cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022" : 19 Documents clear
Rancang Sistem Kontrol Motor DC Pada Konveyor Pakan Ayam Berbasis Internet Of Things Pradana, Fedryan Adhi; Kholis, Nur; Haryudo, Subuh Isnur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p201-207

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM peternak ayam saat masa pandemi COVID-19 ini adalah perawatan ayam yang kurang maksimal. Pemberian pakan ayam dilakukan secara manual, sehingga keterlambatan pemberian pakan dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menyebabkan meningkatnya angka kematian pada ayam. Hal tersebut dapat menurunkan tingkat pendapatan pada UMKM peternak ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem kontrol motor dc yang dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan aplikasi Blynk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah identifikasi masalah mitra, studi literatur, pembuatan desain awal, analisis desain, pembuatan desain akhir, pembuatan video animasi 3D, serta analisis hasil. Berdasarkan identifikasi masalah mitra dan analisis desain, diimplementasikan dimensi alat rancang sistem kontrol motor dc pada konveyor pakan ayam berbasis Internet Of Things sebesar 1600 cm x 70 cm x 185 cm yang dapat dikontrol dengan jarak jauh melalui aplikasi Blynk pada smartphone menggunakan jaringan internet sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan implementasi rancang sistem tersebut dengan harga yang lebih terjangkau bagi UMKM peternak ayam tingkat menengah kebawah. Kata Kunci:Blynk, Internet Of Things, Kontrol
Desain Antena Array Coplanar Vivaldi pada Frekuensi L, S dan C band Ananda, Radika Pratama Bagas; Nurhayati, Nurhayati; Rakhmawati, Lusia; Tjahyaningtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p174-181

Abstract

Antena array adalah antena yang terdiri dari lebih dari satu elemen, dalam upaya menerapkan modifikasi array penelitian ini menggunakan antena Vivaldi. Aplikasi antena vivaldi banyak digunakan dalam teknologi Ground Penetrating Radar, Medical Imaging seperti deteksi tumor otak dan kanker payudara. Penggabungan antena vivaldi dengan metode array memiliki kelebihan dapat menghasilkan gain yang lebih tinggi, dengan kelebihan gain yang lebih tinggi maka daya pancar antena penelitian ini bisa memfokuskan daya yang dipancarkan atau disebut pola radiasi. Desain antena yang dibuat ada tiga macam yaitu antena Coplanar Vivaldi elemen tunggal, antena Coplanar Vivaldi dengan 2 elemen dan 4 elemen array yang bekerja di frekuensi L, S dan C band. Dimensi substrat dari ketiga antena array vivaldi dibuat sama aitu 500 mm x 227 mm x 1.635 mm dan di desain untuk bekerja di frekuensi 1-8 GHz dengan menggunakan bahan copper pada pacth antena dengan tebal 0.035 mm, dan juga bahan FR-4 pada substrat dengan tebal 1.6 mm. Dengan dimensi ukuran substrat yang sama antena array dengan 4 elemen memiliki nilai Gain yang lebih tinggi dibandingkan dengan desain antena array 2 elemen dan 1 elemen. Dari hasil simulasi didapatkan untuk desain antena array 4 elemen memiliki Gain tertinggi 11.2 dB pada frekuensi 2 GHz dan 1 elemen memiliki Gain tertinggi 6.6. dB pada frekuensi 2 GHz. Dari hasil simulasi tersebut didapatkan bahwa untuk ukuran substrat yang sama, kinerja return loss terbaik diperoleh untuk elemen tunggal namun untk parameter Gain tertinggi diperoleh untuk antena 4 elemen array. Kata Kunci: Antena, Antena Array, Coplanar Vivaldi, Gain , L Band, C Band , S Band
Rancang Bangun Alat Pemberi Makan Otomatis dan Monitoring Pakan Ikan Gurami Berbasis NodeMCU ESP8266 v3 Beet, Anja Alfa; Baskoro, Farid; Asto, I Gusti Putu; Kholis, Nur
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p218-226

Abstract

Pakan merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan ikan. Pakan dapat mempengaruhi panjang, berat, atau pertambahan volume ikan. Saat ini masih banyak peternak yang memberikan pakan ikan gurami secara manual. Hal ini tentunya mengurangi efisiensi jika peternak memiliki banyak tambak atau memiliki usaha sampingan seperti mengelola sawah atau kebun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem alat pakan ikan dimana alat pakan ikan dapat secara otomatis mengeluarkan pakan pada pukul 07.00 dan 16.00 yang terhubung ke smartphone melalui aplikasi blynk. Sensor load cell digunakan untuk mengetahui berat pakan ikan pada wadah pakan yang dapat dimonitoring secara real time melalui aplikasi blynk dan LCD 16x2. Aplikasi blynk juga dapat memberikan perintah secara manual kepada alat pakan ikan agar dapat bekerja sewaktu-waktu. Modul NodeMCU ESP8266 v3 digunakan sebagai mikrokontroler yang dapat terhubung dengan wi-fi. Sistem monitoring menggunakan aplikasi blynk melalui widget gauge dan widget superchat. Pakan dalam wadah penampung dapat terdeteksi oleh sensor load cell. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh rata-rata error pada load cell pada alat sebesar 1,77% dengan delay salama 1 detik antara blynk dengan motor servo dan motor DC untuk bekerja. Rata-rata pakan yang dapat dikeluarkan oleh sistem adalah 18,2 gram dengan jarak lontar pakan ke kolam sejauh 3 meter hingga 42 cm. Sistem ini juga dapat dioperasikan secara manual dengan memberi perintah pada blynk. Kata Kunci : NodeMCU ESP8266 V3, Blynk, load cell.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Label Kardus Berbasis Model Kecerdasan Buatan YOLO dan EasyOCR serta ESP32-CAM Nugroho, Stefanus Adhie; Kholis, Nur; Endryansyah, Endryansyah; Baskoro, Farid
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p190-200

