cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
prajajurnal@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No.11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 27970469     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 ini diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, Community of Research Laboratory Surabaya, Indonesia sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Administrasi Publik; Manajemen Publik; Pelayanan Publik; Kebijakan Publik; Governance; Local Government; Lembaga Internasional; dan Pembangunan. Redaksi PRAJA observer sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang administrasi publik.
Articles 437 Documents
PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI DESA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI PEMERINTAH DESA WONOKERTO KABUPATEN LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR Setyawan, Arief; Ibnu Rochim, Achluddin; Kusbandrijo, Bambang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan maksud dan tujuan kebijakan Bupati No. 48 tahun 2019 tantang Sistem Informasi Desa sebagai perangkat dan proses pemanfaatan data dan informasi untuk mendukung pelayanan masyarakat Desa Wonokerto dan pengelolaan sumber daya. Desa Wonokerto Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang menjadi objek kajian penelitian karena berdasarkan permasalahan yang ditemukan tidak mengoptimalkan teknologi informasi dalam keterbukaan informasi yang membuat masyarakat mengalami kesulitan dalam pencarian data (kependudukan, potensi desa, laporan, perencanaan dan penganggaran) yang membuat pengguna sistem informasi desa dalam pelayanan menjadi kurangnya transparansi, dan akuntabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan SID (Sistem Informasi Desa) guna menciptakan keterbukaan informasi kepada masyarakat Desa Wonokerto. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori e-government yang dikemukakan Stiftung (2001) dalam Indrajit (2005:46) apa yang disebut sebagai balanced e-government scorecard  sebagai alat ukur performa pemerintahan yang menerapkan e-government. Menjelaskan kelima dimensi untuk melihat pelaksanaan e-Government yaitu: 1) Manfaat 2) Efisiensi 3) Partisipasi 4) Transparansi 5) Manajemen Perubahan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian dapat disimpulkan yang terdapat dua faktor. Pertama faktor pendukung : kebijakan yang telah terlaksana, anggaran yang ada di pemerintah Desa Wonokerto Kecamatan Tekung ini telah mencukupi, dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang aktif.  Kedua faktor penghambat : keterbatasan Sumber Daya Manusia, minimnya pendampingan dari Diskominfo Lumajang pada saat pelatihan Sistem Informasi Desa, dan koordinasi dengan pihak Diskominfo Lumajang yang kurang
PENINGKATAN PELAYANAN PKH (PROGRAM KELUARGA HARAPAN) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN WAKATOBI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Fendi Ilham; M. Kendry Widiyanto; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 01 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif untuk mengetahui bagaimana pelayanan administrasi PKH (Program Keluarga Harapan) dapat ditingkatkan untuk membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara dan Penelitian ini dipusatkan pada bagaimana meningkatkan upaya PKH (Program Keluarga Harapan) dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara.  Fenomena yang diamati memerlukan observasi terbuka, sehingga dipilih penelitian kualitatif. Berikut ini adalah metode penelitian: Penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari para lokasi yang akan di teliti yang Rasional, efisien, serta Efisien, Ilmiah, inovatif, Produktif Profesional dan memanfaatkan Teknologi Tepat Guna Pasolong (2010). Dalam penelitian ini,teknik analisis data :  pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan, dan triangulasi data (Sugiyono 2016:92). temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan Pelayanan Program Keluarga Harapan PKH di Kemiskinan Pengentasan di Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara dikatakan berjalan baik untuk beberapa indikator.
EVALUASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 : Studi Pada Pulo Tegalsari RW 07 RT 10 Surabaya Ade Daoed Saputra; Supri Hartono; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 06 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya Covid 19 ke Indonesia dan ditambah dengan kebijakan PSBB membuat kerusakan ekonomi masyarakat sehingga pemerintah mengeluarkan Kebijakan peraturan Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang di keluarkan oleh pemerintah mengenai keuangan kebijakan penangan Negara serta stabilitas system keuangan untuk mengatasi pademi Covid 19 yang tujuannya mengurangi dampak akibat Covid 19 dalam berbagai sektor, sektor ekonomi salah satunya. Selain itu juga, Menteri Sosial Republik Indonesia mengeluarkan keputusan tentang kebijakan bantuan langsung tunai No. 54/HUK/2020 mengenai pelaksanaan bantuan langsung tunai dan bantuan sosial sembako dalam penanggulan dampak Covid 19. Peneliti berusaha mengetahui evaluasi kebijakan bantuan langsung tunai di Pulo Tegalsari. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi William N. Dunn. Metode yang di gunakan di penelitian ialah metode kualitatif deskriptif. Bedasarka hasil penelitian yang di lakukan peneliti evaluasi kebijakan BLT yang dilakukan melalui enam indikator terbukti tidak semuanya sesuia dengan hasil yang di inginkan pemerintah meskipun terdapat banyak dampak positif yang diterima masyarakat namun kebijakan BLT dirasa masih memiliki kekurangan dalam beberapa aspek terutama indikator perataan dan ketepatan sasaran.
PEMBERDAYAAN EDUWISATA KULINER TAUGE DAN LONTONG DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI DESA HULAAN KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK Khoir, Syaifudin; Murti, Indah; Rahmadanik, Dida
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 03 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar, hal tersebut beriringan dengan meningkatnya kemiskinan yang terjadi di Indonesia. pemberdayaan masyarakat Desa Hulaan melalui eduwisata tauge dan lontong oleh pemerintah Desa Hulaan dan BUMDes Sumber Makmur, dengan menyadari potensi Desa yang ada untuk menjadikan Desa wisata yang nanti bertujuan untuk memperdayakan masyarakat sekitar dengan tujuan memberikan manfaat untuk perekonomian masyarakat sehingga membantu meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat. Walaupun proses pemberdayaan masyarakat sedikit tersendat dikarenakan oleh keterbatasan biaya atau dana untuk pembangunan infrastuktur Desa wisata. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara. Pemberdayaan masyarakat Desa Hulaan melalui pengembangan desa wisata edukasi kuliner dan desa pembuatan tauge dan lontong dengan 7 tahapan atau langkah. Desa Wisata Eduwisata Tauge dan Lontong merupakan program pemberdayaan dengan pendekatan terpadu, program kemasyarakatan, ekonomi, lingkungan dan kebencanaan yang didukung oleh kemitraan masyarakat untuk pertumbuhan dan perkembangan daerah dengan menggunakan potensi dan aset yang dimilikinya.
PROFESIONALISME PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI KOTA SURABAYA MELALUI SURABAYA SINGLE WINDOW Widya Anggraini, Inneke; Radjikan, Radjikan; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 03 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisa profesionalisme pelayanan aparatur sipil negara dalam melakukan pelayanan penerbitan izin mendirikan bangunan di Kota Surabaya yang berlokus di UPTSA Kota Surabaya. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa (1).Kemampuan yang dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di UPTSA Surabaya sudah kompeten (2).Kualitas pelayanan, program Surabaya single window selalu dilakukan pembaharuan sesuai dengan intruksi dari kebijakan pemerintah pusat sehingga kualitas layanan tersebut selalu up to date. (3).Sarana dan Prasarana, Perbaikan dan peremajaan rutin dijadwalkan dan dilaksanakan guna mendukung suksesi pelayanan yang prima. (4).Jumlah Sumber Daya Manusia dalam menunjang pelayanan sudah cukup, namun perlu adanya penambahan staf di beberpa pos pelayanan yang berkenaan dengan proses perizinan online. (5).Teknologi Informasi, Pemanfaatan teknologi informasi terbukti dengan inovasi pelayanan perizinan berbasis online melalui Surabaya Single Window. (6).Keandalan, konsistensi dari sikap dan kinerja birokrat di UPTSA Kota Surabaya dalam memberikan pelayanan public yang prima tercermin dari tingginya tingkat pertanggungjawaban aparat pelaksana terhadap program pelayanan.
