cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
PROTOTYPE PENGKONDISI UDARA BERBASIS THERMOELECTRIC-HUMIDIFIER UNTUK BUDIDAYA STROBERI DI DATARAN RENDAH Bagas Wijaya Putra; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p751 - 761

Abstract

Para petani stroberi di dataran rendah melakukan adaptasi bibit stroberi selama 5 hari dengan cara penenyemaian dilakukan disebuah ruangan mengunakan AC (air conditioner) diseting mulai suhu rendah dan bertahap dinaikan sampai pada suhu lingkungan, hingga akhirnya tanaman stroberi dapat ditanam di lingkungan sebenarnya. Penelitian ini bertujuan membuat prototipe pengkondisi udara dengan merekayasa suhu dan kelembaban udara relatif dengan dimensi yang kecil dan instalasi yang mudah untuk aplikasi adaptasi bibit stroberi. Prototipe ini dibuat berupa sebuah box berukuran 90cm x 50cm x 20cm dengan memanfaatkan Thermoelectric peltier TEC1-12706 dan humidifier. Prototipe ini menyediakan fasilitas 5 mode kerja yang masing-masing memiliki rentang suhu tertentu mulai dari 20oC sampai 27.5oC dengan kelembaban udara relatif yang dijaga sesuai habitat stroberi yaitu 80%-90%. Analisa yang dibahas dalam penelitian ini adalah ketercapaian suhu sesuai target rentang suhu tiap mode dan ketercapaian nilai kelembaban relatif sesuai habitat stroberi, serta efisiensi prototipe. Hasil pengujian rata-rata suhu dan kelembaban relatif menunjukkan mode 1 mencapai 20.5oC dan 88%, mode 2 mencapai 22.4oC dan 84.3%, mode 3 mencapai 23.4oC dan 90%, mode 4 mencapai 24.8% dan 90%, sedangkan mode 5 mencapai 26.4oC dan 90.8%. Sedangkan pengujian efisiensi prototipe menunjukan hasil rata-rata sebesar 55.5%. Kata Kunci: Thermoelectric peltier, humidifier, stroberi, dataran rendah
Kontrol Kecepatan Motor Induksi Menggunakan Metode Field Orientation Control (FOC) Berbasis Fuzzy-PID Alva Brisbananda Ashari; Bambang Suprianto; Aditya Candra Hermawan
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p763 - 771

Abstract

Penggunaan motor induksi dalam dunia perindustrian sekarang ini sangat dibutuhkan dikarenakan motor induksi ini lebih murah dalam perawatan dan strukturnya lebih sederhana. Namun dibalik itu semua motor induksi memiliki kelemahan dalam mengatur kecepatan dan torsinya. Dengan adanya masalah ini, maka ada juga meetode-metode untuk mengatur kecepatan motor induksi. Dimana yang paling umum adalah metode Proportional-Integral-Derivative (PID). Dapat dikatakan bahwa control menggunakan PID ini merupakan metode pengontrolan kecepatan yang paling baik. Namun dibalik itu, PID juga memiliki kekurangan yaitu, membutuhkan waktu untuk melaksanakannya. Maka dari itu diciptakan juga metode Fuzzy Logic Control (FLC). FLC lebih sederhana dibandingkan PID, dikarenakan metode ini menggunakan nalar manusia dimana logikanya tidak mengarah ke YA atau TIDAK saja dan bisa sedikit benar atau sedikit salah. Artikel ini membahas pengontolan kecepatan motor induksi tiga fasa menggunkaan metode Fuzzy-PID. Namun pengontrolan kecepatan ini juga membutuhkan pengemudi motor yang bagus juga. Ada beberapa jenis pengemudi motor yang umum diindustri, salah satunya adalah Variable Frequency Drive (VFD). VFD ini dibagi menjadi dua jenis kontroler, yakni control scalar dan control vector. Control scalar yang biasa digunakan adalah control V/f. Sedangkan, control vector dibagi menjadi dua, yaitu Direct Torque Control (DTC) dan Field Oriented Control (FOC). FOC adalah metode control motor AC yang serupa dengan pengendalian motor DC. Makalah ini membahas pengendalian motor induksi AC tiga fasa menggunakan metode Field Oriented Control (FOC) berbasis Hybrid Fuzzy-PID. Pada percobaan ini terbukti bahwa penggunaan metode Hybrid Fuzzy-PID memiliki performa yang lebih bagus dalam menurunkan overshooting kecepatan motor sehingga 16.93% dan memilinki settling time yang lebih cepat dibandingkan metode PID saja. Kata Kunci: Motor Induksi, FOC, Fuzzy-PID
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM PROTEKSI SAMBARAN PETIR PADA GEDUNG BERTINGKAT Arif Karta; Achmad Imam Agung; Mahendra Widyartono
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p773 - 780

