cover
Contact Name
I Gusti Made Dharma Hartawan
Contact Email
arthasatyadharma@gmail.com
Phone
+62
Journal Mail Official
arthasatyadharma@gmail.com
Editorial Address
Jalan Yudistira Selatan No. 11 Singaraja, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. 81112
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Artha Satya Dharma
ISSN : 08538565     EISSN : 27761908     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Artha Satya Dharma merupakan jurnal yang dikelola oleh program studi manajemen dan diterbikan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Dharma. Artha Satya Dharma diteribitkan pertama kali pada tahun 2007. Artha Satya Dharma diteribitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Desember. Artha Satya Dharma menerima tulisan tenatng hasil studi di bidang, ekonomi, manajemen, akuntansi, bisnis dan kewirausahaan.
Articles 210 Documents
MODERNISASI PENGELOLAAN LAYOUT PASAR TRADISIONAL UMUM BERINGKIT (PERSPEKTIF SERVICESCAPE) Kadek Susiawan; A.A.N. Oka Suryadinatha Gorda
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi Pasar Tradisional, tata letak pasar tradisional (Perespektif Servicescape). Revitalisasi pasar tradisional telah memiliki dampak besar pada pembangunan ekonomi di negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia, menurut JW School(2014) Teori revitalisasi difokuskan pada masyarakat pra-modern menjadi cara modern melalui proses pertumbuhan ekonomi dan sosial, modern dalam sistem pengembangan. Dikutip dari Koran Balipost, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Badung Bali, mulai merevitalisasi Pasar Tradisional Umum Beringkit. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan daya tarik lingkungan fisik peregangan tata laksana pasar publik. Dalam menciptakan daya tarik lingkungan fisik, perusahaan ritel perlu mempertimbangkan unsur-unsur mengenai indikator servicecapeadalah sebagai berikut: lingkungan fisik, tata letak khusus dan fungsional, dan penanda simbolik dan artefak. Servicescape adalah salah satu cara inovatif untuk meningkatkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan yang bergerak dalam sektor jasa yang masih dapat mempertahankan hubungan jangka panjang dengan konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan tabulasi. Dari hasil penelitiandalam menciptakan daya tarik, tata letak pasar tradisional secara umum yang rusuh membutuhkan teori serviscescape yang dapat memberikan layanan kepada perusahaan ritel sehingga dapat bersaing dengan perkembangan pasar modern.
Analisis Pelaksanaan Bauran Pemasaran (Marketing Mix)terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen pada PT. Mertha Buana Motor Cabang Singaraja I Made Sukadana
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Mertha Buana Motor menjalankan bisnis otomotif berbendera HONDA dengan skala pelayanan 3 in 1, yakni Dealer Honda satu – satunya di Singaraja yang melayani Penjualan, service dan Suku Cadang asli HONDA serta selalu mengedepankan kualitas pelayanan kepada konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Analisis Pelaksanaan Bauran Pemasaran (Marketing Mix)terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen pada PT. Mertha Buana Motor Cabang Singaraja, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen pada PT. Mertha Buana Motor Cabang Singaraja. Adapun metode yang digunakan dalam mengelompokkan variabel-variabel adalah analisis faktor, yang dalam pengelolaan datanya dilakukan dengan bantuan software SPSS (Statistical Package For Social Sceince) versi 17.0 for windows. Langkah-langkah dalam analisis faktor adalah correlation matrix, KMO dan Bartlett’s test, Total Variance Explained, Rotated Component Matrix, dan Reproduced Correlation Matrix. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 21 dimensi variabel yang mempengaruhi kepuasan Konsumen pada PT. Mertha Buana Motor Cabang Singaraja, dapat direduksi menjadi 5 (lima) faktor. Faktor tersebut antara lain : (1) Bukti Fisik, yang memiliki eigenvalue sebesar 4,135 dan dengan nilai persentase variance sebesar 19,691%, (2) Personal/People, yang memiliki eigenvalue sebesar 3,599 dan dengan nilai persentase variance yang mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 17,138%, (3) Lokasi/Place, yang memiliki eigenvalue sebesar 2,456 dan dengan nilai persentase variance yang mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 11,693%, (4) Kepuasan Konsumen, yang memiliki eigenvalue sebesar 1,491 dan dengan nilai persentase variance yang mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 7,098%, dan (5) Promosi, yang memiliki eigenvalue sebesar 1,289 dan dengan nilai persentase variance yang mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 6,137%. Faktor dominan yang mempengaruhi kepuasan konsumen pada PT.Mertha Buana Motor Cabang Singaraja adalah faktor Bukti Fisik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka saran-saran yang dapat diajukan adalah tingkatkan kualitas sepeda motor melalui inovasi yang efektif dan efisien serta melakukan riset pasar pada saat ingin merencanakan produksi sepeda motor untuk mengetahui tanggapan masyarakat umum.
