cover
Contact Name
Sitti Rahmawati Talango
Contact Email
ecie-jurnalpiaud@iaingorontalo.ac.id
Phone
+6282347565311
Journal Mail Official
ecie-jurnalpiaud@iaingorontalo.ac.id
Editorial Address
Kampus II Jln. Sultan Amai No. 01 Desa Pone Kec. Limboto Barat, Kab. Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
ECIE JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27469115     DOI : -
Core Subject : Education,
ECIE Journal menerbitkan berbagai artikel dan hasil penelitian yang berkonsentrasi pada bidang kajian pendidikan dan perkembangan anak usia baik secara umum maupun dalam perspektif keIslaman. Publikasi dalam ECIE journal berbentuk riset penelitian dan terapan serta studi literatur
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJASAMA ANAK MELALUI PERMAINAN ESTAFET GELANG KARET PADA ANAK DI KELOMPOK B TK KARTIKA XXI-17 KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Botutihe, Herlina; Pratiwi, Wiwik
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran umum keterampilan kerjasama pada anak usia dini di TK Kartika XXI-17 Kota Tengah Kota Gorontalo, bagaimana gambaran umum permainan estafet gelang karet dalam pembelajaran di TK Kartika XXI-17 Kota Tengah Kota Gorontalo, dan apa saja faktor penghambat dan pendukung keterampilan kerjasama dalam permainan estafet gelang karet di TK Kartika XXI-17 Kota Tengah Kota Gorontalo.Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif. Dan teknik pengumpulan data ditempuh melalui: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, dan Verifikasi Data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kerjasama anak melalui permainan estafet gelang karet dapat membantu meningkatkan keterampilan kerjasama anak di TK Kartika XXI-17 Kota Tengah Kota Gorontalo. Permainan estafet gelang karet dapat dilakukan secara berkelompok dengan tujuan untuk membentuk sikap kooperatif pada diri anak agar dapat bekerjasama dalam melakukan permainan sesuai dengan aturan yang ditentukan. Dengan permainan estafet gelang karet, terlihat bagaimana anak dapat bekerjasama dalam menyelesaikan tugas dengan orang lain, tolong menolong, bertanggung jawab, dan saling berinteraksi dengan baik.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJASAMA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN KOOPERATIF DI KELOMPOK B TK MEKAR SARI DESA POTANGA KECAMATAN BOLIYOHUTO KABUPATEN GORONTALO Dai, Kasmin; Utina, Sitiriah Salim
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini yakni bagaimana meningkatkan keterampilan kerjasama anak usia dini melalui metode Bermain kooperatif? Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan keterampilan kerjasama AUD melalui metode Bermain koopertif. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan reduksi data, penyajian data dan penrikan kesimpulan. Kemudian untuk pengecekan keabsahan data penulis menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi teknik. Hasil penelitian:1) meningkatkan keterampilan kerjasama AUD melalui metode bermain kooperatif terutama di kalangan kelompok B mereka sudah cukup baik dari sebelumnya. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran diutamakan adalah media yang penarik bagi anak dan utamanya tidak berbahaya. Cara guru menyampaikan juga harus jelas agar anak mudah mengerti. 3) peningkatan anak dalam meningkatkan keterampilan kerjasama aud melalui metode bermain kooperatif dapat diketahui melalui pengamatan guru pada saat pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian diharapkan kepada guru, orangtua bisa mengulang pembelajaran yang didapatkan terutama untuk kebutuhan anak dalam pembelajaran. Bagi peneliti agar lebih memahami tentang meningkatkan keterampilan kerjasama anak melalui metode Bermain kooperatif agar anak lebih senang dan tertarik untuk melakukan kegaiatan.
MENINGKATKAN NILAI MORAL KEAGAMAAN MELALUI METODE BERSYAIR ISLAMI di KELOMPOK A2 RA AL-MOURKY KECMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Sahu, Fahmi Mahnularha; Indriani
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di RA Almourky Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo didapatkan hasil bahwa nilai moral anak masih kurang optimal terutama antara siswa dengan teman sebayanya dalam kegiatan pembelajaran. Dalam permasalahan ini ada beberapa metode yang sudah digunakan dalam pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan nilai moral keagamaan anak salah satunya adalah metode bercerita, bernyanyi dan mengucap syair, meskipun sudah digunakan belum menunjukan nilai moral agama pada anak meningkat secara optimal. Tujuani penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana nilai moral keagamaan dalam bersyair islami. Metode yang di gunakan oleh peneliti yakni metode kulaitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa meningkatkan nilai moral keagamaan melalui metode bersyair islamiproses penerapan metode beryair islami untuk meningkatkan nilai moral keagamaan di RA Al-Mourky pertama dalam pengucapan syair anak ajarkan empat bait terlebih dahulu setelah anak sudah bisa menghafalnya satu bait guru akan mengajarkan bait selanjutnya, adapun faktor penghabatnya yaitu ada anak yang terlambat, pengucapan dan kerjamsa anatara guru dengan orang tua. Kesimpulannya dari penelitian bahwa sebagain anak sudah menerapkan nilai moral keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Saran sebaiknya guru lebih kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran agar anak tidak merasa bosan saat pemebelajaran berlangsung dan lebih banyak belajar dalam pengucapan syair.