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA DESA TERHADAP PELAKSANAAN PEMBAGUNAN JALAN DI DESA KANOR KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO Ulil Azmi Sugiyanto, Moch; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 03 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa adalah masyarakat sosial di masa lampau, dan pemerintahan asli bangsa Indonesia yang keberadaannya sudah ada jauh sebelum Indonesia berdiri. Permasalah pada penelitian ini adalah mengenai pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan pendukung pertumbuhan ekonomi dan kecepatan di masyarakat. Oleh karena itu, peran infrastruktur jalan diwilayah desa sangat penting. Pembangunan jalan merupakan barang public yang digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini guna mendeskripsikan serta menganalisis tentang pembangunan jalan desa di desa Kanor. kepemimpinan kepala desa dalam pembangunan jalan sangat berperan penting dalam pembangunan jalan desa dibutuhkan pemimpin yang bisa memberi motivasi keputusan yang tepat dan melibatkan perangkat desa dan masyarakat agar pembangunan jalan bisa berjalan baik dan transparan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan peranan kepemimpinan kepala desa dalam pengaruh pembangunan jalan sangat baik melibatkan aparatur desa dan masyarakat. Hal ini terlihat dari jawaban responden yang mengatakan sangat baik yaitu 9 atau 50.00 dimana sikap memimpin kepala desa dalam pengambilan keputusan selalu tentang pembangunan jalan umum di Desa Kanor.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA SUGIHWARAS KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO Aisy Zuhdan, Hamdan; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang digunakan oleh Kepala Desa SugihWaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Analisis tersebut ditinjau dari dimensi gaya kepemimpinan otoriter, demokratis, kebebasan, dan transformasional. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi studi pustaka terdahulu. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif yang dipaparkan dalam bentuk penjelasan. Setelah daata diperoleh maka kemudian dicari implikasinya berdasarkan dimensi jenis gaya kepemimpinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala Desa SugihWaras sangat dominan menggunakan jenis gaya kepemimpinan demokratis semi transformasional tetapi dalam implementasinya justru menurunkan tingkat disiplin waktu kerja pegawai. Pengaruh yang ditimbulkan yaitu karena pegawai tidak merasa terkekang sebab kepemimpinan demokratis cenderung menyelesaikan suatu persoalan dengan cara musyawarah. Hal tersebut yang menjadi penyebab sebagian pegawai kelurahan sering terlambat masuk kerja. Saran yang bisa diberikan oleh penulis yaitu Kepala Desa SugihWaras dalam menerapkan gaya kepemimpinan demokratis seharusnya hanya sebatas pada pelaksanaan tugas. Dalam hal keterlambatan masuk kerja pegawai, Kepala Desa sebaiknya menerapkan gaya tranformasional.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA di DESA DALEGAN KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK Tegar Erlangga, Bagus; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik adalah salah satu kabupatendi Jawa Timur yang memiliki berbagai daerah yang berpotensi dibidang pariwisata, salah satu daerah tersebut adalah Desa Dalegan yang terletak di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Meskipun kabupaten Gresik terkenal dengan wisata religinya, potensi desa Dalegan memiliki perbedaan tersendiri yang menjadi daya tarik wisatawan, potensi yang ada di Desa Dalegan adalah wisata Bahari yang berupa pantai dan hasil alam dari laut dan perkebunan pohon siwalan, meski sudah dilakuakan pengolahan potensi tersebut seperti pantai yang menjadi obyek wisata Pantai Dalegan. Namun dalam pengembangan Desa Wisata di Desa Dalegan masih bisa ditinjau lagi agar bisa lebih berkembang dan bisa bersaing dengan obyek wisata lain yang ada di Kabupaten Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi