cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG RESIKO KEHAMILAN DI USIA DINI DI DESA HEULEUT KECAMATAN KADIPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 Heni Heni
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v7i2.73

Abstract

Kehamilan pada masa remaja mempunyai resiko medis yang cukup tinggi, karena pada masa remaja ini, alat reproduksinya belum cukup matang untuk melakukan fungsinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang resiko kehamilan usia dini di Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten Tahun 2019. Desa Heuleut merupakan salah satu desa dengan usia penikahan tertinggi dengan usia pernikahan di bawah 16 tahun di Kecamatan Kadipaten, yaitu 24 orang. Berdasarkan dari survey awal pada bulan Agustus 2018 yang dilakukan yang dilakukan pada 7 orang remaja putri ditemukan 4 orang remaja putri yang kurang mengerti tentang resiko kehamilan di usia muda.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan reponden penelitian remaja putri dengan kriteria usia < 19 tahun, sejumlah 24 orang. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi.Hasil analisa data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa lebih dari setengahnya (54,2%) remaja di Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten dengan pengetahuan kurang tentang bahaya kehamilan dini; sebagian besar (79,2%) responden di Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten dengan pendidikan rendah; kurang dari setengahnya (29,5%) responden di Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten dengan latar belakang keluarga tidak bekerja; dan lebih dari setengahnya (54,2) remaja yang tidak suka mengakses media informadi di Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten dengan pengetahuan kurang tentang risiko kehamilan dini.Remaja hendaknya mempelajari dan mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi dan pendidikan seks yang dilakukan berbagai instansi, baik sekolah, lingkungan sehingga dapat memahami kesehatan reproduksi. Remaja hendaknya mengakses media informasi yang memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi
PENGARUH PIJAT BAYI MENGGUNAKAN ENSSETIAL OIL LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIGASONG KABUPATEN MAJALENGKA Idris Handriana; Yophi Nugraha
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v7i2.74

Abstract

Kualitas tidur bayi sangat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan. Dimana bayi dengan kualitas tidur yang baik maka memiliki perkembangan yang baik pula, bayi yang aktif dan tumbuh normal biasanya mempunyai waktu tidur yang baik. Secara umum penelitian ini bertujuan Pengaruh Pijat Bayi Menggunakan Enssetial Oil Lavender Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3 – 6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka Jenis penelitian ini adalah penelitian quasiekperimen . Populasi penelitian ini adalah semua anak usia 3-6 bulan yang melakukan imunisasi di wilayah kerja puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka, yaitu 40 bayi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus sebanyak 32 bayi. Hasil menunjukan bahwa rata-rata nilai kualitas tidur pada bayi sebelum diberikan terapi pijat bayi menggunakan essential oil lavender dari 32 bayi yaitu 8.70 9.55 (95% CI) dengan standar deviasi  1.185. skor kualitas tidur terendah 7 dan tertinggi 11. Sedangkan rata-rata nilai kualitas tidur pada bayi setelah diberikan terapi pijat bayi menggunakan essential oil lavender dari 32 bayi yaitu 10.44 – 11.81 (95% CI ) dengan standar deviasi  1.897. Skor kualitas tidur terendah 9 dan tertinggi 14. Peran petugas kesehatan hendaknya lebih memperhatikan masalah pemenuhan tidur bayi sehingga petugas mampu memberikan asuhan keperawatan yang paripurna, tidak hanya terbatas pada tindakan pendidikan kesehatan saja tetapi memberikan contoh cara pijat bayi yang benar sehingga ibu dapat mempraktekkan pijat bayi di rumah, pemberian leaflat yang disertai gambar tentunya jauh lebih dipahami ibu daripada sekedar pendidikan kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG 3M PLUS TERHADAP SIKAP KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Aat Agustini
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v7i2.75

