cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 3 (2026)" : 151 Documents clear
LITERATURE REVIEW: PENGGUNAAN E-MODUL BERBASIS MODEL PBL TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS SD Lea Valentina; Sri Sukasih; Nanik Wijayati; Decky Avrilianda
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.11458

Abstract

In the era of modern education, the lack of relevant teaching materials that align with teachers' needs in instructing Natural and Social Sciences (IPAS) can significantly affect the learning process. This limitation potentially diminishes students' critical thinking skills and overall academic achievement. This study aims to analyze the utilization of e-modules integrated with the Problem-Based Learning (PBL) model on elementary school students' critical thinking skills and IPAS learning outcomes. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) analyzing research published between 2022 and 2026, utilizing both quantitative and qualitative analyses from various studies related to the implementation of PBL-based e-modules. The review results indicate that the implementation of e-modules in elementary school IPAS instruction is proven to be valid, practical, effective, and efficient. Furthermore, it successfully enhances students' interest and motivation, thereby positively influencing their critical thinking skills and learning outcomes. Problem-Based Learning does not merely provide opportunities for students to solve problems, but it also develops their critical, analytical, and interactive reasoning during learning activities, which constitutes an essential 21st-century competence. ABSTRAK Di era pendidikan modern ini, minimnya ketersediaan bahan ajar yang relevan dan sesuai kebutuhan guru dalam mengajar muatan pembelajaran IPAS dapat secara signifikan mempengaruhi proses pembelajaran. Hal ini berpotensi menurunkan kemampuan bepikir kritis siswa serta pencapaian hasil belajar secara keseluruhan. Tujuan penelitian untuk menganalisis penggunaan e-modul dengan model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode Systematic Literature Review (SLR) penelitian tahun 2022-2026 dengan análisis kualitatif dari berbagai penelitian terkait penggunaan e-modul dengan model problem based learning (PBL). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa impelemtasi e-modul dalam pembelajaran IPAS siswa sekolah dasar terbukti valid, praktis, efektif, efisien dan berhasil  meningkatkan minat dan motivasi sehingga berpengaruh kepada meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar siswa. Problem Based Learning tidak sekedar memberikan peluang bagi peserta didik untuk memecahkan problematika atau permasalahan, namun juga membangun peserta didik untuk bernalar secara kritis dan analitis serta interaktif dalam kegiatan atau aktivitas belajar yang merupakan sebuah kompetensi penting yang harus dikuasai untuk menghadapi tantangan abad ke-21.    
REKONSTRUKSI NILAI KETELADANAN PANEMBAHAN BODHO SEBAGAI INSTRUMEN PENGUATAN KARAKTER IPS Pungky Mareta Arianti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.11459