PENGARUH KECUKUPAN MODAL DAN TINGKAT PERPUTARAN KREDIT TERHADAP KEMAMPUAN LPD DESA PAKRAMAN KALIBUKBUK DALAM MEMPEROLEH LABA Ni Nyoman Juli Nuryani
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecukupan modal dan tingkat perputaran kredit terhadap kemampuan LPD Desa Pakraman Kalibukbuk dalam memperoleh laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan sebanyak 36 bulan. Jenis data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah pencatatan dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang didahului dengan dilakukan pengujian uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinearitas, normalitas dan heteroskedastisitas, kemudian uji hipotesis regresi parsial (ttest), uji hipotesis serempak (uji-f) dan determinasi. Dari hasil yang diperoleh diketahui bahwa uji asumsi klasik secara keseluruhan terpenuhi sehingga data-data yang diperoleh layak untuk dilakukan analisis regresi setelah dilakukan pengujian, hasil dari pengujian model yaitu Analisis koefisien determinasi diperoleh kekuatan hubungan variable kecukupan modal (CAR) dan perputaran kredit (RTO) terhadap perolehan laba (ROA) adalah sebesar 14,7%. Selanjutnya dari Uji Simultan atau Uji-F memperoleh hasil bahwa secara bersama-sama (serentak) tidak berpengaruh terhadap perolehan laba (ROA). Sedangkan dari uji parsial atau Uji-t memperoleh hasil bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variable kecukupan modal (CAR) dan perolehan laba (ROA). Dan memperoleh hasil bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang negatif dan tidak signifikan dari variable perputaran kredit (RTO) terhadap perolehan laba (ROA).
Peran Non Performing Loan (NPL) dan Deposit Ratio (LDR) terhadap Manajemen Laba yang dimediasi dengan Return On Asset (ROA) pada PT BPR Kanaya Singaraja) Ni Luh Eka Ayu Permoni; Nyoman Alit Widianingsih
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan (NPL) dan Deposit Ratio (LDR) Terhadap Return On Asset (ROA) serta dampaknya terhadap Manajemen Laba studi kasus di PT BPR Kanaya Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif berupa data laporan keuangan selama 5 tahun dari tahun 2013 - 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi sehingga didapat jumlah sempel selama 5 tahun yaitu 60 sempel perbulannya. Analisis data menggunakan path analisis dengan bantuan program SPSS version 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) NPL berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,489 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,011 lebih kecil dari α = 0,05. 2) LDR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Ditunjukkan dari koefesien regresi yang bernilai negatif sebesar – 0,089 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. 3) ROA berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,106 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,280 lebih besar dari α = 0,05. 4) NPL berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba, Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,048 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,743 lebih besar dari α = 0,05.5) LDR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Manajemen laba. Ditunjukkan dari koefesien regresi bernilai positif sebesar 0,003 dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,843 lebih besar dari α = 0,05.
