cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
RANCANG BANGUN MONITORING MOTOR BRUSHLESS DC BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN KONTROL FUZZY LOGIC YASSER AKBAR NASUTION; SUBUH ISNUR HARYUDO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Motor brushless DC merupakan salah satu beban yang digunakan dalam bidang indsutri. Perlu adanya sistem monitoring kecepatan putaran, arus lebih, dan suhu pada motor listrik yang digunakan untuk memberitahukan informasi kepada operator sebagai bahan analisis untuk perawatan dan pengamanan motor listrik. Dengan perkembangan teknologi maka sistem monitoring dikembangkan dengan internet of things. Dan dalam pengoperasian motor brushless DC, kecepatan putaran motor tidak konstan.Kecepatan motor jauh berkurang karena adanya beban yang harus dipikul oleh motor. Oleh karena itu dirancang pula alat untuk monitoring dengan internet of things dan kontrol motor agar kecepatan putar dapat stabil. Hasil kinerja sistem monitoring kecepatan putar, arus, dan suhu motor DC tanpa kontrol fuzzy memiliki nilai error yang besar dan kecepatan motor cenderung tidak stabil karena jauh dari nilai setpoint yang ditentukan ,dari data hasil penelitian yang dibuat memiliki tingkat keakurasian yang kurang baik. Dari hasil penelitian pengujian kinerja monitoring kecepatan putar, arus, dan suhu motor DC tanpa kontrol fuzzy memiliki nilai error yang kecil dan cukup akurat. Respon relay dari pembacaan arus berjalan dengan fungsinya. Maka rancang bangun monitoring motor brushless DC berbasis internet of things dengan kontrol fuzzy yang paling baik adalah dengan menggunakan kontrol fuzzy logic karena memiliki error lebih kecil dari tanpa menggunakan kontrol fuzzy logic.
Rancang Bangun Sistem Informasi Keberadaan dan Situasi Dosen di Ruang Dosen Berbasis Radio Frequency Identification (RFID) dan Aplikasi Android KIKI DWI WIJAYANTI; FARID BASKORO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Sistem yang dibuat meliputi pembacaan RFID, otentikasi data, update data keberadaan dan situasi dosen (sibuk/tidak sibuk) di ruang dosen. Reader RFID yang digunakan adalah MFRC-522 yang terhubung dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Lalu informasi data keberadaan dan situasi dosen dikirim ke cloud computing (Realtime Database Firebase) melalui jaringan internet. Tampilan antarmuka menggunakan aplikasi android yang telah terintegrasi dengan realtime database Firebase dan RFID. Posisi tag terhadap reader RFID yang paling optimal adalah posisi sejajar dengan jarak baca maksimal 4,4 cm. Dibandingkan dengan posisi miring ±45°yang hanya menghasilkan jarak baca maksimal 2,2 cm dan posisi tegak lurus tag tidak dapat terbaca oleh reader RFID. Ketika posisi tag dan reader terhalang oleh logam dan posisi tag ditempelkan pada logam selama proses pembacaan oleh reader RFID maka didapatkan hasil pengujian bahwa tag tidak dapat dibaca oleh raeeder. Pada saat reader dan tag melakukan proses pembacaan dengan gangguan logam disekitarnya, maka jarak logam dari RFID lebih dari sama dengan 7 cm sehingga jarak baca RFID tidak semakin berkurang karena medan elektromagnetik induksi terganggu oleh logam. Hasil black box testing menunjukkan bahwa fungsionalitas sistem berjalanan sesuai rancangan dengan presentase kesalahan data adalah 0%. Dengan catatan koneksi internet yang handal. Kuesioner tingkat kepuasan mahasiswa terhadap sistem pada aplikasi Android (rentang nilai, 1= sangat tidak setuju – hingga – 5 = sangat setuju) hasil yang diperoleh 4,775 mudah dimengerti, 4,85 membantu mahasiswa bertemu dosen, 4,85 membantu mahasiswa mengetahui situasi dosen, 4,325 aplikasi interaktif, 4,7 aplikasi informative, dan 4,45 aplikasi proporsional. Kata Kunci : RFID, Aplikasi Android, Keberadaan dan situasi dosen
Sistem kontrol kecepatan Motor Dc pada Lift Konvensional Dengan Kontrol Linier Quadratic Regulator (LQR) Berbasis Arduino Uno Winarno, Yoyok; , ENDRYANSYAH
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

ABSTRAK SISTEM KONTROL KECEPATAN MOTOR DC PADA LIFT KONVENSIONAL DENGAN KONTROL LINIER QUADRATIC REGULATOR (LQR) BERBASIS ARDUINO UNO Nama : Yoyok Winarno NIM : 15050874023 Program Studi : S-1 Teknik Elektro Jurusan : Teknik Elektro Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Endryansyah, S.T., M.T. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi pada saat ini, berbagai macam teknologi banyak bermunculan. Mulai dari teknologi yang baru ditemukan, hingga teknologi yang merupakan perkembangan dari teknologi sebelumnya. Salah satu hasil dari perkembangan teknologi adalah motor. Ada beberapa jenis motor pada dunia industri pada saat ini seperti motor DC konvensional, motor induksi, motor DC magnet permanen, dan masih banyak lagi. Motor DC banyak digunakan sebelum motor AC dikenal yaitu untuk menghasilkan tenaga mekanik pada mesin-mesin industri di pabrik, dan lain sebagainya. Dalam dunia industri, motor sering disebut sebagai kuda kerjanya industri karena diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total industri. