cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
Analisis Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dalam MPOWER sebagai Upaya Intensi Berhenti Merokok Remaja Putra Lelin Parlina Dewi; Ade Suryawirawan
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.114

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang memberikan dampak besar bukan hanya pada diri perokok tetapi juga orang di sekitarnya. Merokok tidak hanya memberikan dampak kesehatan, tetapi juga sosial budaya dan ekonomi. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menurunkan prevalensi perokok serta meningkatkan lingkungan bebas rokok di tempat umum. WHO dalam Framework Convention on Tobacco Control (FTCT) telah menyusun strategi untuk melakukan pengendalian epidemi tembakau. Strategi MPOWER ini berisi langkah-langkah berupa M untuk Monitor tobacco use and prevention policies, P untuk Protect people from tobacco, O untuk Offer help to quit tobacco use, W untuk Warn about the dangers of tobacco, E untuk Enforce bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship, dan R untuk Raise taxes on tobacco. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran pemerintah daerah terhadap MPOWER pada intensi berhenti merokok remaja putra. Metodologi desain yang digunakan adalah kualitatif. Subyek penelitian adalah stakeholder dari instansi pemerintah yaitu dinas pendidikan, dinas kesehatan, kepala sekolah SMA/sederajat, pimpinan pondok pesantren, kantor kementerian agama Kabupaten Majalengka yang diambil secara purposive. Saran ditujukan bagi pemerintah Kabupaten Majalengka, diharapkan segera membuat draft Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sehingga masalah rokok memiliki payung hukum yang jelas dan bagi perawat diharapkan menjadi referensi yang bernilai untuk memaksimalkan kinerja dalam menangani remaja yang merokok juga penyakit-penyakit yang ditimbulkannya.
Analisis Budaya Organisasi dan Kompensasi Jasa Pelayanan terhadap Kinerja Pegawai pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon Dian Hadinata
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.115

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan pelayanan dan mengidentifikasi pelaksanaan manajemen di puskesmas adalah dengan memberi perhatian terhadap kinerja pegawai sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam membuat rencana strategis di puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, pengaruh kompensasi jasa pelayanan terhadap kinerja pegawai, serta pengaruh budaya organisasi dan kompensasi jasa pelayanan terhadap kinerja pegawai pada unit pelaksana teknis Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan rancangan survey dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan korelasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrument yaitu berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada unit pelaksana teknis Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon yang berjumlah 61 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, secara simultan budaya organisasi (X1) dan kompensasi jasa pelayanan (X2) berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada unit pelaksana teknis daerah Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon (Y). Saran disampaikan bagi kepala dinas kesehatan Kabupaten Cirebon agar berupaya memperbaiki budaya organisasi dan kompensasi jasa pelayanan pada unit pelaksana teknis daerah puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon agar dapat menunjang terhadap peningkatan kinerja pegawai puskesmas di wilayah Kabupaten Cirebon. Sedangkan saran bagi Kepala Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon perlu memperbaiki dan meningkatkan budaya organisasi agar dapat menunjang terhadap peningkatan kinerja pegawai di lingkungan unit pelaksana teknis daerah Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon serta perlu upaya memperbaiki dan meningkatkan sistem kompensasi yang adil, layak dan wajar agar dapat menunjang terhadap peningkatan kinerja pegawai di lingkungan unit pelaksana teknis daerah Puskesmas Susukan Kabupaten Cirebon.
Pengaruh Teknik Relaksasi Abdomal Breathing terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea Merlly Amalia; Mia Agustina
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.116

