cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
PENGARUH RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI PANTI GRAMESIA KABUPATEN CIREBON TAHUN 2019 suharno, Suharno; Septyani, Gita
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia adalah suatu psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir serta disharmonisasi antara proses pikir, afek atau emosi, kemauan dan psikomotor. Pada umumnya gangguan mental yang terjadi adalah gangguan kecemasan dan gangguan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi progresif terhadap tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia di Panti Gramesia Kabupaten Cirebon Tahun 2019. Jenis penelitiannya yaitu penelitian quasi experimental dengan one group pretest posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah 15 pasien skizofrenia di Panti Gramesia Kabupaten Cirebon. Waktu penelitiannya pada bulan Juni 2019. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral, uji normalitas dan analisis bivariat dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia sebelum relaksasi progresif diperoleh rata-rata sebesar 61,60 dan tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia sesudah relaksasi progresif diperoleh rata-rata sebesar 53,40. Hal ini menunjukkan terjadi penurunan sebesar 8,17 point. Terdapat pengaruh relaksasi progresif terhadap tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia di Panti Gramesia Kabupaten Cirebon Tahun 2019 ( value = 0,000). Petugas kesehatan perlu memberikan asuhan kepada pasien skizofrenia berupa relaksasi progresif sebagai salah satu cara non farmakologis alternatif untuk mengatasi kecemasan, serta memberikan intervensi kepada keluarga pasien untuk memberikan dukungan kepada pasien.
Efek Latihan Range of Motion (ROM) terhadap Sudut Fleksibilitas Sendi Lansia di Dusun Mojosari Desa Sitimulyo Piyungan Bantul DIY 2019 Rusdiatin, Ivana Eko
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan dan aktifitas fisik pada lansia dapat mempertahankan kenormalan pergerakan persendian, tonus otot dan mengurangi masalah fleksibilitas. Fleksibilitas sendi yang memadai pada semua bagian tubuh sangat penting untuk mempertahankan fungsi muskuloskeletal, keseimbangan dan kelincahan pada lansia. Penurunan fleksibilitas sendi pada kemampuan muskuloskeletal dapat menurunkan aktifitas fisik (physical activity), sehingga akan mempengaruhi dalam melakukan aktifitas sehari-hari atau Activity Daily Living (ADL) lansia. Latihan Range of Motion (ROM) aktif merupakan latihan yang dapat dilakukan pada lansia dengan keterbatasan fleksibilitas sendi. ROM dapat mencegah terjadinya kontraktur,atrofi otot, meningkatkan peredaran darah ke ekstremitas bawah, mengurangi kelumpuhan vaskular dan memberikan kenyamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek latihan ROM aktif bagi lansia apakah dapat digunakan sebagai upaya meningkatkan fleksibilitas sendi lutut. Model penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi experiment control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah subyek penelitian 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu formulir pengukuran fleksibilitas sendi dan goniometer. Latihan ROM aktif dilakukan satu kali sehari dengan delapan kali setiap gerakan ROM selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata sudut fleksibilitas sendi lutut mengalami peningkatan yaitu sebesar, 10,00º pada lutut kanan, 11,04º pada lutut kiri. Hal ini dapat disimpulkan bahwa latihan Range of Motion (ROM) aktif mempunyai efek terhadap peningkatan sudut fleksibilitas sendi lutut lansia.
