cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Optimasi Kinerja Inverter Pada Smartgrid Photovoltaic System Berbasis Neural Network Muhammad Rizka Ardiansyah; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p727-740

Abstract

Cahaya matahari merupakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan energi listrik. Beberapa penelitian menyatakan bahwa cahaya matahari dapat dimanfaatkan melalui panel surya untuk diubah menjadi energi listrik dan dikonsumsi oleh manusia secara langsung. Sumber tenaga listrik dari panel surya dapat dimanfaatkan pada rumah tangga sebagai energi alternatif selain bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menggunakan teknologi smartgrid. Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis smart off grid, arus listrik yang dikeluarkan panel surya adalah arus searah, sehingga pemanfaatan listrik pada perumahan yang menggunakan arus bolak-balik harus memakai suatu komponen yang bernama inverter. Perubahan nilai arus masuk pada inverter menyebabkan keluaran inverter kurang optimal. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi dari hasil optimasi kinerja inverter menggunakan metode Neural Network pada perancangan smart off grid photovoltaic system. Penelitian dilakukan dengan membandingan antara hasil keluaran inverter dengan menggunakan metode Neural Network dan tanpa menggunakan metode. Metode tersebut dapat mengoptimasi terhadap gelombang arus listrik bolak-balik/alternating current (AC) keluaran inverter pada perancangan smart off grid photovoltaic system. Dengan memakai variabel input arus yang masuk selama proses pada inverter. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai tegangan yang diperoleh dari percobaan yang menggunakan metode Neural Network memiliki rata-rata 14 V, sedangkan yang keluar dari inverter memiliki rata-rata 13,8 V. Nilai Mean Average Precentage Error (MAPE) sebesar 1.48% dimana nilai tersebut merupakan kemampuan yang baik sehingga bisa dikatakan bahwa penggunaan metode Neural Network cukup optimal dan lebih baik. Kata Kunci: desain, smart off grid system, photovoltaic, neural network, baterai, inverter
Analisis Tegangan Jatuh (Drop Voltage) Pada Unit Boiler Di PPSDM Migas Cepu Menggunakan Etap 12.6.0 Muhammad Mujiburrahman; Joko .Joko; Bambang Suprianto; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p757-768

Abstract

Listrik adalah sumber energi yang penting bagi masyarakat Indonesia untuk kehidupan sehari hari. Energi listrik menjadi bahan dasar untuk menjalankan beberapa perangkat dan mesin mesin yang beroperasi pada dunia industri. Tujuan penelitian ini adalah menghitung dan melakukan simulasi jatuh tegangan pada unit boiler di PPSDM Migas Cepu menggunakan software ETAP 12.6.0. dan mengetahui hasil analisis sesuai standar yang ditentukan oleh SPLN. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Instrumen penelitiannya yaitu file sebagai pengumpul data yang dibutuhkan pada penelitian ini. Dalam penelitian ini penyusun menganalisis besarnya tegangan jatuh pada unit Boiler di PPSDM MIGAS Cepu dengan bantuan software ETAP 12.6.0 di dalam pelaksanaannya. Tahap selanjutnya, sebelum melakukan analisis, langkah yang dilakukan oleh penyusun yaitu pengumpulan data lapangan di PPSDM MIGAS Cepu. Selanjutnya yaitu dengan melakukan rancangan Single Line Diagram melalui software ETAP 12.6.0. Teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan tegangan jatuh dari hasil ETAP 12.6.0. dengan standar rugi tegangan sesuai SPLN No.72 1987. Berdasarkan simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0, diperoleh hasil pada Unit Boiler yaitu Boiler Compressor 1 nilainya mencapai 0,52% (terbesar nilai jatuh tegangannya) dan Pompa In Take Water 0,01%.(terkecil nilai jatuh tegangannya). Nilai tegangan jatuh terbesear memenuhi standart maksimum yang ditentukan oleh SPLN No.72 1987 dengan nilai toleransi maksimum 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tegangan jatuh yang terjadi sudah memenuhi dengan standarisasi dari PLN (SPLN No.72 1987) yaitu dengan besaran 0,01% hingga 0,52%. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi PPSDM Migas Cepu dalam mengetahui jatuh tegangan pada unit boiler. Kata Kunci: ETAP 12.6.0, PPSDM Migas Cepu, Jatuh Tegangan, Unit Boiler
Peramalan Daya Listrik Jangka Pendek Pada Smart Grid Photovoltaic Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Dengan Pengaruh Sensor Suhu Pada Mode Hybrid Ilham Amarulloh; Unit Three Kartini; Widi Aribowo; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p769-781