Abstract

Nyeri merupakan perasaan tubuh seseorang yang menimbulkan respon tidak menyenangkan. Nyeri akibat operasi sectio caesarea biasanya terjadi setelah 18 jam melahirkan dengan skala nyeri berat dengan sebab dan lokasi yang telah diketahui, yaitu didaerah operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi abdomal breathing terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea di RSUD Majalengka. Penelitian ini menggunakan desain/rancangan penelitian pra eksperimen dalam bentuk one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhpasien post operasi sectiocaesarea di Ruang Nifas RSUD Majalengka sebanyak 55 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala pendeskripsi Visual Analogue Scale (VAS). Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat menggunakan uji t berpasangan (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat nyeri pada pasien sectio caesarea setelah intervensi teknik relaksasi abdomal breathing adalah 7,7500 yaitu pada tingkatan nyeri berat. Rata-rata tingkat nyeri pada ibu postsectio caesarea setelah dilakukan intervensi teknik relaksasi abdomal breathing adalah 5,0833 yaitu pada tingkatan nyeri sedang. Ada pengaruh teknik relaksasi abdomal breathing terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea di RSUD Majalengka.Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar dapat mencoba untuk menerapkan teknik pengobatan abdomal breathing sebagai alternatif pengobatan medis. Mendukung program pengobatan baik secara farmakologis ataupun non farmakologis seperti teknik relaksasi abdomal breathing.
Perceived Behavior Factors dengan Intensi Berhenti Merokok pada Remaja Putra di Majalengka Ade Suryawirawan; Lelin Parlina Dewi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.117

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang memberikan dampak besar bukan hanya pada diri perokok tetapi juga orang di sekitarnya. Merokok tidak hanya memberikan dampak kesehatan, tetapi juga sosial budaya dan ekonomi. Bahkan, rokok juga menjadi kajian agama khususnya Islam yang mencantumkan hukum rokok. Remaja adalah tahapan usia antara 12-18 tahun yang ditandai dengan berkembangnya tanda-tanda sekunder reproduksi. Secara psikologis, masa remaja merupakan transisi dari kanak-kanak menuju dewasa. Di masa ini, remaja mencari identitas diri dan tergantung pada pengaruh sebaya. Merokok dipandang sebagai salah satu tolak ukur kedewasaan dan simbol identitas dalam interaksi sosial dengan teman sebaya. Data nasional menyatakan bahwa usia mula- mula merokok terbanyak pada usia 15-19 tahun (43,7%), kemudian 10-14 tahun (12,2%) dan ada satu persen remaja yang mulai merokok di usia 5-9 tahun. Data dari GYTS (Global Youth Tobacco Survey) menyatakan bahwa ada 30,4% pelajar Indonesia usia 13-15 tahun yang pernah merokok (laki-laki 57,8% dan perempuan 6,4%). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis asosiasi antara perceived behavior factors dengan intensi berhenti merokok pada remaja putra di Majalengka. Metodologi desain yang digunakan adalah cross-sectional study. Subyek penelitian adalah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) laki-laki di Kabupaten Majalengka. Sampel diambil dengan teknik cluster dan stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan Sequential Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pihak sekolah untuk lebih memperhatikan masalah merokok pada remaja terutama di lingkungan sekolah. Bagi Perawat hendaknya melakukan penelitian dan pengembangan yang lebih dalam tentang merokok pada remaja sehingga dapat memotivasi remaja untuk berhenti merokok.
Efek Latihan Range of Motion (ROM) terhadap Sudut Fleksibilitas Sendi Lansia di Dusun Mojosari Desa Sitimulyo Piyungan Bantul DIY 2019 Ivana Eko Rusdiatin
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.118

Abstract

Latihan dan aktifitas fisik pada lansia dapat mempertahankan kenormalan pergerakan persendian, tonus otot dan mengurangi masalah fleksibilitas. Fleksibilitas sendi yang memadai pada semua bagian tubuh sangat penting untuk mempertahankan fungsi muskuloskeletal, keseimbangan dan kelincahan pada lansia. Penurunan fleksibilitas sendi pada kemampuan muskuloskeletal dapat menurunkan aktifitas fisik (physical activity), sehingga akan mempengaruhi dalam melakukan aktifitas sehari-hari atau Activity Daily Living (ADL) lansia. Latihan Range of Motion (ROM) aktif merupakan latihan yang dapat dilakukan pada lansia dengan keterbatasan fleksibilitas sendi. ROM dapat mencegah terjadinya kontraktur,atrofi otot, meningkatkan peredaran darah ke ekstremitas bawah, mengurangi kelumpuhan vaskular dan memberikan kenyamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek latihan ROM aktif bagi lansia apakah dapat digunakan sebagai upaya meningkatkan fleksibilitas sendi lutut. Model penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi experiment control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah subyek penelitian 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu formulir pengukuran fleksibilitas sendi dan goniometer. Latihan ROM aktif dilakukan satu kali sehari dengan delapan kali setiap gerakan ROM selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata sudut fleksibilitas sendi lutut mengalami peningkatan yaitu sebesar, 10,00º pada lutut kanan, 11,04º pada lutut kiri. Hal ini dapat disimpulkan bahwa latihan Range of Motion (ROM) aktif mempunyai efek terhadap peningkatan sudut fleksibilitas sendi lutut lansia.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Kepatuhan dalam Melaksanakan Hand Hygiene di Ruang Penyakit Dalam RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019 Arni Wianti; Esih Sukaesih
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i2.119

