memotivasi bawahannya.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE: Suatu Studi Tentang SILOKDES di Desa Mancon Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk Doni Putro Cahyono; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan segala bentuk dari kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh institusi penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya dalam proses pemenuhan dari segala bentuk kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam era reformasi, Indonesia membutuhkan sistem pemerintahan yang baik atau dengan nama lain Good Governance. Prinsip-prinsip Good Governance menurut UNDP (United Nation Development Programme)  dalam Sedarmayanti 2009 mengemukakan bahwa terdapat empat unsur atau prinsip utama yang mencerminkan sistem pemerintahan yang baik yaitu akuntabilitas, transparansi, keterbukaan, dan aturan hukum. Fokus dalam penelitian ini merupakan mengenai bagaimana tanggung jawab pejabat pemerintah desa di desa Mancon Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk dalam menyusun laporan keuangan desa melalui suatu aplikasi pemerintah Kabupaten Nganjuk yaitu SILOKDES (Sistem Pengelolaan Keuangan Desa) dengan dianalisis menggunakan prinsip-prinsip good governance yaitu Akuntabilitas dan Transparansi. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang kami jabarkan di atas, maka dapat kami tarik kesimpulan yaitu pemerintah desa Mancon telah menerapkan prinsip-prinsip dari good governance akuntabilitas dan transparansi. Dapat dilihat dalam pelaksanaan dan pengelolaan keuangan desa menggunakan aplikasi Silokdes, pemerintah desa Mancon sudah bertanggung jawab dan terbuka dalam melaporkan semua keuangan desa yang digunakan oleh desa.
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PEMBANGUNAN DESTINASI WISATA WAHANA GANGGA BUYA DI DESA KEDUNGSUMBER KECAMATAN BALONGPANGGANG Velinda Ayu Sasmita; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan destinasi wisata menjadi salah satu pilihan pemerintah desa dalam menghadapi permasalahan perekonomian yang ada di desa Kedungsumber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait Strategi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Destinasi Wisata Wahana Gangga Buya melalui rencana yang sudah disusun oleh kepala desa. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana strategi pembangunan desa wisata. Teknik pengumpulan data menggunakan media massa, lembaga pemerintahan atau swasta, serta studi literatur untuk memperoleh data sekunder dan didukung dengan analisis Matriks SWOT. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian mengemukakan bahwa penerapan analisis SWOT mempengaruhi pembangunan destinasi wisata. Strategi pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan terkait pembangunan desa wisata sudah baik, namun dalam pelaksanaan masih belum maksimal. Adapun faktor penghambatnya yaitu rendahnya sumber daya manusia dalam bidang teknologi, dan kurangnya rasa kesadaran partisipasi masyarakat setempat. Pemerintah desa harus menguatkan partisipasi masyarakat terkait pengimplementasian kebijakan dan mencari solusi penghambat berjalannya program desa wisata.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA TAWANGSARI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Syailendra Wahyu Pamungkas; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memimpin suatu organisasi, pemimpin harus mempunyai gaya kepemimpinan agar pemimpin tersebut dapat menggerakkan anggota organisasi sesuai dengan tujuan organisasi tersebut. Salah satu contoh kepemimpinan ialah kepala desa. Pada penelitian ini, peneliti membahas tentang gaya kepemimpinan Kepala Desa Tawangsari Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Permasalahan utama dalam penelitian ini ialah gaya kepemimpinan apa yang diterapkan kepala desa Tawangsari dalam memimpin desa? dan bagaimana peran kepala desa Tawangsari dalam meningkatkan partisipasi masyarakat?. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala desa Tawangsari dan bagaimana peran kepemimpinan kepala desa Tawangsari dalam meningkatkan partisipasi masyarakat desa Tawangsari. Untuk menjawab persoalan tersebut, maka peneliti mengumpulkan data yang valid dengan cara menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa gaya kepemimpinan kepala desa Tawangsari menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Dalam hal ini, setiap pengambilan keputusan kepala desa Tawangsari melakukan musyawarah dengan masyarakat setempat atau pihak yang terkait.