Abstract

Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat berperan penting pada era sekarang. Tanpa listrik konsumen tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Di berbagai daerah, pemakaian listrik berbeda-beda sehingga konsumen membutuhkan tambahan penyediaan tenaga listrik dan pembangkit listrik terbarukan. Peramalan ini dimaksudkan untuk membantu para konsumen agar daya yang dihasilkan lebih optimal dan stabil serta memiliki peranan penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Metode peramalan yang paling umum digunakan adalah runtun waktu (time series). Runtun waktu (time series) merupakan metode peramalan untuk menganalisa dan mempertimbangkan penggunaan waktu secara beruntun. Peramalan ini juga membutuhkan suatu metode untuk menganalisa daya yang akan dihasilkan untuk kedepannya. Pada penelitian ini dilakukan peramalan daya listrik jangka pendek dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average dengan adanya pengaruh sensor suhu pada mode Hybrid. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan pada panel surya selama 1 jam kedepan. Kebaharuan pada penelitian ini adalah permalan beban listrik jangka pendek dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan pengaruh sensor suhu pada mode Hybrid. Hasil penelitian peramalan daya listrik jangka pendek menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) didapatkan hasil untuk jenis kesalahan error paling kecil sebesar MAPE = 6.315%. Sehingga dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) didapatkan hasil yang baik dan peramalan yang lebih akurat selama 1 jam kedepan kedepan. Hasil peramalan dalam penelitian ini menggunakan model ARIMA (2,1,2) dengan nilai Mean Square (MS) sebesar 82.0017. Untuk perbedaan antara data sebelum peramalan dan sesudah peramalan bahwa hasil dari data peramalan lebih tinggi daripada sebelum peramalan Kata Kunci: Peramalan, Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), Mean Absolute Percent Error (MAPE), Mean Square (MS)
Analisis Kelayakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Di Embung Kuniran Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Ichsan Murtadlo; Tri Wrahatnolo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p783-791

Abstract

Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ada di Indonesia tergolong banyak, meskipun demikian pengembanganya belum optimal sehingga di masa depan dapat lebih dioptimalkan. Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Ngawi sendiri sebesar 89,23 persen kerenanya masih dibutuhkan pengembangan guna kebutuhan dari masyarakat yang belum terpenuhi. Embung Kuniran di Kabupaten Ngawi merupakan salah satu tempat yang berpotensi untuk dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Dasar dari mikrohidro adalah pemanfaatan potensial energi tinggi jatuh air (head) dimana semakin tinggi air tersebut jatuh maka akan lebih besar pula energi listrik yang didapat dari diubahnya energi potensial tersebut. Analisis kelayakan ini dilakukan dengan beberapa metode yang dilakukan guna mengetahui headnett.dengan google maps koordinat atau google earth , kemudian untuk mengetahui data debit dipakai metode apung dengan cara mengapungkan botol plastik 600 mL diberi isi air tidak penuh.dengan jarak sesuai dengan aliran embung dimana sudah diketahui.ke.dalamannya dan lebar embung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besar potensi daya listrik dari Embung Kuniran apabila headnett sebesar 3 meter maka daya listrik rata-rata yang dapat dibangkitkan sebesar 2918.3 kW, meskipun head yang dimiliki Embung Kuniran tergolong rendah tetapi debit air yang di hasilkan Embung Kuniran tergolong besar dan stabil. Tipe Turbin air yang paling optimal adalah Turbin air dengan jenis Turbin Kaplan karena memiliki head yang rendah yaitu 3 m, juga rata rata debit airnya adalah 123.95 m3/s. Kata Kunci:Mikrohidro, EBT, Rasio Elektrifikasi
Rancang Bangun Inkubator Penetasan Otomatis Guna Penyetabilan Suhu Dan Keberhasilan Penetasan Maksimal Berbasis Arduino Uno Dan Sensor DHT 11 Saiful Makit Masrukin; Achmad Imam Agung; Nur Kholis; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p1-7

