cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Sekretariat PGRI Kota Madiun Jl.Tanjung Manis, Madiun
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru
ISSN : 27218767     EISSN : 27221067     DOI : -
Core Subject : Education,
Berisi karya ilmiah tentang usaha-usaha pengembangan pendidikan,Hasil dari penelitian dari insan pendidik dan insan yang peduli dengan pendidikan,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Penerapan Strategi Pembelajaran Teams Games Tournament Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Peraturan Perundang-Undangan Pusat Dan Daerah Di Kelas V SDN Pelangkidul 1 Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 Triyanto, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa kelas VSDN Pelangkidul 1 Kecamatan Kedunggalar KabupatenNgawi semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini disebabkan peneliti tidak menggunakan metode yang dirasa tepat dalam pembelajaran PKn khususnya pada pokok bahasan Peraturan Perundang-Undangan Pusat Dan Daerah. Adapun tujuan penelitian dalam hal ini adalah : 1) Untuk mengetahui proses pelaksanaan Strategi Pembelajaran Teams Games Tournament pada siswa kelas VSDN Pelangkidul 1 tahun pelajaran 2016-2017 2) Untuk mengetahui meningkatnya hasil belajar siswa setelah diterapkannya Strategi Pembelajaran Teams Games Tournament pada pelajaran PKn pokok bahasan Peraturan Perundang-Undangan Pusat Dan Daerah pada siswa kelas V SDN Pelangkidul 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis tindakan kelas. Adapun tekhnik pengumpulan datanya menggunakan tes, observasi, dokumentasi, catatan lapangan, dan wawancara. Tes digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar siswa kelas VSDN Pelangkidul 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Sedangkan observasi, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang pembelajaran PKn, respon siswa, keadaan siswa, guru dan karyawan, serta sejarah, sarana dan prasarana sekolah. Berdasarkan hasil analisis data pada hasil tes belajar sebelum prasiklus sebesar 58%, pada siklus 1 sebesar 65%, siklus 2 74% dan pada siklus 3 sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan penerapan Strategi Pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn materi Peraturan Perundang-Undangan Pusat Dan Daerah pada siswa kelas VSDN Pelangkidul 1tahun pelajaran 2016/2017
Peningkatan Hasil Belajar Seni Rupa Siswa Kelas VII.H Di SMP Negeri 2 Kertosono Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Melalui Pendekatan Kontekstual Aris Purnawan, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam pembelajaran seni rupa sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Salah satu upaya dalam proses pembelajaran adalah guru melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas melalui Penerapan Kontekstual Learning. Pembelajaran dengan penerapan Kontekstual Learning melibatkan tujuh komponen utama, yaitu 1) kontruktivisme, (contructivism) membangun, membentuk, 2) bertanya (questioning), 3) menyelidiki, menemukan (inquiry ), 4) masyarakat belajar (learning community), 5) pemodelan (modeling), 6) refleksi atau umpan balik (reflection), 7) penilaian yang sebenarnya (authentic assesment), sesuai dengan permasalahan yang dihadapi siswa, yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya pembelajaran dalam seni rupa. Penelian Tindakan Kelas ini, bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.H di SMP Negeri 2 Kertosono pada mata pelajaran seni budaya materi seni rupa. Adapun prosedur pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari 3 siklus, masing – masing siklus terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas, hasil belajar siswa kelas VII.H di SMP Negeri 2 Kertosono mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan perbandingan rata – rata hasil belajar siswa pada pembelajaran awal 61 dengan penerapan kontekstual learning pada siklus 3 meningkat menjadi 83.
