cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
IMPLEMENTASI RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) PADA APLIKASI COMPUTER-BASED TEST (CBT) MUHAMMAD CANDRA NING IRAWAN; EPPY YUNDRA
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengimplementasikan gabungan dari dua metode algoritma yang berbeda, yaitu metode ujian komputer (CBT) dan identifikasi frekuensi radio (RFID) untuk keamanan identitas dan kemudahan login dikarenakan praktik ujian komputer dewasa ini semakin umum digunakan, tetapi hal tersebut belum menjamin adanya keamanan data bagi para pelaksana ujian. Proses login bertujuan untuk mengamankan data pengguna dengan menggunakan akses data tersebut dari tag RFID. Database akan digunakan untuk menyimpan rekapitulasi data pengguna dengan menggunakan MySQL. Perancangan dan desain program CBT menggunakan software visual studio 2012 dengan bahasa pemrograman VB.NET, sedangkan pembuatan reader RFID menggunakan Arduino Uno dan modul MFRC 522. Hasil pengujian terdapat pada proses tagging pada reader RFID, kesesuaian data input, dan kuisioner pengguna. Pengujian pada penelitian ini menghasilkan data bahwa modul pembaca memiliki jangka waktu pembacaan sekitar 0,041 detik dan memiliki jarak baca maksimal 1cm pada sumbu (X +), 1,5cm pada sumbu (X -), 1,5cm pada sumbu (Y +) dan 5cm pada sumbu (Y -) dengan keakuratan penyimpanan data sebesar 100% dalam keadaan koneksi klien dengan server yang stabil. Dari data tersebut disimpulkan bahwa RFID dapat diimplementasikan pada aplikasi ujian, dan aplikasi dapat mengenali pengguna dari tag berdasarkan database.
RANCANG BANGUN REDUKSI VIBRASI PADA MOTOR BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN NOTIFIKASI SMS MUHAMMAD RIDLO HERMAWAN; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Pada masa sekarang ini perkembangan teknologi di Indonesia sangatlah pesat. Dalam bidang industri dituntut bekerja secara efisien untuk menunjang proses produksi. Gangguan pada mesin yang sering terjadi adalah vibrasi yang berlebihan, dibuatlah alat untuk memonitoring secara nirkabel dan kontrol motor agar vibrasi stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun sistem reduksi vibrasi pada motor berbasis arduino dengan notifikasi SMS (Short Massage Service). Pengujian pertama tanpa menggunakan beban tercatat tidak ada SMS (Short Massage Service) yang masuk. Pada pengujian kedua menggunakan beban 60 Gram terpantau vibrasi motor tidak melebihi standart. Pada pengujian ketiga dengan beban 120 Gram sistem menangkap ada vibrasi lebih pada motor sampai 7 mm/s dan sistem berjalan seperti semula lagi tanpa terdeteksi vibrasi. Pada pengujian keempat dengan beban 180 Gram, sistem terdeteksi ada 2 notifikasi vibrasi berlebihan. Dan pada percobaan terakhir dengan beban 240 Gram sistem mendeteksi adanya kelebihan beban dengan mengirimkan 24 SMS (Short Massage Service) ke operator yang menandakan berat beban tersebut melebihi batas dari motor DC.
GENERATOR TERMOELEKTRIK DENGAN MEMANFAATKAN PANAS YANG TERBUANG DARI API PEMBAKARAN UNTUK PENGISIAN BATERAI HANDPHONE PRAS LEY BUSTHOMY; MAHENDRA WIDYARTONO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, kekhawatiran yang semakin meningkat akan masalah emisi lingkungan, khususnya pemanasan global dan keterbatasan sumber daya energi telah menghasilkan penelitian yang menghasilkan energi listrik. termoelektrik Generator sebagai energi alternatif dan ramah lingkungan yang menjanjikan karena keuntungannya. Pada penelitian ini Generator termoelektrik sebagai energi alternatif dengan memanfaatkan panas yang terbuang dari api pembakaran untuk pengisian baterai handphone bisa menghasilkan output untuk pengisian baterai handphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan rangkaian campuran seri dan paralel masing masing menggunakan 8 termoelektrik, dengan perbedaan suhu 31,9°C sampai 32°C yang menghasilkan tegangan 4V dan arus pengisian baterai 0,17A pada saat kapasitas baterai 50% lama waktu pengisian baterai 4 jam 42 menit dan pada saat perbedaan suhu 48°C sampai 50,1°C yang menghasilkan tegangan 4,2V dan arus arus pengisian baterai 0,34A pada saat kapasitas baterai 50% lama waktu pengisian baterai 2 jam 21 menit dengan ukuran baterai sebesar 800mah.