Abstract

Upaya pencegahan infeksi nosokomial yang dapat dilakukan perawat adalah dengan meningkatkan kemampuan dalam menerapkan kewaspadaan standar salah satunya dengan melakukan praktek kebersihan tangan (hand hygiene). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat dengan kepatuhan dalam melaksanakan hand hygiene di Ruang Penyakit Dalam RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Ruang Penyakit Dalam Jatayu dan Merak RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019 sebanyak 30 orang (total sampling). Waktu penelitiannya bulan Mei – Juni tahun 2019. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (36,7%) perawat 19 tidak patuh dalam melaksanakan hand hygien, kurang dari setengah (46,7%) perawat tidak pengetahuannya kurang tentang hand hygiene dan kurang dari setengah (43,3%) perawat sikapnya negatif terhadap hand hygiene. Ada hubungan antara pengetahuan (ρvalue = 0,029) dan sikap (ρvalue = 0,013) dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan hand hygiene di Ruang Penyakit Dalam RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019. Disarankan untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkesinambungan terhadap pelaksanaan cuci tangan yang dilakukan oleh perawat di ruangan, mengadakan pelatihan dan seminar, serta perlunya dipasang poster di setiap ruangan tentang pelaksanaan hand hygiene untuk mengingatkan pentingnya melakukan hand hygiene yang sesuai dengan prosedur.
Pengaruh Pijat Kaki dan Rendam Air Hangat terhadap Penyakit Insomnia pada Lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka Tahun 2020 Ade Tedi Irawan; Mahmudin Mahmudin
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v9i1.121

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan utama dalam memulai dan mempertahankan tidur di kalangan lansia. Jumlah insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten pada tahun 2019 diketahui sebanyak 115 kasus (1,8%) dari jumlah lansia sebanyak 6354 orang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat terhadap penyakit insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia penderita insomnia di UPTD Puskesmas Kadipaten sebanyak 12 orang pada bulan Juni - Juli tahun 2020 yaitu Desa Babakan Anyar, Desa Cipaku, Desa Heuleut, dan Desa Kadipaten. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan bivariatnya menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor insomnia sebelum pijat kaki dan rendam air hangat adalah 23,67. Rata-rata skor insomnia sesudah pijat kaki dan rendam air hangat adalah 15,17. Ada pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat terhadap penyakit insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka tahun 2020. Petugas kesehatan perlu memberikan penyuluhan kepada lansia mengenai pola tidur yang teratur agar terhindar dari penyakit insomnia, dan juga memotivasi dan membimbing lansia untuk melakukan pijat kaki dan rendam air hangat secara mandiri dengan teratur.
Pengaruh Minuman Daun Kelor terhadap Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kertajati Kabupaten Majalengka Tahun 2020 Yuyun Wahyu Indah Indriyani; Elvia Meilani
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v9i1.122