Abstract

Penetasan telur merupakan proses perkembangan telur hingga menetas menghasilkan anak unggas. Proses penetasan terbagi dua yaitu proses penetasan alami (menggunakan indukan), dan proses penetasan buatan ( menggunakan mesin tetas). Jika hanya mengandalkan penetasan alami persentase keberhasilan telur yang menetas hanya sekitar 41,67% - 63,89%. Kegagalan ini dapat disebabkan karena beberapa kondisi, 1.lingkungan yang tidak stabil dan dapat mengakibatkan embrio didalam telur tidak berkembang dengan sempurna 2. umur indukan dan 3.bobot tetas yang mengakibatkan ketebalan cangkang yang mempengaruhi kelembapan dan kurangnya panas suhu . Untuk itu dibuatlah mesin penetas telur otomatis dengan pengontrolan suhu dan kelembaban yang dikontrol langsung oleh Arduino uno dengan menggunakan sensor DHT11. Tujuan dari penelitian ini agar dapat menetaskan telur dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Mesin penetas telur otomatis ini menggunakan lampu pijar sebagai penghasil suhu dikontrol langsung oleh Arduino uno. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen mesin inkubator terhadap pengaruh penetasan telur serta rekayasa desain. Hasil penelitian menunjukan rancang bangun mesin penetas telur otomatis menggunakan mikrokontroler Arduino uno. Dengan pengujian yang dilakukan menggunakan telur ayam pada set point suhu : 37° – 38°C dengan kebehasilan lebih dari 90%. Kata Kunci : Mesin inkubator, Arduino uno, Sensor DHT 11
Sistem Monitoring Level Ketinggian Air Pada Tandon Rumah Tangga Berbasis Iot (Internet Of Things) Aruna Karunika Rindra; Arif Widodo; Farid Baskoro; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p17-22

Abstract

Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memantau tingkat ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT . Dengan merancang sistem pemantauan tingkat ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian udara dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan juga sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memonitoring level ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT. Dengan merancang sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian air dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring
Analisis Perbaikan Rugi Daya Melalui Pemasangan Kapasitor Bank Dengan Metode Newton Rapshon Simulasi Software Etap 12.6.0 Di CV Praya Karya Lingkar Timur Sidoarjo Narsya Rizky Yuliansyah; Fendi Achmad; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p23-29

