cover
Contact Name
Khairun Nisa
Contact Email
nisakhairun2206@gmail.com
Phone
+6282165106772
Journal Mail Official
jurnalkomunitasb@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jln. Jend. Ahmad Yani, Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Komunitas Bahasa
Published by Universitas Asahan
ISSN : 22523480     EISSN : 27753476     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Komunitas Bahasa menerbitkan manuskrip tentang penelitian pengajaran bahasa, sastra, dan linguistik. Jurnal Komunitas Bahasa menampilkan kebaruan penelitian dan signifikansi untuk kemajuan ilmu pengetahuan di salah satu bidang manuskrip yang diterbitkan. Jurnal ini menerima kiriman dari seluruh dunia dan juga dari Indonesia. Naskah yang diterbitkan termasuk. Ilmu bahasa; fonologi, morfologi, sintaksis, analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, dan analisis wacana kritis Sastra: studi sastra lokal, sastra Indonesia, sastra anak, studi sastra untuk pendidikan karakter, dan studi sastra lainnya. Linguistik dan Sastra Indonesia: pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, penilaian, pembelajaran bahasa Indonesia lintas kurikulum, teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, keterampilan berbahasa, dan analisis pembelajaran bahasa Indonesia lainnya. Dewan redaksi ingin menerima naskah yang dikirimkan melalui sistem pengiriman online. Penulis berharap untuk mempublikasikan penelitian di jurnal ini harus memastikan bahwa manuskrip memenuhi ruang lingkup dan pedoman pengajuan jurnal. Untuk informasi lebih detail, silakan merujuk ke syarat dan ketentuan Jurnal Komunitas Bahasa.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): April 2024" : 9 Documents clear
Analisis kesalahan tataran fonologi pada karangan narasi siswa kelas 4 SDN 1 Ketilengsingolelo Anggita Mega Satria; Emilia Ulfa; Nida Khusnun Nabila; Rani Setiawaty
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3858

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan fonologi dan mengetahui hasil analisis bentuk kesalahan berbahasa dalam tataran fonologi pada teks narasi yang ditulis oleh siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari karangan teks narasi siswa kelas IV SD dengan Teknik pengumpulan data yakni observasi dikelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo yang kemudian menggunakan dokumentasi pengumpulan hasil karangan teks narasi siswa sebagai Teknik dasar analisis datanya.  Dapat disimpulkan hasil analisis penulisan laporan hasil observasi siswa kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo menunjukkan bahwa banyak kesalahan berbahasa. Salah satu penyebab kesalahan berbahasa adalah siswa tidak memperhatikan kaidah kebahasaan dan sering menyingkat kata yang tidak sesuai dengan kaidah. Selain itu, bahasa ibu dan bahasa kedua siswa berpengaruh, serta lingkungan formal dan informal juga dapat memengaruhi pemahaman siswa terhadap kosakata baku.
Strategi kesantunan berbahasa dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata Eva Fitrianti; Novi Fitriani
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.4177

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi kesantunan berbahasa dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber datanya berupa novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Teknik pengumpulan data adalah teknik analisis dokumen dan isi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi teori. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi kesantunan dalam novel Guru Aini karya Andrea merupakan strategi kesantunan berbahasa langsung dan tidak langsung. Realisasi kesantunan berbahasa diwujudkan dalam bentuk maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan hati, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim simpati, dan maksim persetujuan. Strategi dan bentuk kesantunan berbahasa diharapkan dapat diwujudkan dalam suatu komunikasi sehingga komunikasi dapat tercapai dan saling menguntungkan, tanpa menimbulkan konflik antarpeserta tutur, meningkatkan citra diri, dan menumbuhkan kepekaan sosial yang tinggi.
Analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi pada karangan narasi peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo Masayu Adiana Larasati; Dika Aida Husna; Sefi Nengtias; Rani Setiawaty
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa tataran morfologi pada karangan narasi peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berasal dari karangan narasi peserta didik kelas IV, sedangkan data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi jenis kesalahan morfologi yang sering muncul pada karangan narasi peserta didik. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kesalahan morfologi yang perlu diperbaiki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas IV SDN 1 Ketilengsingolelo cenderung melakukan kesalahan berbahasa tataran morfologi, seperti penggunaan kata benda, kata kerja, dan imbuhan yang tidak sesuai kaidah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian khusus dalam pembelajaran morfologi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik.
Analisis pesan moral dalam sinetron Preman Pensiun karya Aris Nugraha Novi Indriyani; Alfitriana Purba
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3541

