cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Sistem Current Limiter dan Short Circuit Menggunakan SMS untuk Pengaman Beban Rumah Tangga RIZAL RISWANTO; SUBUH ISNUR HARYUDO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Penyebab timbulnya arus listrik adalah beban, menurut hukum ohm beban berbanding lurus dengan arus hal ini menerangkan bahwa semakin besar beban yang digunakan maka semakin besar arus yang akan muncul. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem yang dapat digunakan untuk membatasi arus dan melakukan pengamanan hubung singkat sebelum KWH Meter yang digunakan melalui sebuah fitur pesan singkat atau SMS. Pengendali utama pada sistem adalah mikrokontroler berupa Arduino yang berfungsi untuk membaca arus dan tegangan dari sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B, ketika ada arus berlebih dan hubung singkat maka sistem akan menutus beban dari sumber kemudian memberikan indikasi berupa SMS kepada pengguna. Hasil percobaan menunjukan bahwa ketika sistem dibandingkan dengan perhitungan nilai tegangan sebelum pembebanan maka didapat akurasi Error per sensor adalah arus pada grup 1= 1.36% dan arus pada grup 2 adalah = 1.36 % sedangkan pada akurasi tegangan terdapat rata – rata error pengukuran sebesar= 1.10% Kata Kunci: Current Limiter,Short Circuit, ACS712, ZMPT101B, SIM800L V2, Sistem Monitoring, Mikrokontroler Arduino
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR DC PADA PROTOTIPE LIFT MENGGUNAKAN KONTROLER PI BERBASIS ARDUINO GANY RAHMATILLAH; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Tak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Salah satu teknologi yang sering kita jumpai di gedung bertingkat yaitu lift. Lift adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang dari suatu tempat atau lantai ke tempat atau lantai lainnya secara vertikal dengan menggunakan seperangkat alat mekanik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat sistem pengendali kecepatan motor DC pada prototipe lift dengan menggunakan kontroler PI. Kontroler PI dapat mengurangi sinyal kesalahan yang terjadi saat sistem bekerja, serta mampu memberikan keluaran sinyal kontrol yang memiliki respon cepat, error steady state kecil, meminimalisir terjadinya overshoot. Hasil dari penelitian sistem pengendali kecepatan motor DC pada prototipe lift dengan memasukkan nilai Kp = 2,628 dan Ki = 0,648 didapatkan 2 data yang paling bagus, yaitu data ketika lift naik dan ketika lift turun. Untuk data ketika lift naik diperoleh dengan setpoint 38 Rpm ketika beban = 70 gram dengan error steady state = 0,065%, td = 2,09 s, tr = 2,75 s, ts = 3,35 s. Untuk data ketika lift turun diperoleh dengan setpoint 40 Rpm ketika beban = 100 gram dengan error steady state = 0,05%, td = 2,088 s, tr = 2,75 s, ts = 6,26 s.
