cover
Contact Name
Ahmad Fauzi
Contact Email
upt.penerbitan.uij@gmail.com
Phone
+6282234175064
Journal Mail Official
ahmadfauzi.12081989@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Mojo No. 101 Kaliwates Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja
ISSN : 24603325     EISSN : 28082109     DOI : https://doi.org/10.56013/jpka
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja merupakan Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas topic Pendidikan dan Kajian Aswaja. Jurnal Kajian ini di kelola oleh Penerbit UIJ Kyai Mojo dan terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER" : 6 Documents clear
Implementasi Nilai-Nilai Keagamaan pada Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Jember Nuzzulul Ulum
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.482 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1158

Abstract

Dengan ilmu pengetahuan dan ilmu pendidikan manusia bisa merasakan manfaatnya, dari yang awalnya tidak bisa menjadi bisa , dari yang tidak tahu menjadi tahu, maka tanpa adanya pendidikan pasti taraf kedewasaannya tidak akan tercapai,dan pasti akan berakibat pada tingkah laku manusia tersebut, apalagi dalam pendidikan akhlak, apabila seseorang memiliki akhlak yang baik pasti seseorang tersebut telah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bagaimana implementasi nilai-nilai keagamaan pada peserta didik di Madarasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Suci yang meliputi nilai akidah, syari’ah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengumpulan data penelitian ini dilakukan 3 cara yakni : Observasi, Interview, dan Dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa MI Raudlatul Ulum. Analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif dengan informan meliputi: Kepala madrasah, Guru, tata usaha, dan masyarakat. Dengan metode penelitian yang berlandaskan pada analisis fenomenalogis digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai keagamaan terbukti dapat meningkatkan tingkah laku siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan peningkatan yang berperilaku sopan dengan akhlak yang semakin baik, namun upaya peningkatan masih perlu ditingkatkan dan peran serta orang tua yang tidak kalah pentingnya pada siswa di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Jember. Kata Kunci: Implementasi, nilai-nilai keagamaan
Pendidikan Sepanjang Hayat dan Berbagai Implikasinya Hj. Marfu’ah
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.148 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1159

Abstract

Dalam penulisan ini, tujuannya adalah ingin menemukan pengertian pendidikan sepanjang hayat, pola penerapannya, dan penanganan berbagai implikasi pendidikan sepanjang hayat. Melalui pelayanan pendidikan yang terorganisir dan sistematis. Hasil yang diperoleh antara lain:1. Pendidikan Sepanjang Hayat adalah pendidikan yang bisa dilaksanakan dimana saja, kapan saja , tanpa batas usia. Pendidikan Sepanjang Hayat juga berfungsi mengembangkan potensi manusia selama hidup, baik melalui institusi maupun pengalaman hidupnya. Sedankan penerapan pendidikan sepanjang hayat dapat dilaksanakan melalui pendidikan formal,pendidikan in formal dan pendidikan non formal.implikasi pendidikan sepanjang hayat yang berkembang di masyarakat hendaknya dikelola melalui pendidikan non formal secara sistematis. Kata Kunci: Pendidikan Sepanjang Hayat , berbagai implikasi.
Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Dalam Pembinaan Kualitas Santri Moh Qurtubi; Saman Hudi
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.353 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1160

Abstract

Pondok Pesantren pada dasarnya tidak menggunakan batasan umur jangka waktu pendidikan. Dengan demikian sesungguhnya Pondok Pesantren merupakan pendidikan seumur hidup atau life long education. Yang artinya seluruh anggota masyarakat boleh menjadi santri untuk selamanya jika ia menghendaki. Atau sewaktu-waktu pindah untuk mencari guru di Pondok Pesantren lain atau pulang ketempat asal bila telah merasa cukup dan mampu mengembangkan diri sendiri. Sekalipun demikian prinsip tersebut dikemudian hari tidak mutlak berlaku seluruhnya, sebab terdorong oleh kesadaran pentingnya daya guna dan hasil guna pendidikan, maka lambat laun dibentuklah madrasah dalam lingkup Pondok Pesantren yang mengenal batas-batas waktu dan jenjang pendidikan. Hal ini jelas memposisikan pendidikan agama sebagai salah satu muatan wajib dalam kurikulum pendidikan apapun. Disamping itu diakui secara jelas bahwa, yang menjadi persoalan bagaimana pendidikan Islam itu sendiri menempatkan dirinya pada posisi yang tepat dan strategis sehingga dapat mewujudkan eksistensinya. Keberadaan Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat sejak 500 tahun yang silam, yakni ketika Syekh Malik Ibrahim memperkenalkan Pondok Pesantren pertama kalinya di Gresik. Namuin demikian Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan, masih belum banyak diketahui masyarakat secara mendalam, meski ia telah tumbuh cukup lama ditengah-tengah msyarakat Indonesia. Kata Kunci : Sistem Pendidikan, Pondok Pesantren, Pembinaan, Kualitas Santri
Strategi Remedial Teaching Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Siswa di Masa Covid 19 di Sekolah MI Riyadut Tholibin Abdullah Hasbi, Jasuli
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.06 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1161