Abstract

Sinetron ini dengan cepat diterima oleh masyarakat karena umumnya menggambarkan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Pesan yang diungkapkan dalam sinetron ini adalah realitas moral atau pesan etika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pesan-pesan moral yang terkandung dalam tujuh tayangan Sinetron Preman Pensiun pada periode tanggal 02-19 Desember 2022. Sinetron ini mengisahkan tentang kehidupan para preman yang telah pensiun di sebuah terminal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data deskriptif menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce. Peneliti melakukan pengamatan dan pemilihan dialog serta gambar yang secara menyeluruh terkait dengan simbol-simbol moral. Dialog-dialog tersebut ditranskrip secara langsung dan disajikan dalam bentuk tabel dengan tiga komponen utama, yaitu tanda, objek, dan makna. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan  pesan moral di antaranya sebagai berikut: pesan moral pribadi: sopan santun, ramah tamah, sikap peduli, tolong menolong, suka berbagi, dan mengucapkan terimakasih; pesan moral keluarga: berprasangka baik terhadap orangtua dan memiliki sikap membantu terhadap sesama, moral bermasyarakat: membantu dan tolong-menolong, memiliki etika, menjaga kelestarian lingkungan dan saling menghargai; dan pesan moral beragama: bersilaturrahmi, rukun damai, tidak pendendam, selalu ingat Allah, bersyukur kepada Allah SWT, husnuzan, dan saling memaafkan.
Fenomena penamaan kuliner dengan teknik akronim gaul Novi Ari Rahmawati Wahyudi; Dewi Kusumaningsih
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.4004

Abstract

Fenomena kuliner yang melesat tidak hanya berpengaruh pada rasa namun juga berpengaruh pada nama kuliner itu sendiri. Nama yang unik ikut menjadi daya tarik tersendiri di masyarakat. Nama unik tersebut merupakan akronim. Akronim adalah singkatan kata dengan menggabungksn huruf awal, suku kata, ataupun gabungan huruf kata dari himpunan kata yang digunakan sebagai kata. Penamaan yang muncul pada menu kuliner dengan nama- nama berupa akronim ini dimanfaatkan pedagang agar pengucapannya mudah sehingga pelangan atau konsumen mampu mengingatnya. Akronim terbentuk karena mengalami proses- proses, yang diklasifikasikan. Hasil penelitian ini dimaksud untuk menggali lebih dalam terkait pembentukan akronim pada nama kuliner dan makna konteks yang diharapkan oleh penjual. Dimana ditemukan 20 data nama kuliner, dari nama tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam 7 proses pembentukan akronim. Bentuk tampilan nama kuliner yang berbeda pada umumnya itu diharapkan dapat meningkatkan penjualan.
Analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik pada novel “Imperfect” karya Meira Anastasia Jihan Purnamanda Br. Sinuhaji; Alfitriana Purba
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3542