Penerapan Model Piranti Sastra Untuk Meningkatkan Kemampuan Memerankan Naskah Drama Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Kec. Kauman Ponorogo Tahun Pelajaran 2016/2017 Dyah Pusporini, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana siswa memerankan naskah drama di kelas VIII A SMP Negeri 1 Kauman Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah ucapan, intonasi, pengaturan jeda, intensitas dan kelancaran berbicara, ekspresi wajah, pandangan mata dan gerak anggota tubuh untuk mendukung eskpresi dialog dan gerakan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 KaumanPonorogo. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Ayang terdiri dari 32 siswa. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan (planning), implementasi tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Pengumpulan data diperoleh melalui angket, catatan lapangan, dan lembar pengamatan. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif yang mencakup analisis data proses dan analisis data produk atau hasil. Data kuantitatif dievaluasi dengan menggunakan pedoman penilaian memerankan naskah drama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran memerankan naskah drama melalui model pembelajaran Piranti Sastradapat meningkatkan pembelajaran memerankan naskah drama pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kauman Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017. Peningkatan pembelajaran memerankan naskah drama siswa tampak pada kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh keaktifan dan antusias siswa ketika melakukan memerankannaskah drama sehingga dapat menciptakan suasana menyenangkan bagi siswa. Dengan adanya model pembelajaran PirantiSastra, siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam dialog memerankan naskah drama dengan bahasanya sendiri. Imajinasi siswa menjadi lebih berkembang. Peningkatan secara produk dapat dilihat dari peningkatan skor dari hasil sebelum pelaksanaan tindakan dan setelah pelaksanaan tindakan. Rata-rata nilai kemampuan memerankan naskah drama siswa dari pratindakan sebesar 58,62%, setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I sebesar 67,32%, pelaksanaan tindakan pada siklus II sebesar 74,16% dan pada siklus III naik menjadi 92,58%.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match Untuk Meningkatkan Minat Dan Aktivitas Belajar Siswa Materi Ragam Hias Flora Dan Fauna Pada Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Suminarsri, S.Pd., Retno
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun yang berjumlah 29 siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, tes dan angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: pada siklus I, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 39,60% dengan kategori rendah. Pada siklus II terjadi peningkatan, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 60,08% dengan kategori tinggi. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 53,45 dengan kategori sedang. Pada siklus II terjadi peningkatan, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 71,76 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Make a Match telah terbukti dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/2019
Meningkatkan Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Tematik Integratif Melalui Teknik Reward Pada Siswa Kelas I SDN Teguhan 02 Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2017-2018 Dwi Nur Asmoro Wati, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran tematik integratif melalui teknik reward pada siswa kelas 1 SD Negeri Teguhan 01, Jiwan tahun ajaran 2017/ 2018. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pola kolaboratif yang menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Negeri Teguhan 02 Jiwan Madiun dengan jumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, skala psikologi dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan tindakan penelitian ini adalah persentase dari skala motivasi belajar mencapai ≥ 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik reward pada pembelajaran tematik integratif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 1 SD Negeri Teguhan 02 Jiwan Madiun tahun ajaran 2017/ 2018. Adapun teknik reward yang diterapkan dalam pembelajaran adalah reward verbal dan non verbal. Reward verbal berupa ucapan bersifat pujian seperti ”bagus, pintar, hebat” yang diberikan kepada siswa atas perbuatan atau hasil belajarnya. Reward non verbal yang berupa stempel aku hebat dan bintang yang ditempelkan pada papan juara yang diberikan kepada siswa ketika siswa menyelesaikan tugas dengan baik dan aktif dalam pembelajaran. Peningkatan terlihat dari hasil skala motivasi belajar siswa secara klasikal pada pratindakan memperoleh persentase 54,3%, siklus I memperoleh persentase 72,0% dan siklus II memperoleh persentase 90,1% sehingga telah mencapai kriteria keberhasilan. Peningkatan motivasi belajar siswa dilihat dari persentase rata-rata hasil skala motivasi belajar siswa secara individu, jumlah siswa yang memenuhi kriteria keberhasilan pada pratindakan sejumlah 4 siswa atau 8.35% siswa, siklus I sejumlah 1 siswa atau 5,9% siswa, siklus I sejumlah 1 siswa atau 5,9% siswa, siklus II sejumlah 15 siswa atau 88,2% siswa.
Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui In House Training Di SDN 02 Nambangan Lor Kota Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020 Surati, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan profesionalisme guru SDN 02 Nambangan Lor Kota Madiun pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sekolah yang berlangsung dalam 2 siklus, dengan 2 pertemuan pada setiap siklusnya. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru SDN 02 Nambangan Lor yang berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik nontes yaitu melalui dokumentasi dan obsevasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui In House Training terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di SDN 02 Nambangan Lor Kota Madiun. Pada pra siklus profesionalisme guru memiliki nilai rata-rata 77,1 dengan predikat cukup, pada siklus I profesionalisme guru meningkat menjadi rata-rata 82,0 dengan predikat baik Pada siklus II melalui In House Training profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran meningkat lagi menjadi 90,4 dengan predikat sangat baik. Dengan demikian kegiatan In House Training benar-benar merupakan salah satu alternative langkah untuk meningkatkan profesinalisme guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajarana
Manfaat Metode Pengajaran Ajel Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Dengan Kompetensi Dasar Menafsirkan Makna Kata Frasa Dan Kalimat Berdasarkan Konteks, Serta Gaya Bahasa (Figures Of Speech) Pada Siswa Kelas VIII-B Semester Suparni, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Pada Siklus I dari hasil prestasi belajar nilai yang dicapai secara klasikal adalah 65,9 (65,9%). Sedangkan aktifitas siswa yang dilakukan dengan Kriteria Baik sebanyak 9 anak dengan rata-rata 45 (45%). Kriteria Cukup sebanyak 7 anak dengan rata-rata 35 (35%). Kriteria Kurang sebanyak 4 anak dengan rata-rata 20 (20%). Pada Siklus II dari hasil prestasi belajar nilai yang dicapai secara klasikal adalah 72,65 (72,65%). Sedangkan aktifitas siswa yang dilakukan dengan Kriteria Baik sebanyak 15 anak dengan rata-rata 75 (75%). Kriteria Cukup sebanyak 4 anak dengan rata-rata 20(20%). Kriteria Kurang sebanyak 1 anak dengan rata-rata 5 (5%). Pada Siklus III dari hasil prestasi belajar nilai yang dicapai secara klasikal adalah 85,8 (85,8%). Sedangkan aktifitas siswa yang dilakukan dengan Kriteria Baik sebanyak 17 anak dengan rata-rata 85 (85%). Kriteria Cukup sebanyak 2 anak dengan rata-rata 10 (10%). Kriteria Kurang sebanyak 1 anak dengan rata-rata 5 (5%). KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka dari hasil penelitian tersebut karena berada dibawah KKM maka dinyatakan Tuntas. Simpulan dari pebelitian ini adalah metode pengajaran AJEL (Active Joyfull and Efective Learning) dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar pada siswa kelas VIII-B Semester Ganjil SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2019/2020 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alteriatif pembelajaran Bahasa Inggris. Agar dalam kegiatan pembelajaran Berhasil dan Tuntas.
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Fisika Materi Impuls Dan Momentum Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Pada Siswa Kelas X-MIPA-3 SMA Negeri 3 Bondowoso Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018 Heri Setyohadi, S. Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X-MIPA-3 SMA Negeri 3 Bondowoso pada mata pelajaran fisika materi pokok Impuls dan Momentum melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered HeadsTogether. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Data hasil belajar kognitif diambil melalui nilai tes setiap akhir siklus, sedangkan data aktivitas belajar diperoleh melalui lembar observasi. Aspek aktivitas belajar siswa pada kondisi awal, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa atau 33,33%, pada siklus I jumlah siswa yang tuntas aktivitas belajarnya sebanyak 17 siswa atau 62,96%, dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas aktivitas belajarnya sebanyak 27 siswa atau 100%. Dari analisis data hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kognitif siswa dari kondisi awal, siklus I maupun siklus II. Peningkatan nilai kognitif dari nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 54,81 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 7 siswa atau 25,93%, pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 66,67 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa atau 59,26%, dan pada siklus IInilai rata-rata hasil belajar siswa menjadi 78,52 dengan jumlah siswa yang tuntas mencapai 24 siswa atau 88,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X-MIPA-3SMA Negeri 3 Bondowoso.