Abstract

Rancang Bangun Sistem Monitoring Area Parkir Kosong pada Pusat Perbelanjaan Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Telegram Bot Wibawa, Ryo Chandra Aldi; Baskoro, Farid; Asto, I Gusti Putu; Kholis, Nur
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p182-189

Abstract

Analisis Pemasangan Kapasitor Bank Terhadap Perubahan Nilai Faktor Daya dan Jatuh Tegangan Pada Unit Power Plant di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Cepu Prasetyo, Mochamad Dawan; Haryudo, Subuh Isnur; Joko, Joko; Agung, Achmad Imam
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p208-217

Abstract

Sumber energi listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat indonesia untuk keberlangsungan hidup dan beraktifitas. Energi listrik tetap menjadi pilihan sumber daya untuk pengoperasian peralatan dan mesin dalam dunia industri, salah satunya PPSDM MIGAS CEPU. Beban listrik industri dan hunian berbeda, beban listrik industri seperti motor listrik, boiler, dan pendingin ruangan, menyerap daya reaktif relatif besar. Dengan meningkatnya daya reaktif dapat mengurangi nilai faktor daya dan meningkatkan jatuh tegangan, salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut banyak industri yang berupaya mengurangi kebutuhan daya reaktif dengan kapasitor bank, dengan harapan dapat meningkatkan nilai faktor daya dan menurunkan jatuh tegangan. Pengimplementasian penggunaan kapasitor bank dalam meningkatkan nilai faktor daya dan mengurangi jatuh tegangan, menjadi tujuan utama penulis dalam penilitian ini. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah metode eksperimen dengan software ETAP. Data yang didapatkan dari PPSDM MIGAS CEPU diolah untuk kemudian dilakukan sebuah simualsi software ETAP. Hasil dari penambahan kapasitor bank sebesar 28 kVAR pada penelitian dapat meningkatkan nilai faktor daya menjadi 0,96 dan menurunkan nilai jatuh tegangan menjadi 1,88%. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu PPSDM MIGAS CEPU dalam meningkatkan nilai faktor daya sehingga dapat meminimalisir jatuh tegangan. Kata kunci: faktor daya, jatuh tegangan, kapasitor bank, kompensasi daya reaktif
Sistem Monitoring Daya Listrik Photovoltaic Berbasis Internet of Things (IoT) Pamungkas, Ivan Fahrezi; Kartini, Unit Three; Wrahatnolo, Tri; Joko, Joko
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p236-245

Abstract

Untuk memonitoring daya listrik dan radiasi matahari yang dihasilkan photovoltaic maka dilakukan salah satu perancangan alat yaitu sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem monitoring dari panel surya berupa data daya yang dihasilan dan radiasi matahari yang diterima oleh panel surya. Pada penelitian pengembangan ini dikembangkan sistem monitoring melalui smartphone dengan memanfaatkan aplikasi Blynk, jadi aplikasi Blynk ini berguna dalam monitoring melalui smartphone dikarenakan cara menggunakannya yang praktis dan mudah melalui smartphone. Teknik analisis data dalam penelitian pengembangan ini yaitu perbandingan dari aplikasi Blynk dan alat ukur. Hasil penelitian pengembangan sistem monitoring daya listrik photovoltaic dan radiasi matahari yang diterima photovoltaic didapatkan daya listrik maksimum melalui aplikasi Blynk pada hari pertama sebesar 40,08 watt, pada hari kedua sebesar 36,65 watt dan pada hari ketiga sebesar 17,50 watt dan radiasi matahari terbesar yang diterima photovoltaic maksimal sebesar 4314 Watt/ . Dengan adanya sistem monitoring daya listrik pada photovoltaic diharapkan dapat bermanfaat dalam monitoring daya listrik yang dihasilkan dari photovoltaic melalui smartphone dengan jaringan internet. Dalam penelitian pengembangan ini dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT) didapatkan hasil yang lebih efisien dan juga praktis dalam memonitoring daya listrik pada photovoltaic jika dibandingkan dengan komunikasi jaringan yang masih menggunakan Bluetooth. Kata Kunci: Internet of Things (IoT), Blynk, Photovoltaic, Daya Listrik, Radiasi Matahari
Pemodelan Sistem Pelacakan Posisi Sinar Matahari Berbasis Internet of Things (IoT) Berdasarkan Data Meteorologi Budiarta, Mohammad Erwin; Kartini, Unit Three; Haryudo, Subuh Isnur; Agung, Achmad Imam
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p227-235