ANALISIS INCREMENTAL COST DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PESANAN Ni Kadek Ayu Trisnadewi
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemisahan biaya semi variabel menjadi biaya variabel dan biaya tetap untuk penentuan contribution margin dalam pengambilan keputusan pesanan dan penerapan incremental cost dalam pengambilan keputusan pesanan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah yaitu melakukan penelitian lapangan (Field Research) dengan observasi, intervew dan dokumentasi. Analisis data menggunakan least square regression method. Hasil penelitian menemukan 1) Pemisahan biaya semi variable ke dalam komponen biaya tetap dan biaya variable untuk penetuan contribution margin dalam pengambilan keputusan pesanan tahun 2017 dapat ditentukan dari besarnya biaya semi variable sebesar Rp. 15.475.570 dipisahkan menjadi biaya variable (b) Rp.7.509.327,01 dan biaya tetap (a) sebesar Rp. 7.966.242,98 dengan melakukan pemisahan biaya semi variable menjadi biaya tetap dan biaya variable maka akan mempermudah penentuan contribution margin oleh perusahaan. Kalkulasi produksi tahun 2017 sebesar Rp. 1.298.604.511,16, 2) Analisis incremental cost dalam pengambilan keputusan pesanan setelah dilakukan perhitungan dan dipadukan dengan kriteria penerimaan pesanan menyatakan analisis incremental cost yaitu tambahan biaya sebesar Rp. 1.353.257,4 untuk membuat kue pia mampu menutup biaya variable sebesar Rp. 21.344.950 serta menimbulkan contribution margin positif Rp. 19.905.050 dan memberikan tambahan laba bagi perusahaan sebesar Rp. 18.551.792,6. Apabila pesanan khsusus tersebut menyebabkan kerugian bagi perusahaan maka pesanan khsusus dapat ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa masih memungkinkan bagi perusahaan untuk menerima pesanan khusus lain dengan pertimbangan yang sama untuk memperoleh tambahan laba.
FINANCIAL PERFORMANCE PT BPR INDRA CANDRA SINGARAJA DIUKUR DARI CAPITAL, ASSET, EARNINGS DAN LIQUIDITY Putu Eka Nopiyani; Ni Putu Juliantari
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk memelihara dan menjaga kepercayaan masyarakat dapat dilakukan bank adalah dengan mempertahankan kinerja keuangan yang dimiliki oleh BPR. Penilaian kinerja bank bisa dilakukan dengan menggunakan empat aspek penilaian dengan menghilangkan aspek manajemen yaitu Capital, assets, earning, Liquidity dinilai dengan menggunakan rasio keuangan, di mana Aspek Capital meliputi Capital Adequacy ratio (CAR), aspek aset meliputi Kualitas Aktiva Produktif (KAP), aspek earning meliputi Return On Asset (ROA) dan BO/PO, sedangkan aspek Liquidity meliputi Cash Ratio (CR) dan Loan To Deposit Ratio (LDR). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui kinerja keuangan (Financial Performance) PT BPR Indra Candra Singaraja tahun 2012-2016. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode Capital, Asset, Earnings, dan Liquidity. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja yang diukur dengan rasio Capital Adequacy Ratio menunjukkan kinerja yang kurang baik, (2) Kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja rasio yang diukur dengan Kualitas Aktiva Produktif menunjukkan kinerja yang baik, (3) Kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja yang diukur dengan rasio Return On Asset menunjukkan kinerja yang baik dan dengan menggunakan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional menunjukkan kinerja yang baik, (4) Kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja yang diukur dengan rasio Cash Ratio dan Loan to Deposit Ratio yang menunjukkan kinerja baik, dan (5) Kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja berdasarkan keempat aspek CAEL menunjukkan kinerja PT BPR Indra Candra Singaraja secara keseluruhan adalah baik.
