cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 442 Documents
Analisis Rugi Daya dan Jatuh Tegangan Pada Sistem Kelistrikan PT Pertamina Ledok Untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Subuh Isnur Haryudo; Adi Reski Ariangga; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p649-659

Abstract

Dalam dunia industri energi listrik banyak digunakan untuk mengoperasikan mesin listrik, untuk itu dibutuhkan sistem kelistrikan yang handal dengan cara melakukan perhitungan aliran daya. Analisis aliran daya dilakukan peneliti untuk mengetahui nilai rugi daya dan profil tegangan pada sistem kelistrikan PT Pertamina EP ASSET 4 Field Cepu area Ledok dengan metode analisis data kuantitatif menggunakan software ETAP 12.6.0. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui nilai rugi daya 2) mengetahui nilai jatuh tegangan pada setiap bus. 3) membandingkan hasil simulasi (rugi daya dan jatuh tegangan) dari dua sumber yaitu PLN 20KV dan Generator 0.4KV. Analisis aliran daya diawali dengan mensimulasikan sistem kelistrikan menggunakan ETAP 12.6.0, kemudian membandingkan dua sumber yaitu PLN dan generator untuk mengetahui apakah sudah memenuhi standar. Hasil simulasi dengan sumber PLN 20KV nilai rugi daya aktif 6,6 kW dan daya reaktif 8,8 kvar dan nilai jatuh tegangan -5,23%. nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987 dan No.1 Tahun 1995, sedangkan pada sumber generator nilai rugi daya aktif 1.3kW dan daya reaktif 2.1 kvar, nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987, tetapi tegangan mengalami over voltage yang melebihi batas SPLN No.1 Tahun 1995 yaitu +6.44%. Kata Kunci: Load-flow, Losses, Drop Voltage
Rancang Bangun Alat Monitoring Pemakaian Tarif Listrik dan Kontrol Daya Listrik Pada Rumah Kos Berbasis Internet of Things Subuh Isnur Haryudo; Raviki Dwi Alfian; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p661-670

Abstract

Pada kota-kota besar yang memiliki banyak perguruan tinggi, rumah kos dapat dijadikan ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Namun, kebanyakan pemilik usaha rumah kos menerapkan peraturan menyama ratakan biaya tagihan listrik, padahal pemakaian listrik tiap kamar berbeda. Hal ini kadang membuat penyewa rumah kos merasa dirugikan dengan peraturan seperti ini. Begitupun sebaliknya kadang penyewa rumah kos membawa banyak peralatan elektronik yang menyebabkan tagihan listrik menjadi meningkat tetapi biaya sewa tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pemilik kosan dan penyewa kos dalam memantau pemakaian tarif listrik secara real-time dengan jarak jauh menggunakan alat monitoring pemakain tarif listrik dan kontrol daya listrik pada rumah kos berbasis internet of things. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data nilai tegangan dan arus dari alat rancangan akan dibandingkan dengan alat ukur mutimeter merk cellkit. Data diambil dari alat rancangan yang terdiri dari mikrokontroller nodemcu ESP8266, modul PZEM 004-T, modul relay 5V, LCD 20x4 dan RTC DS3231. Pada alat rancangan ini akan menampilkan nilai tegangan, arus, energi dan biaya tagihan listrik pada LCD 20x4 dan aplikasi blynk. Selain itu, juga dapat memantau pemakaian energi dan tagihan listrik perhari. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil penelitian berupa nilai error rata-rata tegangan sebesar 1,4%, error rata-rata arus 3,7% sedangkan untuk pengujian sampel beban selama 150 menit dengan total beban 1,86 A, menggunakan energi 0,175 kWh dengan biaya tagihan listrik sebesar Rp 246. Dengan selisih nilai error yang cukup kecil dapat disimpulkan bahwa alat ini dikatakan cukup baik dalam memantau pemakaian tarif listrik pada rumah kos. Kata Kunci : monitoring, tarif listrik, nodemcu ESP8266, blynk
Smart AC Remote : Pengontrol Suhu Air Conditioner Otomatis Berbasis Internet of Thing Berdasarkan Suhu Aktual Ruangan Arif Widodo; A. Nur Afika; Nur Kholis; Lilik Anifah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p681-688

