cover
Contact Name
Rudi Salam Sinaga
Contact Email
redaksigovernance@gmail.com
Phone
+6281376883177
Journal Mail Official
redaksigovernance@gmail.com
Editorial Address
Jalan, Eka Prasetya No. 61 Desa Tanjung Gusta. Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Provinsi Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan
ISSN : 24068721     EISSN : 24068985     DOI : -
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan mempublikasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi bidang 1. Politik Lokal (Perilaku dan partisipasi politik, Pemilihan kepala daerah, Pemilihan legislatif di tingkat daerah, dan lain sebagainya). 2. Kelembagaan Politik (Eksekutif dan Legislatif di Tingkat Daerah) 3. Kebijakan Daerah (Implementasi dan Evaluasi). 4. Kelompok Masyarakat di arena politik dan di arena kebijakan. 5. Pembangunan Daerah (multi aspek)
Articles 444 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA SAMARINDA NOMOR 8 TAHUN 2017 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK: (Studi di Taman Samarendah Kota Samarinda) Ningrum, Erna Yulia; Apriani, Fajar
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.697

Abstract

Menganalisis implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 8 Tahun 2017 dan faktor penghambatnya merupakan tujuan penelitian ini. Taman Samarendah dipilih sebagai lokasi penelitian atas pertimbangan sebagai salah satu taman kota yang merupakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Samarinda, dengan luas lahan yang mencapai 2,5 hektar, dan terletak di tengah kota sehingga menjadi ruang publik yang dipergunakan oleh masyarakat luas, termasuk wisatawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mempergunakan model implementasi kebijakan publik top-down dari Edward III sebagai sub fokus penelitian. Data primer diperoleh dari wawancara terhadap Kepala Seksi Pembangunan Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup sebagai key informan, kemudian Kepala Seksi Pemeliharaan Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan pengunjung Taman Samarendah Kota Samarinda sebagai informan. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan alat analisis model interaktif yang dikombinasikan dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 8 Tahun 2017 tentang KTR belum terlaksana dengan optimal, sebab dalam komunikasi masih ditemukan adanya transmisi yang terhambat, ketidakjelasan dan inkonsistensi informasi bagi para pelaksana, yang seharusnya terdapat koordinasi dan pembagian tugas yang jelas antara Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal ini memperkuat temuan pada kondisi sumberdaya manusia yang belum sepenuhnya memiliki pemahaman dan sikap yang mendukung kebijakan KTR. Padahal substansi kebijakan telah mengatur secara jelas adanya pembagian tugas dan kewenangan dalam pelaksanaan kebijakan KTR. Meskipun demikian, terdapat isi kebijakan yang membutuhkan perbaikan terkait adanya ketentuan mengenai penyediaan tempat merokok khusus pada tempat umum dalam KTR. Ketentuan tersebut tidak sesuai untuk implementasi pada tempat umum yang berfungsi sebagai tempat wisata, rekreasi dan olahraga outdoor apabila hendak mencapai tujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta melindungi kesehatan masyarakat dari rokok.
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBERIAN PESANGON TERHADAP KEMANDIRIAN PENSIUN KARYAWAN MELALUI KEWIRAUSAHAAN PADA PTPN IV REGIONAL II KEBUN AIR BATU ASAHAN SUMATERA UTARA TAHUN 2024-2025 Melinda, Yola Riska; Simbolon, Agustine Gloria; Nasution, Elfitri Novita; Simbolon, Irfan; Rajaguguk, Patricia Herpayanti; Siagian, Nalom
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.705

Abstract

The internship activities were carried out with the aim of understanding the impact of the severance pay system implementation on employess’ retirement independence throught entrepreneurship at PTPN IV Regional II Air Batu Plantition, Asahan, North Sumatra, during 2024-2025. Severance pay is expected to serve as capital for employess’ entering retirement, but the suscces of its use is greatly influence by entreprenurial abilities.
THE DILEMMA OF FULFILLING CHILDREN'S RIGHTS AMONG SMALL-SCALE PALM OIL FARMERS IN WEST KALIMANTAN Nasution, Pangeran
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.713

Abstract

Smallholder oil palm plantations have become a central pillar of rural livelihoods in many parts of Indonesia, including West Kalimantan. While governance and policy studies often frame oil palm expansion primarily in terms of production and economic growth, its social consequences—particularly for children within smallholder households—remain underexplored. This article examines the relationship between smallholder oil palm resilience, local governance practices, and the fulfillment of children’s rights through the lens of the anthropology of government. Drawing on qualitative ethnographic research conducted in Kapuas Hulu and Sintang Regencies, West Kalimantan, this study argues that oil palm functions not merely as an economic commodity but as a crop regime that structures daily rhythms, labor relations, and moral orientations within smallholder families. In this context, children frequently occupy adaptive positions within household survival strategies, including domestic labor and informal economic participation, which may undermine their rights to education, health, and well-being. The findings further demonstrate that children’s vulnerability in smallholder oil palm regions cannot be understood solely as a cultural or household-level issue. Rather, it is closely linked to fragmented local governance practices. The state emerges as a selective presence: strongly engaged in promoting productivity and economic stability in the oil palm sector, yet largely absent in integrating child protection mandates into economic and village governance policies. This selective engagement generates governance gaps that effectively delegate social risks to households and local communities. By positioning children as an analytical lens rather than merely as policy beneficiaries, this article contributes to government studies by highlighting how economic development policies shape everyday governance and reproduce social inequality at the household level. The study underscores the need for child-sensitive governance frameworks that integrate economic development with social protection in rural and agrarian contexts.
REPRESENTASI TOLERANSI BERAGAMA DALAM KONTEN DAN KOMENTAR LOG IN HABIB JA’FAR PADA KANAL YOUTUBE DEDDY CORBUZIER Sari, Diaz; Salsabilla, Tsaniya; Nursalsabila, Nursalsabila; Aqsha, Quratul; Firman, Zeldi
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2026): 2026 Februari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i2.721

Abstract

In this ever-evolving digital era, the way we communicate has also changed, starting from utilizing media to exchange various information. This research discusses how religious tolerance is represented in the “Log In” program with Habib Ja'far on Deddy Corbuzier's YouTube channel with digital media as an intermediary, then how the audience responds through the comments column. The main objective of this research is to identify the representation of tolerance values in the video content and read the social dynamics reflected in the viewers' comments. The method used is a qualitative approach through content analysis and thematic coding of selected episodes and the comments that appear in the content. The results show that the program contains a strong message of tolerance through inclusive narratives, the use of non-confrontational language, and the selection of relevant and realistic topics in accordance with community conditions. On the other hand, audience comments showed supportive, reflective and controversial responses, indicating that the digital space can be a medium for active discussion of diversity issues. This suggests that social media such as YouTube play an important role in spreading tolerance values and encouraging direct public engagement. The findings enrich digital communication studies by highlighting the interplay between content and audience participation in shaping inclusive social discourse.