Abstract

Penelitian ini membahas tentang unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik pada novel “Imperfect” karya Meira Anastasia. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif analisis data deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur intrinsik dan ekstrinsik pada novel “Imperfect”.Sumber data  yang digunakan yaitu novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Membaca berulang-ulang novel, menghayati dan memahami, menganalisis data dari isi pada novel, menandai isi dari unsur-unsur yang terdapat, menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 7 Unsur Intrinsik yaitu: Tema yang diambil tentang perjuangan seorang istri dari public figure yang mendapat komentar-komentar negatif sehingga menjadi insecure dan bangkit menjadi bersyukur. Alur yang digunakan dalam novel ini yaitu Alur maju. Tokoh utama dalam cerita novel ini yaitu Aku. Amanat dalam novel yaitu tidak perlu insecure dengan segala kondisi kita ubahlah inscure menjadi bersyukur.Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 2 Unsur Ekstrinsik yaitu Nilai Moral berperilaku dan bertutur baik terhadap sesama manusia dan Nilai Sosial Menghargai setiap perbedaan mau itu fisik dan lainnya. 
Penggunaan fitur emoticon dalam bahasa komunikasi digital: Problematika isi dan makna Thalia Aurora Wardani Putri; Benedictus Sudiyana
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3973

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi pola komunikasi masyarakat secara tidak langsung ikut terpengaruhi. Komunikasi yang awalnya dilakukan secara langsung menjadi lebih mudah dengan adanya komunikasi digital meskipun terpisah oleh jarak. Namun, komunikasi ini memiliki keterbatasan dalam penyampaiannya karena tidak menyertakan ekspresi ataupun emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan yang mendorong penggunaan fitur emoticon dan pentingnya fitur tersebut dalam komunikasi digital di WhatsApp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui teknik simak, catat dan dokumentasi. Teknik dokumentasi dengan mengumpulkan screenshoot kegiatan chatting dalam komunikasi digital di WhatssApp dan analisis sumber data. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa penggunaan fitur emoticon dalam media sosial WhatssApp mempunyai tujuan yang beragam dan memberikan makna tersendiri karena dapat mempertegas isi pesan dengan adanya ekspresi atapun emosi dari penggunaan emoticon.
Analisis kesalahan berbahasa pada karangan narasi siswa kelas V SD Ronggo 03 Nabila Fatimatuz Zahro; Cindy Fajar Ariani; Listiyafatul Faizah; Erika Diah Pangestuti; Rani Setiawaty
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3855

Abstract

Mengetahui bagaimana siswa SD Negeri Ronggo 03 Kabupaten Pati dalam menghadapi kesalahan berbahasa menjadi tujuan utama penelitian ini. Penelitian semacam ini disebut sebagai penelitian kualitatif. Kumpulan data penelitian ini mencakup informasi fonologis dan morfologis. Data penelitian ini berasal dari karangan narasi yang ditulis oleh siswa SD Negeri Ronggo 03 Kabupaten Pati. Metode pengumpulan informasi meliputi mencatat, mengamati, dan mendokumentasikan temuan. Asisten peneliti penelitian dari SD Negeri Ronggo 03 Kabupaten Pati ini menemukan sejumlah permasalahan: kesalahan penulisan kalimat, kesalahan penulisan huruf kapital, penghapusan huruf kapital, penghapusan dan perubahan fonem konsonan, kata kurang tepat, penggunaan kata kurang tepat, penggunaan kata dasar dan tidak baku. 
Ilocutionary speect act used in advertisement in Radio Damai FM Pariaman Annisa Ainur Rahman; Herlin Triana; Rohaidah Binti Haron; Vivi Indriyani
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i1.3887

Abstract

Very significant technological developments do not hamper the existence of radio as one of the broadcast communication media. Various advertisements still trust radio as a distributor of information that has the potential to influence the public to promote a product. One of his efforts is to design unique and interesting communication. For this reason, this study examines the use of illocutionary speech acts in advertisements on Radio Damai FM Pariaman. There are various forms of speech acts in communication designed by the advertisements delivered. The method in this study is a qualitative-descriptive method. Based on the results of the study, it was found that the form of speech acts was 18.4%, 2) Directive as much as 39.5%, 3) Commissive as much as 15.8%, 4) Expressive 26.3%. The dominant speech act is a directive speech act because advertising in conveying information is more persuasive. It can be concluded that the speech acts used by advertisements on the radio in informing something not only about creating interesting language to influence radio listeners but can also have implications for learning in schools related to advertising text lessons and language skills.

Page 1 of 1 | Total Record : 9