Abstract

Air Conditioner (AC) merupakan perangkat elektronik yang dapat mengatur suhu suatu ruangan, namun masih menggunakan remote control sebagai pengendalinya. Dengan berkembangnya teknologi, sistem pemantau dan pengendali suhu ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk mengendalikan suhu ruangan menjadi lebih efektif. Smart AC remote merupakan sistem pemantau dan pengendali yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of things (IoT) aplikasi Blynk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan pengguna agar tidak perlu terlalu sering untuk mengatur suhu remote AC karena smart AC remote dapat mengontrol suhu AC secara otomatis. Cara kerja alat ini pengguna hanya perlu sekali untuk mengatur suhu yang diinginkan melalui slider aplikasi Blynk kemudian smart AC remote akan menyesuaikan secara otomatis. Saat sensor suhu mendeteksi suhu lebih tinggi dari yang diinginkan, maka remote akan menurunkan setting suhu AC. Begitupun sebaliknya, jika sensor suhu mendeteksi suhu lebih rendah dari yang diinginkan, maka remote akan menaikkan setting suhu AC. Hasil pengujian dari penelitian ini adalah alat berhasil menyesuaikan/mendekati suhu yang diinginkan oleh pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Remot AC biasa, sensor DHT11, NodeMCU V3 ESP8266, Optocoupler dan resistor 220 ohm. Kata Kunci: AC, Internet of thing, smart AC remote, suhu
Sistem Monitoring Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 Berbasis Internet of Things Arif Widodo; Zain Bahaul Anwar; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p689-697

Abstract

Munculnya penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat banyak yang terkena penyakit ini membuat terbatasnya fasilitas rumah sakit sebagai tempat isolasi, mulai dari yang bergejala ringan hingga tidak bergejala seperti Happy Hipoxia (pneumonia berat) membuat kadar saturasi oksigen, detak jantung, serta suhu badan akan terjadi perubahan yang abnormal, hal ini membuat pemerintah menyarankan agar yang bergejala ringan untuk isolasi mandiri. Sehingga penelitian ini membuat sistem yang dapat memonitoring pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri agar beban rumah sakit tidak semakin bertambah. Dengan menggunkan mikrokontroler ESP32 sebagai perangkat IoT (Internet of Things) data seperti SpO2 (Oxygen Saturation), heartrate, serta suhu badan sebagai paramater monitoring dapat di kirim ke server ThingSpeak. Pada penelitian ini didapatkan hasil pengukuran dari 10 subyek yang diukur. Didapatkan error pembacaan nilai SpO2 dari yang terendah 0,11% dan tertinggi 1,20%. Kemudian nilai heartrate error pembacaan terendah 0,89% dan tertinggi 1,54%. Kemudian nilai suhu badan didapatkan error pembacaan terendah 0,19% dan tertinggi 2,78%. Serta interval pengiriman data dari smartphone ke server ThingSpeak didapat sebesar <20 detik. Sehingga Sistem ini dapat digunakan dengan baik oleh pasien yang sedang malakukan isolasi mandiri karena memiliki error SpO2 yang rendah, tidak melebihi standar akurasi SpO2 sebesar ≤4%. Kata Kunci : ESP32, IoT ThingSpeak, MAX30102, DS18B20, Bluetooth.
Rancang Bangun Elektromiograf Untuk Identifikasi Gerakan Otot Bisep Arif Widodo; Nurul Arrijal Fahmi; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p609-618