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang letak geografisnya dilewati oleh garis khatulistiwa. Hal ini mengakibatkan curah hujan yang tinggi serta kemungkinan sambaran petir yang tinggi pula. Objek yang memiliki kemungkinan tinggi tersambar petir salah satunya yaitu gedung bertingkat. Maka dari itu diperlukan Lightning protection system yang berfungsi sebagai pengaman dari sambaran petir. Gedung Graha Muria merupakan bangunan yang berdiri di daerah dataran tinggi serta memiliki hari guruh (Thunderstromday) yang mencapai 140 hari per tahun maka dari itu didaerah tersebut sangat rentan terkena sambaran petir. Dengan demikian tujuan dalam penelitian ini adalah melakukan perencanaan kebutuhan sistem proteksi sambaran petir yang didasari oleh standar – standar yang telah ditetapkan. Dalam penulisan penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data kemudian menganalisa atau memperhitungkan data yang telah didapat. Analisa data terdiri dari perhitungan akan kebutuhan sistem proteksi petir, penentuan tingkat proteksi, menghitung frekuensi sambaran petir per tahun serta menentukan jenis terminasi dan besar penampang konduktor penyalur yang diperbolehkan. Pada Penelitian ini didapatkan tingkat kebutuhan sistem proteksi petir pada Gedung Graha Muria adalah tergolong besar dan didapatkan tingkat proteksi IV serta frekuensi sambaran petir langsung sebesar 0,139 per tahun. Setelah melakukan perhitungan maka dibutuhkan 4 buah batang terminasi setinggi 2 meter agar seluruh area gedung terlindungi dan besar penampang konduktor penghantar yang digunakan adalah kabel BC 16 mm2. Kata kunci : Lightning protection system, Petir, Hari guruh, Konduktor
DESAIN KENDALI TWIN ROTOR PADA SELF BALANCING MENGGUNAKAN METODE OPTIMASI GENETIC ALGORITHM Nugroho Surya Dwi Putra; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p781-790

Abstract

Twin Rotor merupakan gabungan 2 buah motor DC brushless yang telah dipasang propeller (baling-baling). Alat ini dapat diaplikasikan menjadi pesawat tanpa awak sebagai sarana penunjang kebutuhan transportasi udara pada bidang militer. Self balancing merupakan prototype yang didesain seperti jungkat-jungkit dimana fungsinya untuk memperlihatkan kinerja twin rotor yang berada pada sisi kanan dan kiri secara horizontal dalam mengatur keseimbangan. Dalam kinerjanya twin rotor membutuhkan suatu pengendali dengan tujuan agar dapat berjalan sesuai dengan posisi sudut yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah solusi permasalahan terhadap keseimbangan pada saat twin rotor dioperasikan dengan cara memanfaatkan metode optimasi genetic algorithm untuk mengurangi adanya overshoot hingga mempercepat waktu kinerja respon untuk mencapai suatu posisi sudut yang di inginkan. Genetic algorithm merupakan salah satu jenis metode optimasi yang memanfaatkan teori evolusi bumi. Ada 3 tahapan penting pada metode optimasi genetic algorithm ini untuk memperoleh nilai Kp, Ki, Kd yang optimal, diantaranya terdapat selection, crossover, mutation. Pendekatan penelitian yang dilakukan berupa pendekatan penelitian kuantitatif dimana pada pelaksanaannya menggunakan pola berpikir deduktif dengan tujuan untuk melakukan pengumpulan data berupa angka, kemudian diuji kebenarannya pada sebuah simulasi. Kontroller yang digunakan adalah PID yang ditunjang dengan metode optimasi. Nilai yang diperoleh pada metode optimasi yang menggunakan fitur optimization pada software matlab diantaranya, Kp = 1.069, Ki = 0.668, Kd = 0.565. Pengujian melalui proses simulasi menjadi optimal, berkesinambungan antara grafik respon dan data analisis respon dengan dibuktikannya nilai ts = 0.0013 s, td = 0.0004 s, tr = 0.0019 s, Ess = 0.042, dan Mp = 1.14% yang terjadi pada angka setpoint 1. Kata Kunci : Self Balancing, Optimasi, PID, Genetic Algorithm
PERBANDINGAN ANTARA KENDALI PID DENGAN FUZZY PADA PENGENDALIAN PH LARUTAN NUTRISI SISTEM HIDROPONIK METODE NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) Ajeng Pratitis Cahyaningtyas; Endryansyah .
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p791 - 801