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang mengandung virus Dengue. Salah satu pencegahan penyakit ini yaitu dengan meningkatkan kegiatan 3M Plus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang 3M Plus terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah. Metode penelitian yaitu pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design dengan seluruh jumlah sasaran keluarga dalam pencegahan DBD Sebanyak 21 keluarga (Total Sampling) Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral, uji normalitas dan analisis bivariat dengan uji tberpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah sebelum pendidikan kesehatan tentang 3M Plus sebesar 59,95 dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 75,95. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang 3M Plus terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah ( value = 0,001). Simpulan Petugas kesehatan hendaknya memberikan pendidikan kesehatan dengan cara yang lebih efektif seperti dengan cara pemberian leaflet atau demonstrasi yang menarik sehingga lebih dipahami dan dimengerti oleh keluarga dan keluarga lebih aktif mencari informasi baik dari media maupun dari petugas kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI BABY SPA DENGAN POLA TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI BPM BIDAN ONENG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 Suyanti Suyanti; Ade Tedi Irawan
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v7i2.76

Abstract

Baby spa adalah rangkaian kegiatan yang diberikan kepada bayi dengan tujuan untuk memberikan relaksasi pada bayi dalam suatu sistem pengobatan atau perawatan dengan media air atau hydrotherapy melalui rangkaian luluran, pemijatan, dan segala kegiatan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih relaks. Jenis penelitiannya yaitu pra eksperimen dengan desain static group comparison Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 bayi, terdiri dari kelompok kontrol sebanyak 15 orang yang mendapatkan perlakuan Baby Spa dan kelompok eksperimen sebanyak 15 orang yang tidak mendapatkan perlakuan Baby Spa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2019. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi tendensi sentral dan analisis bivariate dengan uji Mann Whitney. Hasil analisis didapatkan rata-rata pola tidur bayi adalah 0,60 dengan standar deviasi 0,498, pola tidur terkecil 0 dan pola tidur terbesar adalah 1. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata pola tidur pada bayi adalah 0,41sampai dengan 0,79. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil didapatkan bahwa rata - rata bayi yang di lakukan tindakan baby spa adalah 19,00. sedangkan rata – rata bayi yang tidak dilakukan baby spa adalah 12,00. hasil uji statistik didapatkan nilai r value 0,012 <  0,05, maka Ho ditolak artinya ada hubungan baby spa terhadap pola tidur bayi usia 3-6 bulan di BPM Bidan Oneng  kabupaten Majalengka  tahun 2019. Baby Spa dapat dijadikan salah satu intervensi pada klien, klien dapat mengunjungi klinik Baby Spa Untuk itu maka petugas kesehatan khususnya bidan perlu mendapatkan pendidikan dan pelatihan teknik Baby Spa sehingga mampu mengaplikasikan pada kliennya dengan tepat.
HUBUNGAN KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGKONSUMSI TABLET Fe DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI UPTD PUSKESMAS SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Lia Natalia
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.77

Abstract

Anemia dalam kehamilan memberikan pengaruh yang kurang baik bagi ibu, baik dalamkehamilan, persalinan, maupun dalam nifas. Kejadian anemia pada ibu hamil di UPTDPuskesmas Sindangwangi pada tahun 2015 sebanyak 134 orang (21,4%) dari 625 ibu hamil.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu hamil trimester III dalammengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di UPTD Puskesmas SindangwangiKabupaten Majalengka Tahun 2016.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil > 36 minggu di UPTD PuskesmasSindangwangi Kabupaten Majalengka sebanyak 188 ibu hamil dan sampelnya sebanyak 65orang dengan teknik quota sampling. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengandistribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengahnya (38,5%) ibu hamiltrimester III mengalami anemia dan sebagian kecil (24,6%) ibu hamil trimester III tidak patuhdalam mengkonsumsi tablet Fe. Ada hubungan antara kepatuhan ibu hamil trimester III dalammengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di UPTD Puskesmas SindangwangiKabupaten Majalengka Tahun 2016 ( value = 0,004).Petugas kesehatan hendaknya meningkatkan penyuluhan untuk meningkatkanpengetahuan tentang perlunya mengkonsumsi tablet Fe secara teratur dan dengan caramengkonsumsi yang benar agar ibu hamil mempunyai kesadaran untuk mengkonsumsi tabletFe secara teratur dan dengan cara minum yang benar sehingga dapat menurunkan angkakejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerjanya.
GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUANG DADALI RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Arni Wianti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.78

