cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN PERILAKU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI KABUPATEN KUNINGAN Amalia, Icca Stella; Annashr, Nissa Noor
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis is an infectious disease that still become public health problem in Indonesia. In 2013 there were 12,714 cases and by 2014 there were 14,932 cases in Indonesia. Kuningan is one of the districts that become filariasis endemic areas in West Java Province. The  objectives  of  the  research was to analyze the sosiodemographic and behavior factors that associated with filariasis. This  research was analytic  survey  approach with case  control  study.  The population of  this research were all of case filariasis in Kuningan in 2017. There were 16 cases of filariasis in Kuningan so all of them were taken as sample. Sampling for control groups conducted with purposive sampling technique. The cases  of  these  research  and  the  controls  were  48 respondents.  The  ratio  of  cases  to the controls 1 : 2 (16 cases : 32 controls). Data collection was taken by observation and interview. After  the collected  the data, it was analyzed by univariate and bivariate analysis by using chi-square test. The result showed that 48 respondents (18 man and 30 woman) with mean 49.1 years old. Independent variabel consist of sosiodemographic (sex, level of education, level of knowledge, type of job, and income) and behavior variable (habit of going out at night, habbit of using repellent, habit of using mosquito net). Bivariate analysis showed that level of knowledge that had significant relationship with filariasis (p = 0.006 OR = 6.943). Based oh the result of this research, it suggested to Dinas Kesehatan Kuningan to improve health promotion program for community.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MAKALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENELITIAN PADA MATA KULIAH UMUM BAHASA INDONESIA DI STIKES YPIB MAJALENGKA Wati, Eti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang sangat kompleks. Banyak   orang   menemui   kesulitan   dalam   menguasai keterampilan menulis.   Penelitian   ini berusaha   menjelaskan   model   pembelajaran   menulis makalah   berbasis   penelitian   yang   dapat diimplementasikan   dalam   MKU   BI (Mata   Kuliah   Umum   Bahasa   Indonesia).   Penelitian   ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan menulis makalah yang dirancang melalui rencana pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dalam suatu penelitian secara mandiri. Model   penelitian   ini   terdiri   dari   lima   langkah,   yaitu   mengidentifikasi masalah,   menyusun strategi   penelitian,   mereproduksi,   merevisi,   dan mempublikasikan   makalah.   Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa memberikan tanggapan   positif   terhadap   penggunaan   model   pembelajaran berbasis   penelitian dalam pembelajaran   menulis   makalah dan terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis makalah sehingga rancangan model pembelajaran menulis makalah berbasis penelitian dapat diimplementasikan dalam MKU BI (Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Antenatal terhadap Persalinan dengan Komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka Tahun 2018 Rohayati, Eti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah persalinan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Cikijing merupakan yang terbanyak di Kabupaten Majalengka yaitu sebanyak 1.062 orang dan jumlah ibu hamil yang mengalami komplikasi juga yang paling tinggi yaitu sebanyak 223 kasus, dibanding kasus yang terjadi di UPTD Puskesmas lainnya di Kabupaten Majalengka tahun 2016. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di UPTD Puskesmas Cikijing sebanyak 1062 orang dengan sampel 100 orang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh paritas terhadap persalinan dengan komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka tahun 2018, ada pengaruh jarak kehamilan terhadap persalinan dengan komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka tahun 2018, ada pengaruh frekuensi antenatal care terhadap persalinan dengan komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka tahun 2018 tidak lengkap dan ada pengaruh kualitas antenatal care terhadap persalinan dengan komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka tahun 2018. Penelitian ini dapat memberikan informasi dan masukan kepada profesi keperawatan mengenai komplikasi pada persalinan yang dapat dicegah melalui pelayanan antenatal yang berkualitas. Bagi UPTD Puskesmas Cikijing agar mempertahankan dan meningkatkan pelayanan pada ibu bersalin terutama yang mengalami komplikasi agar ditangani sesuai dengan SOP, melanjutkan program rujukan sesuai dengan hasil pemeriksaan medis, memberikan konseling kepada ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dan persalinan serta konseling bagi ibu bersalin tentang nutrisi dan perawatan luka paska persalinan.