Abstract

Era moderen saat ini khususnya di daerah perkotaan, kebutuhan pokok sayur telah menjadi hal vital bagi semua elemen masyarakat. Salah satu inovasi terbarukan yang digunakan untuk menanam bibit sayuran pada daerah perkotaan adalah hidroponik. Nutrisi dan pH air merupakan komponen utama hidroponik melalui sistem hidroponik metode Nutrient Film Technique (NFT). Metode NFT mengandalkan aliran air nutrisi yang mengalir sepanjang pipa paralon dengan bantuan pompa, sehingga akar dari tanaman akan terus ternutrisi. Dalam artikel ini, penulis melakukan kajian literatur mengenai perbandingan antara kendali PID dengan fuzzy pada pengendalian larutan nutrisi dalam sistem hidroponik metode NFT.Salah satu parameter larutan nutrisi pada hidroponik adalah pH larutan, derajat keasaman (pH) larutan optimal berada pada range 5,5 sampai 6,5, namun hal ini tergantung pada plant tanaman yang akan digunakan, karena setiap tanaman memiliki kadar nilai pH optimal masing-masing. Pada penelitian yang menggunakan PID Kontroler memiliki kelebihan lebih umum digunakan namun kekurangan PID Kontroler pada nilai settling time dan rise time dapat mencapai 520 detik dan 297 detik. Pada penelitian yang menggunakan Fuzzy Logic Controller memiliki kelebihan yaitu pengontrolan lebih stabil dibanding PID kontroler dan membutuhkan waktu rise time lebih cepat hingga mencapai nilai rise time 886 ms, namun kekurangan FLC pada banyaknya aturan yang digunakan, semakin sedikit aturan maka pengontrolan akan tidak maksimal seperti perbedaan hasil FLC menggunakan 25 Aturan dan 15 Aturan yang memiliki selisih overshoot 1,8% hingga 50%. Kata Kunci: Hidroponik NFT, PID, Fuzzy Logic Controller, Kadar pH
OPTIMASI PENANGKAPAN UV PADA SOLAR TRACKING SINGLE AXIS MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Muhammad Fathoni; Subuh Isnur Haryudo,; Unit Three Kartini; Achmad Imam Agung,
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p803 - 813

