cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 29 Documents clear
INSTITUTIONAL BRANDING STRATEGIES THROUGH INTERNAL ENGLISH CAMP AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Purwanigara, Saryati
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.7861

Abstract

Speaking proficiency in English is an essential competence in the era of globalization, especially for students in educational environments such as Islamic boarding schools. This study aims to evaluate the effectiveness of the Internal English Camp Program in enhancing students’ English-speaking skills at SMPIT Thariq bin Ziyyad Boarding School, Bekasi. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing observation, interviews, and questionnaires involving 30 student participants of the program. The results indicate that the program significantly increased students’ motivation, confidence, and frequency of English usage in daily activities. Communicative and interactive learning methods, supported by experienced instructors from Kampung Inggris Pare, established a conducive and enjoyable learning environment. The majority of respondents rated the program very positively and reported noticeable improvements in their speaking skills and motivation to learn. These findings underscore the importance of language-rich environments and programs such as the Internal English Camp as effective strategies for fostering English-speaking proficiency in Islamic boarding schools and other residential educational settings. ABSTRAK Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris merupakan kompetensi esensial di era globalisasi dan sangat diperlukan bagi siswa di lingkungan pendidikan, termasuk pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Internal English Camp dalam meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa di SMPIT Thariq bin Ziyyad Boarding School, Bekasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan 30 siswa peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan frekuensi penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari siswa. Metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, serta didukung oleh instruktur berpengalaman dari Kampung Inggris Pare, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Sebagian besar responden memberikan penilaian sangat baik terhadap program, serta melaporkan adanya peningkatan keterampilan berbicara dan motivasi belajar. Temuan ini mempertegas pentingnya penerapan program berbasis lingkungan bahasa yang mendukung, seperti Internal English Camp, sebagai strategi efektif untuk mengembangkan keterampilan berbicara bahasa Inggris di boarding dan sekolah berasrama lainnya.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM MENGUATKAN CIVIC RESPONSIBILTY SISWA SMP MUHAMMADIYAH 2 PONTIANAK Feriyadi, Feriyadi; Asriati, Nuraini; Purnama, Shilmy; Sulistyarini, Sulistyarini; Utami, Tri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.7977

Abstract

This study aims to describe the implementation of religious values in strengthening civic responsibility among students at SMP Muhammadiyah 2 Pontianak, focusing on religious program planning, religious activity implementation, evaluation, and supporting and inhibiting factors. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation of the principal, civics teachers, Islamic Education teachers, homeroom teachers, and students from each grade level. The results show that religious values are applied through the habit of worship such as the dhuha prayer, tadarus, congregational zuhur prayer, kultum, clean Friday, and the habit of religious attitudes through the example set by teachers. The implementation of these religious values has a significant impact on students' civic responsibility, as reflected in increased discipline, concern for the environment, ability to work together, courage to express opinions, and moral awareness among students. The main supporting factors for the successful implementation of the program are teacher role models, a religious school culture, and the integration of religious values in civic education. The obstacles encountered were the influence of the environment and social media, differences in family backgrounds, and limited facilities. This study concluded that the internalization of religious values is an effective strategy in strengthening students' civic responsibility when applied consistently, comprehensively, and sustainably. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai religius dalam menguatkan civic responsibility siswa di SMP Muhammadiyah 2 Pontianak, dengan fokus pada perencanaan program religius, pelaksanaan kegiatan keagamaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PKn, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta siswa dari setiap jenjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius diterapkan melalui pembiasaan ibadah seperti shalat dhuha, tadarus, shalat zuhur berjamaah, kultum, Jumat bersih, serta pembiasaan sikap religius melalui keteladanan guru. Implementasi nilai religius tersebut berdampak signifikan terhadap civic responsibility siswa, tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, keberanian menyampaikan pendapat, serta kesadaran moral siswa. Faktor pendukung utama keberhasilan implementasi program adalah keteladanan guru, budaya sekolah religius, dan integrasi nilai religius dalam pembelajaran PKn. Hambatan yang ditemukan yaitu pengaruh lingkungan dan media sosial, perbedaan latar belakang keluarga, serta keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai religius merupakan strategi efektif dalam memperkuat civic responsibility siswa apabila diterapkan secara konsisten, menyeluruh, dan berkelanjutan.
ANALISIS KONTEN DALAM GALERI RASULULLAH di MASJID AL- JABBAR SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH DALAM MATA PELAJARAN PAI Dien, Muhammad Wahyu Daffa; Supriadi, Udin; Islamy, Mohamad Rindu Fajar
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8026