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengatur kecepatan motor DC pada prototipe lift menggunakan kontroler Linear Quadratic Regulator (LQR) agar kecepatan motor dapat stabil dan dapat mengikuti setpoint seperti yang diinginkan. LQR merupakan salah satu pengendali yang memiliki kesederhanaan dan kemudahan karena hanya memerlukan nilai Q dan R yang akan menghasilkan parameter K (gain feedback) dan L (setpoint tracking). Maka penelitian ini menggunakan pengendali LQR yang akan digunakan pada plant motor DC. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah LabView 2014 yang digunakan untuk mengambil data serta memonitoring grafik respon yang dihasilkan secara Real time. Untuk Perancangan kontrolernya sendiri menngunakan Arduino Uno, Untuk pengujian dari kontroler LQR sendiri Menggunakan pengujian dengan tanpa beban ataupun dengan beban, serta monitoring dalam bentuk grafik. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan kerja sistem saat tanpa pengendali (open-loop) memiliki nilai output tachogenerator yang tidak sesuai dengan nilai setpoint. Saat sistem diberikan pengendali LQR dengan nilai Q yang bervariasi, sistem dapat menghasilkan output tachogenerator yang sama dengan nilai setpoint yang diinginkan. Pada pengujian sistem pengendalian dengan LQR dengan nilai Q=(0,5,) respon yang dihasilkan adalah berhasil mencapai nilai setpoint dengan nilai Q yang dipakai adalah 1 dengan rata-rata nilai Ess sekitar 0,02-0,13%. Dan juga memiliki nilai rata-rata pada td sebesar 0,18527 detik, nilai tr(5%-95%) sebesar 0,6875 detik, nilai tr(10%-90%) sebesar 0,42155 detik, nilai ts(5%) sebesar 0,7005 detik, nilai ts(2%) sebesar 0,68475 detik, nilai ts(0,5%) sebesar 1,1675 detik dan nilai Ess dengan beban sebesar 0,06-0,19%. Dengan performa sistem kontrol yang dihasilkan cenderung lebih stabil dan juga mengikuti setpoint dengan semakin tinggi setpoint yang dipasang maka sistem pengendalian lebih stabil dan lebih mendekati setpoint. Kata kunci : Motor DC, LQR, LabView 2014, State-Space, Lift. ABSTRACT DC MOTOR SPEED CONTROL SYSTEM ON CONVENTIONAL LIFTS WITH ARDUINO-BASED QUADRATIC REGULATOR (LQR) LINEAR CONTROL Name : Yoyok Winarno NIM : 15050874023 Study Program : S-1 Teknik Elektro Major : Teknik Elektro Faculty : Teknik Institution Name : Universitas Negeri Surabaya Advisor : Endryansyah, S.T., M.T. With the rapid development of technology at this time, many kinds of technology emerge. Starting from the newly discovered technology, to the technology that is the development of the previous technology. One of the results of technological developments is motor. There are several types of motorcycles in the industrial world at present such as conventional DC motors, induction motors, permanent magnet DC motors, and much more. DC motors are widely used before AC motors are known to produce mechanical power on industrial machines in factories, and so on. In the industrial world, motors are often referred to as industrial horses because it is estimated that the motors use about 70% of the total industrial electricity load. The aim of the study is to design and regulate DC motor speeds on the lift prototype using a Linear Quadratic Regulator (LQR) controller so that the motor speed can stabilize and can follow the setpoint as desired. LQR is one of the controllers that has simplicity and convenience because it only requires the value Q and R that will generate the parameters K (gain feedback) and L (SetPoint tracking). Then this research uses the LQR controller that will be used on DC motor plant. The Software used in this research is LabView 2014 which is used to retrieve the data as well as monitoring the graphs of the responses generated in Real time. For the design of the control itself use Arduino Uno, for testing from the LQR controller itself using tests with no load or load, and monitoring in the form of graphs. The results of the research that has been done when the system works without a controller (open-loop) has the value of the output tachogenerator that does not correspond to the SetPoint value. When the system is given an LQR controller with a variable Q value, the system can produce the same tachogenerator output as the desired setpoint value. At testing the control system with LQR with the value Q = (0.5,) The resulting response is managed to reach the SetPoint value with the value of Q used is 1 with an average Ess value of about 0.02-0.13%. And also had an average rating on the TD of 0.18527 sec, tr value (5%-95%) of 0.6875 seconds, the value of TR (10%-90%) of 0.42155 seconds, the TS value (5%) of 0.7005 seconds, the TS value (2%) of 0.68475 seconds, the value of TS (0.5%) of 1.1675 seconds and the ESS value with a load of 0.06 to 0.19%. With the performance of the control system is likely to be more stable and also follow the setpoint with the higher setpoint installed then the control system is more stable and closer to the setpoint. Keywords : DC Motor, LQR, LabView 2014, State-Space, Lift.