Abstract

Perkembangan perindustrian di Indonesia menjadi salah satu faktor dari banyak dibutuhkannya jasa kelistrikan profesional yang terampil, efektif, efisien, kreatif, inovatif pada bidang teknik elektro. Salah satunya pada CV. PRAYA KARYA yang berdiri sejak tahun 1970. Bidang usaha yang dilakukan adalah pekerjaan sipil berupa kelistrikan bangunan rumah dan kelistrikan pergudangan. Dan hal yang sering mengalami gangguan adalah berkurangnya daya pada sistem pendistribusian listriknya. Salah satu cara untuk dapat menghasilkan tingkat efektifitas dan efisiensi yang lebih baik yaitu dengan pemasangan kapasitor bank pada sistem distribusinya. Kapasitor bank dapat digunakan sebagai komponen untuk mengurangi rugi daya pada suatu jaringan. Jadi, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbaikan rugi daya dengan pemasangan kapasitor bank. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu metode teknik optimasi untuk menentukan alokasi optimal sistem tenaga listrik dalam hal pengurangan rugi daya. Analisis aliran beban Newton Raphson menggunakan perangkat lunak ETAP 12.6.0. Data yang diperlukan diperoleh dari studi lapangan kemudian dibuat Single Line Diagram beserta parameter yang dibutuhkan sehingga dapat disimulasikan. Hasil dari simulasi sebelum pemasangan kapasitor bank rugi daya aktif sebesar 28,3 kW dan total rugi-rugi daya reaktif sebesar 72,6 kVAR. Dan hasil setelah pemasangan kapasitor bank rugi daya aktif sebesar 24,9 kW dan rugi daya reaktif sebesar 63,7 kVAR. Jadi, implikasi dari penelitian ini adalah pemasangan kapasitor bank di CV PRAYA KARYA memberikan hasil yang sesuai dibuktikan dengan berkurangnya nilai rugi daya sesudah pemasangan kapasitor bank. Sesuai dengan SLPN No. 72 Tahun 1987 besarnya rugi daya setelah pemasangan kapasitor bank tidak melebihi 10% dari daya nominalnya. Kata Kunci: CV. PRAYA KARYA, ETAP 12.6.0, Kapasitor Bank, Newton Raphson, Rugi Daya.
Analisa Perubahan Daya Aktif Generator Serta Efisiensi Mekanik Generator Yang Dipengaruh Oleh Perubahan Kemiringan Sudut Sudu Turbin Berpenampang Pelat Datar Pada Kinerja Turbin Aliran Crossflow Poros Horizontal Agung Prasetyo; Subuh Isnur Haryudo; Achmad Imam Agung; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p30-39

Abstract

Dalam artikel ini, penulis melakukan kajian literatur mengenai eksperimen hubungan perubahan debit air yang mengalir dan variasi kemiringan sudut sudu pada turbin crossflow pelat datar terhadap perubahan pada kinerja dari generator berupa daya dan efisiensi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi kemiringan sudut sudu 0°, 5°, 10°, 15°, dan 20°, yang akan diuji dengan variasi debit air sebesar 9,885 L/s, 11,804 L/s, 14,321 L/s, 16,149 L/s dan 18,110 L/s, untuk mengetahui perubahan daya yang dihasilkan generator serta efisiensi mekanik dari generator. Hasil dari penelitian didapatkan turbin dengan penambahan sudut sudu memiliki kinerja lebih optimal dibandingkan dengan turbin tanpa penambahan sudut sudu (0o) dan berpengaruh terhadap kinerja generator. Daya listrik tertinggi dihasilkan ketika generator dipasangkan dengan turbin memiliki kemiringan sudut sudu 15o dengan debit air 14,321 dengan menghasilkan daya sebesar 1.092 Watt. Efisiensi tertinggi juga dihasilkan ketika dipasangkan dengan turbin 15o dengan debit air 14,321 L/s dengan nilai efisiensi sebesar 36,40%, hal ini disebabkan ketika sistem dipasangkan pada turbin dengan sudut sudu 15o arah aliran air yang menimpa sudu turbin mendekati sudut 90o, sehingga gaya dorong yang dihasilkan juga optimal sehingga turbin berputar dengan maksimal. Tetapi ketika dipasangkan dengan turbin sudut sudu 20o aliran air yang menimpa sudu melebihi sudut 90o sehingga gaya dorong yang dihasilkan juga berkurang. Jadi untuk mendapatkan daya generator yang optimal, turbin harus berputar dengan optimal, turbin beroperasi secara optimal ketika aliran air yang menimpa sudu turbin harus mendekati sudut 90o, sehingga gaya dorong yang dihasilkan juga optimal, dan turbin tidak boleh sampai terendam dengan aliran air karena akan saling menghilangkan gaya dorong yang dihasilkan oleh aliran air. Kata Kunci: Crossflow, Efisiensi Generator, Kemiringan Sudut Sudu, Pelat Datar
Prototype Smart Fire System Menggunakan Solenoid Valve dan Kamera ESP32-CAM Berbasis IoT Dimas Kusuma Putra; Farid Baskoro; Nur Kholis; Arif Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p8-16

