cover
Contact Name
Mirnanda Cambodia
Contact Email
teknikasainssaburai@gmail.com
Phone
+6285345212300
Journal Mail Official
teknikasainssaburai@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Jl. Imam Bonjol No. 468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik
ISSN : 25486403     EISSN : 25486411     DOI : https://doi.org/10.24967/teksis
Core Subject : Engineering,
Journal of Teknika Sains aims to provide a forum for national and international academicians, researchers and practitioners on civil and mechanical engineering and related field to publish the original articles. All accepted articles will be published and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of the Journal of Teknika Sains is specific topics issues in civil and mechanical engineering and related fields such as (but not limited to): 1. Energy conversion, 2. Manufacture, 3. Power, 4. Structural Engineering, 5. Construction Engineering & Management, 6. Geotechnical Engineering, 7. Water Resources Engineering, 8. Transportation Engineering.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS" : 6 Documents clear
TOREFAKSI KONTINU MUNICIPLE SOLID WASTE (MSW) PADA SCREW CONVEYOR REAKTOR DENGAN SISTEM PEMANAS HEAT TRANSFER OIL Agus Apriyanto
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.705

Abstract

Teknologi konversi sampah kota menjadi bahan bakar yang saat ini sedang dikembangkan adalah melalui proses torefaksi. Salah satu jenis reaktor kontinu yang sedang dikembangkan untuk torefaksi sampah adalah tipe tubular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat unit reaktor torefaksi kontinu tipe tubular yang mampu meningkatkan kualitas sifat-sifat sampah sebagai bahan bakar padat, terutama nilai kalornya. Eksperimen menggunakan sampel Municipal Solid Waste (MSW) yang terdiri  dari campuran sampah rumah tangga, sampah komersial dan sampah di areal umum perkotaan. Pengolahan MSW memang menjadi isu terkini dalam pengembangan sumber energi berkelanjutan di Indonesia. Paradigma umum yang masih menjadi andalan dalam penyelesaian masalah sampah ini adalah melalui pemusnahan dengan landfilling di TPA yang berdampak serius terhadap kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu upaya yang signifikan telah dilakukan untuk memanfaatkan MSW sebagai sumber energi baru dan terbarukan. Penelitian in bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperature torefaksi mulai dari 225°C-325°C dengan waktu tinggal selama 30 menit menggunakan reaktor kontinu tipe screw conveyor. Karakteristik bahan bakar padat hasil torefaksi mempunyai nilai kalor yang lebih tinggi dari bahan mentah sebelum ditorefaksi yakni sebesar 5424,60 kcal/kg setara dengan batubara subbituminus B yang berlangsung pada temperatur 275°C, dan terbukti bahwa kandungan fixed carbon (FC) yang semakin tinggi dan turunnya rasio atom O/C akan meningkatkan nilai kalor produk torefaksi. Ini menunjukan bahwa proses torefakasi kontinu efektif untuk digunakan sebagai model pengembangan sistem torefaksi skala besar.
PERENCANAAN PERKERASAN JALAN BETON SEMEN PORTLAND STUDI KASUS PENINGKATAN JALAN WAY SEKAMPUNG – SP. BAKAUHENI Ayu Herzanita; Farida Juwita
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan perkerasan kaku di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Dari proyek yang ada, penggunaan perkerasan kaku tidak pernah terjadi kegagalan struktural, sangat berbeda dengan proyek yang menggunakan perkerasan jalan aspal (perkerasan lentur). Bahkan banyak, penggunaan struktur perkerasan kaku sebagai gantinya untuk mengatasi kegagalan struktur perkerasan lentur, di beberapa tempat, terutama di tempat-tempat di mana kondisi tanah pada dasarnya (tanah dasar) kondisi jelek, atau drainase. Beberapa proyek jalan yang menggunakan perkerasan jalan beton, skala besar, menggunakan peralatan konstruksi modern dengan tujuan untuk mencapai kualitas yang dibutuhkan, biaya lebih rendah dan waktu pelaksanaan yang lebih cepat. Metode penelitian yang dilakukan pada Perencanaan Jalan Beton Semen Portland Studi Kasus Peningkatan Jalan Way Sekampung - SP. Bakauheni. Dimana hasil perhitungan tebal perkerasan dalam hal daya dukung tanah menurut Analisis Terzaghi Mayerhof. Dari perhitungan perkerasan jalan beton yang telah dihitung dalam hal ketebalan dan pemuatan daya dukung tanah yang ada, ditemukan bahwa daya dukung tanah yang ada dapat mendukung beban yang ada pada area beban lapangan.
PENGARUH RASIO REGANGAN TERHADAP PERILAKU LOW CYCLE FATIGUE (LCF) PADUAN AL 7075-T7 Ari Beni Santoso; Indriyani Indriyani
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.703