Abstract

Tanaman kelor merupakan bahan makanan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam kuliner ibu menyusui karena mengandung senyawa fitosterol yang berfungsi meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minuman daun kelor terhadap peningkatan produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kertajati Kabupaten Majalengka Tahun 2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 orag ibu post partum usia > 10 hari di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kertajati Kabupaten Majalengka. Dilakukan pada bulan Maret–Juni 2020. Pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (46,7%) produksi ASI sebelum diberi minuman daun kelor adalah tidak normal dan sebagian kecil (13,3%) produksi AS-nya tidak normal, sedangkan pada kelompok kontrol setelah 7 hari produksi ASI yang tidak normal lebih dari setengahnya (60,0%). Terdapat pengaruh minuman daun kelor terhadap peningkatan produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kertajati Kabupaten Majalengka tahun 2020. Petugas kesehatan perlu melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang upaya peningkatkan produksi ASI pada ibu nifas dengan cara mengkonsumsi daun kelor selama seminggu dengan teratur, sehingga ibu dapat menyusui anaknya dengan lancar. Disamping itu juga perlunya memberikan bimbingan pada ibu hamil dan bersalin tentang perawatan payudara selama kehamilan yang baik dan benar.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Teknik Menyusui terhadap Pengetahuan dan Perilaku Ibu Primipara di UPTD Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka tahun 2020 Eti Rohayati
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v9i1.123

Abstract

Masalah menyusui yang sering ditemui dan dikeluhkan terutama oleh ibu primipara harus diatasi. Masih rendahnya cakupan pemberian ASI ekslusif di UPTD Puskesmas Cigasong tahun 2019 yaitu sebesar 66,67%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan teknik menyusui terhadap pengetahuan dan perilaku ibu primipara di UPTD Puskesmas Cigasong tahun 2020. Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu primipara di UPTD Puskesmas Cigasong tahun 2020 sebanyak 15 orang dengan teknik accidental sampling. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji t-berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan ibu primipara tentang teknik menyusui sebelum pendidikan kesehatan adalah 73.8% dan sesudah pendidikan kesehatan adalah 85.0%, sedangkan rata-rata perilaku ibu primipara dalam menyusui sebelum pendidikan kesehatan adalah 64.7% dan sesudah pendidikan kesehatan adalah 77.5%. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui terhadap pengetahuan dan perilaku ibu primipara di UPTD Puskesmas Cigasong tahun 2020.Petugas kesehatan harus tetap menjaga dan meningkatkan kegiatan pemberian informasi atau penyuluhan kepada ibu primipara tentang manfaat memberikan ASI serta memberikan motivasi dan bimbingan cara menyusui dengan baik dan benar dengan metode demonstrasi, serta perlunya memberikan leaflet atau brosur tentang teknik menyusui sehingga bisa digunakan sewaktu-waktu oleh ibu primipara ketika ibu lupa lagi tentang cara menyusui yang baik dan benar.
Pengaruh Massage Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Mahasiswi STIKes YPIB Majalengka Tahun 2021 Yophi Nugraha
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v9i2.124

Abstract

Menstruasi merupakan proses alamiah dan fisiologis pada seorang wanita. Salah satu upaya penanganan nyeri saat menstruasi secara non farmakologis adalah dengan massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh massage effleurage terhadap intensitas nyeri haid pada pada mahasiswi STIKes YPIB Majalengka. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pre eksperiment dengan desain penelitian the one group pretest-posttest desaign. Sampelnya adalah mahasiswi Program Studi S1 Keperawatan STIKes YPIB Majalengka tahun 2021 sebanyak 20 orang. Tempat penelitian telah dilakukan di STIKes YPIB Majalengka pada tanggal 7 Juni sampai dengan 7 Agustus 2021. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, SOP dan lembar observasi. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji Wilxocon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil (25,0%) intensitas nyeri haid sebelum massage effleurage pada mahasiswi adalah berat dan kurang dari setengah (45,0%) intensitas nyeri haid sesudah massage effleurage pada mahasiswi adalah sedang. Terdapat pengaruh massage effleurage terhadap intensitas nyeri haid pada pada mahasiswi STIKes YPIB Majalengka. Disarankan pihak STIKes YPIB Majalengka menambah referensi mengenai penatalaksanaan massage effleurage dan memberikan praktik kepada mahasiswa cara melakukan massage effleurage untuk mengatasi nyeri haid, dan bagi mahasiswi agar meningkatkan pengetahuan tentang cara alternatif massage effleurage untuk mengatasi nyeri saat haid dan juga aktif mengikuti kegiatan diskusi atau seminar tentang cara mengatasi dysmenorrhea dengan massage effleurage.