HUBUNGAN KOMUNIKASI PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANGGOTA KELUARGA PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI INTENSIF CARE UNIT RSUD MAJALENGKA TAHUN 2017 Heni, Heni; Marlaena, Agin Ginanjar
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperawatan sebagai suatu profesi menekankan kepada bentuk pelayanan professional yang sesuai dengan standar dengan memperhatikan kaidah etik dan moral sehingga pelayanan yang diberikan dapat diterima oleh masyarakat. Jumlah pasien yang dirawat di Ruang Intensif Care Unit (ICU) di RSUD Majalengka tahun 2015-2016 mengalami kenaikan sebesar 19,06%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi perawat dengan tingkat kecemasan anggota keluarga pada pasien yang dirawat di Intensif Care Unit RSUD Majalengka Tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini seluruh keluarga pasien yang dirawat di Intensif Care Unit RSUD Majalengka pada bulan 10 April-25 Mei tahun 2017 sebanyak 33 orang (quota sampling). Uji hipotesisnya menggunakan uji chi square dengan ? = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah (54,5%) komunikasi perawat kurang baik dengan anggota keluarga pasien yang dirawat dan sebagian kecil (18,2%) anggota keluarga pasien yang dirawat mengalami cemas berat. Ada hubungan komunikasi perawat dengan tingkat kecemasan anggota keluarga pada pasien yang dirawat di Intensif Care Unit RSUD Majalengka Tahun 2017 (p value = 0,013).Perlunya melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah diberlakukan di Rumah Sakit dan bagi perawat perlunya membangun komunikasi dengan anggota keluarga serta memberikan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga tentang prosedur pelayanan di Intensif Care Unit.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI PUSKESMAS KALADAWA KABUPATEN TEGAL TAHUN 2017 Wianti, Arni
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan yang tidak teratur atau kelalaian dalam mengkonsumsi obat, pemakaian OAT yang tidak atau kurang tepat, maupun pengobatan yang terputus dapat  mengakibatkan resistensi bakteri terhadap obat. Di Puskesmas Kaladawa angka drop out rendah tetapi penderita banyak yang tidak melakukan control ulang dahak ketika berobat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Paru Di Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal Tahun 2017. Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan atau desain cross sectional dengan menggunakan data dari Puskesmas Kaladawa semester pertama tahun 2017 sebanyak 162 orang dengan sampel sejumlah 62 responden. Analisa univariat yang digunakan yaitu chisquare. Hasil penelitian ini menunjukan diketahui bahwa 36,8%) di Puskesmas Kaladawa tahun 2017 tidak patuh minum obat, 45,6% kurang mendapat dukungan keluarga sebanyak 54,4%, Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada  pasien Tuberculosis (TBC) dengan p value = 0,069 Bagi petugas kesehatan agar meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan kepada keluarga dan juga melakukan kunjungan ke rumah keluarga untuk memberikan motivasi dan dukungan.Irregular treatment or negligence in consuming drugs, inappropriate or improper use of OAT, or discontinuous treatment may result in bacterial resistance to the drug. At PuskesmasKupu low drop out rate but many people do not re-control the sputum when treatment This research aim to know Drug Compliance Compliance of Drug In Patient Tuberculosis Lung At Kupu Health Center of Regency of Tegal Year 2017. type of descriptive correlative research with cross sectional approach or design using data from PuskesmasKaladawa first semester of 2017 as many as 162 people with sample of 62 respondents. Univariate analysis used is chi-square. The results of this study showed that 36.8%) in PuskesmasKaladawa in 2017 did not adhere to taking medication, 45.6% did not receive family support as much as 54.4%, there was no relationship between family support and adherence to taking medication in patients with tuberculosis ) with p value = 0.069 For health workers to improve health education or counseling activities to families and also to visit family homes to provide motivation and support.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD pada Ibu Pasca Salin di RSUD Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2018 Indriyani, Yuyun Wahyu Indah
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB IUD yang dipasang setelah persalinan (KB pasca salin) selanjutnya juga akan berfungsi seperti IUD yang dipasang saat siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada ibu pasca salin di RSUD Majalengka Kabupaten Majalengka tahun 2018. Jenis penelitiannya yaitu penelitian analitik kuantitatif dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 orang yang terdiri dari 35 akseptor IUD pasca salin (kasus) dan 35 akseptor non IUD pasca salin (kontrol). Penelitian ini dilakukan di RSUD Majalengka Kabupaten Majalengka tanggal 10 April - 25 Mei 2019. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi ibu bersalin yang menggunakan IUD pasca salin lebih tinggi pada ibu berumur > 35 tahun (74,3%), paritas > 2 anak (62,9%), dan pendidikan tinggi (62,9%). Faktor umur ( ρ value = 0,001 dan OR = 5,537), paritas (ρ value = 0,002 dan OR = 4,889) dan pendidikan (ρ value = 0,008 dan OR 3,692) berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada ibu pasca salin di RSUD Majalengka Kabupaten Majalengka tahun 2018. Petugas kesehatan perlu memberikan penyuluhan pada ibu bersalin tentang jarak kehamilan yang aman, kontrasepsi dan menyarankan ibu bersalin yang berisiko untuk menggunakan kontrasepsi yang efektif dalam jangka panjang yaitu KB IUD pasca salin. Bagi ibu bersalin yang berisiko sebaiknya menggunakan kontrasepsi jangka panjang yang efektif salah satunya yaitu KB IUD pasca salin.