KINERJA PEMERINTAHAN DESA UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA WANGUN KECAMATAN PALANG-TUBAN Hilfa Putri Rahayu; Endang Indardututi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 ini berusaha mengembalikan konsep, dan bentuk Desa seperti asal-usulnya, Desa atau disebut dengan nama lain, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memilik kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat-istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan nasional dan berada di Daerah Kabupaten. Desa dapat dibentuk, dihapus, dan/atau digabung dengan memperhatikan asal-usulnya atas prakarsa masyarakat dengan persetujuan Pemerintah Kabupaten dan DPRD. Secara substantif Undang-Undang Desa ini menyiratkan adanya upaya pemberdayaan aparatur pemerintah desa dan juga masyarakat desa. Pemerintahan Desa atau dalam bentuk nama lain seperti halnya Pemerintahan Marga, keberadaannya adalah berhadapan langsung dengan masyarakat, sebagai ujung tombak pemerintahan yang terdepan. Pelaksanaan otonomisasi desa yang bercirikan pelayanan yang baik dapat memberikan kepuasan bagi masyarakat yang memerlukan karena cepat, mudah, tepat dan dengan biaya yang terjangkau, oleh karena itu pelaksanaan di lapangan harus didukung oleh faktor-faktor yang terlibat dalam implementasi kebijakan tentang Desa tersebut. Persepsi aparat mengenai pekerjaannya tergantung pada tingkat outcomes intrinsik maupun ekstrinsik dan bagaimana pekerja/pegawai memandang outcome tersebut dan mencerminkan sikap pada pekerjaanya. Sikap mental merupakan kondisi mental yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai potensi kerja secara maksimal. Kinerja Pemerintah desa Poopo belum cukup baik dalam Produktivitas, kulitas pelayanan dan akuntabilitas pelayanan hal ini dilihat dari aspek sikap mental dan perilaku aparat desa dalam pengurusan surat-surat keterangan terhadap masyarakat.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA DISANAH KECAMATAN SRESEH KABUPATEN SAMPANG MADURA Aldian Cholik; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan peraturan pemerintah Lingkungan merupakan ingkungan hidup untuk seluruh makhluk yang ada di bumi, khususnya manusia. Namun, terdapat salah satu permasalahan yang ada di Desa Disanah Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang Madura adalah masih terjadi penumpukan sampah yang berserakan, karena tidak tersedianya tempat pembuangan akhir resmi dari pemerintah desa setempat, Kurangnya kesadaran warga setempat dalam membuang sampah, dan Sebagian besar warga membuang sampah di sekitar rumah. Demikian dapat disimpulkan berdasarkan pencocokan data hasil observasi, data dari website diketahui bahwa sistem pengelolaan sampah di Desa tersebut tergolong sedikit kurang baik sebab warga lebih dominan membuang sampah di sekitar rumah dan faktanya Desa Disanah Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang Madura tidak melakukan upaya penampungan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, dan tidak memiliki TPA.
EFEKTIVITAS KELURAHAN DALAM MEMBANTU PROGRAM SIPRAJA DI KELURAHAN PUCANGANOM KECAMATAN SIDOARJO KABUPATEN SIDOARJO Daniela Elisandra; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu tanggungjawab pemerintah yang penyelenggaraannya wajib dilaksanakan oleh instansi pemerintah untuk melayani kebutuhan publik yang lebih baik sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yaitu aplikasi Sipraja (Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo). Dalam penyelenggaraan dan pengelolaan program Sipraja perlu melibatkan segenap aparat pemerintahan (sumber daya manusia). Namun fakta yang didapat, kinerja pegawai dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kantor Kelurahan Pucanganom Kabupaten Sidoarjo dinilai masih kurang efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas kinerja kelurahan dengan berpegang pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan proses pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di kantor Kelurahan Pucanganom. Dalam hasil penelitian ini, adapun beberapa saran yang dapat dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan yaitu pemberdayaan, sosialisasi, dan pelatihan khusus aparat kelurahan perlu dilakukan dan mendapatkan perhatian khusus oleh Pemerintah atasan baik Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Pusat. Serta, dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di desa/kelurahan harus terlibat, baik aparatur desa, tokoh masyarakat, swasta pendukung pembangunan desa dan partisipasi masyarakat.