PENANAMAN NILAI KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI MELALUI PEMBERIAN TUGAS PADA KELOMPOK B5 DI RAT AL ISHLAH KOTA GORONTALO Ibura, Sri Tutut; Talango, Sitti Rahmawati
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pemberian tugas, yang mempunyai kaitan dengan pengembangan kepribadian anak, terutama dalam kemandirian anak. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana proses, hambatan dan faktor pendukung terbentuknya penanaman nilai kemandirian anak usia dini melalui pemberian tugas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, untuk menjelaskan hal tersebut data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemandirian anak usia dini melalui pemberian tugas menunjukkan telah sepenuhnya menanamkan kemandirian. Kesimpulannya melalui pemberian tugas mewarnai, dengan menggunakan 7 item program yang sudah. Faktor pendukung kemandirian anak melalui pemberian tugas yaitu faktor lingkungan dan pola asuh orangtua. Kemudian hambatan dan solusi yang dihadapi guru dalam kemandirian anak melalui pemberian tugas sebagai berikut: Pertama orangtua yang tidak mendukung atau bertolak belakang dengan guru, solusinya membuat komitmen kembali dan kerjasama antara guru dan orangtua. Kedua masih ada anak yang belum mau mengerjakan tugas, solusinya guru pisahkan anak ini dulu dari teman- temannya yang sedang belajar, menyesuaikan suasana sesuai hati anak dan tidak memaksa jika mood anak sudah mulai baik baru guru menenangkan hati anak dan mengajak anak kembali belajar bersama dengan teman-temannya.
PENGGUNAAN MEDIA RITATOON UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL HURUF KELOMPOK B DI TK INDRA 2 KECAMATAN LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Nasim, Merlin; Pateda, Lamsike
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian yaitu “Bagaimanakah penggunaan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf”. Dengan tujuan peneliti yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf dan nantinya berguna bagi guru Pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan metode dan strategi mengajar khusunya melalui media ritatoon Kelompok B TK Indra 2 Limboto Kabupaten Gorontalo.Penggunan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf ini merupakan praktek tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan bimbingan dari pihak orang tua atau peneliti dalam kesadaran untuk bisa di biasakan atau dapat membawah bekal untuk masuk dalam jenjang pendidikan sekolah dasar.Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek dari penelitian ini adalah kelompok B berusia 5 sampai 6 tahun yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Pada tehnik pengumpulan data adalah dari observasi an dokumentasi. Peningkatan pengenalan huruf menggunakan media ritatoon apat di lihat dari jumlah-jumlah presentasenya dari observasi awal sebelum peneliti melakukan tindakan hanya ada 12% , dan pada saat peneliti melakukan tindakan pada siklus I sudah meningkat menjadi 37 % dan pada Siklus II lebih meningkat lagi sampai 75% sesuai target peneliti. Dari hasil penelitian ini kiranya dalam proses kegiatan pembelajaran kiranya guru dapat menyiapkan stategi atau media untuk pembelajaran agar dapat membuat anak tertarik untuk proses pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK MELALUI TEKNIK MODELING ( Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok B RA An-Najmus Shagir Kota Gorontalo) Pomaalo, Merti
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 01, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam hasil penelitian tindakan kelas ini adalah:’’Apakah dengan Teknik Modeling dalam pembelajaran, Kemandirian Anak Pada Kelompok B di RA Annajmus Shagir Kota Gorontalo akan meningkat?’’.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Kemandirian Anak Kelompok B di RA Annjamus Shagir Kota Gorontalo melalui Teknik Modeling, yang berjumlah 24 anak yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 11 anak perempuan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif penelitian tindakan kelas, dengan prosedur penelitian terdiri dari: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan evaluasi, tahap analisis dan refleksi.Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus dapat disimpulkan bahwa: Penggunaan Teknik Modeling dalam pembelajaran dapat meningkatkan Kemandirian Anak Kelompok B di RA Annajmus Shagir Kota Gorontalo. Peningkatan hasil belajar dapat diketahui dari lembar observasi kemampuan kemandirian anak dalam kegiatan makan bersama di mana pada siklus 1 tingkat ketuntasan belajar adalah sebesar 54%, pada siklus 2 terjadi peningkatan yakni sebesar 97% . Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa peningkatan kemandirian anak dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 43%.Dari hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa dalam penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh guru sebaiknya dilakukan secara periodik, karena dengan pelaksanaan PTK secara periodik akan diketahui perkembangan anak dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Media Film Animasi Nussa dan Rara Terhadap Perkembangan Kecerdasan Spiritual Anak Kelas A1 PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto Mannassai, Annisa Fahmi; Wiwik Pratiwi
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 02, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media filem animasi Nussa dan Rara terhadap perkembangan kecerdasan spiritual anak kelas A1 PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental designs (nondesigns) dengan bentuk One Group Pretest-Posttest. Subjek dalam penelitian adalah peserta didik dari kelas A1 di PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto sebanyak 14 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling dengan cara teknik Sampling Jenuh. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa media filem animasi Nussa dan Rara memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kecerdsasan spiritual anak kelas A1 di PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.001 lebih kecil dari 0.05 dimana secara statistik terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara filem animasi Nusa dan Rara terhadap kecerdasan spiritual anak kelas A1 PPAUD IT Lukmanul Hakim Limboto.