Abstract

Social Studies learning has so far been theoretical and less than optimal in instilling character, while the flow of globalization has led to the erosion of noble values among the younger generation. On the other hand, the younger generation is also starting to lose connection with their local historical identity due to the phenomenon of generational amnesia. This study aims to reconstruct the exemplary values of the local figure Panembahan Bodho and formulate their potential as an instrument for character strengthening in Social Studies learning. The research employs a qualitative approach with a library research method. Data collection was conducted through the exploration of various primary and secondary literature sources, including theses, scientific journals, books, and historical documents related to Panembahan Bodho and the Nyadran tradition at Makam Sewu in Bantul, Yogyakarta. The data analysis technique uses content analysis with the Miles and Huberman model. The findings reveal three main results. First, the historical profile of Panembahan Bodho shows a figure as a student of Sunan Kalijaga who chose to dedicate himself to Islamic da'wah, with the nickname "Bodho" representing the values of humility and asceticism. Second, the exemplary values reconstructed include religious and humanistic values, simplicity and asceticism, servant leadership, mutual cooperation, and local wisdom. Third, these values have great potential to be integrated into Social Studies learning, covering aspects of local history, character education, strengthening social identity, and implementing the Pancasila Student Profile. This study concludes that the reconstruction of Panembahan Bodho's exemplary values contributes to enriching local wisdom-based Social Studies materials and serves as a strategy for strengthening students' character in the era of globalization. ABSTRAK Pembelajaran IPS selama ini masih bersifat teoretis dan kurang maksimal dalam penanaman karakter, sementara arus globalisasi telah menyebabkan lunturnya nilai-nilai luhur di kalangan generasi muda. Di sisi lain, generasi muda juga mulai kehilangan koneksi dengan identitas sejarah lokalnya akibat fenomena generational amnesia. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi nilai-nilai keteladanan tokoh lokal Panembahan Bodho serta merumuskan potensinya sebagai instrumen penguatan karakter dalam pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sumber literatur primer dan sekunder, termasuk skripsi, jurnal ilmiah, buku, dan dokumen sejarah terkait Panembahan Bodho serta tradisi Nyadran Makam Sewu di Bantul, Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, profil historis Panembahan Bodho menunjukkan sosok murid Sunan Kalijaga yang memilih mengabdikan diri dalam dakwah Islam, dengan julukan "Bodho" yang merepresentasikan nilai kerendahan hati dan asketisme. Kedua, nilai-nilai keteladanan yang direkonstruksi meliputi nilai religiusitas dan humanisme, kesederhanaan dan asketisme, kepemimpinan pelayanan, gotong royong, serta kearifan lokal. Ketiga, nilai-nilai tersebut memiliki potensi besar untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS, mencakup aspek sejarah lokal, pendidikan karakter, penguatan identitas sosial, dan implementasi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi nilai keteladanan Panembahan Bodho berkontribusi bagi pengayaan materi IPS berbasis kearifan lokal serta menjadi strategi penguatan karakter peserta didik di era globalisasi.    
KARAKTER SOSIAL (POLA PIKIR, POLA SIKAP, DAN POLA TINDAK) SISWA MI/SD PADA GENERASI ALPHA DAN BETA Suci Khoirani
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.11531

Abstract

Generational shifts have had a significant impact on the development of students' social character at the Madrasah Ibtidaiyah (MI) and Elementary School (SD) levels. This article aims to analyze the social character of MI/SD students in Generation Alpha (born 2010–2024) and Generation Beta (born 2025–present) which includes mindsets, attitudes, and behavior patterns. The method used is a narrative literature review and trend analysis based on scientific publications, policy reports, and child development studies for the period 2021–2026. The results show that Generation Alpha students tend to have a visual-digital mindset, a collaborative attitude but are vulnerable to cognitive distractions, and a participatory behavior pattern but require strengthening digital ethics and emotional resilience. Meanwhile, the analysis of Generation Beta is projective because this group has just entered its early years, but early trends indicate a more intuitive mindset towards artificial intelligence, a more emotionally stable attitude, and behavior patterns that require media literacy assistance and social value familiarization from an early age. The discussion emphasizes the need for an adaptive educational approach, the integration of Pancasila values ​​and Islamic morals, and structured school-family collaboration. This article provides strategic recommendations for educators and policymakers in designing social character strengthening programs that are responsive to generational dynamics without neglecting moral and religious foundations. ABSTRAK Pergeseran generasi membawa dampak signifikan terhadap perkembangan karakter sosial siswa di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakter sosial siswa MI/SD pada Generasi Alpha (lahir 2010–2024) dan Generasi Beta (lahir 2025–sekarang) yang mencakup pola pikir, pola sikap, dan pola tindak. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dan analisis tren berbasis publikasi ilmiah, laporan kebijakan, serta kajian perkembangan anak periode 2021–2026. Hasil menunjukkan bahwa siswa Generasi Alpha cenderung memiliki pola pikir visual-digital, sikap kolaboratif namun rentan terhadap distraksi kognitif, serta pola tindak yang partisipatif namun memerlukan penguatan etika digital dan resiliensi emosional. Sementara itu, analisis terhadap Generasi Beta bersifat proyektif karena kelompok ini baru memasuki usia dini, namun tren awal mengindikasikan pola pikir yang lebih intuitif terhadap kecerdasan buatan, sikap yang lebih stabil secara emosional, dan pola tindak yang memerlukan pendampingan literasi media serta pembiasaan nilai sosial sejak dini. Pembahasan menekankan perlunya pendekatan pendidikan yang adaptif, integrasi nilai Pancasila dan akhlak Islami, serta kolaborasi sekolah-keluarga yang terstruktur. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang penguatan karakter sosial yang responsif terhadap dinamika generasi tanpa mengabaikan fondasi moral dan keagamaan    
DETERMINASI INFLASI, TINGKAT PENGANGGURAN DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA TIMUR Hani Fatul Lutfiana; Nafik Umurul Hadi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12094