HUBUNGAN USIA PERKAWINAN, PENDAPATAN DAN PARITAS IBU, DENGAN ADAPTASI PSIKOLOGI MENOPAUSE DI UPTD PUSKESMAS KASOKANDEL KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Indah Indriyani, Yuyun Wahyu
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptasi psikologi merupakan hal penting yang perlu dipertahankan wanita dalam menghadapi perubahan reproduksi pada masa menopause.Adaptasi psikologi perempuan usia menopause di UPTD Puskesmas Kasokandel tahun 2015 sebesar 60,0% kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia perkawinan, pendapatan dan paritas ibu  dengan  adaptasi psikologi menopause di UPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka Tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode analytic dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ibu usia 45-64 tahun sebanyak 347 responden. Sampel penelitian ini berjumlah 78 responden yang diambil melalui teknik accidental  sampling.Data yang digunakan adalah data primer menggunakan kuesioner. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji ChiSquare (α0,05).Hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari setengahnya adaptasi psikologi menopause kategori kurang(60,3%),kurang dari setengahnyausia perkawinan kategoridini (39,7%), lebih dari setengahnya pendapatan ibu rendah (55,1%), kurang dari setengahnya paritas nulipara dan primipara (43,6%). Disimpulkan ada hubungan antara usia perkawinan  dengan adaptasi  psikologi  menopause (ρ 0,023), ada hubungan antara pendapatan dengan adaptasi psikologi menopause (ρ0,002), dan ada hubungan antara paritas dengan adaptasi psikologi menopause(ρ0,001).Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar meningkatkan kualitas kesehatan ibu menopause yang tercakup dalam pengembangan program kesehatan lanjut usia, melalui upaya pengembangan konseling informasi dan edukasi menopause, maupun diagnose pemeriksaan medis ketidak seimbangan hormon, untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam beradaptasi, selama perubahan masa menopause.
HUBUNGAN PENERAPAN PHBS KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA BURUJUL WETAN KECAMATAN JATIWANGI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Heni, Heni; Nurhansyah, Egi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri, parasit maupunvirus serta penyebab lain seperti toksin dan obat-obatan. Kejadian diare pada balita diKabupaten Majalengka paling tinggi terdapat di Kecamatan Jatiwangi yaitu sebesar 9,9%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan PHBS keluarga dengankejadian diare pada balita di Desa Burujul Wetan Kecamatan Jatiwangi KabupatenMajalengka Tahun 2016.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi pada penelitian ini yaitu semua keluarga yang mempunyai balita umur1-5 tahun di Desa Burujul Wetan Kecamatan Jatiwangi sebanyak 580 keluarga dansampelnya sebanyak 85 keluarga dengan teknik proportional to size. Uji hipotesisnyamenggunakan uji chi square pada α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengahnya keluarga dalampenerapan PHBS dengan kategori kurang (40,0%) dan kurang dari setengahnya balitamengalami diare (32,9%). Ada hubungan antara penerapan PHBS keluarga dengankejadian diare pada balita di Desa Burujul Wetan Kecamatan Jatiwangi KabupatenMajalengka Tahun 2016 (p value = 0,003).Upaya untuk menekan angka kejadian diare pada balita maka perlu adanyaintervensi dari petugas kesehatan kepada masyarakat dengan memberikan informasi danpenyuluhan mengenai perilaku hidup yang bersih dan sehat, dan bagi perawat perlumelakukan kunjungan rumah untuk memotivasi ibu meningkatkan perilaku hidup yangbersih dan sehat. Bagi ibu balita agar meningkatkan perilaku hidup yang bersih dan sehatseperti mengatur pola makan yang baik, menjaga keberseihan lingkungan, penggunaan airbersih untuk mencegah anak terserang penyakit diare.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TEPID SPONGE PADA IBU TERHADAP PENANGANAN DEMAM PADA BALITA DENGAN DIAGNOSI OBSERVASI FEBRIS DI RUANG ADE IRMA SURYANI LANTAI 1 RSUD SEKARWANGI KABUPATEN SUKABUMI Asmarawanti, Asmarawanti; Sugihartono, Tri Chandra
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi, penyebaran penyakit sangat cepat dan mudah menyerangkhusunya pada balita, salah satu contohnya yaitu penyakit demam. Saat ini orang tua lebih mengedepankan terapi farmakologi karena dianggap lebih memudahkan, namun sebetulnya terdapat terapi fisik yang efektif untuk menangani demam yaitu tepid sponge. Tepid Sponge adalah kompres dengan sistem blok pada pembuluh darah besar. Pendidikan kesehatan merupakan suatu kegiatan yang mampu merubah pengetahuan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok untuk menjadi lebih baik. Penanganan demam dengan teknik tepid sponge merupakan terapi fisik yang efektif untuk mengurangi demam pada balita, sehingga pemberian pendidikan kesehatan penanganan demam tepid sponge merupakan tindakan yang mampu merubah sikap dan perilaku seseorang dalam menangani demam khususnya pada ibu. Penelitian ini menggunakan quasy experiment. Populasi dalam penelitian ini 17responden dan sampel yang diambil sebanyak 17 responden. Penelitian ini menggunakan rumus Uji McNemar. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu p-value = 0.001. penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pada ibu terhadap penanganan demam pada balita dengan diagnosis observasi febris di Ruang Ade Irma Suryani RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitikedepannya bisa melakukan penelitian dengan judul yang sama namun variabel yang berbeda.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG 3M PLUS TERHADAP SIKAP KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Agustini, Aat
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang mengandung virus Dengue. Salah satu pencegahan penyakit ini yaitu dengan meningkatkan kegiatan 3M Plus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang 3M Plus terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah. Metode penelitian yaitu pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design dengan seluruh jumlah sasaran keluarga dalam pencegahan DBD Sebanyak 21 keluarga (Total Sampling) Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral, uji normalitas dan analisis bivariat dengan uji tberpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah sebelum pendidikan kesehatan tentang 3M Plus sebesar 59,95 dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 75,95. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang 3M Plus terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah ( value = 0,001). Simpulan Petugas kesehatan hendaknya memberikan pendidikan kesehatan dengan cara yang lebih efektif seperti dengan cara pemberian leaflet atau demonstrasi yang menarik sehingga lebih dipahami dan dimengerti oleh keluarga dan keluarga lebih aktif mencari informasi baik dari media maupun dari petugas kesehatan.