Abstract

Modul fotovoltaik merupakan alat yang digunakan untuk mengkonversi energi surya menjadi energi listrik, akan tetapi modul fotovoltaik masih memiliki efisiensi yang rendah dalam hal konversi energi surya menjadi energi listrik. Banyak metode telah dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dari modul fotovoltaik, salah satu metode yang dapat dikembangkan adalah dengan menggunakan sistem solar tracking. Sistem solar tracking mampu untuk menjaga modul fotovoltaik agar tetap tegak lurus terhadap matahari sehingga modul fotovoltaik dapat menyerap lebih banyak sinar UV. Oleh karena itu penggunaan solar tracking sangat penting karena dapat memaksimalkan penangkapan UV pada modul fotovoltaik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaksimalkan penangkapan UV melalui penggunaan metode Backpropagation Neural Network (BP-NN) sebagai kontrol pada solar tracking single axis. Masukan terhadap sistem ini berupa data intensitas cahaya yang diperoleh dari Light Dependent Resistor (LDR). Data dari sensor LDR diolah menggunakan metode BP-NN yang telah ditanam pada mikrokontroler untuk menggerakkan solar tracker berdasarkan selisih pembacaan sensor yang akan memutuskan arah dan kecepatan pergerakan solar tracker. Keluaran dari solar tracker menggunakan BP-NN dibandingkan dengan keluaran solar tracker tanpa menggunakan BP-NN. Hasil dari penelitian ini terbukti mampu memaksimalkan penangkapan cahaya matahari yang berpengaruh dalam produksi energi listrik. Solar tracker dengan metode BP-NN menghasikan keluaran 6,79 % lebih banyak dibandingkan dengan modul fotovoltaik statis. Kata kunci : solar tracking, BP-NN, modul fotovoltaik
STUDI PENELUSURAN TERHADAP ALUMNI PROGRAM STUDI S1 TEKNIK ELEKTRO JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Nur Kholis; Aditya Candra Hermawan; L Endah Cahyaningrum; Miftahur Rohman
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p579 - 583

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bahwa alumni jika setelah lulus akan mendapatkan pekerjaan sampai seberapa lama menunggu, sehingga dalam penelitian ini mendapatkan data berapa lama alumni mendapatkan pekerjaan. Dengan demikian peneliti dapat mendeskripsikan penilaian terhadap alumni pada masalah penyelenggaraan dan mutu layanan program yang berada di Program Studi S1 Teknik Elektro Fakultas Teknik Unesa dan dapat mendeskripsikan terhadap penilaian pengguna alumni pada kompetensi lulusan Teknik Elektro FT Unesa. Metode sampling dengan cara random. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari alumni dan pengguna alumni melalui kuesioner yang terstruktur. Penyebaran kuesioner dilakukan secara online melalui Google form dan penyebaran secara langsung kepada alumni atau pengguna alumni yang diketahui dengan jelas keberadaannya. Pengumpulan data lapangan diperkirakan akan dimulai pada Mei 2020 hingga Agustus 2020. Adapun hasil penelitian menunjukkan sebagian besar alumni Program Studi S1 Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Terdapat 5,60% alumni melamar ke perusahaan tanpa mengetahui lowongan yang ada, 11,01% alumni mendatangi pameran kerja. 20,15% alumnimencarikerjalewat online, 3,36% alumni mencari kerja dengan menghubungi perusahaan, 0,75% alumni yang menghubungi Kemenakertrans dan ada 0,37% alumni yang menghubungi agen tenaga kerja komersial/swasta. Jumlah alumni yang memeroleh pekerjaan sebelum lulus sebesar 39,3%, yang memeroleh pekerjaan pertama setelah lulus sebesar 45%, dapat pekerjaan setelah lulus 118 alumni, 4% tidak memerlukan Pendidikan tinggi, memerlukan pendidikan setingkat lebih rendah sebesar 7,43%, memerlukan pendidikan setingkat lebih tinggi sebesar 13,71%, dan memerlukan tingkat pendidikan yang sama sebesar 74,86%. Kata kunci: kuesioner, tracer study, alumni, metode sampling
PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP KINERJA GENERATOR PADA TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL Sang Aji; Mahendra Widyartono
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p579-586