ANALISIS FINANCIAL STATEMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEARLS PADA KSP DANA MUKTI SINGARAJA Ni Made Rianita; Sonny Richo Mahendra
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis financial statement dengan menggunakan metode PEARLS pada KSP Dana Mukti Singaraja. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui kinerja keuangan KSP Dana Mukti dari tahun 2015 sampai pada tahun 2017 dengan menggunakan analisis metode PEARLS; (2) memberikan upaya untuk meningkatan kinerja keuangan KSP Dana Mukti di tahun yang akan datang; (3) mengetahui metode PEARLS dalam menghitung perkembangan laporan keuangan KSP Dana Mukti. Penelitian ini dilakukan di KSP Dana Mukti pada bulan Desember 2017 sampai bulan Mei 2018, pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik dokumentasi. Tekhnik analisis data yang dilakukan untuk menjawab ketiga permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode pearls. Hasil analisis menunjukan bahwa : (1) kinerja keuangan KSP Dana Mukti dari tahun 2015 sampai tahun 2017 dikatakan belum ideal ; (2) meningkatkan jumlah pinjaman anggota, yakni mulai dari mengkaji ulang pinjaman yang kurang diminati anggota dengan membuat variasi pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan anggota; (3) hasil dari perhitungan metode pearls terdapat indikator yang memperoleh predikat poor seperti pada indikator protection.
ANALISIS INVESTASI AKTIVA TETAP DAN AKTIVA LANCAR TERHADAP LABA Ni Made Wulan Sari Sanjaya
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis investasi aktiva tetap dan aktiva lancar terhadap laba pada KSP Artha Guna Bhakti Singaraja. Data ini dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan analisis trend dalam persentase. Berdasarkan hasil analisis, KSP Artha Guna Bhakti Singaraja mengalami peningkatan pada aktiva lancar yang diimbangi dengan peningkatan laba. Ini dapat dilihat dari trend dalam bentuk persentase dan dalam aktiva tetap perusahaan juga mengalami peningkatan yang diimbangi dengan peningkatan pada laba.
ANALISIS PENGALOKASIAN KEUNTUNGAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI KECAMATAN MENGWI Ni Luh De Erik Trisnawati
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perkembangan keuntungan LPD di Kecamatan Mengwi pada tahun 2015-2017, (2) Pengalokasian keuntungan LPD di Kecamatan Mengwi pada tahun 2015-2017, dan (3) Kendala yang dihadapi serta solusi yang diambil dalam pengalokasian keuntungan LPD di Kecamatan Mengwi pada Tahun 2015-2017. Populasi penelitian ini adalah LPD yang ada di Kecamatan Mengwi yang terdiri dari 38 LPD, sampel penelitian berjumlah 27 LPD dan teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi dan metode wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perkembangan keuntungan LPD di Kecamatan Mengwi berbeda antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya., (2) Dalam pemanfaatan jasa produksi, dari 27 LPD yang diteliti 10 LPD tidak memanfaatkan jasa produksi sesuai dengan aturan dan 17 LPD sudah memanfaatkan jasa produksi sesuai dengan aturan, dan (3) Kendala yang dihadapi LPD di Kecamatan Mengwi adalah kendala dalam hal krisis Sumber Daya Manusia (SDM).
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI DASAR DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI BERDASARKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS (Studi Kasus Pada KSU “Partha Wijaya” Tejakula) Ni Made Sri Ayuni
ARTHA SATYA DHARMA Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Artha Satya Dharma
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi yang dilihat berdasarkan Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas pada tahun 2015-2017 yang diintrepretasikan melalui garis Trend dari tahun 2015-2017 untuk melihat kenaikan atau penurunan kinerja keuangan koperasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Rasio Likuiditas tahun 2015-2017 diukur menggunakan Current Ratio, pada tahun 2015 dan 2016 mendapatkan hasil baik sekali, dan pada tahun 2017 mendapatkan hasil yang baik. Grafik Trend Current Ratio menunjukkan penurunan kinerja dari tahun 2015-2017. Rasio Solvabilitas 2015-2017 yang diukur dengan Total Debt to Equity Ratio (TDER) pada tahun 2015-2016 mendapatkan hasil kurang baik, dan tahun 2017 mendapatkan hasil cukup baik. Grafik Trend Total Debt to Equity Ratio (TDER) tahun 2015-2017 mengalami peningkatan. Rasio Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2015-2017 diukur dengan Return of Equity (ROE). Selama pengukuran tahun 2015-2017 Return of Equity (ROE) mendapatkan hasil cukup baik. Grafik Trend Return of Equity (ROE) tahun 2015-2017 mengalami penurunan.