Abstract

This research aims to analyze the content contained in the Rasulullah Gallery at the Al-Jabbar Mosque, one of the well-known mosques in West Java, especially in Gedebage District, Bandung City. This research also examines the relevance of gallery content as history teaching material in Islamic Religious Education (PAI) subjects. Using a qualitative approach and descriptive analysis, the main data was obtained through direct observation at the Rasulullah Gallery, interviews with gallery managers, visitors and education experts. This research is also supported by secondary data in the form of gallery catalog documents, literature on the history of the Prophet, as well as literature reviews from books, journals and articles related to history teaching methods in PAI subjects. The collected data was analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the Rasulullah Gallery presents educational content that is relevant to PAI's Basic Competency and Competency Standards (SKKD). Apart from that, this gallery has the potential to become an interactive history learning medium that can increase students' understanding of the history of the Prophet. This research recommends integrating the Rasulullah Gallery into PAI learning to enrich students' learning experiences. Thus, the Rasulullah Gallery can function as an effective learning resource in supporting the learning of Islamic history. ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konten yang terdapat pada Galeri Rasulullah di Masjid Al-Jabbar, sebuah masjid yang cukup dikenal luas di Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Penelitian ini juga menilai relevansi konten galeri tersebut sebagai materi ajar sejarah dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, data utama diperoleh melalui observasi langsung di Galeri Rasulullah, wawancara dengan Tim kreatif Pt.Sembilan Matahari,  murid dan ahli pendidikan. Penelitian ini juga didukung oleh data sekunder berupa dokumen katalog galeri, literatur tentang sejarah Rasulullah, serta kajian pustaka dari buku, jurnal, dan artikel terkait metode pengajaran sejarah dalam PAI. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galeri Rasulullah menyajikan konten edukatif yang relevan dengan Capaian Pembelajaran. Selain itu, galeri ini memiliki potensi sebagai media pembelajaran sejarah interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah Rasulullah. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Galeri Rasulullah ke dalam pembelajaran PAI untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Dengan demikian, Galeri Rasulullah dapat berfungsi sebagai sumber belajar yang efektif dalam mendukung pembelajaran sejarah Islam  
PENGARUH GAMIFIKASI KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING Prastyono, Reza; Al-Khowarizmi, Al-Khowarizmi
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8398