Abstract

The uneven impact of macroeconomic growth on the fulfillment of a decent standard of living for the population is the background of this research activity. These operational issues trigger fluctuations in household purchasing power and periodically suppress the level of regional financial stability. The main focus of this scientific study is to analyze the determination of inflation, the open unemployment rate, and the human development index on the escalation of community welfare in East Java Province. The steps of this associative descriptive quantitative research are operated through the utilization of secondary data in the form of annual time series from the period 2010 to 2024. The secondary information processing procedure is executed using a multiple linear regression method based on classical assumption testing with the assistance of SPSS computer software. The quantitative data from the empirical test reveals a significant negative effect of inflation on average per capita expenditure with a t-value of -2.481. Meanwhile, the open unemployment rate shows an insignificant negative effect of -0.417, and the human development index records the most significant dominant positive contribution reaching a t-value of 22.561. The results of the simultaneous analysis produce an adjusted R-square value of 0.969. The main conclusion confirms that the integration of improving human resource quality and price stability has proven highly effective in boosting social welfare. Regional governments are recommended to draft sustainable investment policies in the education and public health sectors. ABSTRAK Ketidakmerataan dampak pertumbuhan ekonomi makro terhadap pemenuhan standar hidup layak penduduk melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu fluktuasi daya beli rumah tangga dan menekan tingkat stabilitas finansial regional secara berkala. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis determinasi inflasi, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia terhadap eskalasi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Langkah-langkah penelitian kuantitatif deskriptif asosiatif ini dioperasikan melalui pemanfaatan data sekunder berbentuk time series tahunan dari periode 2010 hingga 2024. Prosedur pengolahan informasi sekunder dieksekusi menggunakan metode regresi linier berganda berbasis pengujian asumsi klasik lewat bantuan perangkat lunak komputer SPSS. Data kuantitatif hasil pengujian secara empiris menyingkap pengaruh inflasi bernilai negatif signifikan terhadap rata-rata pengeluaran per kapita dengan nilai t-hitung -2,481. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan senilai -0,417, dan indeks pembangunan manusia mencatatkan kontribusi positif dominan paling signifikan mencapai t-hitung 22,561. Hasil analisis simultan menghasilkan nilai adjusted R-square sebesar 0,969. Simpulan utama menegaskan bahwa keterpaduan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan stabilitas harga terbukti sangat andal mendongkrak kesejahteraan sosial. Pemerintah daerah direkomendasikan merancang draf kebijakan investasi sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.    
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPS DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI SD NEGERI TIAKUR Helga Krestina Lerrick; Fransheine Rumtutuly; Jekriel Septory
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12113

Abstract

Social Studies instruction in elementary schools is still frequently dominated by teacher-centered lecture methods, rendering students passive and leading to suboptimal learning outcomes. A similar condition was identified among fourth-grade students at SD Negeri Tiakur, where the majority of students had not yet met the established Minimum Mastery Criterion (KKM). This study aims to improve fourth-grade students' learning outcomes in Social Studies through the implementation of the discovery learning model at SD Negeri Tiakur. This Classroom Action Research employed a quantitative approach based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles each comprising planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were 30 fourth-grade students at SD Negeri Tiakur. Data were collected through tests, observation, and documentation, and then analyzed quantitatively based on the KKM (≥ 65) and classical mastery percentage. The findings revealed a significant improvement: the class average increased from 64 (pre-action) to 67 (Cycle I) and reached 78 (Cycle II), while classical mastery rose from 30% to 50% and ultimately achieved 100%. It can be concluded that the structured and reflective implementation of discovery learning effectively improved fourth-grade students' learning outcomes in Social Studies at SD Negeri Tiakur across the cognitive, psychomotor, and affective domains ABSTRAK Pembelajaran IPS di sekolah dasar masih sering didominasi oleh metode ceramah yang berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dan hasil belajar belum optimal. Kondisi serupa ditemukan pada siswa kelas IV SD Negeri Tiakur, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS melalui penerapan model discovery learning di SD Negeri Tiakur. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kuantitatif yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV SD Negeri Tiakur. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif berdasarkan KKM (≥ 65) dan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: nilai rata-rata kelas meningkat dari 64 pada pra-tindakan menjadi 67 pada Siklus I dan mencapai 78 pada Siklus II, sementara persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 30% menjadi 50% dan akhirnya mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning secara terstruktur dan reflektif terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS, baik pada aspek kognitif, psikomotor, maupun afektif.    
DETERMINASI HARGA PAKAN DAN BIAYA TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN USAHA TELUR PUYUH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Rizki Maulana; Nafik Umurul Hadi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12397