RANCANG BANGUN PEMANTAUAN PEMBAYARAN DAN KONSUMSI LISTRIK JARAK JAUH BERBASIS ARDUINO UNO R3 DAN MODUL BLUETOOTH ACHMAD RIZAL MAWALI; WIDI ARIBOWO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

ABSTRAK Pemakaian energi listrik sering terjadi pemborosan karena waktu pemakaiannya yang sering kali tidak tepat, tidak efektif dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menghemat energi listrik. Jarak atau jangkauan yang dapat diakses oleh pengguna untuk mendapatkan informasi adalah permasalahan dalam melakukan pemantauan. Perangkat monitoring yang dirancang berbasis arduino uno dan modul HC-05. perangkat ini bertujuan untuk menampilkan informasi hasil pengukuran energi listrik antara lain arus, tegangan, daya, faktor daya, energi dan tarif pemakaian listrik secara real time melalui komunikasi HC-05 dengan perangkat android. Pengukuran menggunakan modul sensor energi meter PZEM-004T. Data pengukuran diolah oleh processor dan kemudian dikirim ke perangkat penerima (receiver) melalui HC-05. hasil pengukuran dapat dimonitor saat itu juga pada layar LCD dan android. Hasil pengujian tegangan di dapat nilai error sebesar 0,218 %. Pengujian arus di dapat nilai error sebesar 5,8 %. Pengujian daya di dapat nilai error sebesar 1,1 %. Pengujian frekuensi di dapat kesimpulan bahwa frekuensi dapat bekerja stabil dengan nilai 50 Hz. Pengujian faktor daya dapat bekerja dengan baik dan nilai faktor daya yang rendah adalah beban lampu AC dengan nilai 0,43. Pengujian energi di dapat kesimpulan bahwa semakin besar daya yang digunakan maka semakin besar energi yang digunakan dan semakin cepat tarif listrik bertambah. Dari pengujian energi, daya terbesar sebesar 795 watt dengan konsumsi energi 0,22 kWh per jam dengan tarif 309,66 per jam. Kata kunci : PZEM-004T, Modul HC-05, Android. Wireless
PERANCANGAN KONTROLER PI DENGAN METODE TUNING COHEN-COON UNTUK KENDALI SUHU PADA INKUBATOR BAYI BERBASIS LABVIEW 2014 SAYYUDA FARADISA; PUPUT WANARTI RUSIMAMTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Pemanfaatan inkubator bayi digunakan untuk mendapatkan efek panas terhadap tubuh bayi. Sistem yang telah digunakan pada inkubator sampai sekarang ini masih sederhana, sistem kontrol yang digunakan adalah on–off control action. Apabila nilai suhu yang terdeteksi sensor melebihi nilai setpoint yang telah ditentukan, maka inkubator akan mematikan sistem. Dan juga sebaliknya, apabila nilai suhu yang terdeteksi sensor masih belum mencapai nilai setpoint yang ditentukan, maka inkubator akan terus menyalakan sistem hingga mencapai nilai setpoint. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang inkubator bayi otomatis yang dapat memperbaiki hasil respon suhu plant inkubator agar tetap stabil sesuai nilai suhu yang ditentukan setpoint. Dari penelitian diperoleh nilai konstanta PI dengan metode tunimg Cohen-Coon dengan nilai Kp= 157 dan Ki= 48. Dengan nilai konstanta PI tersebut mampu menghasilkan respon sistem yang stabil. Saat setpoint 33oC didapatkan nilai Error steadystate (Ess) sebesar 0.091%, sedangkan pada setpoint 34oC memiliki nilai Error steadystate (Ess) sebesar 0.147%, dan pada saat setpoint 35oC memiliki nilai Error steadystate (Ess) sebesar 0.038%. Dari ketiga percobaan yang dilakukan memiliki nilai Error steadystate (Ess) yang sangat kecil yaitu tidak lebih dari 1% pada setiap setpointnya.
PENGARUH LIMBAH BATUBARA (FLY ASH) SEBAGAI SOIL TREATMENT PADA SISTEM PENTANAHAN ELEKTRODA BATANG YULIANA SHINTA DEWI; TRI RIJANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Sistem pentanahan merupakan sistem yang dapat mengamankan makhluk hidup dari sengatan listrik dan mengamankan komponen-komponen instalasi dari bahaya tegangan/ arus abnormal. Sistem pentanahan yang baik mempunyai nilai resistansi yang kecil. Salah satu usaha untuk menurunkan resistansi pentanahan adalah dengan perlakuan khusus pada tanah (soil treatment) yaitu memberikan zat tertentu kedalam tanah. Pada penelitian ini digunakan abu terbang sebagai media pada soil treatment. Tujuan dari penelitian ini untuk memeroleh informasi pengaruh penambahan abu terbang terhadap nilai resistansi pentanahan elektroda batang berlapis tembaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan data diolah menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pemberian abu terbang dengan takaran 40% dari kedalaman penanaman elektroda dapat mengurangi nilai resistansi pentanahan yaitu sebesar 1,82 Ω menjadi 1,18 Ω. Untuk mencapai resistansi kurang dari 1 Ω, tanpa pemberian abu terbang membutuhkan kedalaman penanaman sebesar 12 meter, sedangkan dengan pemberian 40% abu terbang membutuhkan kedalaman sebesar 7 meter.Kata kunci : abu terbang, resistansi pentanahan, sistem pentanahan.
