cover
Contact Name
Yuanita FD Sidabutar
Contact Email
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Phone
+628163175262
Journal Mail Official
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Abulyatama No 5 Batam Center, Kel.Belian, Batam 29464
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Potensi
Published by Universitas Batam
ISSN : 27989062     EISSN : 27989119     DOI : 10.37776
Jurnal Potensi adalah Jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Magister Perencanaan Wilayah Universitas Batam. Jurnal Potensi bertujuan untuk menyebarluaskan informasi ilmiah yang berasal dari riset para mahasiswa, dosen, peneliti dan pemerhati masalah-masalah yang terkait dengan bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) yang diantaranya adalah Perencanaan, Pengembangan Kota dan Wilayah dalam segala aspek kehidupan dan sistem yang berjalan dalam kota/wilayah, seperti dari segi aspek kependudukan, fisik kota/wilayah, pertanian, spasial, transportasi, ekonomi, sosial budaya, hukum, infrastruktur, kebencanaan, dan teknologi. Topik dan ruang lingkup jurnal potensi meliputi Cyber Notary; Perencanaan Kota; Pengembangan Wilayah Pedesaan; Pembangunan Wilayah (lingkungan fisik, spasial, teknologi, ekonomi dan pertanian); Preservasi dan konservasi kawasan; Kebijakan Publik dan Pengelolaan; Integrasi Kebijakan dan Perencanaan; Ekonomi Spasial dan regional; Kelembagaan dan pembiayaan Pembangunan; Perencanaan dan Evaluasi Proyek; Warisan Budaya dan Pariwisata; Kualitas Lingkungan dan Pembinaan; Infrastruktur dan Transportasi Wilayah; Sumber Daya dan Analisis Dampak
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER" : 5 Documents clear
KAJIAN KERENTANAN WILAYAH KECAMATAN JATIASIH BERDASARKAN ANALISIS MANAJEMEN BENCANA Putu Oktavia; Afifah Nur Anggraeni Oktavia
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1213

Abstract

Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menjadi titik pertemuan dua sungai, yaitu Sungai Cileungsi-Cikeas. Ketika debit air kedua sungai tersebut tinggi dan bertemu di titik pertemuan yang berada di Kecamatan Jatiasih, maka akan terjadi banjir limpasan. Fenomena ini dapat diperparah dengan adanya perubahan iklim, terutama dengan berubahnya intensitas dan durasi hujan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan wilayah terhadap bencana banjir serta melakukan penilaian terhadap upaya penanggulangan bencana di kawasan rawan banjir di Kecamatan Jatiasih. Parameter yang dianalisis mencakup kerentanan fisik, kerentanan sosial, kerentanan ekonomi, dan kerentanan lingkungan dan diolah dengan menggunakan SIG. Penilaian terhadap upaya penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Jatiasih didasarkan pada wawancara dengan stakeholder terkait kriteria yang terdapat dalam peraturan perundangan yang berlaku. Hasil perhitungan tingkat kerentanan bencana menunjukkan bahwa Kecamatan Jatiasih secara umum berada pada kerentanan banjir tingkat tinggi. Sementara dari sisi manajemen bencana telah dilakukan beberapa kegiatan pada tahap pra bencana dan pasca bencana yang sesuai dengan peraturan yang berlaku walaupun belum seluruhnya dilaksanakan secara optimal.
PENGEMBANGAN POTENSI KEARIFAN LOKAL YANG MENDUKUNG PARIWISATA DI KAMPUNG TUA PATAM LESTARI KELURAHAN PATAM LESTARI KECAMATAN SEKUPANG KOTA BATAM Fairuzzabadi; Herman Suranta Ginting; Yuanita FD Sidabutar; Malahayati Rusli Bintang
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1214

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan di bidang ekonomi. Sektor pariwisata di Indonesia saat ini diandalkan sebagai sektor alternatif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Negara. Pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu program unggulan dalam usaha pembangunan daerah yang juga diharapkan dapat memberikan konstribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja di daerah. Pengembangan pariwisata di daerah juga dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi-potensi kearifan lokal yang terdapat di daerah tersebut. Potensi kearifan lokal yang mendukung pengembangan pariwisata di daerah menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang juga memiliki nilai ekonomi. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi-potensi kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kota Batam, khususnya di wilayah Kampung Tua Patam Lestari yang dapat dikemas dalam bentuk wisata kuliner, wisata bahari dan wisata budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis diskriftif yang mendeskripsikan temuan-temuan penelitian berdasarkan data-data yang dianalisis dan kemudian dilakukan penelitian secara mendetail. Sedangkan metode analisa yang digunakan adalah analisa Sternght, Weakness, Opportunity and Threats (SWOT). Analisa SWOT digunakan untuk menganalisa potensi dan permasalahan yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kampung Tua Patam Lestari. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan sebuah model alternatif yang dapat digunakan dalam pengembangan pariwisata di wilayah Kota Batam. Potensi kearifan lokal di Kampung Tua Patam Lestari dapat dikembangkan dan dijadikan peluang untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya, juga bermanfaat untuk melestarikan budaya dan ciri khas melayu di Kota Batam.
PEMANFAATAN HUTAN BAKAU MENJADI DESTINASI EKOWISATA MANGROVE DI KAMPUNG TUA BAKAU SERIP KELURAHAN SAMBAU, KECAMATAN NONGSA, KOTA BATAM Gatot Morwanto; Depri; Yuanita FD Sidabutar; Ismael P Sinaga
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1215