Abstract

Rancang Bangun Conveyor Penyortir Mur Berbasis Raspberry Pi Menggunakan Metode Contour Area Pratama, Dimas Surya; Anifah, Lilik; Rakhmawati, Lusia; Agustin T, Rr Hapsari Peni
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p246-254

Abstract

Kebutuhan akan penggunaan alat penyortir barang di industri secara otomatis, cepat, serta presisi dalam pendistribusian barang semakin tinggi sehingga diperlukannya suatu sistem computer yang dapat digunakan untuk memisahkan barang. Dengan adanya berbagai jenis ukuran dari mur, tentu industri pembuatan mur membutuhkan suatu alat penyortir otomatis untuk menyortir ukuran dari mur. Pada penelitian ini membahas tentang perancangan sebuah sistem conveyor yang digerakkan dengan motor dc 6V dengan pengolahan citra menggunakan metode contour area untuk menghitung jumlah pixel dari mur. Mini PC yang digunakan sebagai kontrol pusat yaitu Raspberry Pi 3 Model B dengan menggunakan bahasa pemrograman Python. Pengambilan citra dilakukan secara real time dengan menggunakan kamera webcam Logitech C922 Pro. Ukuran mur yang digunakan sebagai bahan pengujian yaitu mur dengan ukuran 7mm sebanyak 50 buah dan 10mm sebanyak 50 buah. Hasil citra yang didapatkan berupa jumlah pixel dari contour area citra biner pada objek mur yang digunakan untuk menentukkan ukuran dari mur yang selanjutnya akan dilakukan proses penyortiran secara otomatis. Hasil dari penelitian penyortiran mur menggunakan metode contour area, memperoleh nilai presentase tingkat keberhasilan sebesar 99% dari 50 kali pengujian masing-masing ukuran mur dan didapatkan error sebesar 1%. Sistem bekerja optimal dengan kecepatan belt pada 82 rpm dan intensitas cahaya ruangan berkisar 125 Lux. Kata kunci: Mur, Raspberry Pi, Pengolahan citra, Contour area.
Desain Sistem Magnetic Levitatin Dengan Kontrol PID Menggunakan Tuning Cohen-Coon Goenawan, Christian Ardi Candra; Anifah, Lilik; Asto B., I Gusti Putu; Rusimamto, Puput Wanarti
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 11 No. 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n2.p262-269

Abstract

Seiring perkembangan zaman banyak teknologi yang berkembang dan berinovasi, baik dibidang industri dan transaportasi. Banyak penelitian yang mengembangkan konsep Magnetik Levitation (Maglev) sebagai inovasi baru dalam berbagai bidang. Magnetik levitation banyak dinilai sebagai terobosan baru dalam bidang teknologi yang dapat diaplikasikan dalam banyak hal sebagai contoh Kerta api Maglev, dekorasi yang menerapkan konsep Maglev. Dalam penerapannya Magnetic Levitation membutuhkan keseimbangan yang stabil dan presisi. Permasalahan pada Magnetic Levitation adalah keseimbangan sistem dimana hasil respons pada sistem Magnetic Levitation harus cepat mencapai hasil step respon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil respons sistem Magnetic Levitation dengan skala yang lebih kecil agar dapat digunakan untuk menghasilkan suatu sistem yang lebih stabil dengan menggunakan kontroler PID dan PI sebagai pembanding dengan metode Cohen-Coon sehingga harapannya metode ini nantinya dapat digunakan pada sistem Magnetic Levitation dengan skala yang lebih besar. Hasil dari simulasi menggunakan perbandingan kontroler Proportional Intergral (PI) dan Proportional Integral Derifative (PID) pada sistem pengendali Magnetic Levitation didapatkan nilai terbaik (PI) Kp = 0.45 Ki = 1.02 dan (PID) Kp = 0.76, Ki = 1.87 Kd = 0.31 dan dapatkan hasil dari respon sistem dengan (PI) Rise Time = 0.8796s, Settling Time = 20.28s, Peak Time 3.44s dan mencapai Overshoot 65.39%, (PID) Rise Time = 0.7416s, Settling Time = 15.52s, Peak Time 3.16s dan mencapai Overshoot 63.01%, Magnetic Levitation dengan menggunakan kontroller PID lebih cepat mencapai step respons dan memiliki nilai Overshoot yang lebih kecil dibandingkan dengan kontroller PI. bedasarkan data tersebut dapat disimpulkan bila kontrol PID menggunakan tuning Cohen-Coon memiliki hasil respons yang lebih baik dibandingkan dengan kontroller PI dan dapat digunakan untuk sistem Magnetic Levitation. Kata Kunci: Magnetic Levitation, Kontroler PI dan PID, Tuning Cohen-Coon.

Page 1 of 2 | Total Record : 19