Rancang bangun sistem pengendalian pH air pada tambak ikan bandeng menggunakan kontroller PID berbasis labview AGUNG SETYA WICAKSANA; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Dengan luasnya perairan Indonesia, hasil perikanan seperti bandeng merupakan potensi besar jika di kelola dengan benar, tetapi dengan perubahan iklim di Indonesia yang tidak menentu banyak pengusaha yang mengalami kerugian akibat gagal panen karena kualitas air yang berubah oleh faktor cuaca. kualitas air memang sangat penting karena ada beberapa parameter air yang berpengaruh pada ikan bandeng seperti suhu air, kadar oksigen, pH, dan salinitas. Sistem Otomatisasi Pengkondisian pH Air dengan mengunakan controller PID proportional-Integral-Derivative dengan metode Tuning Analitis dipilih untuk menentukan parameter dari PID yang akan digunakan Dalam hal ini ikan bandeng dipilih sebagai subjek perancangan untuk menentukan parameter pH air dalam kolam. Sehingga para pengusaha ikan bandeng bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Nilai parameter PID yang ditemukan dengan menggunakan metode Analitis yaitu nilai Kp = 18,5, Ki =1,78, dan Kd =99,34. Kemudian nilai tersebut diterapkan pada sistem dan memberikan respon yang baik pada setpoint pH 7 dapat memperbaiki respon alat dengan baik. Kata kunci : pH air, Bandeng, PID, Analitis.
Rancang Bangun Pengendalian Derajat Keasaman (pH) Air pada Prototipe Tambak Udang Vaname Berbasis Fuzzy Logic Controller MASUD HUDA; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Tambak adalah sebuah perairan yang sengaja dibuat sebagai tempat budidaya. Salah satu tujuan dibuatnya tambak yang sering dijumpai adalah untuk budidaya udang vaname. Hal yang perlu untuk dijaga dan diwaspadai dalam membudidayakan udang vaname di dalam tambak adalah derajat keasaman (pH) air tambak. Derajat keasaman yang paling tepat dalam melakukan budidaya udang vaname adalah 7-7.5, pada rentang tersebut udang dapat tumbuh dengan baik. Oleh sebab itu, penulis membuat sistem pengedalian derajat keasaman (pH) air pada prototipe tambak udang vaname berbasis fuzzy logic controller. Dalam metode tersebut terdapat 4 variabel, yaitu 2 variabel input error dan delta error, dengan memiliki 5 nilai linguistik, yaitu SA (sangat asam), A (asam), N (netral), B (basa), dan SB (sangat basa). Sedangkan untuk output terdapat 2 variabel yaitu pwm pompa asam dan pwn pompa basa dengan memiliki 3 nilai linguistik, yaitu P (pelan), N (normal), dan C (cepat). Basis aturan dasar yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan aturan IF-THEN dengan metode implikasi “MIN”. Dengan menggunakan metode fuzzy logic controller, hasil respon dinamik memiliki nilai td (delay time) = 9,3 s, tr (rise time) = 29,6 s, ts (setting time) = 40,5 s, Mp(maksimal overshoot) = 0,74 %, dan Ess (error steady state) = 0,3 %.