PROTOTYPE SISTEM MONITORING ARUS, TEGANGAN, DAN SUHU PADA TRANSFORMATOR TIGA FASA BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN MODUL 3DR Alfiyas Buyung Sulaksono; ACHMAD IMAM AGUNG
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Transformator merupakan salah satu bagian yang digunakan pada sistem jaringan distribusi untuk proses penyaluran tenaga listrik. Transformator tiga fasa dapat dipantau jarak jauh secara nirkabel dengan modul antena sebagai pengirim dan penerima hasil monitoring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem monitoring transformator tiga fasa untuk arus, tegangan, dan suhu menggunakan MATLAB berbasis arduino dan mengetahui hasil pengujian sistem monitoring transformator tiga fasa untuk arus, tegangan, dan suhu agar mengetahui hasil kondisi kinerja transformator. Hasil penelitian adalah sebuah prototype sistem monitoring arus, tegangan, dan suhu pada transformator tiga fasa yang dapat mengirimkan data sejauh 50 meter sampai 110 meter. Hasil pembacaan arus, tegangan, dan suhu dengan beban rheostat slide memiliki rerata kesalahan pengukuran atau error yang dihasilkan sistem monitoring menggunakan modul radio dengan software GUI MATLAB terhadap alat ukur standar, dengan pengujian error sensor arus per fasa adalah R = 1,40 %, S = 1,14 %, T = 0,71 %, sedangkan pengujian error sensor tegangan per fasa adalah R = 1,32 %, S = 1,49 %, T = 1,38 %, dan akurasi error sensor suhu yakni 1,66 %. Secara keseluruhan hasil pembacaan sensor-sensor memiliki tingkat keakurasian cukup baik dan sistem monitoring tarnsformator berfungsi dengan baik. Kata Kunci: Monitoring, Arus, Tegangan, Suhu, Arduino, MATLAB, Modul Radio
RANCANG BANGUN KONTROL MOTOR DC DENGAN PID MENGGUNAKAN PERINTAH SUARA DAN MONITORING BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) RIZKY HANSZA; SUBUH ISNUR HARYUDO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Salah satu teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi pemakainya yaitu teknologi dengan fitur pengenalan suara atau voice recognition. Motor DC merupakan salah satu beban yang digunakan dalam industri untuk proses produksi. Sistem kendali motor DC di industri menggunakan kabel sebagai media pengiriman hasil monitoring kecepatan putar, arus, dan tegangan. Monitoring motor listrik dapat dikendalikan jarak jauh secara nirkabel dengan nodeMCU sebagai pengirim dan penerima hasil monitoring. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengatur kecepatan motor DC dengan PID menggunakan perintah suara dan monitoring kondisi arus, tegangan, dan kecepatan putar berbasis Internet Of Things (IOT). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Nilai parameter PID yang ditemukan dengan menggunakan metode Analitik yaitu didapatkan nilai Kp=2,021751 Ki=2,595857347 dan Kd=0,7873077. Kemudian nilai tersebut diterapkan pada sistem dan memberikan respon yang baik pada setpoint 100 Rpm, 120 Rpm, 140 Rpm, 160 Rpm. Hasil pembacaan kecepatan putar, arus dan tegangan pada setpoint 100 memiliki error rerata berurutan 1,02%, 3,12%, 2,43%. Pada setpoint 120 memiliki error rerata berurutan 1,27%, 1,67%, 1,34%. Pada setpoint 140 memiliki error rerata berurutan 1,64%, 1,72%, 1,07%. Dan pada setpoint 160 memiliki error rerata berurutan 0,03%, 1,03%, 1,17%.
PROTOTIPE MESIN STIRLING MENGGUNAKAN PANAS SINAR MATAHARI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF ACHMAD ZAYYINUN NIAM; MAHENDRA WIDYARTONO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Energi merupakan kebutuhan utama bagi kelangsungan makhluk hidup di bumi. Energi surya adalah energi yang berupa sinar dan panas dari matahari. Mesin stirling merupakan sebuah mesin dengan sistem pembakaran eksternal yang merubah energi panas menjadi energi mekanik yang di kopel dengan generator menjadi energi listrik. Tujuan penelitian ini adalah membuat prototipe mesin stirling menggunakan panas sinar matahari sebagai energi alternatif. Sumber panas yang digunakan pada penelitian ini yaitu sinar matahari yang di pantulkan menggunakan reflektor parabolik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mendiskripsikan unjuk kerja prototipe mesin stirling menggunakan panas sinar matahari sebagai energi alternatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa unjuk kerja reflektor parabolik mampu meningkatkan intensitas panas cahaya matahari dengan perbesaran rata-rata 1,2 kali pada setiap jam. Unjuk kerja prototipe mesin stirling menggunakan panas sinar matahari sebagai energi alternatif mampu bekerja pada jam 11 dengan suhu 136°C, kecepatan putar 751 rpm, mengeluarkan tegangan 0,89 volt, dan dipatkan suhu paling tinggi pada jam 12 dengan suhu 188°C, kecepatan putar 823 rpm, mengeluarkan tegangan 1,12 volt.
PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR HOT CYLINDER WALL TERHADAP TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DC Akvian bagus prasetyo; MAHENDRA WIDYARTONO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

ABSTRAKMatahari sebagai sumber energi terbarukan dan terbesar yang ada jagad raya ini sangat besar poten-sinya untuk mengatasi permasalahan energi global maupun permasalahan global warming akibat polusi bahan bakar minyak, Sinar matatahari difokuskan kemudian dihasilkan dan dijadikan sebagai sumber panas pada mesin stirling. Fluktuasi tekanan yang dihasilkan dari perbedaan suhu akan menggerakkan piston dan displacer yang terhubung dengan roda gila (flywhell), sehingga menjadi kerja mekanik yang diharapkan menghasilkan daya yang besar untuk menggerakkan roda gila atau flywheel. Desain dari hardware terdiri dari lensa fresnel dan antena yang digunakan sebagai kaki-kaki atau penyangga lensa. Antena diambil dari radio sedangkan lensa fresnel didapatkan dari bekas proyektor OHP. Lensa fresnel berukuran 30x30cm digunakan sebagai konsentrator yang berfungsi mengumpulkan panas dari sinar matahari. Kemudian panas matahari digunakan sebagai bahan bakar untuk memutar mesin stilring yang kemudian dikopel dengan generator dc dan menghasilkan tegangan. Prototipe mesin stirling dengan konsentrator lensa fresnel ini paling optimal putarannya pada pukul 11.00 hingga pukul 01.00, suhu tertinggi yang dihasilkan yaitu 227C sedangkan tegangan keluarannya paling besar 1.14v, maka dapat disimpulkan jika semakin panas suhu pada hot cylinder wall maka semakin cepat putaran flywheel dan semakin besar pula tegangan yang dihasilkan generator dc. Kata Kunci : Matahari, Lensa Fresnel, Mesin Stirling, Generator DC, Tegangan.
RANCANG BANGUN SISTEM SENSOR ARAH CAHAYA MENGGUNAKAN DESAIN HALF SPHERE UNTUK KONTROL CERMIN PADA MINIATUR SOLAR TOWER PLTTS PRASETYA DIMAS WARDHANA; FARID BASKORO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Abstrak Terbatasnya sumber cadangan energi serta dampak negatif emisi dari pembakaran fosil, menyebabkan meningkatnya penggunaan sumber daya energi terbarukan, salah satunya ialah solar tower. Solar tower merupakan pembangkit listrik yang memusatkan tenaga surya pada satu titik dengan bantuan refleksi cermin. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan konsep dalam pengaplikasian sistem sensor deteksi arah cahaya untuk mengontrol cermin pada miniatur solar tower. Sistem sensor yang dibuat ter- integrasi dengan lima unit LDR (Light Dependent Resistor) yang didesain dalam bentuk Half Sphere untuk melacak posisi sumber cahaya atau intensitas cahaya yang paling kuat. Keluaran sistem sensor arah cahaya ini adalah sudut vertikal dan sudut horizontal yang berfungsi untuk menentukan posisi sumber cahaya yang paling tampak. Sistem sensor arah cahaya telah diuji dan menghasilkan zona pengelihatan dua sumbu yaitu vertikal (altitude) 20° ~ 80° dan horizontal (azimuth) 0° ~ 350°. Dibanding dengan sistem sensor pelacak cahaya sebelumnya, sistem sensor arah cahaya ini memiliki keuntungan besar dalam zona pengelihatan sensor, disebabkan penggunaan sensor yang lebih banyak. Kata kunci: Miniatur Solar Tower, Sistem Sensor, Sudut Vertikal dan Horizontal. Abstract Limited sources of energy reserves and the negative impact of emissions from fossil burning, causing increased use of renewable energy resources, one of which is solar tower. Solar tower is a power plant that concentrates solar power at one point with the help of mirror reflection. The purpose of this research is the development of concepts in the application of the light direction tracking sensor system to control mirrors on miniature solar towers. The sensor system is integrated with five LDR (Light Dependent Resistor) units designed in the form of a Half Sphere to track the position of the light source or the most intense light intensity. The output of the light direction sensor system is the vertical angle and horizontal angle which serves to determine the position of the most powerful light source. The directional light sensor system has been tested and produced a two-axis visual zone, namely vertical (altitude) 20 ° ~ 80 ° and horizontal (azimuth) 0 ° ~ 350 °. Compared to the previous light tracking sensor system, this directional sensor system has a big advantage in the sensors visual zone, due to the use of more sensors. Keywords: Miniature Solar Towers, Sensor System, Vertical And Horizontal Angles.