Abstract

Fluctuations in raw material prices and inefficient management of operational wages in modern laying poultry farms are the background to this research. These macro issues trigger financial uncertainty and periodically suppress the economic productivity of local farmers. The main focus of this scientific study is to analyze the determinants of feed prices and labor costs on the escalation of quail egg business revenue in Tulungagung Regency. The steps of this quantitative, descriptive causality research were operated through saturated sampling of 20 business actors. Primary field data collection was collected through a structured questionnaire, which was then analyzed using variance-based structural equation modeling through the Partial Least Square approach assisted by SmartPLS software. Quantitative data from the empirical evaluation of the structural model shows that the feed price variable has a significant positive effect with a parameter coefficient of 0.447 and a t-statistic value of 2.242. In line with this, labor costs also have a significant positive impact with a parameter coefficient of 0.525 and a t-statistic of 2.803. The simultaneous analysis yielded an R-square value of 0.900, indicating a strong contribution of 90 percent to the endogenous variables from both exogenous variables. The main conclusion confirms that integrated production cost control has proven highly reliable in boosting farmer profitability comprehensively and sustainably. Poultry business owners are recommended to draft efficient resource allocation strategies to minimize the risk of operational losses. ABSTRAK Fluktuasi harga bahan baku serta tidak efisiennya pengelolaan upah operasional pada peternakan unggas petelur di era modern melatarbelakangi penelitian ini. Masalah makro tersebut memicu adanya ketidakpastian finansial dan menekan tingkat produktivitas ekonomi para peternak lokal secara berkala. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis determinasi harga pakan dan biaya tenaga kerja terhadap eskalasi pendapatan usaha telur burung puyuh di Kabupaten Tulungagung. Langkah-langkah penelitian kuantitatif deskriptif kausalitas ini dioperasikan melalui penarikan sampel jenuh kepada 20 pelaku usaha. Pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat kuesioner terstruktur, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis varian melalui pendekatan Partial Least Square berbantuan perangkat lunak SmartPLS. Data kuantitatif hasil evaluasi model struktural secara empiris menunjukkan bahwa variabel harga pakan berpengaruh positif signifikan dengan koefisien parameter sebesar 0,447 dan nilai t-statistik 2,242. Selaras dengan itu, biaya tenaga kerja juga berdampak positif signifikan dengan koefisien parameter sebesar 0,525 dan t-statistik 2,803. Hasil analisis simultan menghasilkan nilai R-square sebesar 0,900, menandakan kontribusi kuat kedua variabel eksogen sebesar 90 persen terhadap endogen. Simpulan utama menegaskan bahwa keterpaduan pengendalian biaya produksi terbukti sangat andal dalam mendongkrak profitabilitas peternak secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pelaku usaha unggas direkomendasikan menyusun draf strategi alokasi sumber daya secara efisien guna meminimalkan risiko kerugian operasional.    
PENGARUH KONTEN MARKETING DAN ULASAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION DI PLATFORM TIKTOK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI SEMESTER VIII Riska Amelia Febriyanti; Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12429