PERAN LURAH DALAM MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK Devlin Harnedicta Fajriyah Harnedicta Fajriyah; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan merupakan wilayah kerja lurah sebagai perangkat daerah kabupaten atau kota. Banyaknya tuntutan pelayanan publik sebagai tanda ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Harus diakui bahwa pelayanan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyrakat terus mengalami pembaruan dari segi pelayanan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Pelayanan Lurah yang diberikan sebagai kewajiban sudah tertuang didalam berdasarkan isi Undang-Undang Nomor 73 Tahun 2005 Tentang tugas dan fungsi Kelurahan di dalam Pelayanan Publik karena mereka diangkat oleh pemerintah untuk melayani masyarakat sehingga pelayanan akan dapat menjadi lebih cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat merancang model pelayanan yang lebih bervariasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan memberi gambaran mengenali kinerjal lurah dalam mengoptimalkan pelayanan publik di Kelurahan Bungah Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Peran lurah dalam proses meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan Bungah maka dapat di simpulkan bahwa peran lurah dalam meningkatkan pelayanan publik masih belum bisa dikatakan optimal, hal ini didapat dibuktikan dengan  masih lemahnya sikap, kemampuan, semangat kerja pegawai dan perlu lebih di tingkatkan lagi pelayanan yang di berikan oleh masyarakat agar lebih optimal.
KUALITAS PELAYANAN KEPENDUDUKAN DI KANTOR KELURAHAN KEPUTIH Adelia Sagita Indah Pratiwi; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Keputih untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik. Data analisis didapatkan secara kualitatif deskriptif untuk memberikan gambarkan mengenai permasalahan dalam penelitian. Dalam pengumpulan data, metode yang dipakai adalah observasi, wawancara, dan melalui kuisioner. Hasil penelitian mendapatkan 5 indikator yang ada pada kualitas pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Keputih adalah Bukti fisik (tangibles), Keandalan (reliability), Daya tanggap (responsiveness), Jaminan (assurance), Perhatian (empathy). Selain itu yang menjadi faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Keputih adalah Sumber daya manusia dan kedisiplinan petugas pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kantor Kelurahan Keputih belum optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyararakat karena masih terdapat pelayanan yang masih kurang baik sehingga masih perlu ditingkatkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BATAS KAMPUNG (WBK) DI KAMPUNG SUMBERAN KELURAHAN BALAS KLUMPRIK KECAMATAN WIYUNG SURABAYA: Strategi Pengembangan WBK Rafi Sam Putra Nasrullah; Endang Indartuti
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan nasional yang memegang peranan penting berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Wisata Batas Kampung  salah satu wisata di Jawa Timur yang masih kalah jumlah pengunjung jika dibandingkan dengan wisata lain di sekitarnya. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Penulis, masalah tersebut disebabkan oleh Kurangnya bantuan pemerintah, Jalur terlalu sempit untuk kendaraan beroda empat, kondisi tempat wisata kurang beragam. Strategi pengembangan pariwisata diperlukan untuk Memaksimalkan keuntungan, dan mengurangi masalah upaya pengembangan wisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif diskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai datanya. Kemudian metode analisis menggunakan metode SWOT yang dapat di terapkan untuk mengembangkan kawasan wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang akan terjadi menjadi kekuatan dan kelemahan di dalam pengembangan kawasan wisata batas kampung (WBK).