Abstract

This study examines the effectiveness of Kahoot! as an interactive learning medium for improving English learning outcomes among fifth-grade students at Satit Phattanawitya Yala, Thailand, and further classifies students’ achievement levels using the K-Means Clustering method. A quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed, involving 63 students divided into an Experimental Group (31 students) receiving Kahoot!-based instruction and a Control Group (32 students) receiving conventional instruction. Learning outcome data were analyzed using t-tests, N-Gain calculations, and K-Means clustering to identify patterns of performance improvement. The findings indicate that the Experimental Group achieved significantly higher posttest scores (M = 86.65; SD = 5.21) than the Control Group (M = 74.59; SD = 3.45), with t = 10.860 and p < 0.05. K-Means analysis classified students in the Experimental Group into three categories: High Performers (19.4 percent), Medium Performers (58.1 percent), and Low Performers (22.6 percent), reflecting a more optimal distribution of improvement compared to the control group. The N-Gain values further demonstrate medium–high effectiveness for the Experimental Group (61.63 percent) and low effectiveness for the Control Group (27.60 percent), while Cohen’s d = 2.737 signifies a very strong effect size. These results confirm that Kahoot! significantly enhances English learning outcomes and produces a more progressive performance distribution than conventional instructional methods. ABSTRAK Studi ini menganalisis efektivitas penggunaan Kahoot! sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada siswa kelas 5 di Satit Phattanawitya Yala, Thailand, serta melakukan klasifikasi tingkat pencapaian siswa menggunakan metode K-Means Clustering. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui desain kuasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol, melibatkan 63 siswa yang terbagi menjadi Kelompok Eksperimen (31 siswa) yang menerima pembelajaran berbasis Kahoot! dan Kelompok Kontrol (32 siswa) yang belajar dengan metode konvensional. Data hasil belajar dianalisis melalui uji-t, perhitungan N-Gain, dan pengelompokan K-Means untuk mengidentifikasi pola peningkatan capaian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pascates kelompok eksperimen (M = 86,65; SD = 5,21) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (M = 74,59; SD = 3,45), dengan nilai t = 10,860 dan p < 0,05. Analisis K-Means mengklasifikasikan siswa kelompok eksperimen ke dalam tiga kategori performa, yaitu Performer Tinggi (19,4%), Performer Sedang (58,1%), dan Performer Rendah (22,6%), yang merefleksikan sebaran peningkatan capaian yang lebih optimal dibandingkan kelompok kontrol. Perhitungan N-Gain juga menunjukkan efektivitas sedang–tinggi pada kelompok eksperimen (61,63%) dan efektivitas rendah pada kelompok kontrol (27,60%), sedangkan nilai Cohen’s d = 2,737 mengindikasikan besaran efek yang sangat kuat. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan Kahoot! secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris dan menghasilkan distribusi performa siswa yang lebih progresif dibandingkan metode konvensional.  
ANALISIS TANTANGAN DAN STRATEGI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN (PAI) DI ERA DIGITAL : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Rusliana, Zakiyatun Nufus Aulia; Koderi, Koderi; Fitriani, Fitriani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8447

Abstract

The development of digital technology and the acceleration of online learning in the post-pandemic era have encouraged the implementation of e-learning in Islamic Religious Education (IRE). However, its implementation still faces a gap between pedagogical potential and practical realities in the field. This study aims to identify the main challenges, recommended e-learning strategies, and the impact of e-learning implementation on students’ understanding of learning materials, learning motivation, and the formation of Islamic character. This research employs a Systematic Literature Review (SLR) method guided by PRISMA, with the assistance of the Covidence application. The review process includes the formulation of three research questions, the determination of inclusion and exclusion criteria, literature searches in the Scopus and Publish or Perish databases, duplicate removal, title–abstract and full-text screening, quality assessment (QA1–QA3), and data synthesis. Out of 198 articles published between 2020 and 2025, 16 articles were deemed eligible for analysis. The findings indicate that e-learning has the potential to enhance students’ understanding of Islamic concepts and learning outcomes through the use of videos, interactive quizzes, and digital materials, as well as to increase students’ motivation and engagement through interactivity and gamification. The main challenges identified include technical aspects, such as limited internet access and infrastructure, and non-technical aspects, such as low digital literacy, insufficient teacher training, student motivation, and policy support. This study emphasizes that the effectiveness of e-learning in IRE can be achieved through the utilization of Learning Management Systems (LMS) enriched with interactive media and gamification, accompanied by the strengthening of teachers’ digital competencies and equitable infrastructure development to ensure sustainable implementation and value-oriented learning. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital dan percepatan pembelajaran daring pascapandemi mendorong penerapan e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, implementasinya masih menghadapi kesenjangan antara potensi pedagogis dan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama, strategi e-learning yang direkomendasikan, serta dampak penerapannya terhadap pemahaman materi, motivasi belajar, dan pembentukan karakter Islami peserta didik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berpedoman pada PRISMA dengan bantuan aplikasi Covidence. Proses kajian meliputi perumusan tiga research questions, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, penelusuran literatur pada basis data Scopus dan Publish or Perish, penghapusan duplikasi, screening judul–abstrak dan full-text, penilaian kualitas (QA1–QA3), serta sintesis data. Dari 198 artikel publikasi periode 2020–2025, sebanyak 16 artikel dinyatakan layak dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-learning berpotensi meningkatkan pemahaman konsep keislaman dan hasil belajar melalui pemanfaatan video, kuis interaktif, dan materi digital, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui interaktivitas dan gamifikasi. Adapun tantangan utama yang ditemukan meliputi aspek teknis, seperti keterbatasan akses internet dan infrastruktur, serta aspek non-teknis, seperti rendahnya literasi digital, minimnya pelatihan guru, motivasi siswa, dan dukungan kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas e-learning PAI dapat dicapai melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang diperkaya media interaktif dan gamifikasi, disertai penguatan kompetensi guru serta pemerataan infrastruktur agar implementasi pembelajaran tetap berkelanjutan dan berorientasi pada nilai-nilai Islam.  
ANALYTICAL (C4) LEARNING OUTCOMES IN IRE: IMPLEMENTING THE TTW MODEL BASED ON RTE Apfrilia, Dea Putry; Pahrudin, Agus; Octafiona, Era; Baharudin, Baharudin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8659