Abstract

The potential of the Mangrove Forest ecosystem to become an ecotourism attraction for the community's awareness and love for Mangrove Forests is also small. Mangrove ecotourism is located in the Old Mangrove Village of Serip, Nongsa District, Sambau Village. This coastal area has great tourism potential, especially ecotourism potential in the form of beaches or mangrove ecosystems. The use of mangrove forests to become ecotourism is in line with the shift in tourist interest from old tourism to new tourism. Determining the development strategy for Mangrove Forest ecotourism. The type of research used is Data Analysis research, namely SWOT analysis. Strengths are the strength factors possessed by an organization which include skills, products, and so on to achieve organizational goals. Weaknesses that exist within an organization such as limitations in terms of resources, skills, and abilities are serious obstacles to the appearance of satisfactory organizational performance. Opportunities are some favorable environmental situations for a company. Meanwhile, threats are unfavorable environmental factors. Internal and external factors greatly influence the development of mangrove forest sustainability and the development of mangrove ecotourism. Based on the analysis that has been carried out to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats, it can be seen that there are more strengths and opportunities. The development of mangrove forest ecotourism has the opportunity to take advantage of the power to develop ecotourism in the Kampung Tua Bakau Serip area, namely to be able to create new jobs, especially in the field of tourism, especially for local communities. other tourism communities that take advantage of the available potential. Utilizing available attractions and adding supporting attractions, empowering local communities, and utilizing locations to become tourism businesses.
KAJIAN KONSEPSI PENGEMBANGAN ZONA EKONOMI MARITIM DI WILAYAH KEPULAUAN RIAU Ronaldy Lovina
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1216

Abstract

Islands located and scattered in the Riau Archipelago Province must be built evenly and proportionally so as not to cause inequality in growth. Therefore, it is necessary to have a conception of coastal area development based on archipelego. The results of the Location Quotion analysis in each region, there is a dominance of 9 (nine) superior/base sectors in the Batam Bintan and Karimun areas as well as in Tanjungpinang City (BBK) and 10 (ten) leading/base sectors in the Natuna Anambas and Lingga areas ( NAL) which is the main source of regional income based on Gross Regional Domestic Revenue (GRDP) for business fields. By looking at the direction of development and development orientation, it is necessary to build an economic system that can focus development on the maritime sector, agriculture sector, agropolitan and agro-industry as well as the marine and fisheries sector. With the treatment of an island-based development system, the two KSN and NAL areas will be able to synergize with each other. Based on that, the pattern of regional development in terms of policy and the results of the Location Quontient statistical analysis, the concept of development can be applied to the concept of Maritime Economic Development
PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DAN INFRASTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS WISATA KAMPUNG TUA BATU BESAR KOTA BATAM Suci Istiqa; Rahmat Putra; Yuanita FD Sidabutar; Raymond
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1217

Abstract

Potensi budaya dan kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang memiliki nilai ekonomi. Kota batam memiliki potensi yang luar biasa dan berkelanjutan dengan meningkatkan tampilan wisata agar menarik kunjungan wisata yang datang. wilayah pesisir, wilayah pesisir yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu objek wisata khususnya pariwisata adalah wilayah Batu Besar Nongsa. Untuk meningkatkan pariwisata pada suatu Kawasan maka harus ada infrastruktur yang mendukung. Infrastruktur pada sebuah destinasi wisata merupakan sumber daya alam dan sumber daya buatan manusia yang mutlak dibutuhkan oleh wisatawan ketika melakukan perjalanan wisata di sebuah destinasi wisata sehingga diperlukan kajian secara detail tentang kesiapan infrastruktur sosial, ekonomi dan lingkungan yang ada pada destinasi wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan local sumber daya masyarakat tempatan dan sarana prasarana infrastruktur untuk menunjang perekonomian di kampung tua Batu Besar kota Batam. Proses pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung kelapangan melihat permasalahan pada kondisi eksisting, dengan menggunakan metode analisis Deskriptif kualitatif dan analisis SWOT.

Page 1 of 1 | Total Record : 5