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU NIFAS DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MOBILISASI DINI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUMBERJAYA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Nugraha, Yophi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi Dini ialah kebijakan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin untuk berjalan. Mobilisasi dini dilakukan oleh semua ibu post partum, baik ibu yang mengalami persalinan normal maupun dengan tindakan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross sectional dengan sampel penelitian ibu nifas yang melahirkan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya  Kabupaten Majalengka dari bulan Juni sampai dengan Juli tahun 2017 sebanyak 65 responden. Analisis data melalui unvariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi square (α = 0,005)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu nifas dengan pengetahuan ibu tentang mobilisasi dini di UPTD Puskesmas Sumberjaya  Kabupaten Majalengka Periode Juni sampai dengan Juli Tahun 2017.Hasil Penelitian ini menggunakan uji chi square didapatkan Hasil : tidak adanya hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pengetahuan ibu nifas tentang mobilisasi dini perhitungan statistik diperoleh ρ value = 0,41 (α = 0,005) atau ρ value <α, ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan pengetahuan ibu nifas tentang mobilisasi diniρ value = 0,027 (α = 0,05) atau ρ value <α,ada hubungan yang bermakna antara umur dengan pengetahuan ibu nifas tentang mobilisasi dini hasil Perhitungan statistik diperoleh ρ value = 0,013 (α = 0,05)Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai hubungan karakteristik ibu nifas dengan pengetahuan tentang mobilisasi dini, maka petugas kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya hendaknya lebih meningkatkan bimbingan mobilisasi dini kepada setiap ibu yang bersalin di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya.
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP TINGKAT NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMK RISE KEDAWUNG KABUPATEN CIREBON Supriatin, Supriatin
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang dialami remaja saat menstrusi. Dismenoredisebabkan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah, prostaglandin danfaktor stress/psikologi mengakibatkan terjadinya dismenore pada beberapa wanita. Daridata yang didapat, dismenore ini mengganggu setidaknya 50% wanita masa reproduksidan 60-85% pada usia remaja, yang mengakibatkan banyaknya absensi pada sekolahmaupun kantor. Untuk mengatasi hal tersebut sebagian wanita menggunakan obat yangberfungsi secara kuratif. Dalam penelitian akan memberikan alternatif terapi yangsederhana, mudah dilakukan dan bersifat preventif.Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment dalam satu kelompok (one grouppre test – post test design). Pengambilan sampel dilakukan secara accidential sampling.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang.Analisa hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon karena berdistribusi tidaknormal. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi hasil uji wilcoxon yaitu 0,000yang nilainya lebih kecil dari taraf kesalahan (α) 0,05 atau dengan signifikansi 95 %maka nilai di luar daerah penerimaan Ho, artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehinggadapat diputuskan bahwa hipotesis pengaruh senam dismenore dalam mengurangi nyeridismenore pada remaja diterima.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI BIDAN DENGAN PELAKSANAAN STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2018 Antriana, Inna
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)adalahpembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang pada masa 5 tahun pertama kehidupan. Cakupan SDIDTK di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukahaji pada tahun 2016 dan 2017 mengalami sedikit peningkatan yaitu dari 85,4% menjadi 86,9%, namun masih belum mencapai target (90%). Penelitian ini bertujuan untuk hubungan pengetahuan dan motivasi bidan dengan pelaksanaan SDIDTK. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah bidan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukahaji sebanyak 25 orang. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan kurang dari setengahnya (28,0%) bidan tidakmelaksanakan SDIDTK, sebagian kecil (20,0%) bidan pengetahuannya kurang tentang SDIDTK, kurang dari setengah (32,0%) bidan motivasinya rendah. Ada hubungan pengetahuan bidan ( value = 0,004) dan motivasi bidan ( value = 0,000) dengan pelaksanaan SDIDTK di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka Tahun 2018. Upaya untuk meningkatkan pelaksanaan SDIDTK oleh bidan maka pihak puskesmas perlu meningkatkan koordinasi, melakukan pembinaan serta mengadakan kegiatan pelatihan dan seminar. Bagi bidan agar aktif mengikuti kegiatan pelatihan dan seminar tentang pelaksanan SDIDTK.