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) learning in Vocational High Schools (SMK) should not merely focus on the acquisition of religious knowledge, but also emphasize the development of higher-order thinking skills, particularly analytical thinking at the C4 cognitive level. However, learning outcomes in IRE at SMK SMTI Bandar Lampung remain relatively low, especially in tasks requiring analytical reasoning, largely due to conventional instructional practices that provide limited opportunities for active student engagement. This study aimed to examine the effectiveness of the Think Talk Write (TTW) learning model integrated with the Rotating Trio Exchange (RTE) strategy in improving students’ learning outcomes in IRE at the C4 cognitive level. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a post-test only control group design. The research sample consisted of two classes: an experimental class taught using the TTW model based on RTE and a control class receiving conventional instruction. Data were collected using a multiple-choice test designed to assess students’ analytical skills (C4). Data analysis involved normality testing, homogeneity testing, the Independent Samples t-test, and the Mann–Whitney test. The analysis results indicate that the data did not meet the assumptions of normality and homogeneity; however, a statistically significant difference in learning outcomes was found between the experimental and control groups (p < 0.05). These results demonstrate that the TTW–RTE model significantly improves students’ analytical thinking skills in IRE. Therefore, the TTW–RTE model can be considered an effective HOTS-oriented instructional alternative for improving analytical abilities among vocational high school students. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) idealnya tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi, khususnya kemampuan menganalisis pada level kognitif C4. Namun, kenyataan di SMK SMTI Bandar Lampung menunjukkan bahwa hasil belajar PAI masih rendah, terutama pada soal-soal yang menuntut kemampuan analitis, akibat pembelajaran yang cenderung konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Think Talk Write (TTW) yang dipadukan dengan strategi Rotating Trio Exchange (RTE) dalam meningkatkan hasil belajar PAI dalam ranah kognitif C4. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe post-test only control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yakni kelas eksperimen menerapkan model TTW berbasis RTE sedangkan kelas kontrol menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda yang dirancang untuk mengukur kemampuan analisis siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-Test, serta uji Mann–Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa data penelitian tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas, namun terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model TTW berbasis RTE secara signifikan meningkatkan keahlian analitis siswa pada pembelajaran PAI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model TTW berbasis RTE efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran PAI berbasis HOTS, khususnya guna meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa SMK.
DIGITALISASI PENGEMBANGAN HUMA GANTUNG DAN PEMANFAATAN EQUALIZER DALAM ASESMEN AWAL KESIAPAN BELAJAR SISWA SMKN-2 KASONGAN Martallata, Ria; Nurbudiyani, Iin; Noor, Ady Ferdian
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8719