Abstract

Teknologi dalam bidang elektronika medis akhir-akhir ini telah berkembang pesat, khususnya elektromiograf. Berangkat dari hal tersebut, dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah perangkat elektromiograf dengan elektroda tempel untuk mendeteksi gerakan relaksasi dan kontraksi pada otot bisep. Dalam penelitian ini juga ditambahkan beban tambahan pada gerakan kontraksi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perubahan aktivitas otot dengan beban yang dibawa oleh otot tersebut. Metode perancangan penelitian ini terdiri dari gabungan beberapa rangkaian, diantaranya: rangkaian penguat instrumentasi dengan penguatan sebesar 11,51x sebagai penguat awal sinyal otot, kemudian rangkaian filter high pass filter orde dua dengan frekuensi cutoff sebesar 20Hz dan low pass filter sallen-key orde tiga dengan frekuensi cutoff sebesar 500Hz yang berguna untuk membatasi frekuensi sinyal otot, selanjutnya rangkaian non-inverting amplifier sebagai penguat terakhir sinyal otot, serta yang terakhir rangkaian level shifter yang berfungsi sebagai penggeser sinyal agar dapat dibaca oleh ADC mikrokontroler. Penelitian ini menghasilkan nilai pada saat gerakan relaksasi, subjek memiliki nilai Vpp rata-rata 0,326 V. Saat melakukan gerakan kontraksi, nilai rata-rata Vpp naik menjadi 0,384 V. Saat ditambahkan beban 3kg nilai rata-rata Vpp juga naik menjadi 0,441 V. Semakin berat beban yang dibawa berbanding lurus dengan kenaikan nilai Vpp dari aktivitas otot, saat melakukan gerakan kontraksi dengan beban yag lebih berat, yakni 5kg, nilai rata-rata Vpp meningkat menjadi 0,477 V. Kata Kunci: Elektromiograf, Sinyal otot, Otot Bisep, Beban, Amplifier, Filter
Studi Literatur : Perancangan Sistem Pengatur Daya Cadangan Pada Instalasi Listrik Tenaga Berbasis PLC Omron CP1E Martha Petronella Febryanti Teurupun; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p671-680

Abstract

Sistem tenaga listrik menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia dilihat dari pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk dan perkembangan jaman sehingga kebutuhan akan energi listrik yang secara kontinu dan berkesinambungan tidak dapat diabaikan dan terhindarkan. Namun, beberapa hal tidak diinginkan terjadi yang mengakibatkan terganggunya proses penyaluran listrik dan menyebabkan sistem pendistribusian energi listrik dari PLN tidak kontinu. Manusia sebagai konsumen yang kebutuhannya akan listrik untuk sehari-hari secara kontinu menuntut proses penyaluran listrik untuk aktif dalam segala kondisi termasuk ketika PLN, yang adalah sumber daya utama paling umum digunakan secara umum, mengalami pemadaman atau gangguan. Sehingga para peneliti berinisiatif merancang sistem pengatur daya cadangan yang sekiranya dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumen yaitu penyaluran energi listrik secara kontinu dan tidak mengalami gangguan. Perancangan sistem pengatur daya cadangan yang dibahas dalam jurnal ini menggunakan beberapa alat yang dirangkai dan dirancang dari beberapa penelitian seperti ATS-AMF, PLC, mikrokontroler dan sebagiannya dengan daya cadangan seperti generator set, UPS, baterai dan sebagiannya yang dibuat dengan beberapa tujuan yaitu memindahkan sumber daya utama ke sumber daya cadangan baik secara manual maupun secara otomatis dan sebagai pengatur sumber energi cadangan dalam skala kecil untuk media pembelajaran maupun skala yang besar yang diterapkan di instansi-instansi terkait. Jurnal ini mengkaji beberapa penelitian perancangan sistem pengatur daya cadangan pada instalasi listrik yang sekiranya dapat digunakan sebagai acuan untuk merancang sistem yang mengatur catu daya cadangan dan penyaluran energi listrik secara kontinu yang efektif, efisien dan terkini. Kata Kunci : PLN, ATS-AMF, PLC, generator set, UPS, Pengatur Daya Cadangan
Analisis Hubung Singkat Pada Sistem Distribusi 20 KV PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Distrik Ledok Menggunakan Etap 12.6.0 Feri Rohman Syah; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p699-706