Abstract

Paduan aluminium 7075 banyak digunakan di industri pesawat terbang untuk komponen pada spar depan, stabilizer, frame yang membutuhkan ragam kekuatan tinggi dan rasio kepadatan rendah. Industri kedirgantaraan dan otomotif perlu merancang material ringan, dimana paduan aluminium sering digunakan sebagai Komponen utama.Aluminum paduan memiliki sifat tahan korosi yang baik. Bahan ini digunakan di lapangan yang luas tidak hanya untuk peralatan rumah tangga tetapi juga untuk keperluan industri, misalnya konstruksi pesawat terbang, mobil, kelautan dan konstruksi lainnya. Fenomena daktilitas menurun karena deformasi pra-kelelahan, adalah yang paling signifikan untuk Kombinasi waktu pra-kelelahan yang lama, kelembaban tinggi, dan laju regangan yang rendah. Proses pembuatan bentuk dan dimensi spesimen disiapkan sesuai standar ASTM E8 untuk spesimen tarik dan standar ASTM E606 untuk uji LCF. Karakterisasi perubahan struktur material dan jenis kegagalan yang terjadi pada penggunaan OM, SEM dan EDX. Paduan aluminium 7075-T7 mengalami kelelahan secara sistematis pada pengujian kelelahan siklus rendah dengan rasio regangan (R) = -1, -0.05, 0.05, and 0.5,laju regangan = 4 × 10 3/s, dan amplitudo regangan = 0,006 mm / mm , 0,008 mm / mm, 0,010 mm / mm, 0,012 mm / mm, 0,014 mm / mm dan 0,016 mm / mm. Paduan alumunium menunjukkan stabilitas kontinu untuk siklus kegagalan, dan umur material tertinggi (umur kelelahan) ditemukan pada rasio regangan = 0,05 dengan amplitudo regangan = 0,016 mm / mm sedangkan umur kelelahan terendah adalah rasio regangan = -0,05 dengan amplitudo regangan = 0,006 Mm / mm, di mana material menunjukkan pengerasan siklik siklis pada siklus gagal pertama.
ANALISIS TAMPUNGAN AIR KOLAM RETENSI SEBAGAI PENGENDALI BANJIR KOTA METRO Anwar, Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.708

Abstract

Kota Metro merupakan salah satu Kota di Provinsi Lampung yang mengalami dampak banjir pada saat musim hujan. Banjir merupakan salah satu fenomena alam yang dapat menimbulkan kerugian yang besar bagi manusia.  Banjir dapat terjadi karena luapan air sungai, waduk, danau, laut, atau badan air lainnya yang menggenangi dataran rendah dan cekungan yang awalnya tidak tergenang. Debit Banjir Rencana (DBR) atau Beban Drainase dihitung dengan menggunakan Metode Rasional Modifikasi berdasarkan koefisien pengaliran, koefisien penampungan, intensitas hujan dan luas daerah tangkapan tiap-tiap sub-catchment area. Curah hujan rancangan kala ulang 5 tahun di lokasi penelitian adalah sebesar 105,4 mm. Debit banjir rencana kala ulang 5 tahun di lokasi penelitian adalah sebesar 0,315 m3/dtk dengan luas daerah yang ditinjau sebesar 196 hektar. Luas daerah genangan yang direncanakan untuk kolam retensi yaitu sebesar 369, 209 m2 dengan kedalaman air sebesar 1,5 m dan tinggi jagaan sebesar 1,5 m. Laju infiltrasi di lokasi penelitian sebesar 4,32 cm/jam pada menit ke – 45, 1,3499 cm/jam pada menit ke – 90, 1,0369 cm/jam pada menit ke – 135, dan 1,0004 cm/jam pada menit ke – 180, Nilai kapasitas infiltrasi berkurang terhadap waktu hingga akhirnya mencapai nilai konstan. Total tampungan air pada rencana kolam retensi yaitu sebesar 754,864 m3 dimana waktu yang dibutuhkan dari saat kolam kosong sampai dengan penuh adalah 754,864/0,315 = 5591 menit = 93,193 jam = 3,88 hari.
ANALISIS ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) KERETA BANDARA RADIN INTEN II STASIUN TANJUNGKARANG Nur’Afni, Diana; Purba, Aleksander; DWSBU, Chatarina Niken
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.707