Abstract

This study aims to address the gap in basic drawing skills among tenth-grade Building Information Modeling and Design (DPIB) students at SMK Negeri 2 Kasongan through the development of a tiered learning strategy, HUMA GANTUNG, and an initial assessment instrument using a digital equalizer. The problem stems from varying student competencies in reading drawings, understanding standard measurements, and using scales, which hinder mastery of essential material. Using a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, this study involved students, teachers, and expert material and media validators. The development process included needs analysis, material design from concrete to abstract, digital-based product development, phased implementation, and evaluation. The findings indicate that HUMA GANTUNG effectively facilitates a systematic learning flow, supported by a digital equalizer that comprehensively maps students' learning readiness profiles. Expert validation results indicated product feasibility with scores of 81–85%, while practicality tests reached 88–95%. The effectiveness test significantly increased the average score from 79 (pre-test) to 95 (post-test) with an N-gain of 0.8367 (high category), as well as a jump in material comprehension from 60% to 100%. It was concluded that the integration of HUMA GANTUNG and a digital equalizer is a feasible, practical, and effective solution for improving the readiness and learning outcomes of vocational students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kemampuan dasar menggambar siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 2 Kasongan melalui pengembangan strategi pembelajaran berjenjang HUMA GANTUNG dan instrumen asesmen awal equalizer digital. Latar belakang masalah berakar pada variasi kompetensi siswa dalam membaca gambar, memahami ukuran standar, dan menggunakan skala yang menghambat penguasaan materi esensial. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan siswa, guru, serta validator ahli materi dan media. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan materi dari konkret ke abstrak, pengembangan produk berbasis digital, implementasi bertahap, dan evaluasi . Temuan menunjukkan bahwa HUMA GANTUNG efektif memfasilitasi alur belajar yang sistematis, didukung oleh equalizer digital yang mampu memetakan profil kesiapan belajar siswa secara komprehensif. Hasil validasi ahli menunjukkan kelayakan produk dengan skor 81–85%, sementara uji kepraktisan mencapai 88–95%. Secara signifikan, uji efektivitas memperlihatkan peningkatan nilai rata-rata dari 79 (pre-test) menjadi 95 (post-test) dengan N-gain 0,8367 (kategori tinggi), serta lonjakan pemahaman materi dari 60% menjadi 100%. Disimpulkan bahwa integrasi HUMA GANTUNG dan equalizer digital merupakan solusi layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kesiapan serta hasil belajar siswa vokasi.    
ANALISIS PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL dALAM MENGATASI TANTANGAN RENDAHNYA KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI TREN PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN SISWA KELAS VIII Muzekki, Sahrul; Januar, Linda Ramadhanty
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8894

Abstract

The use of audiovisual media plays a crucial role in enhancing students' listening skills in Indonesian language learning. SMP Al-Ismailiyah Tambelangan, Sampang, was the location of this quasi-experimental research, focusing on improving the listening skills of 8th-grade students in understanding story content presented through audiovisual media. This study aims to describe the effect of using audiovisual media on listening skills and compare the learning outcomes of students taught using audiovisual media with those taught without it. The research employed a quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The subjects were 30 8th-grade students of SMP Al-Ismailiyah Tambelangan Sampang, consisting of 15 students in the experimental class and 15 students in the control class. Data collection techniques used objective multiple-choice tests and documentation. Data analysis was performed statistically using validity, reliability, normality, homogeneity tests, and Paired-Samples T Test with SPSS 26. The results showed that the use of audiovisual media had a significant impact on students' listening skills. The average score of the experimental class increased from 59.5 in the pretest to 75.2 in the posttest, while the control class only increased from 48 to 53.8. This proves that audiovisual media can attract students' attention, create a more interactive learning atmosphere, and make it easier for students to understand story content compared to lecture methods or audio media alone. Therefore, audiovisual media is proven effective in improving students' listening skills in Indonesian language learning. ABSTRAK Penggunaan media audio visual memegang peran penting dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. SMP Al-Ismailiyah Tambelangan, Sampang, menjadi lokasi penelitian kuasi eksperimen ini dengan fokus pada peningkatan kemampuan siswa kelas VIII dalam memahami isi cerita yang disajikan melalui audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media audio visual terhadap keterampilan menyimak serta membandingkan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan media audio visual dengan yang diajar tanpa media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII SMP Al-Ismailiyah Tambelangan Sampang, terdiri dari 15 siswa kelas eksperimen dan 15 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif pilihan ganda dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, serta uji Paired-Samples T Test dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menyimak siswa. Rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 59,5 pada pretest menjadi 75,2 pada posttest, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 48 menjadi 53,8. Hal ini membuktikan bahwa media audio visual mampu menarik perhatian siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, serta memudahkan siswa memahami isi cerita dibandingkan metode ceramah atau media audio saja. Dengan demikian, media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.  
MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS NARASI SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Nadhira, Dhiyaun
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8895

