cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 44 Documents clear
KEPEMIMPINAN ADAPTIF DI ERA VUCA: STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA KETIDAKPASTIAN DAN KOMPLEKSITAS DUNIA PENDIDIKAN Imadoeddin, Imadoeddin; Taufik, Achmad; Bari, Abdul; Syaiful, Syaiful
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6578

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine in-depth the adaptive leadership strategies implemented by school principals in facing the challenges of education in the VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) era. A qualitative approach with a case study design was used in this study, with research locations in several secondary schools in Pamekasan Regency, East Java. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation analysis, then analyzed using thematic analysis techniques. The results indicate that successful school principals in the VUCA context tend to display strong systemic thinking skills, make flexible decisions, and build open and collaborative communication with all school stakeholders. The identified adaptive strategies include restructuring teacher roles in emergency situations, strengthening a reflective culture in schools, strategically utilizing technology, and developing external networks to address resource constraints. On the other hand, key challenges to adaptive leadership include resistance to change from within the organization, frequently changing central policies, and limited human resource capacity at the local level. This study makes a theoretical contribution to the educational leadership literature by emphasizing the importance of a context-based adaptive approach in school management. Furthermore, the findings of this study offer practical implications for the development of principal training and education policy reform at the regional level. Recommendations for further research include the development of a more comprehensive adaptive leadership model and quantitative studies to broaden the generalizability of the findings. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi kepemimpinan adaptif yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan lokasi penelitian di beberapa sekolah menengah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang berhasil dalam konteks VUCA cenderung menampilkan kemampuan tinggi dalam berpikir sistemik, mengambil keputusan secara fleksibel, serta membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan sekolah. Strategi adaptif yang diidentifikasi antara lain: restrukturisasi peran guru dalam situasi darurat, penguatan budaya reflektif di sekolah, pemanfaatan teknologi secara strategis, serta pengembangan jejaring eksternal untuk menghadapi keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, tantangan utama kepemimpinan adaptif meliputi resistensi perubahan dari internal organisasi, kebijakan pusat yang sering berubah, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur kepemimpinan pendidikan dengan menegaskan pentingnya pendekatan adaptif berbasis konteks dalam manajemen sekolah. Selain itu, hasil penelitian ini juga menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan pelatihan kepala sekolah dan reformasi kebijakan pendidikan di tingkat daerah. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup pengembangan model kepemimpinan adaptif yang lebih komprehensif dan studi kuantitatif untuk memperluas generalisasi temuan.
KEPEMIMPINAN SEKOLAH DI ERA DIGITAL: STUDI KUALITATIF STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA PERUBAHAN Anam, Syaiful; Habibi, Nur Syakherul; Firdaus, Sukma Umbara Tirta
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6579

Abstract

ABSTRACT Digital transformation in education demands a fundamental shift in the way schools are managed, particularly at the leadership level. Principals, as learning leaders, are required not only to understand technology but also to strategically manage organizational culture change. This study aims to uncover principals' leadership strategies in managing digital-based change at the junior high school level. The approach used was a qualitative interpretive approach with a multiple case study design, involving principals from public and private junior high schools in Pakong District, Pamekasan Regency, who have experience in digital transformation. Data collection techniques included in-depth interviews, limited observation, and documentation studies. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, while validity was maintained through triangulation of sources and methods. The study's findings are divided into three main themes. First, the meaning of digital leadership is reflectively interpreted by principals as the ability to integrate technological vision with participatory leadership values. Second, the managerial strategies employed include strengthening teacher capacity, digitizing standard operating procedures (SOPs) and quality control, and optimizing digital communication platforms. Third, the main challenges faced are teacher resistance, infrastructure inequality, and resource limitations, but these are offset by innovative solutions and local best practices. This study provides theoretical contributions to the development of a locally context-based digital leadership model, as well as practical implications for policymakers designing programs to improve the capacity of school principals to manage change in the digital era. ABSTRAK Transformasi digital dalam pendidikan menuntut pergeseran mendasar dalam cara sekolah dikelola, khususnya pada level kepemimpinan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran dituntut tidak hanya mampu memahami teknologi, tetapi juga mengelola perubahan budaya organisasi secara strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola perubahan berbasis digital di tingkat sekolah menengah pertama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan desain studi kasus multipel, melibatkan kepala sekolah dari SMP negeri dan swasta di Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, yang telah memiliki pengalaman dalam transformasi digital. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi terbatas, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, sedangkan validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan studi ini terbagi dalam tiga tema utama. Pertama, makna kepemimpinan digital dimaknai secara reflektif oleh kepala sekolah sebagai kemampuan mengintegrasikan visi teknologi dengan nilai-nilai kepemimpinan partisipatif. Kedua, strategi manajerial yang digunakan meliputi penguatan kapasitas guru, digitalisasi SOP dan kontrol mutu, serta optimalisasi platform komunikasi digital. Ketiga, tantangan utama yang dihadapi adalah resistensi guru, ketimpangan infrastruktur, dan keterbatasan sumber daya, namun diimbangi oleh solusi inovatif dan praktik baik lokal. Studi ini memberikan kontribusi teoritis pada pengembangan model kepemimpinan digital berbasis konteks lokal, serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan untuk merancang program peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam mengelola perubahan di era digital.
STUDI LITERATUR KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP KUALITAS GURU Laa, Raspa; Subagyo, Ahmad; Sofyan, Muhammad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6835