Abstract

Pendahuluan. Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi yang mempunyaiefek penyembuhan. Hasil studi pendahuluan terhadap 10 pasien mengatakan bahwa, adabeberapa perawat yang tidak memperkenalkan diri sebelum memulai komunikasi, bicaraseperlunya, kurang ramah, pemasangan infuse tidak dikomunikasikan dulu dengan pasienatau keluarga, tidak sabar menghadapi pasien yang rewel atau sering bertanya tentangpenyakitnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaankomunikasi terapeutik pada pasien pre operasi di Ruang Dadali RSUD CideresKabupaten Majalengka Tahun 2016.Metode. Disain penelitian yang akan diteliti termasuk ke dalam disain deskriptifdengan cara observasi dan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhperawat di Ruang Dadali RSUD Cideres sebanyak 15 perawat. Analisis yang digunakanunivariat dengan distribusi frekuensi.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan karaktersitik perawat berdasarkan usiadidapatkan perawat dengan usia tertua adalah 40 tahun, Karaktersitik perawatberdasarkan jenis kelamin didapatkan sebagian besar jenis kelamin perempuan da Kurangdari setengahnya pelaksanaan komunikasi oleh perawat cukup baik.Simpulan. Pihak Rumah Sakit agar mengevaluasi kembali kinerja perawatkhususnya dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik atau mengadakan seminar tentangpelaksanaan komunikasi terapeutik yang efektif.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KINERJA KADER POSYANDU DALAM EVALUASI PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA DI POSYANDU DESA CIDENOK WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUMBERJAYA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Merlly Amalia
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.79

Abstract

Keberhasilan penyelenggaraan Posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatananak dapat dilihat dari adanya kenaikan persentase berat badan balita setiap periode. Desadi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya dengan kenaikan BB rendah terdapat diDesa Cidenok yaitu sebanyak 82 orang (49,5%) dari 281 balita yang ditimbang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikapdengan kinerja kader posyandu dalam evaluasi peningkatan berat badan balita diposyandu Desa Cidenok wilayah kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya KabupatenMajalengka.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi pada penelitiannya yaitu seluruh kader Posyandu di Desa CidenokUPTD Puskesmas Sumberjaya Kabupaten Majalengka dengan jumlah kader sebanyak 36kader dan sampelnya sebanyak 36 kader (total sampling). Analisis datanya meliputianalisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengahnya (55,6%) kaderposyandu kinerja dalam evaluasi peningkatan berat badan balita kurang baik, setengahnya(50,0%)kader pengetahuannya kurang baik dan kurang dari setengahnya (41,7%) kadersikapnya negatif. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p value = 0,018) dan sikap(p value = 0,019)dengan kinerja kader posyandu dalam evaluasi peningkatan berat badanbalita di Posyandu Desa Cidenok Wilayah Kerja UPTD Puskesmas SumberjayaKabupaten Majalengka.Pihak puskesmas perlu menjaga dan meningkatkan pembinaan dan pengawasankepada kader posyandu serta mengadakan kegiatan pelatihan untuk kader. Bagi kaderperlu proaktif mencari informasi dan pengetahuan dari berbagai media informasi danperlunya sikap untuk saling bertukar informasi dan pengalaman untuk menguatkan danmenumbuhkan sikap yang positif.
HUBUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA SUKAHAJI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Suharno suharno
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.80