TRAINABLE SERVO ROBOTIC ARM 4 DOF (DEGREE OF FREEDOM) MUKHLAS ABIDIN; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

AbstrakEra industri 4.0 menuntut industri untuk dapat menghasilkan produk secara cepat dan efisien, dengan adanya perkembangan teknologi dibidang robotika dan sistem otomasi membuat hal tersebut bisa tercapai. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi secara cepat dan efisien adalah arm robot yang biasanya digunakan untuk pengelasan, pemindahan barang dan hal-hal lain yang sulit dan berbahaya untuk dilakukan manusia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat arm robot yang memiliki fungsi untuk memindahkan objek. Arm robot memiliki 4 joint dan gripper pada end effectornya. Arm robot tersebut juga bisa diajari atau trainable untuk melakukan gerakan dengan menyimpan setiap pose tanpa perlu memrogramnya terlebih dahulu, sehingga dinamakan trainable servo robotic arm 4 DOF (degree of freedom). Hasil pengujian trainable servo robotic arm 4 DOF (degree of freedom) setelah melakukan pemindahan tujuh objek yang berbeda pada lima lokasi peletakan adalah sukses menjalankan tugas karena objek telah berhasil meletakkan objek sesuai lokasi yang ditentukan. Tetapi masih terdapat eror pada setiap servo yang dijalankan dengan selisih rata-rata erornya adalah 5.443214286° atau 3.16% dan waktu rata-rata pose yang dihasilkan oleh pengujian adalah 2.884615 detik setiap menjalankan satu pose.Kata kunci: Arm robot, Pose, Trainable.
SISTEM PENGATURAN BEBAN GENERATOR SATU FASA SECARA OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO AJI KRISNA ANDRIANSAH; SUBUH ISNUR HARYUDO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Abstrak Dalam dunia industri, generator merupakan sumber utama pengadaan energi listrik didalam sistem tenaga listrik untuk menjalankan aktivitas produksi. Pendistribusian energi listrik selalu terdapat gangguan yang menyebabkan penurunan kinerja dan kerusakan. Salah satu gangguan tersebut adalah beban lebih atau overload. Pada penelitian ini bertujuan untuk untuk meminimalisir keadaan beban lebih/over load terhadap generator agar menjaga kualitas kinerja generator tersebut. Mikrokontroler arduino sebagai pengendali utama berfungsi untuk membaca nilai arus yang akan ditampilkan di LCD (Liquid Crystal Display), mengaktifkan relai untuk memutus beban lebih/overload dan LED sebagai indikator apabila pembebanan tersebut dalam kondisi normal atau beban maksimal 70% maka lampu indicator yang menyala berwarna hijau. Jika beban diantara 75%-80% maka indikator lampu berwarna kuning menunjukan bahwa harus waspada dengan adanya beban yang bertambah. Dan pembebanan diantara melebihi 80% maka lampu merah akan menyala menunjukan bahwa generator dalam keadaan kondisi berbeban penuh. Hasil dari penelitian ini memiliki akurasi sistem rata-rata kesalahanan hasil pengukuran yang relatif kecil dengan rata-rata error pada arus sebesar 5,14%. Serta memiliki rata-rata waktu delay trip dari terjadinya overload sebesar 2.5 detik. Kata Kunci : Generator, Sensor Arus, Beban Lebih, Arduino Uno.
Rancang Bangun Sistem Pengendalian Kecepatan Motor DC Pada Konveyor Mini Menggunakan Kendali PID Berbasis LabVIEW , REMBUYUNG; , ENDRYANSYAH
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n2.p%p

Abstract

Indonesia sebagai negara industri, produktivitas merupakan faktor utama untuk memajukan industri. Produktivitas ini berkaitan dengan kuantitas. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kuantitas tersebut ialah sistem distribusi dari proses produksi yang efisien dan terkontrol dengan baik. Konveyor merupakan alat transportasi vertikal yang umum digunakan dalam proses produksi. Penelitian ini menerapkan kendali PID pada motor DC dari konveyor mini. Sehingga kecepatan konveyor dapat dikontrol dengan error seminimal mungkin. Perancangan kendali PID ini menggunakan software LabVIEW 2014 beserta NI Elvis II+. Dengan pendekatan karakteristik respon sistem orde satu, didapatkan parameter kendali PID yaitu Kp = 3,9712; Ki = 11,4584; dan Kd = 0,6882. Respon kecepatan motor DC berhasil mencapai nilai setpoint dan menggurangi nilai Ess (Error Steady State) sistem. Tercatat bahwa Ess dari sistem tanpa kendali bernilai 49,63% kemudian menjadi 1,34% saat keadaan tanpa beban dan 12,65% dengan beban riil sebesar 3 Kg.