Abstract

Kebakaran adalah musibah yang dapat menimbulkan kerugian besar seperti barang, kerusakan lingkungan dan parahnya lagi dapat merenggut nyawa. Kebakaran dapat diketahui jika terlihat api yang sudah mulai membesar dan terdapat gas asap yang keluar. Diperlukan penangan yang cepat dan tepat agar api tidak menyebar dan dapat dipadamkan. Dengan berkembanganya teknologi, sistem pemantau dan pengendali api dan gas asap ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk memadamkan api. Smart Fire System merupakan sistem pemantau dan pengendali jarak jauh yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan memadamkan api secara otomatis dan manual. Cara kerja alat ini bisa dilakukan secara automatis atau manual, saat bekerja secara otomatis sensor MQ-2 dan Flame Sensor akan mendeteksi gas dan api pada ruangan jika terdapat gas pada PPM yang sudah ditentukan dan terdapat api maka Solenoid Valve akan aktif yang akan membuka saluran air dan mengambil gambar pada ruangan tersebut. Data sensor dan gambar dapat ditampilkan melalui smartphone sehingga dapat dipantau. Jika secara manual smartphone dapat mengendalikan Solenoid Valve dan dapat mengambil gambar pada ruangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif, alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Arduino UNO, ESP32-Cam, MQ-2, KY-026, Buzzer dan Solenoid Valve. Kata Kunci: ESP32Cam, Arduino UNO, Internet of thing, PPM
Rancang Bangun Alat Monitoring Daya Listrik Berbasis IoT Menggunakan Firebase dan Aplikasi James William Jokanan; Arif Widodo; Nur Kholis; Lusia Rakhmawati
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p47-55

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan pokok manusia. semua lingkungan kehidupan manusia membutuhkan listrik. Konsumsi listrik manusia semakin lama semakin besar seperti lampu, kulkas televisi dan peralatan listrik lainnya. Pemakaian listrik biasanya terjadi pemborosan karna sering tidak tepat, kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak efektif. Dengan adanya Revolusi Industri 4.0 untuk mempermudah pekerjaan manusia salah satunya adalah Internet of Things (IoT), dengan adanya Iot dapat memantau atau monitoring daya listrik yang biasa digunakan, biasanya konsumen ingin mengetahui daya yang telah dipakai tiap harinya. Untuk itu penelitian ini fokus untuk membuat sistem monitoring penggunaan daya listrik peralatan rumah tangga. Sistem ini menggunakan sensor PZEM-004t yaitu sebuah sensor tegangan dan arus listrik ac. Sistem ini dilengkapi pula dengan relay yang dapat memutuskan aliran arus listrik pada sensor. Sistem ini berbasis google database yang dapat dioperasikan dan dipantau melalui aplikasi android yang telah dibuat. Hasil pengukuran ini meliputi data Tegangan, Arus dan Daya Listrik menggunakan NodeMcu, sensor tegangan dan arus, data tegangan dan arus akan di baca sensor kemudian dikirimkan oleh NodeMcu ke google database. Data yang sudah tersimpan pada database akan dibaca oleh aplikasi monitoring daya listrik pada android. Sistem ini juga terdapat pesan notifikasi apabila pemakaian arus dan daya listrik telah lebih dari yang diinginkan. Pengujian dilakukan dengan memasang beberapa beban listrik pada sensor lalu membandingkan hasil nilai sensor dengan alat pengukur tegangan dan arus yang telah dikalibrasi. Kata kunci : monitoring, mikrokontroller, database, aplikasi, notifikasi, pzem-004t