Abstract

The rapid growth of social media platforms, particularly TikTok, has significantly transformed consumer purchasing behavior in the digital marketplace. Engaging marketing content and product reviews have emerged as influential information sources that shape consumers’ purchasing decisions, especially in the fashion industry. This study aimed to examine the effects of content marketing and product reviews on purchase decisions for fashion products on TikTok among students of the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI. A quantitative research approach was employed using a survey method. The study involved 73 respondents selected through simple random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings revealed that content marketing had a positive and significant effect on purchase decisions (t = 3.355, p = 0.001). Similarly, product reviews demonstrated a positive and significant influence on purchase decisions (t = 4.007, p = 0.000). Furthermore, content marketing and product reviews simultaneously exerted a significant effect on purchase decisions for fashion products on TikTok (F = 265.368, p = 0.000). The Adjusted R Square value of 0.880 indicates that 88% of the variation in purchase decisions can be explained by content marketing and product reviews, while the remaining 12% is attributed to other factors beyond the scope of this study. These findings highlight the critical role of high-quality marketing content and credible product reviews in influencing consumer purchase decisions within video-based social commerce platforms. ABSTRAK Perkembangan media sosial TikTok telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam pembelian produk fashion secara daring. Konten pemasaran yang menarik dan ulasan produk yang tersedia pada platform digital menjadi sumber informasi penting yang memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten marketing dan ulasan produk terhadap keputusan pembelian produk fashion di TikTok pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 73 mahasiswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 3,355; p = 0,001). Ulasan produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,007; p = 0,000). Secara simultan, konten marketing dan ulasan produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk fashion di TikTok (F = 265,368; p = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,880 menunjukkan bahwa 88% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 12% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas konten pemasaran dan ulasan produk menjadi faktor penting dalam membentuk keputusan pembelian konsumen pada platform social commerce berbasis video pendek.    
FENOMENOLOGI PERAN WORD of MOUTH (WOM) DALAM MEMBENTUK LOYALITAS PELANGGAN UD TANI KARYA SUMBERGEMPOL Muhammad Fahrur Ainuri; Imam Sukwatus Suja'i; Nailariza Umami
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12452

Abstract

Word of Mouth (WOM) is a highly credible form of marketing communication because it is based on consumers’ direct experiences. In the agricultural business context, recommendations exchanged among farmers often serve as a primary consideration in purchasing decisions and play a significant role in fostering customer loyalty toward product providers. This study aims to explore the role of Word of Mouth in shaping customer loyalty at UD Tani Karya, Sumbergempol, Tulungagung. The research employed a qualitative approach with a phenomenological method to understand customers’ subjective experiences in receiving, sharing, and interpreting information obtained through interpersonal communication. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation involving customers, business owners, and employees. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which consists of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Word of Mouth plays a crucial role in building customer trust through the exchange of real experiences among farmers. This trust gradually develops into confidence in product and service quality, encouraging repeat purchases, positive recommendations, and resistance to competitors’ offers. Customer loyalty is not merely driven by product quality but is also influenced by social relationships, positive experiences, and the credibility of information circulating within the farming community. These findings highlight that Word of Mouth serves as a strategic factor in maintaining customer loyalty within community-based agricultural businesses. ABSTRAK Word of Mouth (WOM) merupakan salah satu bentuk komunikasi pemasaran yang memiliki tingkat kredibilitas tinggi karena bersumber dari pengalaman langsung konsumen. Dalam konteks usaha pertanian, rekomendasi antarpetani sering kali menjadi dasar utama dalam menentukan keputusan pembelian dan membangun loyalitas terhadap penyedia produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Word of Mouth dalam membentuk loyalitas pelanggan pada UD Tani Karya Sumbergempol, Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif pelanggan dalam menerima, menyebarkan, dan memaknai informasi yang diperoleh melalui komunikasi dari mulut ke mulut. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelanggan, pemilik usaha, serta karyawan yang terlibat dalam aktivitas usaha. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM berperan penting dalam membentuk kepercayaan pelanggan melalui pengalaman nyata yang dibagikan oleh sesama petani. Kepercayaan tersebut berkembang menjadi keyakinan terhadap kualitas produk dan layanan sehingga mendorong pembelian ulang, rekomendasi kepada orang lain, serta ketahanan pelanggan terhadap tawaran pesaing. Loyalitas pelanggan tidak hanya terbentuk karena kualitas produk, tetapi juga dipengaruhi oleh kedekatan sosial, pengalaman positif, dan kredibilitas informasi yang beredar dalam komunitas petani. Temuan ini menegaskan bahwa WOM menjadi faktor strategis dalam mempertahankan loyalitas pelanggan pada usaha sektor pertanian berbasis komunitas.    
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBASIS METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI KEGIATAN EKONOMI DI KELAS IV SD Priya Damar Alamsyah; Arifin Muslim
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12778