Rancang Bangun dan Analisis Peralatan Pendeteksi Dini Temperatur Motor Induksi 3 Fasa Dengan Sensor LM35 Berbasis Zelio SR2B121BD ARIF DWI LAKSONO; SUBUH ISNUR HARYUDO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Kerusakan pada motor induksi 3 fasa dapat dideteksi dari temperatur motor tersebut. Temperatur motor yang abnormal terjadi karena beban yang tidak seimbang, kegagalan isolasi pada lilitan motor induksi 3 fasa, pemilihan motor yang tidak sesuai penggunaan menyebabkan motor mengalami over-current dan masalah mekanis (pendinginan kurang, pelumasan kurang, misaligment). Penelitian ini bertujuan untuk menjadi suatu alternatif baru dalam dunia industri dengan mendeteksi dini dan memonitoring temperatur motor induksi 3 fasa yang berbasis PLC zelio SR2B121BD. Selain untuk mengurangi terjadinya kerusakan pada motor induksi 3 fasa alat ini juga mempermudah untuk memonitoring motor induksi 3 fasa dengan tampilan layar LCD yang menampilkan temperatur motor tersebut. Disini menggunakan sensor suhu LM35, PLC zelio logic tipe SR2B121BD dan motor induksi 3 fasa. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu membandingkan kinerja alat dengan perhitungan manual. Kinerja sistem pada penelitian ini yaitu pada suhu dibawah 60 derajat C lampu hijau menyala motor bekerja, saat suhu diantara 61-70 derajat C lampu kuning menyala, jika suhu sudah mencapai 71 derajat C maka motor mati lalu kipas menyala untuk menurunkan panas motor dan menunggu operator untuk mengecek apakah ada kerusakan pada motor. Hasil dari penelitian ini memiliki akurasi sistem monitoring temperatur pada motor induksi 3 fasa. Rata-rata kesalahan hasil pengukuran yang relatif kecil dengan rata-rata eror pada perbandingan perhitungan manual dan kinerja alat yang dilihat pada LCD zelio SR2B121BD sebesar 3,20%. Kata Kunci: Zelio SR2B121BD, Sensor LM35, Motor Induksi 3 Fasa.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE PEMANTAUAN BIAYA TAGIHAN LISTRIK BERBASIS ARDUINO MEGA MUHAMMAD ADAM PRATAMA; MAHENDRA WIDYARTONO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Untuk menghindari kesalahan penggunaan peralatan listrik dibutuhkan alat yang mampu menampilkan nilai arus dan nilai tegangan secara real time. Selain itu dibutuhkan juga penampil daya dan biaya tagihan listrik dalam rupiah yang dikonsumsi oleh konsumen untuk memudahkan monitoring. Tujuan penelitian ini adalah dengan adanya alat monitoring nilai arus, tegangan, daya dan biaya tagihan listrik diharapkan dapat mempermudah konsumen dalam monitoring peralatan. Alat ini juga berguna untuk peningkatan nilai ekonomis dalam penggunaan peralatan listrik sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya. Hasil dari penelitian ini berupa penggunaan beban lampu philip 32 watt selama 30 menit dengan mengacu pada harga per-Kwh sebesar Rp.1352 yang ditetapkan oleh pln berupa nilai arus sebesar 0.12 Ampere, nilai tegangan sebesar 223 volt, nilai Kwh sebesar 0.02 dan jumlah biaya penggunaan sebesar Rp 27 yang ditampilkan melalui LCD 4x20. Untuk sensor yang digunakan yaitu sensor arus ACS712 5a dan sensor tegangan ZMPT101B. Sensor ACS 712 5a memiliki kekurangan yaitu nilai error yang besar. Untuk pengamanan sistem digunakan relay 10a sebagai pemutus beban jika terjadi arus beban berlebih. Kata Kunci: ACS712 5a, ZMPT101B, Relay, Mikrokontroler Arduino Mega, Harga, Kwh, Arus, Tegangan.