Analisis Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dalam Mpower Sebagai Upaya Intensi Berhenti Merokok Remaja Putra Dewi, Lelin Parlina
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang memberikan dampak besar bukan hanya pada diri perokok tetapi juga orang di sekitarnya. Merokok tidak hanya memberikan dampak kesehatan, tetapi juga sosial budaya dan ekonomi. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menurunkan prevalensi perokok serta meningkatkan lingkungan bebas rokok di tempat umum.8 WHO dalam Framework Convention on Tobacco Control (FTCT) telah menyusun strategi digunakan oleh negara-negara anggota dalam melakukan pengendalian epidemi tembakau. Strategi MPOWER ini berisi langkah-langkah berupa M untuk Monitor tobacco use and prevention policies, P untuk Protect people from tobacco, O untuk Offer help to quit tobacco use, W untuk Warn about the dangers of tobacco, E untuk Enforce bans on tobacco advertising, promotion and sponsorship, dan R untuk Raise taxes on tobacco. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran pemerintah daerah terhadap MPOWER pada intensi berhenti merokok remaja putra. Metodologi Desain yang digunakan adalah kualitatif. Subyek penelitian adalah stakeholder dari instansi pemerintah yaitu Dinas pendidikan, Dinas Kesehatan, kepala sekolah SMA/sederajat, pimpinan pondok pesantren, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka yang diambil secara purposive. Saran ditujukan bagi Pemerintah kabupaten Majalengka, diharapkan segera membuat draft Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sehingga masalah rokok memiliki payung hukum yang jelas dan bagi Perawat diharapkan menjadi referensi yang bernilai untuk memaksimalkan kinerja dalam menangani remaja yang merokok juga penyakit-penyakit yang ditimbulkannya.
FAKTOR-FAKTOR INDIVIDU YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIGASONG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Suharno, Suharno
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi termasuk ke dalam kelompok sepuluh besar penyakit dengan angkakematian yang cukup tinggi. Kejadian hipertensi di UPTD Puskesmas Cigasong tahun2017 sebesar 32,41% dari 6.651 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuifaktor-faktor individu yang berhubungan dengan kejadian hipertensi.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasinya yaitu seluruh pasien di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cigasongbulan Januari-Februari sebanyak 186 orang dan sampelnya 64 orang (simple randomsampling). Uji hipotesis yang digunakan uji chi square pada α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur ( value = 0,011),kebiasaan merokok ( value = 0,014) dan obesitas ( value = 0,012) dengan kejadianhipertensi, serta tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi ( value= 0,215).Petugas kesehatan perlu memberikan perawatan sesuai dengan prosedur kepadapasien hipertensi dan memberikan penyuluhan pada masyarakat mengenai perilaku hidupsehat untuk mencegah penyakit hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN PERTAMA (K1) IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2018 Nugraha, Yophi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (K1) harus segera dilaksanakan begitu terjadi kehamilan yaitu ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan dan dilaksanakan terus secara berkala selama kehamilan. UPTD Puskesmas Jatitujuh merupakan Puskesmas di Kabupaten Majalengka pada tahun 2018 dengan kunjungan K1 ibu hamil paling rendah yaitu sebanyak 55 ibu hamil target 100%.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jatitujuh Kabupaten Majalengka tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional, populasi penelitiannya yaitu seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jatitujuh Kabupaten Majalengka tahun 2018 sebanyak 55 orang ( Total Sampling). Analisis data terdiri dari analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menyatakan bahwa lebih dari setengahnya (64,6%) ibu hamil melakukan kunjungan pertama (K1) tidak tepat waktu, lebih dari setengahnya (52,4%) ibu hamil motivasinya rendah, lebih dari setengahnya (51,2%) ibu hamil jarak rumah ke tempat pelayanannya jauh dan kurang dari setengahnya (32,9%) ibu hamil yang dukungan suaminya kurang. Terdapat hubungan antara motivasi (p value = 0,029), jarak rumah ke tempat pelayanan (p value = 0,044) dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamil, namun tidak ada hubungan antara dukungan suami (p value = 0,134) dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamil. Perlunya dilakukan penyuluhan dan pemberian informasi mengenai kunjungan pertama pada ibu-ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jatitujuh oleh petugas kesehatan diantaranya melalui kegiatan posyandu yang dilakukan secara rutin.

Page 5 of 22 | Total Record : 211