Abstract

Untuk pendukung target pemerintah menjadikan Bandara Radin II sebagai bandara bertaraf internasional, penataan moda transportasi menuju bandara dan sebaliknya harus serius diperhatikan.  Rencana pembangunan kereta bandara dengan rute stasiun Tanjung Karang – Bandara Radin Inten II dan sebaliknya akan menjadi penting,  mengingat kepadatan lalul intas dan waktu perjalanan menuju bandara sering kali tidak dapat dipastikan.  Pembanguna kereta bandara ini harus menjadi moda pilihan masyarakat dan menjadi keuntungan bagi pemerintah.  Mengingat biaya pembangunan yang besar bila tidak menjadi pilihan maka akan menjadi kerugian. Penelitian yang dilakukan dalam studi ini berupa penyebaran kuisiner untuk mengetahui dan menganalisis mengenai kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) dan keinginan membayar atau Willingness To Pay (WTP) responden  terhadap kereta bandara Radin Inten II Lampung , serta Untuk mengetahui skenario penetapan tarif kereta bandara Radin Inten II Lampung berdasarkan nilai ATP  dan WTP . Berdasarkan hasil perhitungan, dan analisis data, nilai rata-rata kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) responden adalah sebesar Rp. 87.000,-.  Harga tiket rata-rata kereta bandara Radin Inten II – Bandar Lampung yang diharapkan oleh responden atau Willingness to Pay (WTP) responden sebesar Rp. 44.000,-.  Skenario penetapan tarif kereta bandara Radin Inten II – Bandar Lampung akan maksimal pada tarif berkisar Rp.30.000-Rp.60.000 dengan hasil analisis ATP 90% dan WTP 60%.
ANALISIS KEBUTUHAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (IPALD) DENGAN VARIASI JUMLAH SAMBUNGAN RUMAH (SR) Elza Novilyansa; Anwar Anwar; Mirnanda Cambodia
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.706

Abstract

Air Limbah domestik merupakan air buangan yang berasal dari penggunaan untuk kebersihan yaitu limbah dapur, kamar mandi, cucian (grey water) dan juga yang berasal dari toilet (black water). Teknologi  Instalasi Pengolahan air limbah domestic dengan sistem Anaerobic Buffle Reactor (ABR) merupakan  teknologi yang paling sederhana dari sisi struktur bangunan, pola pengoperasian maupun cara pemeliharaannya. Kurangnya pemahaman masyakat dalam hal perencanaan unit Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) menyebabkan kesalahan dalam pembangunan. Sehingga air limbah yang sudah diolah masih mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarkat terkait debit air limbah, karakteristik air limbah, serta volume unit IPAL yang akan dibangun sesuai jumlah sambungan Rumah (SR) yaitu kapasitas 10 SR, 20 SR, 30 SR, 40 SR dan 50 SR.  Penelitian ini menunjukkan hubungan antara jumlah Sambungan Rumah (SR), Debit air limbah, dan Volume unit IPALD dengan sistem ABR. Karakteristik air limbah yang digunakan pada influen BOD 300 mg/l, COD 500 mg/l, TSS 400 mg/l. efisiensi penurunan  pada Bak pengendap awal BOD 40 %, COD 40 %, TSS  60% dan efisiensi penurunan pada Bak ABR yakni BOD 75 %, COD 75 %, TSS  95 % sehingga mampu menghasilkan effluent BOD 27 mg/l, COD 75 mg/l, TSS  16 mg/l sesuai dengan baku mutu air limbah yang diizinkan menurut  Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016.

Page 1 of 1 | Total Record : 6