Rancang Bangun Aplikasi Wireless Body Area Network untuk Motion Sensing Berbasis Android dengan Media Transmisi Bluetooth FAISAL ARIES RAMADHANY; EPPY YUNDRA
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Dalam masyarakat perkotaan ini membutuhkan solusi sederhana untuk memantau sejak dini berbagai aspek kehidupan mereka yang bisa terintegrasi dengan tren teknologi wireless yang semakin banyak dikembangkan di berbagai bidang yang mempunyai konektivitas terhadap lingkungan fisik sebagai contoh adalah WSN (Wireless Sensor Network), memungkinkan peneliti untuk mendapat informasi yang maksimal tanpa harus berada di area. Pada WSN (Wireless Sensor Network) digunakan protocol IEEE 802.15.4. Protokol IEEE 802.15.4 ini memiliki beberapa channel yang frekuensinya berbeda tiap negara. Pada penelitian Wireless Sensor Network ini memanfaatkan sensor accelerometer dan gyroscope pada perangkat android smartwatch dan smartphone untuk bidang olahraga tinju. Maka dari tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang bangun aplikasi untuk mengetahui pergerakan kecepatan pukulan pada atlit olahraga tinju menggunakan sensor accelerometer dan gyroscope pada perangkat berbasis android menggunakan software android studio dan pengujian pengiriman data perangkat menggunakan Bluetooth dari perangkat smartwatch android ke perangkat smartphone dari segi jarak jangkauan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian riset rancang bangun dan pendekatan kuantitatif. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah Android Studio. Hasil penelitian menunjukkan rancang bangun bisa di gunakan pada olahraga tinju yang untuk menghitung kecepatan pukulan tinju dan pada segi jarak jangkuan 20 meter tanpa halangan data terkirim 100% tiap meter. Kata kunci : Android, Accelerometer, Gyroscope
RANCANG BANGUN KONTROLLER PENDINGIN UNTUK UNIT PELTIER BERBASIS FUZZY LOGIC FRIMA SETYAWAN NUR R; PUPUT WANARTI RUSIMAMTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Penggunaan alat elektronik tidak akan dengan lepas dengan terbuangnya energi yang berupa panas. Panas yang dihasilkan tersebut apabila tidak ditangani akan mengurangi umur dari alat elektronik tersebut. Oleh karena itu, bagian elektronik yang menghasilkan panas tersebut diperlukan kontrol temperatur yang salah satunya adalah menggunakan heatsink dan kipas. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem pendingin yang pada penelitian ini digunakan untuk mengkontrol temperatur unit peltier menggunakan fuzzy logic. Perancangan hardware pada unit pendingan ini untuk keseluruhan tempat (case) menggunakan akrilik dan alumunium untuk penampungan air. Fuzzy logic yang digunakan memiliki 1 input fuzzy set dan 1 output fuzzy set, masing-masing memiliki anggota 5 yang kemudian dipasang satu persatu menggunakan logika IF-THEN yang akan diimplementasikan ke Arduino. Input fuzzy merupakan Delta Error hasil dari target temperatur dan pembacaan sensor. Output fuzzy merupakan nilai koreksi kipas yang akan digunakan untuk menyesuaikan temperatur agar sesuai dengan target. Hasil penelitian ini didapati nilai waktu tunda (delay time) sebesar 17 detik, nilai waktu naik (rise time) sebesar 33 detik, nilai puncak dari respon (peak time) sebesar 74 detik. Nilai waktu tunak (settling time) sebesar 180 detik. Dengan nilai Error Steady State sebesar 1,07% dan Maximum Overshoot sebesar 8,1%. Kata Kunci : Pendingin, Kontrol Temperatur, Fuzzy Logic, Arduino.
