cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Sekretariat PGRI Kota Madiun Jl.Tanjung Manis, Madiun
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru
ISSN : 27218767     EISSN : 27221067     DOI : -
Core Subject : Education,
Berisi karya ilmiah tentang usaha-usaha pengembangan pendidikan,Hasil dari penelitian dari insan pendidik dan insan yang peduli dengan pendidikan,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Proses Pembelajaran Dengan Menerapkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Melalui Supervisi Akademik Di SD Negeri Sidomulyo 01 Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020 Rupi'ah, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi/kemampuan guru dalam menggunakan TIK masih rendah, sehingga dalam pelaksanaan prosespembelajaran menjadi kurang efektif dan efisien karena hanya cenderung melaksanankan tugas secara rutinitas dan mengenyampingkan kemajuan iptek pembelajaran. Hal ini tentu suatu kendala/ hambatan bagi guru dan ketercapaian tujuan sekolah. Untuk menjawab hal itu, penulis mencoba memberi solusi kepada guru-guru untuk menerapkan pembelajaran berbasis TIK dalam pembuatan perangkat pembelajaran seperti : silabus, RPP, alat peraga, teknik pengumpulan data, dan pembuatan instrumen-instrumen pembelajaran yang dibutuhkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran di kelas dan mengevaluasi pembelajaran yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) pengaruh Peningkatan Kompetensi Guru Menerapkan TIK Dalam Proses Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik dan (b) aktivitas guru kelas dalam menggunakan media tekhnologi komunikasi informasi dalam belajar mengajar. Penelitian tindakan sekolah (PTS) inidilakukandengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menerapkan TIK Melalui Supervisi Akademik Pada Guru SD Negeri Sidomulyo 01Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020. Penilaian pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata 68,2%, berada pada katagori cukup, dan hasil penilaian pada siklus kedua yang mencapai nilai rata-rata 83%, berada pada katagori sangat baik, dan (b) aktivitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Sehingga terjadi peningkatan yang signifikan dalam pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan di SD Negeri Sidomulyo 01 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Peningkatan Pemahaman Tentang Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Dengan Metode ISS (Information Search Strategy) SD Negeri 1 Kaponan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018 Suprapti Suprapti
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari masalah hasil belajar siswa yang belum mencapai KKM. Berdasarkan dari dokumentasi nilai hasil belajar siswa kelas V, diperoleh data sebanyak 42,1% dari jumlah 17 siswa mencapai KKM yang ditentukan yakni 70. Menurut data dalam pembelajaran bahwa metode pembelajaran yang kurang inovatif serta kurangnya media pendukung atau alat peraga sehingga berdampak kepada pemahaman siswa. Fokus masalah yang diteliti adalah bagaimana peningkatan pemahaman materi mempertahankan keutuhan NKRI dengan menggunakan metode ISS (Information Search Strategy) pada mata pelajaran PKn kelas V SD Negeri 1 Kaponan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui penerapan metode ISS (Information Search Strategy) dalam materi mempertahankan keutuhan NKRI pada mata pelajaran PKn Kelas V di SD Negeri 1 Kaponan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018. 2) Untuk peningkatan pemahaman siswa materi mempertahankan keutuhan NKRI melalui metode ISS (Information Search Strategy) pada mata pelajaran PKn Kelas V di SD Negeri 1 Kaponan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin dengan subjek penelitian 17 siswa dan tempat penelitian di SD Negeri 1 Kaponan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran yang meliputi 4 tahap. Pada setiap siklus terdiri dari pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi guru dan siswa, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ISS (Information Search Strategy)dalam meningkatkan pemahaman materi mempertahankan keutuhan NKRI pada mata pelajaran PKn Kelas V di SD Negeri 1 Kaponan Kecamatan Mlarak dapat dikategorikan baik. Hal ini dibuktikan dengan perolehan observasi aktivitas guru dan siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, yakni dari observasi guru mendapat skor peningkatan dari 65,62 menjadi 85,22. Hal ini dibuktikan dari tahap pra siklus, siklus I maupun siklus II, yakni dari 64,73 menjadi 68,42 kemudian menjadi 86,84 dengan persentase masing-masing 42,1%, 63,15% dan 89,47%.