Abstract

Analisis hubung singkat ialah suatu hal yang penting dan perlu diperhitungkan terlebuh dahulu dalam menyusun perencanaan atau memperbarui suatu sistem tenaga listrik. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat meningkatkan sistem keandalannya apabila terjadi gangguan arus hubung singkat 3 fasa pada bus PDB-ST-154. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Arus hubung singkat dalam sistem tenaga listrik PT. PERTAMINA EP ASSET 4 FIELD CEPU DISTRIK LEDOK menjadi subjek pada penelitian ini. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan simulasi ETAP Power Station versi 12.6.0 dan akan mensimulasikan gangguan pada bus yang dekat dengan beban listrik yaitu bus PDB-ST-154. Hasil simulasi ini digunakan untuk menentukan kesesuaian kapasitas sakelar pemutus tenaga (circuit breaker) yang digunakan pada sistem distribusi 20 kV PT. PERTAMINA EP ASSET 4 Field Cepu. Analisis menggunakan ETAP Power Station yang dijadikan sebagai indikator kesesuaian besar kapasitas sakelar pemutus tenaga ini berupa gangguan arus puncak terbesar pada setiap jenis gangguan berdasarkan kesimetrisannya. Gangguan yang terjadi pada bus PDB-ST-154 membuat tegangan yang ada di bus PDB-ST-KWS mengalami kenaikan yaitu 0,4 V menjadi 0,44 V dan penurunan tegangan pada bus PDB-ST-229 yaitu dari 0,4 V menjadi 0,35 V. Untuk trafo KWS-1 yang terhubung terhadap bus PDB-ST-KWS tegangan sekunder dilakukan tap changer menjadi 0.418 V untuk mendapatkan nilai tegangan pada bus PDB-ST-KWS sebesar 0,4 V sedangkan pada Trafo ST-229 yang terhubung dengan bus PDB-ST-229 di lakukan tap changer tegangan sekundernya hingga 0,418 V untuk mendapatkan nilai tegangan normalnya kembali yaitu 0.4 V Kata kunci : Arus hubung singkat, ETAP 12.6.0, Kapasitas sakelar pemutus tenaga (Circuit Breaker),Tap changer transformator
Sistem Monitoring Kualitas Air Pada Sistem Akuaponik Berbasis IoT Arif Widodo; Risma Alfia; Nurhayati Nurhayati; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p707-714

Abstract

Sistem akuaponik bertujuan untuk menghemat lahan tanam sekaligus membentuk pengairan yang terhubung secara langsung sehingga membentuk kehidupan dalam simbiosis mutualisme antara tanaman dan ekosistem air. Oleh karena itu, kualitas air pada sistem akuaponik harus terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memonitor kualitas air yang ada pada sistem akuaponik yang meliputi empat parameter, antara lain suhu air, pH air, Total Padatan Terlarut (TDS), dan tingkat kekeruhan air untuk dapat ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram. Melalui teknologi IoT, maka monitoring akan lebih mudah dilakukan karena pengamatan tidak perlu dilakukan secara langsung. Parameter tersebut akan ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram yang telah terhubung oleh sistem IoT pada prototipe sistem monitoring akuaponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data yang diperoleh dari dari software VNC Viewer dan mikrokontroler Raspberry 3 Model B. Komponen lain yang digunakan untuk mengukur parameter yang diperlukan antara lain, DS18B20, PH-4502C, SEN0244, SEN0189, dan Arduino Pro Mini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu mengukur parameter pada kualitas air dan dapat mengirimkan data ke Web Server maupun aplikasi Telegram dengan nilai akurasi pada suhu air sebesar 98,63%; pH air sebesar 98,36%; dan Total Padatan Terlarut (TDS) sebesar 99,70%. Untuk tingkat kekeruhan air tidak memiliki nilai akurasi disebabkan oleh tidak adanya alat pembanding pada penelitian ini. Kata Kunci: Akuaponik, Web Server, IoT, Telegram, VNC Viewer
Analisis Keandalan Energi Listrik Pada Smart Gird Photovoltaic Menggunakan Metode Hybrid Particle Swarm Optimization Dan Feed Forward Neural Network Ghifari Fikri Yuviyanto; Joko Joko; Unit Three Kartini; Tri Wrahatnolo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p715-725