ANALISA UNDER VOLTAGE LOAD SHEDDING PADA SAAT TERJADI GANGGUAN BEBAN LEBIH PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PT. PLN UPJ GEDANGAN MENGGUNAKAN PSO ALGORITHM Denny Zul Aji Soebrata; TRI WRAHATNOLO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Jaringan distribusi merupakan salah satu sistem yang harus dijaga keandalan dan kualitas jaringanya, yang mencakup kontinuitas, penyaluran, nilai daya, tegangan, frekuensi dan sebagainya. Kualitas besaran-besaran listrik ini akan mempengaruhi kinerja peralatan listrik, pencegahan terhadap kerusakan, kepuasan konsumen dan sebagainya. Namun pada jaringan distribusi sering terjadi masalah, salah satunya adalah masalah pada stabilitas tegangan. Dalam sistem tenaga listrik Under-voltage load shedding sangatlah penting untuk mencegahi voltage collapse dan mengantisipasi terhadap kondisi diluar perencanaan, atau kondisi ekstrem yaitu mencegah terjadinya penyebaran sistem yang collapse menjadi lebih luas. Penyulang Aloha merupakan salah satu penyulang yang beroperasi secara radial yang terdiri 68 transformator distribusi serta panjang salurannya mencapai 255 km. Adapun metode dapat digunakan untuk mencari nilai minimum dan lokasi pelepasan beban ialah PSO algorithm . Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelepasan beban dengan PSO algorithm dapat mencari nilai minimum jumlah pelepasan beban, dimana pelepasan beban menggunakan PSO algorithm mengalami penurunan sebesar 22% dari pada data PLN, dan penurunan nilai rugi daya sebesar 3,56%, dan kenaikan tegangan minimum sistem sebesar 0,3%.
RANCANG BANGUN WBAN UNTUK MOTION SENSING BERBASIS ANDROID DENGAN MEDIA TRANSMISI WI-FI DIRECT LINGGA ARIANTO; EPPY YUNDRA
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Baru-baru ini aplikasi yang sedang dikembangkan dengan berbagai macam aplikasi adalah WSN (Wireless Sensor Netrwork), salah satu implementasinya adalah WBAN (Wireless Body Area Network) dengan memanfaatkan sensor yang terpasang atau melekat pada tubuh guna memudahkan dalam pemantaun gerak tubuh. Di sisi lain, smartphone menjadi salah satu alat komunikasi paling populer saat ini terutama android. Android sendiri bersifat open source yang memudahkan dan memberi kebebasan kepeda para pengembang untuk menciptakan kreatifitas dalam pengembangan aplikasi. Smartphone android juga dilengkapi dengan berbagai sensor diantaranya adalah sensor accelerometer dan gyroscope. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah aplikasi WBAN berbasis android yang dapat membaca dan mengirim nilai sensor accelerometer dan gyroscope. Untuk memudahkan dalam pemantauan, nilai dan grafik sensor dikirim dari smartphone satu (Transceiver) ke smartphone kedua (Receiver) menggunakan media transmisi Wi-Fi Direct. Hasil pengujian keakuratan pengiriman data menggunakan Wi-Fi Direct sebesar 100%, sedangkan jarak jangkauan pengiriman data sejauh 50 meter di tempat terbuka tanpa adanya halangan. Kata Kunci: WSN, WBAN, Accelerometer, Gyroscope
EVALUASI KINERJA WIRELESS BODY AREA NETWORK PADA MEDIA TRANSMISI ZIGBEE DAN WLAN DIMAS FARRAS HABIBIE; EPPY YUNDRA
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Perkembangan teknologi nirkabel ditandai dengan banyaknya permintaan masyarakat akan perangkat yang dapat mengakses data dan terkoneksi dengan jaringan internet dimanapun berada pada sebuah perangkat seperti laptop dan ponsel. Protokol IEEE 802.15.4 mampu menangani kelemahan yang terdapat dalam teknologi nirkabel sebelumnya, yaitu Bluetooth yang memiliki keterbatasan pada jarak jangkau yang hanya 10 meter, sedangkan IEEE 802.15.4 mampu melewati jarak jangkau maksimal hingga 30 meter. Efisiensi dalam pengelolaan jaringan nirkabel menjadi hal yang penting di dalam pengembangan jaringan. Untuk mengetahui perilaku dan kinerja jaringan nirkabel dapat dilakukan dengan cara pemodelan dan simulasi berdasarkan spesifikasi dan parameter dari komponen – komponen yang menyusun jaringan tersebut. Pemodelan dan simulasi merupakan metode terapan dan eksperimen yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku sistem dan memprediksikan perilaku di masa depan dikarenakan ada perubahan didalam sistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja jaringan Wireless Body Area Network pada media transmisi Zigbee dan WLAN dengan melihat beberapa parameter kualitas layanan jaringan seperti throughput, packet loss, dan end-to-end delay melalui permodelan dan simulasi. Kata kunci : WLAN, Zigbee, Throughput, Packet loss, End to end delay