Abstract

The low reading literacy of Indonesian students, as reflected in the 2022 PISA rankings and the 2020 Minimum Competency Assessment (AKM) results, demands effective learning interventions, particularly in understanding complex narrative texts. This study aims to evaluate the effectiveness of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model in improving fifth-grade elementary school students' narrative reading comprehension skills through the Systematic Literature Review (SLR) method. By analyzing 12 carefully selected articles published between 2020 and 2024, the study's findings consistently demonstrate that the implementation of CIRC contributes significantly to improving students' understanding of narrative elements such as plot, characters, and moral messages. The model's effectiveness is further enhanced when combined with visual media such as picture books and a multimodal approach, and supported by students' reading habits. It is concluded that CIRC is a potential cooperative learning strategy to address literacy deficits by encouraging active interaction and in-depth understanding. Therefore, it is recommended for widespread implementation in the Indonesian language curriculum in elementary schools. ABSTRAK Rendahnya literasi membaca siswa Indonesia, sebagaimana tercermin dalam peringkat PISA 2022 dan hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2020, menuntut adanya intervensi pembelajaran yang efektif, khususnya dalam memahami teks narasi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks narasi siswa kelas V sekolah dasar melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Dengan menganalisis 12 artikel terbitan 2020–2024 yang telah diseleksi secara ketat, temuan studi ini secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan CIRC berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa pada unsur-unsur naratif seperti alur, tokoh, dan pesan moral. Efektivitas model ini semakin optimal ketika dipadukan dengan media visual seperti buku cerita bergambar dan pendekatan multimodal, serta didukung oleh kebiasaan membaca siswa. Disimpulkan bahwa CIRC merupakan strategi pembelajaran kooperatif yang potensial untuk mengatasi defisit literasi dengan mendorong interaksi aktif dan pemahaman mendalam, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan secara luas dalam kurikulum Bahasa Indonesia di sekolah dasar.  
PENGARUH KURIKULUM BERJENJANG TERHADAP KOMPETENSI LULUSAN: STUDI KASUS SPESIALISASI MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA Mushlihah, Yola Aprilia; Farah, Khansa Dzikri Aulia; Khotimah, Mahayoni Zaenab Satrianing
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8896

Abstract

Higher education in Indonesia faces significant challenges in ensuring its curriculum is relevant to the needs of the workplace, particularly for prospective Islamic Religious Education (PAI) teachers. While the PAI curriculum at State Islamic Religious Colleges (PTKIN) is generally general, UIN Raden Mas Said Surakarta adopts a unique approach with specialized courses based on educational level (MI, MTs, and MA). This study aims to investigate the impact of this tiered curriculum on the professional competence and work readiness of PAI graduates. Using a qualitative case study method, the research involved in-depth interviews with university officials and employed alumni to obtain comprehensive data. The results indicate that the tier-specific curriculum significantly contributes to improving the pedagogical, professional, and personal competencies of graduates. Alumni feel more prepared and confident in teaching material appropriate to their assigned educational level. These findings confirm that innovation in curriculum design, such as that implemented at UIN Raden Mas Said Surakarta, is highly urgent as a model for addressing the gap between higher education and the needs of the workplace. It is recommended that other PTKIN consider implementing a similar curriculum model to improve the quality and relevance of their graduates in the workforce. ABSTRAK Pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam memastikan kurikulumnya relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Umumnya kurikulum PAI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bersifat umum, namun UIN Raden Mas Said Surakarta mengadopsi pendekatan unik dengan spesialisasi mata kuliah berdasarkan jenjang pendidikan (MI, MTs, dan MA). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak kurikulum berjenjang tersebut terhadap kompetensi profesional dan kesiapan kerja lulusan PAI. Dengan menggunakan metode kualitatif studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan pihak kampus dan alumni yang telah bekerja, untuk mendapatkan data komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum spesifik perjenjang secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kompetensi pedagogik, profesional, dan personal lulusan. Alumni merasa lebih siap dan percaya diri dalam mengajar materi yang sesuai dengan jenjang pendidikan di mana mereka ditempatkan. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi dalam desain kurikulum, seperti yang diterapkan di UIN Raden Mas Said Surakarta, memiliki urgensi tinggi untuk menjadi model dalam mengatasi kesenjangan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Disarankan agar PTKIN lain dapat mempertimbangkan adopsi model kurikulum serupa untuk meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan mereka di dunia kerja.  

Page 1 of 3 | Total Record : 29