Peningkatkan Hasil Belajar Gerak Lurus Dengan Kecepatan Dan Percepatan Konstan Melalui Metode Jigsaw Siswa Kelas X IPA 5 SMA Negeri 3 Ponorogo Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 Dra. Rini Suciningtyas
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi masih rendah, khususnya siswa kelas X IPA 5. Pada hasil ulangan harian pada materi pembelajaran klasifikasi makhluk hidup semester 1, tahun pelajaran 2018/2019 di SMA Negeri 3 Ponorogo, yang memuat materi klasifikasi makhluk hidup terlihat bahwa, dari 36 siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM 75 sebanyak 17 orang atau sebanyak 47%, belum tuntas, siswa yang mendapatkan nilai di atas atau sama dengan 75 sebanyak 1 9 orang atau sebanyak 53% yang tuntas. Metode Jigsaw merupakan model belajar kooperatif dengan cara siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri atas empat sampai dengan enam orang secara heterogen dan siswa bekerja sama salaing ketergantungan positif dan bertanggung jawab secara mandiri. Hasil penelitian dari siklus I dan siklus II dari data yang dikumpulkan pada siklus I ini banyak siswa yang belum tuntas dari 36 siswa hanya ada 53% siswa yang mendapat nilai antara 75-90 atau sebanyak 19 siswa yang mendapat nilai diatas KKM (75) dan dinyatakan tuntas, sedangkan 47% siswa mendapat nilai diantara 50-60 atau sebanyak 17 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM (75) dan dinyatakan tidak tuntas, sedangkan hasil ulangan harian siklus II menyatakan bahwa dari 36 siswa presentase ketuntasan adalah 83% siswa yang mendapat nilai di atas KKM (75) atau sebanyak 30 siswa yang mendapat nilai diantara 75-100 dan dinyatakan tuntas sedangkan 17% siswa mendapat dinilai dibawah KKM (75) atau sebanyak 6 siswa yang mendapat nilai 60-70 dan dinyatakan tidak tuntas.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Strategi Pembelajaran Actual Learning Pada Siswa Kelas IX-2 Semester Genap Di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2019/2020 Nico Rochmadi, S.Pd.
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 2 No 1 (2021): Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah apakah dengan strategi pembelajaran Actual Learning (Pembelajaran secara nyata/aktual) dapat mengoptimalkan hasil prestasi belajar siswa siswa Kelas IX-2 Semester Genap di SMP Negeri 1 bangsal, Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam? Hasil penelitian menunjkkan bahwa dengan metode pembelajaran dengan metode Actual Learning (Pembelajaran secara nyata/actual) ternyata pada Siklus 1 rata-rata hasil prestasi belajar siswa didapatkan sebesar 57,21 (57%). Masih dibawah tingkat ketuntasan belajar (KKM) yang telah ditentukan yaitu 75 (75%). Pada siklus 2 rata-rata hasil prestasi belajar siswa didapatkan sebesar 73,94 (74%). Pada siklus 3 rata-rata hasil prestasi belajar siswa didapatkan sebesar 79,50 (80%). Hasil ini berada di atas KKM, maka penelitian ini dinyatakan telah berhasil dan telah tuntas. Kesimpulannya adalah strategi pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran Actual Learning (Pembelajaran secara nyata/aktual) dapat mengoptimalkan hasil prestasi belajar siswa Kelas IX-2 Semester Genap di SMP Negeri 1 bangsal, Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2019/2020 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Page 4 of 11 | Total Record : 108