Abstract

Listrik merupakan sumber energi yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Saat ini, karena pertumbuhan penduduk, ekonomi dan penggunaan energi yang meningkat, kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat, sehingga terjadi peningkatan konsumsi listrik. Indonesia merupakan wilayah tropis dan secara aktif mengembangkan energi surya sebagai sumber energi baru terbarukan. Rata-rata sumber daya surya di Indonesia sekitar 112.000 gigawatt, tetapi hanya sekitar 10 megawatt yang digunakan. Sel surya dibutuhkan sebagai alat untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Tetapi, banyak faktor yang membuat masyarakat enggan menggunakan energi matahari sebagai salah satu aplikasi energi terbarukan, termasuk perangkat fotovoltaik seperti inverter yang rusak dan baterai yang perlu diganti karena kinerjanya yang buruk. Oleh karena itu, menjaga keandalan sistem pembangkit listrik sangat penting untuk menjaga distribusi tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja sistem pengisian energi pada photovoltaic yang dirancang dalam software matlab R2019b dan untuk menerapkan metode matematis Hybrid Particle Swarm Optimization dan Feed Forward Neural Network untuk menghitung kebutuhan energi yang disimpan dalam baterai. Kebaruan pada penelitian ini adalah dilakukannya proses perhitungan kebutuhan energi yang disimpan dalam baterai untuk cadangan energi menggunakan metode hybrid yaitu Particle Swarm Optimization dan Feed Forward Neural Network dan menambahkan variabel tegangan dan arus yang masuk selama proses penyimpanan energi. Hasil penelitian analisis keandalan energi dalam proses pengisian baterai untuk penyimpanan energi dengan menggunakan metode PSO didapatkan hasil sebesar 12 Volt. Sehingga dengan menggunakan metode Particle Swarm Optimization didapatkan hasil yang baik dibandingkan tanpa metode dan menggunakan metode Feed Forward Neural Network dan Hybrid PSO-FFNN. Kata Kunci: Pengisian Energi, Particle Swarm Optimization, Feed Forward Neural Network
Sistem Monitoring Ketinggian Cairan Infus Dan Suhu Pada Pasien Covid-19 Berbasis IoT ESP8266 Dan Firebase Faris Dawwas; Lilik Anifah; Nur Kholis; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p741-747

Abstract

Perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini meningkatkan kreasi manusia dalam menciptakan perangkat ataupun sistem yang dapat membantu kinerja manusia dalam melakukan pekerjaan agar lebih praktis dan efisien. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna di era sekarang ini sangat diperlukan terutama dalam dunia medis. Kondisi rumah sakit yang luas, ditambah juga dengan kondisi darurat saat pandemi sekarang yang tidak hanya pasien dengan penyakit yang sudah umum tetapi juga pasien yang terkena virus COVID-19. Tujuan pembuatan alat ini untuk membantu para tenaga medis dalam menangani pasein COVID-19 dengan contactless untuk mengurangi penyebaran virus ke tenaga medis. Pada penelitian ini dengan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data dari sensor MLX90614 sebagai pembacaan suhu badan dan sensor XKC-Y25-V sebagai pembacaan ketinggian cairan infus adapun ESP8266 sebagai pengolahan data yang diterima dari sensor dan Friebase sebagai penampil data dari sensor. Alat ini bekerja dengan pembacaan suhu badan pada pasien dan ketinggian cairan infus yang nantinya jika suhu dan cairan melebihi batas yang sudah ditentukan maka akan mengirimkan data tersebut ke Firebase. Pada penelitian ini menggunakan 5 subjek untuk pengujian alat. Didapatkan hasil pembacaan error nilai suhu terendah 0,99% dan nilai tertinggi mencapai 1,8%, serta interval pengiriman data dari sensor ke server sebesar satu menit. Kata Kunci: ESP8266, MLX90614, XKC-Y25-V, Firebase