Abstract

Guru adalah salah satu komponen penting dalam pendidikan yang wajib bertanggung jawab atas terselenggaranya proses pembelajaran. Dengan peran dan tanggung jawab guru tersebut diharapkan tidak terjadi kesulitan dalam pembelajara. Namun bila terjadi kesulitan dalam pembelajaran diharapkan guru membuat strategi yang baik sehingga kesulitan belajar yang dialami siswa dapat diselesaikan dengan baik. Setiap individu memang tidak ada yang sama, perbedaan individual inilah yang menyebabkan perbedaan tingkah laku belajar dikalangan peserta didik. Dalam keadaan peserta didik tidak dapat belajar sebagaimana mestinya, itulah yang disebut kesulitan belajar. Fokus penelitian ini yaitu Bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pelaksanaan Remidial Teaching siswa MI Riyadut Thalibin di Masa Covid 19. Penelitian menggunakan prosedur penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang sifat-sifat (karakteristik). Dalam penelitian ini memperoleh dua kesimpulan, yaitu kesimpulan umum dan khusus. Kesimpulan umum yaitu: Strategi Remedial Teaching Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Siswa di Masa Covid 19 di Sekolah MI Riyadut Tholibin dapat dikatakan baik. Dalam mengatasi kesulitan belajar siswa guru aktif dalam melakukan perbaikan, perbaikan tersebut bisa dilakukan dengan kerjasama antara pihak kepala sekolah, tenaga pendidik lain, waka kurikulum dan siswa. Sedangkan kesimpulan umum berisi : 1) mendiagnosis kesulitan belajar, dengan cara mengetahui jenis kesulitan belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, 2) menganalisis kesulitan belajar, dengan cara Menentukan bidang kecakapan tertentu yang dianggap bermasalah dan memerlukan perbaikan. 3) remedial teaching, dengan cara, menentukan tindakan yang harus di lakukan, bimbingan khusus, pengukuran kembali terhadap prestasi belajar peserta didik, dan kemudian dilakukan re-evaluasi dan re-diagnostik. Kata Kunci : Strategi, Remedial Teaching, Guru PAI, Covid 19
Peranan Motivasi Belajar Terhadap Aktifitas Belajar Siswa Teguh Karya Pamungkas
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.959 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1162

Abstract

Motivasi memiliki peranan yang penting dalam suatu proses belajar mengajar, terutama dalam peningkatan kualitas hasil belajar, dan dalam rangka meningkatkan kemauan dan keinginan belajar bagi peserta didik. Motivasi merupakan factor penentu apakah peserta didik akan berhasil dalam proses belajar mengajarnya ataupun akan menemukan kegagalan tergantung dari motivasi yang dimilikinya. Demikian juga dalam hal aktifitas belajar, karena aktifitas belajar adalah merupakan aktifitas yang memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar atau kualitas pembelajaran. Aktifitas belajar siswa dan motivasi siswa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, dalam rangka kelangsungan proses belajar mengajar, motivasi bertujuan untuk memberikan semangat dan dorongan kepada peserta didik agar mampu dan mau menjalankan aktifitasnya sebagai seorang pelajar. Dalam penelitian ini dibagi dua bagian, bagian pertama tentang kajian teori, bagian yang kedua membahas hasil empiris. Pembahasan teoritis merupakan pembahasan melalui studi kepustakaan, sedangkan pembahasan empiris diperoleh dari pengumpulan data dengan menggunakan metode angket, observasi, interview, dan dokumenter. Sedangkan penentuan sampel dengan tehnik proporsional random sampling dari data yang diperoleh, diuji dengan menggunakan analisa data statistik dengan menggunakan rumus prosentase. Adapun kesimpulan yang diperoleh adalah Peranan motivasi terhadap aktifitas belajar siswa dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan hasil yang baik. Dengan perolehan angka prosentasi Motivasi ekstrinsik 74.8% dan motivasi instrinsik 85 % maka sama dengan 79.9 % dan aktifitas belajar di sekolah 76.4% dan aktifitas dirumah 80.8%, maka sama dengan 78.6 % sehingga 79.25 yang berarti baik. Kata Kunci: Motivasi; Aktivitas; Belajar Siswa;
Model Pendidikan Akhlak dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Anis Rofi Hidayah
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1918

Abstract

Akhlak atau karakter merupakan hal yang sangat penting dan mendasar. Akhlak dan karakter adalah mustika hidup yang membedakan manusia dengan mahluk yang lain seperti hewan. Akhlak atau karakter adalah persoalan yang paling krisual yang harus direspon oleh dunia pendidikan. Dalam hal ini, pendidikan akhlak merupakan tujuan tertinggi dalam islam, karena pada prinsipnya penanaman akhlak merupakan aktifitas pokok dari keseluruhan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Rasulullah. Pendidikan yang baik harus bisa menanamkan akhlak kedalam peserta didik, agar dapat memunculkan sifat, pemikiran dan perilaku atau karakter terpuji. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah Madrasah Tsanawiyah Raudlatus Syabab Sumber Wringin Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Penentuan Informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan akhlak dalam membentuk karakter santri adalah dengan menggunakan model keteladanan, pembiasaan dan kedisiplinan.. Implementasi pendidikan akhlak dalam membentuk karakter santri dilakukan oleh sekolah berkerja sama dengan Pesantren diterapkan pengajian. sumber materi yang di gunakan selain matapelajaran Akidah Akhlak juga diambil dari beberapa kita antaranya: Taisirul Kholaq, Akhlakul Lilbanat, Ta’lim Muta’alim, dan Bidayatul Hidayah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6