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Rupa Pada Siswa Kelas IC-C Semester Ganjil Di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto Pada Tahun Pelajarab 2019/2020 Indriyani, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam proses belajar mengajar itu aktivitas belajar mengajar tidak terjadi kejenuhan, dengan demikian siswa akan terlibat secara fisik, emosional dan intelektual yang pada gilirannya diharapkan konsep perubahan benda yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah : a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Seni Rupa dengan diterapkannya metode demonstrasi ? b) Bagaimanakan pengaruh metode demonstrasi terhadap motivasi siswa ?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah : a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. b) ingin mengetahui pengaruhi motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 3 putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancnagan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas IX-C Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar eobservasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,1%), siklus II (74,4%), dan siklus III (93,02%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajara dengan metode demonstrasi dapat berpengaruh positif terhadpa prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas IC-C Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto pada Tahun Pelajaran 2019/2020 serta model pembelajaran ini dapat didgunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Seni Rupa. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Reform Learning Kelas VIII-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto Pada Tahun Pelajaran 2019/2020 Teguh Prabowo, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui Metode Reform Learning berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa 100% siswa senagn terhadap keterampilan Reform Learning, dan 75,5% berpendapat bahwa perangkat yang digunakan baru. Selain itu respon siswa atentang keterampilan proses, 82,6% senang 72,2% berpendapat baru mengenai keterampilan proses yang digunakan. Data ini menunjukkan bahwa siswa senang mengikuti pembelajaran jika pembelajaran menggunakan keterampilan Reform Learning dan keterampilan proses, khususnya pada komponen keterampilan proses melakukan pengamatan dimana pendapat siswa senang dalam melakukan pengamatan sebesar 95,7%. Dari hasil yang dikemukakan pada bagian awal penelitian ini adalah sebagai berikut : dengan Penerapan Metode Reform Learning dalam pembelajaran Bhasa Inggris Pokok Bahasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahsa Inggris. Penerapan metode Reform Learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris Pokok Bhaasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahasa Inggris. Dengan demikian hal ini dapat diterima yang berarti penerapan Metode Reform Learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris pokok bahasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahasa Inggris. Karena menunjukkan peningkatan sesuai yang diharapkan, sehingga dalam kegiatan penelitian ini dinyatakan berhasil atau tuntas.
Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Musik Melalui Metode Creative Approach Pada Siswa Kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2018/2019 Sudaryanto, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan penerapan metode Creative Approach (Pendekatan yang mengembangkan Kreativitas peserta didik) sangat tepat dilakukan untuk pembelajaran Seni Musik dengan harapan dapat meningkatkan prestasi pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan pada silus 1 prestasi belajar siswa secara rata-rata hasil presasi belajar siswa menujukkan 6,0 (660%) dari 32 siswa. Pada siklus 2 menunjukkan 6,40 (64%). Pada siklus 3 menunjukkan 6,5 (65%). Dan pada siklus 4 menunjukkan 87,26 (87%). Dimana standart ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Karena hal ini berada di atas standart ketuntasan, maka dinyatakan berhasil dan dapat diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pembelajaran Metode creative approach (pendekatan yang mengembangkan kreativitas siswa) akan memperoleh beberapa keuntungan bagi guru dan siswa. dengan Metode creative approach (pendekatan yang mengembangkan kreativitas siswa) akan membantu, mengembangkan dan menyelesaikan materi atau bahan Seni Musik tersebut tetapi anak didiknya benar-benar sudah berlatih dan mempunyai pengetahuan yang lebih mendalam. Selain itu tugas yang diberikan harus dicek apakah dikerjakan atau belum. Segala usaha yang dilakukan itu adalah pada hakekatnya untuk membangkitkan minat belajar pada murid agar lebih bergairah belajarnya.
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tanggapan Aktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Pemilu Mata Pelajaran PKn Kelas 6 Semester 1 SDN 1 Jangkar Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 Wiwik Sujarwati, S.Pd.SD
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PKn pada siswa Sekolah Dasar memang diperlukan strategi pembelajaran yang tepat agar menarik perhatian siswa. Pembelajaran PKn mengarahkan siswa menjadi warga Negara yang demokratis, yang menghargai perbedaan, dan mencintai keadilan dan kebenaran. Hal itu banyak mengandung keabstrakan, sehingga siswa sulit untuk memahami.Tujuan penelitian adalah : Untuk mengetahui hasil belajar setelah menerapkan strategi pembelajaran aktif tanggapan aktifmateri Pemilu mata pelajaran PKn Kelas VI Semester 1 SDN 1 Jangkar Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan yang diadopsi dari model Hopkins yaitu model yang menggunakan prosedur kerja yang dipandang sebagai suatu spiral yang terdiri dari empat fase meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Penerapan strategi pembelajaran aktif tanggapan aktif materi pemilu mata pelajaran PKn Kelas VI Semester 1 SDN 1 Jangkar Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017, Hasil belajar meningkat 22% dari 64% siklus 1 menjadi 86% siklus 2 setelah menerapkan strategi pembelajaran aktif tanggapan aktifmateri pemilu mata pelajaran PKn Kelas VI Semester 1 SDN 1 Jangkar Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017.
Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Pada Kompetensi Dasar Menyampaikan Laporan Secara Lisan Dengan Bahasa Yang Baik Dan Benar Melalui Teknik Learning Outcomes Siswa Kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 2 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto Tahu Sri Hariani, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan mengunakan prinsi; Teknik Learning Outcomes pada siklus 1 ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatan, tetapi penguasaan yang telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Dari data diperoleh bahwa baru 63,27% siswa yang mencapai penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada siklus 2 rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkatn dari 66,92 yang dicapai siklus 1 menjadi 73,84 pada siklus 2. Hal itu menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan ajar pada siklus 2 semakin meningkat pula. Pada siklus 2 median skor penguasaan siswa sudah mencapai 74,00. Median sebesar itu menunjukkan bahwa dari 49 siswa yang ikut tes pada akhir siklus 2, dapat diperoleh 24 siswa yang mencapai penguasaan paling tinggi 74,00 dan 32 siswa penguasaannya paling rendah. Meningkatnya rata-rata skor penguasaan itu memberikan indikasi bahwa penguasaan siswa terhadap bahan pelajaran semakin meningkat pula apda siklus 3. Oleh karena itu, bentuk tindakan yang dilakukan pada siklus ini memberikan hasil yang lebih baik dari pada tindakan pada siklus sebelumnya. Meningkatnya penguasaan siswa juga ditandai dengan semakin banyaknya siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Siswa yang mencapai skor 65 atau lebih sebanyak 85,11% dan ini menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan pelajaran pada siklus 3 sangat tinggi. Disamping itu kelas yang menjadi subyek penelitian sudah tuntas klasikal pada siklus terakhir ini. Hampir pada setiap pertemuan sudah tidak ada lagi siswa yang tidak dapat mengikuti pelajaran. hal ini sejalan dengan tanggapan siswa yang dibuat pada akhir siklus 3. Dari tanggapan-tanggapan tersebut tidak ada lagi siswa yang mengharapkan suatu perbaikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Dari hasil akhir dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dinyatakan berhasil dan tuntas.
Peningkatan Hasil Belajar Menganalisis Gerak Dan Gaya Dengan Hukum Newton Pada Mata Pelajaran Fisika Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas X MM 1 SNK Negeri 1 Mojoanyar Drs. Agus Susilo, MM
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Fisika khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis gerak dan gaya dengan menggunakan hukum-hukum Newton sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 57,35. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan Model Pembelajaran IMPROVE yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar Fisika melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas X MM 1 SMK Negeri 1 Mojoanyar Kabupaten Mojokerto Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan model pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar Fisika kompetensi dasar Menganalisis gerak dan gaya dengan menggunakan hukum-hukum Newton ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 72,65; siklus II 75,59; dan siklus III 80,00. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 61,76%, siklus II meningkat menjadi 79,41%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 97,06%.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Matematika Melalui Mental Activities Learning Pada Siswa Kelas XI-IPA-1 Semester Ganjil Di SMA Negeri 5 Madiun, Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018 Mahfud Efendi, S.Pd. M.Pd
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan Mental Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan pengingatan, memecahkan soal dan menanggapi) sebagai teknik atau metode pembelajaran dapat berjalan dengan optimal. Siswa dapat dengan mudah memahami dan menguasai materi pelajaran, di samping itu siswa dituntut untuk aktif, bertanggung jawab dan disiplin dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini terlihat pada pertemuan I dalam pembahasan materi pembelajaran pengertian dan sumber-sumber Matematika, pada siklus I dinyatakan 60 (60%) dinyatakan belum tuntas. Dan perlu diadakan kegiatan pada siklus ke II. Sedangkan pada Siklus II Dari data diatas disimpulkan pada kegiatan siklus ke II ini hasil prestasi belajar siswa dengan menggunakan Mental Activities Learning secara rata rata sebesar 77.81 (78 %). Hal ini berada diatas SKBM yang telah ditentukan pada awal pembelajaran sebesar 65. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil evaluasi pada siklus II dinyatakan 77.81 (78 %) dinyatakan tuntas. Melalui Penerapan Mental Activities Learning mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan Mental Activities Learning sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan berhasil atau Tuntas.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Di SDN 1 Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Wartini C. , S.Pd
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercapainya tujuan organisasi merupakan suatu hal yang penting bagi pimpinan. Begitu juga dalam lembaga pendidikan, tercapainya tujuan lembaga pendidikan menjadi tolok ukur bagi peneliti dalam menilai keberhasilan pimpinan yakni guru di dalam memimpin para guru. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan semangat kerja guru SDN 1 Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan semangat kerja guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian pada siklus I : Skor tertinggi 124. Skor terendah 86. Skor rata-rata 107,6. Pada siklus II : Skor tertinggi 140. Skor terendah 106. Skor rata-rata 127,7. Dan pada siklus III : Skor tertinggi 172. Skor terendah 140. Skor rata-rata 160,6.

Page 5 of 11 | Total Record : 108