Studi Tentang Efektivitas Beberapa Macam Zat Terhadap Nilai Resistansi Sistem Pentanahan (Grounding) VERRY DWI ANDHIKA; ACHMAD IMAM AGUNG
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Abstrak Sistem proteksi sangat diperhatikan dalam dunia kelistrikkan, salah satu sistem proteksi tersebut adalah sistem pentanahan (grounding). Resistansi pentanahan yang kecil merupakan salah satu syarat sistem pentanahan yang baik karena dapat mengurangi kerusakan dan menjaga keandalan yang tinggi dari sebuah perangkat yang disebabkan oleh petir atau kesalahan arus. Tujuan studi ini adalah memahami bagaimana cara memperoleh nilai resistansi yang kecil dengan memanfaatkan beberapa macam zat baik itu zat kimia atau zat aditif, seperti bentonit, garam, maupun arang. Metode yang digunakan yaitu penelitian studi literatur dengan menelaah beberapa macam jurnal Terdapat 3 literatur yang dijadikan subjek penelitian kajian literatur. Peneliti ke-I menghasilkan data dengan penambahan arang 50 cm pada batang elektroda dapat menurunkan nilai resistansi pentanahan menjadi 4,73 Ω dari nilai resistansi sebelum pemberian arang 10,97 Ω. Peneliti ke-II menghasilkan data dengan penambahan bentonit yang belum teraktivasi perubahannya 13 Ω hingga 38 Ω dan pada penambahan 1 kg pada minggu kedua dan 15 Ω hingga 20 Ω pada minggu ketiga. Sedangkan peneliti ke-III dengan pemakaian larutan bentonit dengan larutan garam menghasilkan data laju persentase larutan bentonit mencapai 54% sedangkan larutan garam hanya mencapai 47%. Hasil yang didapatkan dari studi literatur ini dapat dijelaskan bahwa penambahan bentonit, garam, maupun arang cukup berpengaruh dalam menurunkan nilai resistansi pentanahan. Kata Kunci : Sistem Pentanahan (Grounding), Resistansi Pentanahan, Bentonit, Garam, Arang Abstract The protection system is so well-known in the electrified world, one of those protection systems is the grounding system. Small earth resistance is one of the requirements of a good ground system because it can reduce damage and maintain a high reliability of a device caused by lightning or the errors of the current. The purpose of this study is to understand how to achieve small levels of resistance by tapping several substances of both chemicals and additives, such as bentonite, salt, and charcoal. The method used is the study of literature studies by examining several types of journals. There are 3 literatures that are subject to research literature studies. The first researcher produced data with the addition of 50 cm charcoal on the electrode rods which could reduce the earth resistance value to 4.73 Ω from the resistance value before giving charcoal 10.97 Ω. Researchers II produced data with the addition of bentonite which has not been activated changes 13 Ω to 38 Ω and at the addition of 1 kg in the second week and 15 Ω to 20 Ω in the third week. While the third researcher using bentonite solution with salt solution produced data on the percentage rate of bentonite solution reaching 54% while salt solution only reached 47%. The results obtained from this literature study can be explained that the addition of bentonite, salt, and charcoal is quite influential in reducing the value of earth resistance. Keywords : Grounding System, Earth Resistance, Bentonite, Salt, Charcoal
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN KENDARAAN BERMOTOR BERBASIS INTERNET OF THING DENGAN MODUL NODEMCU V3 ESP8266 MUHAMMAD THORIQ; FARID BASKORO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Sistem keamanan kendaraan bermotor pada penelitian sebelumnya memiliki kekurangan antar muka secara langsung (Maps), tidak dapat dimonitoring secara real time dan masih menggunakan modul GSM. Dengan adanya kekurangan tersebut, maka peneliti ingin mengembangkan sistem yang bisa memantau posisi letak sepeda motor yang dapat dimonitoring dan dikontrol melalui aplikasi android yakni Blynk. Prototype ini akan menggunakan sebuah mikrokontroller (NodeMCU V3 ESP8266), modul GPS, modul sensor getar, modul relay, buzzer dan led. Modul GPS berfungsi untuk menentukan koordinat posisi pada sepeda motor dan akan dikirimkan lalu ditampilkan melalui aplikasi Blynk yang terdapat pada android. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu memonitoring sepeda motor dengan rata-rata 1,6909 detik sekali. Tingkat keakurasian 100% dan tingkat presisi 100%. Sistem akan memonitoring dan mengontrol kendaraan dari jarak jauh dengan menggunakan NodeMCU sebagai Internet Of Thing (IoT) dengan baik melalui aplikasi Blynk. Kata kunci : kendaraan bermotor, sistem keamanan, NodeMCU V3 ESP8266, Internet Of Thing, Blynk.