Abstract

Dewasa ini, energi listrik telah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Hal tersebut mengakibatkan tinginya permintaan akan energi listrik, yang menyebabkan harus adanya sumber energi terbarukan di luar energi fosil sebagai sumber utama agar bisa memenuhi permintaan energi listrik. Energi hembusan angin dapat digunakan sebagai sumber penghasil energi listrik melalui sistem yang disebut sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB). PLTB memliki banyak bagian penting yang berfungsi mengubah energi hembusan angin menjadi energi listrik yang siap digunakan oleh masyarakat. Salah satu bagian dari PLTB yang berperan penting dalam proses pengubahan energi ini adalah turbin angin yang berfungsi penggerak utama dari generator sehingga dapat menghasilkan energi listrik. Tujuan penulisan artikel literature review ini ialah untuk mengetahui pengaruh perubahan jumlah sudu terhadap kinerja generator pada turbin angin sumbu vertikal. Yang diantaranya mengetahui tegangan luaran rata-rata generator, coefisien of performance, serta efisiensi dari kinerja generator. Dan beberapa hasil yang didapat antara lain bahwa jika dipasang dua sudu dengan kecepatan angin 8m/s generator dapat menghasilkan tegan luaran sebesar 3.033V. Kemudian untuk nilai faktor daya (Cp) terbesar untuk kecepatan angin 3 m/s, 5 m/s, dan 6 m/s dimiliki oleh turbin dengan jumlah 6 sudu, sedangkan pada kecepatan angin 8 m/s nilai Cp terbesar dimiliki oleh turbin yang dipasang 3 sudu. Hal ini menunjukkan bahwasanya pada kecepatan angin 3 m/s, 5 m/s, dan 6 m/s turbin dengan 6 sudu mampu untuk mengonversi energi angin menjadi energi mekanik lebih maksimal Sedangkan untuk nilai efisiensi(ƞ) terbesar untuk setiap kecepatan angin yang beoperasi pada turbin dimiliki oleh turbin dengan 2 sudu. Kata Kunci: Jumlah sudu, generator, kecepatan angin
DESAIN SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT AERO PENDULUM MENGGUNAKAN PENGENDALI ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM Mochamad Masnur Khoirudin; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p587-595

Abstract

Aero Pendulum merupakan sebuah perangkat yang dirancang sebagai salah satu implementasi real pada proses pengendalian sikap terbang pada UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang dirakit ujung pendulum memiliki motor, dengan lengan yang berayun disalah satu titik tetap dan bergerak dengan efek aerodinamis. Masalah yang timbul ialah posisi sudut sistem yang tidak dapat seimbang dan harus dapat di seimbangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendali ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System) berhasil dibuat serta dapat dikendalikan dengan baik pada sistem Aero Pendulum, sehingga sistem dapat melakukan proses penyeimbangan perangkat, dan dapat dilihat melalui GUI (Graphical User Interface) pada software LabVIEW. Implementasi pengendali ANFIS pada sistem dengan nilai respon dinamis terbaik ialah saat pengujian pada setpoint 60 derajat dengan data nilai delay time (td) sebesar 0,46 detik, rise time (tr) 0,92 detik, maximum overshoot sebesar 1,63%, time peak (tp) sebesar 0,94 detik dan settling time (ts) sebesar 1,31 detik. Kata Kunci: Aero Pendulum, UAV, ANFIS, GUI, LabVIEW
DESAIN SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT AERO PENDULUM BERBASIS PID METODE GENETIC ALGORITHM OPTIMIZATION DENGAN SOFTWARE LABVIEW Muhammad Eko Prasetyo; Endryansyah, Endryansyah,
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p597-604

Abstract

Aero pendulum merupakan salah satu perangkat dari penerapan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan memanfaaatkan single-rotor pada perancangannya. Rancangan aero pendulum terdiri dari pendulum, dimana pada ujung lengan pendulum terdapat baling-baling bermotor yang berfungsi untuk memberi gaya dorong sesuai dengan posisi sudut lengan yang diinginkan. Terdapat suatu permasalahan dari sistem pengaturan sudut aero pendulum yaitu stabilitas posisi sudut lengan saat mencapai sudut yang diinginkan. Dengan menggunakan pengendali PID metode Genetic Algorithm (GA) optimization pada perangkat aero pendulum mampu menghasilkan stabilitas pada lengan pendulum ketika dioperasikan dan respon kinerja perangkat dapat dipantau secara real-time melalui Graphical User Interface (GUI) software LabVIEW. Implementasi pengendali PID metode GA pada sistem dengan pengujian setpoint sudut 45˚ menghasilkan nilai respon dengan data dengan waktu puncak (tp) sebesar 5,28 detik, waktu tunda (td) sebesar 1,457 detik, waktu naik (tr= 10-90%) sebesar 4,054 detik, waktu tunak (ts= 5%) sebesar 3,379 detik, dan nilai error steady state sebesar 0,0116%. Kata Kunci: Aero Pendulum, PID, Genetic Algorithm Optimization, LabVIEW.