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject, specifically regarding the topic of economic activities. The study aimed to implement a deep learning approach based on the role-playing method to improve student learning outcomes. A Classroom Action Research (CAR) method utilizing the Kemmis & McTaggart model was employed, comprising two cycles, each consisting of two sessions. Thirteen students participated in the study. Cognitive data were collected via written tests, while affective and psychomotor data were gathered using observation sheets. The results indicate that the implemented intervention successfully improved student learning outcomes. Mastery rates increased from 33.33% (pre-cycle) to 69.23% (Cycle I) and 84.62% (Cycle II) for the cognitive aspect; from 41.67% (Cycle I) to 76.92% (Cycle II) for the affective aspect; and from 50.00% (Cycle I) to 84.62% (Cycle II) for the psychomotor aspect. All these achievements surpassed the established success indicator of 75%. The study concludes that the deep learning approach based on the role-playing method effectively improves IPAS learning outcomes holistically—across cognitive, affective, and psychomotor domains—for fourth-grade elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan pendekatan deep learning berbasis metode role playing untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.  Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart digunakan dalam penelitian ini, terdiri dari dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua sesi. 13 peserta didik berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kognitif dikumpulkan melalui ujian tertulis, sedangkan data afektif dan psikomotor dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tindakan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Ketuntasan aspek kognitif meningkat dari 33,33% (pra-siklus) menjadi 69,23% (Siklus I) dan 84,62% (Siklus II), aspek afektif meningkat dari 41,67% (Siklus I) menjadi 76,92% (Siklus II), dan aspek psikomotor meningkat dari 50,00% (Siklus I) menjadi 84,62% (Siklus II). Seluruh capaian tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Simpulan penelitian ini adalah pendekatan deep learning berbasis metode role playing terbukti meningkatkan hasil belajar IPAS secara holistik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik kelas IV sekolah dasar.  
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 23 BONE Rasyda Nugraha; Maddatuang Maddatuang; Erman Syarif; Hasriyanti Hasriyanti; Rosmini Maru
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12939

Abstract

This study aims to determine the implementation of Wordwall learning media and its effect on improving students’ learning outcomes in Geography subjects for grade X students at SMA Negeri 23 Bone. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of two classes, namely the experimental class and the control class with a total of 52 students. Data collection techniques were carried out through learning outcome tests, observations, and documentation. The research instruments consisted of pretest and posttest questions as well as observation sheets of student engagement. Data were analyzed using descriptive analysis and independent sample t-test inferential analysis. The results showed that the implementation of Wordwall media was able to create a more interactive and engaging learning atmosphere and increase student involvement in the learning evaluation process. The average pretest score of the experimental class was 70.19 and increased to 78.96 in the posttest, while the control class increased from 71.69 to 74.42. The hypothesis test results indicated a significant difference between the learning outcomes of students using Wordwall and those using conventional evaluation methods. The use of Wordwall also increased learning motivation, enthusiasm, and student participation during the learning process. Therefore, Wordwall learning media is effective in improving Geography learning outcomes of grade X students at SMA Negeri 23 Bone. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media pembelajaran Wordwall dan pengaruhnya terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X di SMA Negeri 23 Bone. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah total 52 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest serta lembar observasi keterlibatan siswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji inferensial independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media Wordwall mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses evaluasi pembelajaran. Rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 70,19 meningkat menjadi 78,96 pada posttest, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan dari 71,69 menjadi 74,42. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan Wordwall dan siswa yang menggunakan metode evaluasi konvensional. Penggunaan Wordwall juga meningkatkan motivasi belajar, antusiasme, dan partisipasi siswa selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pembelajaran Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Geografi siswa kelas X di SMA Negeri 23 Bone.    

Page 1 of 16 | Total Record : 151