Pemberian Air Susu Ibu sebagai Basis Gizi Balita pada Anak Usia Dini (Perspektif Pendidikan Islam) Munirah
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 02, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengelaborasi dan mendeskripsikan implementasi pemberian ASI sebagai basis gizi balita pada anak usia dini. Selain itu dapat menemukan solusi kegagalan pemberian ASI pada anak usia dini di Raudhatul Athfal fi Sabilil Ilmi Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemberian ASI sebagai basis gizi balita pada anak usia dini di Raudhatul Athfal fi Sabilil Ilmi Kota Gorontalo, pertama adalah keberhasilan memberi ASI pada anak didukung oleh sikap atau kemauan ibu yang tinggi dan dukungan keluarga khususnya suami berperan aktif memberi dukungan secara emosional dan bantuan praktis, serta suami berperan aktif mengatasi kendala yang timbul selama proses menyusui. Kedua, adalah kegagalan pemberian ASI dapat disebabkan oleh faktor internal adalah faktor psikologis, fisik, dan pekerjaan ibu. Sedangkan faktor eksternal adalah perubahan sosial budaya, faktor tenaga kesehatan, dan dukungan suami.
Pengembangan Teori Pembelajaran Humanisme menurut Jurgen Habermas serta Relevansinya Dalam Pendidikan Islam Labaso', Syahrial; Hestiana, Ratna
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 02, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori pembelajaran humanisme meyakini bahwa proses pendidikan tidak diarahkan untuk membentuk kompetensi peserta didik, tetapi sebaliknya dimaksudkan untuk mengembangkan potensi yang melekat dalam diri peserta didik itu sendiri, sebagai pribadi yang unggul dan istimewa. Sehingga sudut pandang yang digunakan ialah sudut pandang dari peserta didik sebagai individu pembelajar, sementara peran pendidik (guru) sebatas pada upaya dan usaha untuk memfasilitasi kebutuhan perkembangan diri dari peserta didik tersebut. Dalam proses pengembangannya menurut Jurgen Habermas, teori pembelajaran humanisme dapat dilaksanakan melalui tiga tahapan belajar, yaitu: belajar teknis (technical learning), belajar praktis (practical learning), dan belajar emansipatoris (emancipator learning). Melalui tiga tahapan belajar tersebut, peserta didik diharapkan dapat mencapai kesadaran yang utuh mengenai dirinya dan lingkungan sosialnya, hal inilah yang sekaligus menjadikan teori pembelajaran humanisme yang dikembangkan oleh Jurgen Habermas selaras dengan tujuan pendidikan Islam, sebab pada akhinya output dari teori pembelajaran humanisme ialah mencapai kearifan dan bijaksanaan hidup, sehingga seorang peserta didik dapat mengenali siapa dirinya, berikut peran sosial yang harus dilakukannya ditengah-tengah lingkungannya, sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya dengan semaksimal mungkin, tanpa tercerabut dari lingkungan kulturalnya.
Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Melalui Permainan Engklek Kelompok B TK Berlian Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo Nurlela; Supiah
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal, Volume 02, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Melalui Permainan Engklek. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 20 anak di kelompok B TK Berlian Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2019 dengan dua siklus. Tehnik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti yaitu pada saat Pra Tindakan Kemampuan Kinestetik Melalui Permainan Engklek hanya sekitar 15% atau 3 anak. Pada siklus I terjadi peningkatan 45% atau 9 anak. dan pada siklus II terjadi peningkatan yaitu sekitar 90% atau 18 anak. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah guru harus memiliki berbagai macam strategi dan metode pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan kinestetik pada anak. Agar anak mampu memahami dan dapat melaksanakan apa yang diarahkan oleh guru. Guru juga merupakan pemeran utama dalam proses pembelajaran.