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang menjadi masalah seluruh dunia baikNegara maju maupun Negara berkembang. Diperkirakan 2,5 juta orang meninggal tiaptahunnya akibat penyakit yang disebabkan oleh rokok dan Indonesia  memiliki  jumlahperokok aktif terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan temansebaya dengan Perilaku merokok pada remaja di Desa Sukahaji wilayah kerja UPTDPuskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka Tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi penelitian ini seluruh Remaja usia 15 – 19 Tahun di Desa Sukahajisebanyak 1.987 orang dan sampel 95 responden. Teknik pengambilan sampel dengansimple random sampling Data yang dikumpulkan adalah data primer. Data primermenggunakan kuesioner dengan cara angket dan analisisnya meliputi analisis univariatmenggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat melalui uji Chi-Square.Hasil penelitian diperoleh responden lebih dari setengah responden merokok.lebih dari setengahnya (58,9%)mempunyai teman sebaya yang tidak baik. Ditemukanada hubungan antara teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja di DesaSukahaji  wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka Tahun 2016(p value = 0,001).Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar Bekerjasama dengan tokohmasyarakat dan  lembaga pendidikan formal yang ada di wilayah Sukahaji  untukmemberikan pemahaman dan kesadaran pada remaja tentang bahaya merokok melaluipendidikan kesehatan dan penerapan layanan bimbingan konseling bagi remaja. Bagiremaja agar lebih berhati-hati dalam bergaul dan diharapkan remaja mengikuti kegiatan –kegiatan yang positif yang ada di wilayah UPTD Puskesmas Sukahaji
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TERHADAP PELAKSANAAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 0- 5 TAHUN DI PUSKESMAS KASOKANDEL KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2015 Suyanti Suyanti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.81

Abstract

Proses pertumbuhan dan perkembangan individu akan mengalami siklusberbeda dalam kehidupan manusia. Faktor pengetahuan ibu balita memegang perananpenting dalam mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan balita. Berdasarkanlaporan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka tahun 2015 pemantauan tumbuhkembang berdasarkan SDIDTK didapatkan hasil sebagai berikut : Balita denganperkembangan meragukan yaitu sebanyak 356 balita dan balita yang perkembangannyamengalami penyimpangan sebanyak 23 balita. Tujuan umum penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan pengetahuan dan sikap bidan terhadap pelaksanaan deteksi dinitumbuh kembang balitan usia 0-5 tahun di Puskesmas Kasokandel KabupatenMajalengka Tahun 2015.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatanCross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan di wilayah kerjaUPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka tahun 2015 yaitu sebanyak 31orang. Data yang digunakan adalah data primer. Analisis yang digunakan univariatmenggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan kurang dari setengahnya (41.9%) bidan tidakmelaksanakan deteksi dini tumbuh kembang balita, kurang dari setengahnya (45.2%)berpengetahuan kurang tentang deteksi dini tumbuh kembang balita, kurang darisetengahnya (48.4%) bersikap kurang baik. Ada hubungan antara pengetahuan dengandeteksi dini tumbuh kembang balita pada, p value = (0,008). Ada hubungan antara sikapdengan deteksi dini tumbuh kembang balita pada, p value = (0,019).Saran diajukan puskesmas agar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untukmenambah sarana dan prasarana informasi dan mengadakan pelatihan kepada bidantentang deteksi dini tumbuh kembang balita. Bidan agar mengikuti kegiatan pelatihanSDIDTK untuk meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembangBalita.
KETERKAITAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PADA PASIEN ULKUS DIABETIK DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA Fahrun Nur Rosyid; Dessy Kurniawati Ruslan
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i1.82

Abstract

Diabetic ulcers can affect the patient's psychological disruption that self-esteem,causing feelings of guilt or blame, aloof behavior or avoidance of social interaction thatcan have an impact on the healing process even worsen the prognosis. This study aimedto analyze the relationship between family support and self-esteem in patients withdiabetic ulcers.This study is a is a cross sectional study. The population in this study is a diabeticulcer patients who seek treatment at the Polyclinic Internal Medicine Hospital Dr.Moewardi Surakarta, the sample of 30 patients. The sampling technique used was quotasampling. This study uses a measuring instrument in the form of a questionnaire. Thevariables of this study is the family support and self-esteem. Data have been collected andwas later analyzed by using Spearman Rank Correlation.The results of this study were (1) the family support to patients with diabeticulcers are mostly good, (2) Price patient diabetic ulcer majority is moderate and (3) thereis a relationship between family support and self-esteem in patients with diabetic ulcers.The conclusion is that family support showed mostly good and a fraction less.While the self-esteem majority and minority were lacking, and the results of the analysisshowed no relationship between family support and self-esteem diabetic ulcer patients.Support their families can maintain and increase self-esteem.