PENGARUH PIJAT BAYI MENGGUNAKAN ENSSETIAL OIL LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIGASONG KABUPATEN MAJALENGKA Handriana, Idris; Nugraha, Yophi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur bayi sangat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan. Dimana bayi dengan kualitas tidur yang baik maka memiliki perkembangan yang baik pula, bayi yang aktif dan tumbuh normal biasanya mempunyai waktu tidur yang baik. Secara umum penelitian ini bertujuan Pengaruh Pijat Bayi Menggunakan Enssetial Oil Lavender Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3 – 6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka Jenis penelitian ini adalah penelitian quasiekperimen . Populasi penelitian ini adalah semua anak usia 3-6 bulan yang melakukan imunisasi di wilayah kerja puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka, yaitu 40 bayi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus sebanyak 32 bayi. Hasil menunjukan bahwa rata-rata nilai kualitas tidur pada bayi sebelum diberikan terapi pijat bayi menggunakan essential oil lavender dari 32 bayi yaitu 8.70 9.55 (95% CI) dengan standar deviasi  1.185. skor kualitas tidur terendah 7 dan tertinggi 11. Sedangkan rata-rata nilai kualitas tidur pada bayi setelah diberikan terapi pijat bayi menggunakan essential oil lavender dari 32 bayi yaitu 10.44 – 11.81 (95% CI ) dengan standar deviasi  1.897. Skor kualitas tidur terendah 9 dan tertinggi 14. Peran petugas kesehatan hendaknya lebih memperhatikan masalah pemenuhan tidur bayi sehingga petugas mampu memberikan asuhan keperawatan yang paripurna, tidak hanya terbatas pada tindakan pendidikan kesehatan saja tetapi memberikan contoh cara pijat bayi yang benar sehingga ibu dapat mempraktekkan pijat bayi di rumah, pemberian leaflat yang disertai gambar tentunya jauh lebih dipahami ibu daripada sekedar pendidikan kesehatan.
Hubungan Konsumsi Daun Kelor Dengan Produksi Asi Eksklusif Pada Ibu Menyusui Suku Timor Kelurahan Manutapen Atok, Yosefa Sarlince
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui Instruksi Gubernur No. 10 Tahun 2019 tentang Konsumsi Kelor, maka seluruh masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur diharuskan untuk setiap keluarga menanam pohon kelor dan memanfaatkan daun kelor serta diwajibkan untuk setiap ibu hamil dan ibu menyusui mengkonsumsi daun kelor dalam rangka mempersiapkan generasi Sumber Daya Manusia SDM yang sehat dan berkualitas. Tujuan : untuk meneliti pemberian daun kelor terhadap produksi ASI. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak kelompok kasus 16 orang dan kelompok control 16 orang. Data dikumpulkan dengan kuisioner dengan menggunakan angket kemudian dianalisis menggunakan analisis univariabel dan bivariabel. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 32 responden ibu menyusui di suku Timor yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok intervensi jumlah responden 16 ibu nifas dan kelompok kontrol 16 responden ibu nifas, mayoritas pada kelompok intervensi produksi ASI cukup yaitu 14 ibu dan pada kelompok kontrol 7 ibu. Produksi ASI kurang pada kelompok intervensi yaitu 2 ibu dan pada kelompok kontrol 9 ibu. Hasil uji statistik didapatkan bahwa p (sig) adalah 0,009 < 0,05, maka dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi kelor terhadap pengeluaran produksi ASI pada ibu nifas di Kelurahan Manutapen. This research is that influence the utilization of PIK-M by students of D III Midwifery Stikes Maranatha, based on the level of knowledge, attitude, motivation, source of information, facility, socialization and promotion, and SDM PIK-M. Suggestion: increase the willingness of students to take advantage of PIK-M. Kata Kunci : Konsumsi kelor, produksi ASI, ibu nifas, suku timor. Daftar Pustaka : 15 buku, 8 jurnal (2009-2018)

Page 3 of 22 | Total Record : 211