Abstract

This research is motivated by the strategic role of Islamic education in shaping national character and the historical gap between its ideal potential and the reality of policies that often marginalize teacher quality, particularly in the teaching profession. Although numerous studies discuss Islamic education policy in general, few analyze its direct impact on teacher quality. Therefore, this research focuses on examining the causal relationship between Islamic education policy and improving teacher quality, encompassing competency, professionalism, and well-being. This research employed a library research method with a qualitative descriptive-analytical approach. Primary and secondary data from various literature were analyzed using content analysis and validated through source triangulation. Key findings confirm that effective policies influence teacher quality through three main domains: establishing competency standards, implementing ongoing professional development, and providing a supportive evaluation system. It concludes that Islamic education policy must be designed as a comprehensive, supportive ecosystem that not only sets high standards but also proactively addresses implementation barriers such as workload and resource constraints, to ensure holistic and sustainable teacher quality improvement. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis pendidikan Islam dalam membentuk karakter bangsa dan adanya kesenjangan historis antara potensi idealnya dengan realitas kebijakan yang seringkali memarginalkan kualitasnya, terutama pada aspek guru. Meskipun banyak kajian membahas kebijakan pendidikan Islam secara umum, masih sedikit yang menganalisis dampaknya secara langsung terhadap kualitas guru. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk mengkaji hubungan kausal antara kebijakan pendidikan Islam dengan peningkatan kualitas guru, yang mencakup kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data primer dan sekunder dari berbagai literatur dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Temuan utama menegaskan bahwa kebijakan yang efektif memengaruhi kualitas guru melalui tiga ranah utama: penetapan standar kompetensi, penyelenggaraan pengembangan profesional berkelanjutan, dan sistem evaluasi yang suportif. Disimpulkan bahwa kebijakan pendidikan Islam harus dirancang sebagai ekosistem pendukung yang komprehensif, yang tidak hanya menetapkan standar tinggi tetapi juga secara proaktif mengatasi hambatan implementasi seperti beban kerja dan keterbatasan sumber daya, guna memastikan peningkatan kualitas guru secara holistik dan berkelanjutan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI INPRES BAJO Fahirah, Jihan; Hastuti, Intan Dwi; Anwar, Khairil
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6836

Abstract

This study aims to determine the implementation of the independent curriculum at SDN Inpres Bajo by starting from the planning stage of the implementation of the independent curriculum, the process of implementing the independent curriculum, and the process of evaluating the implementation of the independent curriculum at SDN Inpres Bajo. The type of research used in this study is a qualitative approach. A qualitative research approach that produces descriptive data in the form of written words or writings from people or research behavior based on the philosophy of postpositivity, is used to research the conditions of natural objects. Data collection techniques are carried out through triangulation (combined), data analysis is inductive and the results of qualitative research emphasize meaning rather than generalization. Data collection procedures used in this study are analysis, interviews, and documentation. The data analysis process used is data reduction, data presentation and drawing conclusions. This shows that the implementation of the independent curriculum at SDN Inpres Bajo has gone well, however there are several challenges faced, teachers are required to be more creative in preparing teaching media and also teaching modules that are appropriate to the material being taught. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelemntasi kurikulum merdeka di SDN Inpres Bajo dengan memulai dari tahap perencanaan implementasi kurikulum merdeka, proses pelaksanaankurikulum merdeka, serta proses evaluasi pelaksanaan kurikulum merdeka  di SDN Inpres Bajo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penenlitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif yang menghasilkan data dekriptif berupa kata-kata tertulis atau tulisan dari orang-orang atau perilaku penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, di gunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Teknik  pengumpulan data dilakukan secara tringulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif dan hasil penenlitian kualitatif menekankan pada makna dari pada generalisasi. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hal ini menujukan bahwa implementasi  kurikulum merdeka di SDN Inpres Bajo  sudah berjalan dengan baik, akan tetapi ada beberapa tantangan yang dihadapi, guru di tuntut menjadi lebih kreatif dalam mempersiapkan media ajar dan juga modul ajar yang sesuai dengan materi yang di ajarkan.