paling tepat dalam pengembangan Desa Wisata dengan menggunakan potensi – potensi yang ada di Desa Dalegan. Penelitian ini mengguakan metode penelitian eksploratif dengan teknik analisis SWOT, dalam pengambilan data diperoleh dari observasi langsung ke lokasi Desa Dalegan, selain observasi data juga diperoleh dari literatur yang relevan dengan studi penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini terdapat potensi unggulan Desa Dalegan serperti, adanya pantai dengan keunikan pasir putih yang lembut, dan hasil alam yang dapat diolah bersal dari laut Dalegan dan kebun pohon siwalan yang melimpah. Selain potensi unggulan, terdapat juga faktor-faktor yang menghambat perkembangan desa wisata di Desa Dalegan seperti kondisi jalan yang kurang baik, dan adanya oknum – oknumdari penduduk sekitar yang berjualan sebarangan dipinggir jalan dan membuka lahan parkir liar. Setelah menganalisis menggunakan teknik analisis SWOT diharapakan pengembangan Desa Wisata di Desa Dalegan bisa terwujud dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DI KELURAHAN KANIGORO KECAMATAN KARTOHARJO KOTA MADIUN Ainur Rochmawan, Reza; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan aset yang berharga untuk daerah yang wilayahnya tidak besar, sehingga dapat menjadi sumber pemasukan daerah jika dikelola dengan baik. Pada dasarnya, pariwisata dibagi menjadi beberapa macam pariwisata yang dimiliki daerah yakni, obyek wisata buatan, wisata alam, wisata religi, wisata sejarah, dan wisata edukasi. Potensi pariwisata di Kelurahan Kanigoro sangat besar, terlebih lagi untuk obyek wisata buatan yang sangat besar yang beberapa tahun kebelakang ada pembangunan infastruktur pariwisata kota. Daya tarik obyek wisata tersebut diharapkan kuat atau sebagai pancingan untuk mendatangkan wisatawan lokal pada hari weekend. Hal ini juga membantu perekonomian masyarakat daerah sekitar Kelurahan Kanigoro dengan banyak munculnya UMKM yang sangat berkualitas barang/produk yang diperjualbelikan. Dengan adanya artikel ini, pemerintah harus lebih efisien dan efektif dalam pengimplementasian strategi kepariwisataan disetiap kelurahan yang ada di Kota Madiun terutama Kelurahan Kanigoro agar lebih berkembang dan maju dibandingkan dengan daerah lain untuk menjadi pusat destinasi wisata yang nyaman, aman, dan mendatangkan kesejahteraan masyarakat yang mampu berkontribusi untuk menciptakan sebuah ide-ide baru dan pariwisata yang berbasis ekonomi kreatif.
EFEKTIVITAS PROGRAM KALIMASADA DI KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR, KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA Setiyowati, Tiara Tri; Indartuti, Endang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 02 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kalimasada yang betujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. Program ini memberikan kemudahan masyarakat dalam layanan administrasi kependudukan agar proses pelayanan dapat berjalan secara transparansi, efektif dan efisien. Program kalimasada yang dibantu oleh RW diwakili oleh kader dan RT diwakili oleh Ningminduk. Dalam proses implementasi program Kalimasada terdapat pengukuran berdasarkan beberapa variabel. Menurut data yang telah diperoleh dapat memperoleh hasil efektivitas dari program kalimasada yaitu , program kalimasada yang belum efektif karena dalam pelaksanaan program terdapat beberapa kendala dalam proses implementasi program seperti kurang tepatnya sasaran dari program adalah seluruh warga Kelurahan Medokan Semampir tetapi masih banyak warga terutama para lansia yang belum memahami program Kalimasada, Sosialisasi program kalimasada yang belum menjangkau seluruh wilayah Kelurahan Medokan Semampir sehingga masih terdapat warga yang belum memahami program Kalimasada, sehingga tujuan dari program tersebut belum bisa dicapai secara sempurna serta pemantauan yang belum efektiv karena monitoring dan edukasi yang diberikan kepada RW dan RT belum tersampaikan dengan baik .