cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
+628970102345
Journal Mail Official
admin@ejurnalkotamadiun.org
Editorial Address
Sekretariat PGRI Kota Madiun Jl Tanjung Manis
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM)
ISSN : 27453790     EISSN : 27453820     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) dikelola dan diterbitkan oleh APKS (Asosisasi Profesi dan Keahlian Sejenis) PGRI Kota Madiun untuk mempublikasikan karya ilmiah dibidang pendidikan dan pembelajaran demi terwujudnya pendidikan yang maju yang mampu menjawab tuntutan dan perkembangan jaman
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Meningkatkan Hasil Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Giving Questions And Getting Answer Sebagai Metode Pembelajaran Siswa Kelas IX-B Semester Genap Di SMP Negeri 6 Sudimoro, Kabupaten Pacitan Pada Tahun Pelajaran 2020/2021 Agus Djarjono
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran hubungan pemerintahan pusat dan daerah dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi siswa yang mencapai ketuntasan 78,32%. Pada Siklus I, siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 21 (65,62%) dan sedang sebanyak 5 (12,50%%) serta sebanyak 6 (18,75%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 12 (37,50%), yang memiliki perhatian sebanyak 6 (18,75%) dan perhatian sebanyak 14 (43,75%). Pada Siklus II, siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 21 (87,50%) dan sedang sebanyak 2 (6,25%) serta sebanyak 2 (6,25%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 19 (81,25%), perhatian orang tua sebanyak 5 (12,50%%) dan perhatian kurang 2 (6,25%). Dari data tersebut dapat kita simpulkan bahwa dengan metode Giving Questions and Getting Answer dapat meningkatkan aktifitas dan perhatian siswa pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Dengan menggunakan metode Giving Questions and Getting Answer tersebut dinyatakan Tuntas.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Bahasa Inggris Melalui Relating Approach Learning Pada Siswa Kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Pacitan, Kabupaten Pacitan Pada Tahun Pelajaran 2020/2021 Anis Widayanti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan RELATING Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan Belajar dikaitkan dengan Konteks pengalaman kehidupan nyata) memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 67,66%, 79,16%, dan 95,83%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Hal ini dapat diketahui Pada Siklu I dengan menerapkan Relating Approach Learning diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 67,66 dan ketuntasan belajar mencapai 67,66% atau ada 17 siswa dari 24 siswa sudah tuntas belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 65 hanya sebesar 67,66%. Dan Pada Siklus II diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 75,41 dan ketuntasan belajar mencapai 79,16% atau ada 20 siswa dari 24 siswa sudah tuntas belajar. Serta Pada Siklus yang ke III diperoleh nilai rata-rata tes formatif sebesar 77,91 dan dari 24 siswa yang telah tuntas sebanyak 24 siswa dan 1 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Maka secara klasikal ketuntasan belajar yang telah tercapai sebesar 95,83% (termasuk kategori tuntas). Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar dengan menerapkan gabungan Relating Approach Learning dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Maka dalam kegiatan Penelitian Tindakan Kelas ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil.
Meningkatan Prestasi Belajar Pada Materi Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Biologi Melalui Teknik Cooperative Approach Learning Siswa Kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021 Agus Sedijono
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data yang diperoleh pada siklus 1, bahwa dari 34 siswa setelah mengikuti kegiatan Ilmu Pengetahuan Alam/Biologi Melalui menggunakan metode konvensional (ceramah) dan kemudian dievaluasi, ternyata diperoleh hasil jumlah siswa yang mendapatkan nilai Melalui kategori baik adalah 5 siswa Melalui prosentase 14.29%. Dilihat dari hasil belajar tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Pada siklus 2 menunjukkan, pengembangan motivasi peserta didik ternyata ada 34 siswa yang mendapat nilai Melalui kriteria baik Melalui prosentase 63%. Berarti membuktikan adanya kenaikan prestasi belajar siswa Melalui kriteria baik sebesar 70% di siklus 1. Pada siklus 3 tampak dari 34 siswa, setelah diberikan ulangan harian terdapat kenaikan prestasi belajar siswa. Kenyataan ini setelah di analisis bahwa siswa semakin giat belajar di rumah dan juga berusaha untuk terus mengikuti pelajaran Melalui sebaik – baiknya di kelas. Dari siklus 3 ini nampak sekali pengaruh positif dari adanya Pembelajaran Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik terhadap kenaikan prestasi belajar siswa. Pada siklus ini merupakan kegiatan ulangan harian Melalui materi mulai siklus 1 dan siklus 2 secara keseluruhan. Berdasarkan kenyataan ini peneliti memiliki bukti kuat bahwa ada pengaruh positif dari pelaksanaan Pembelajaran Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik terhadap kenaikan prestasi belajar siswa baik secara individu maupun secara klasikal pada Kelas IX-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2020/2021. Melalui Teknik Cooperative Approach Learning pendekatan pengembangan motivasi peserta didik Sebagai Strategi Pembelajaran pada Materi Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Biologi semakin meningkat sehingga dapat dinyatakan Tuntas.
Mengoptimalkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Strategi Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VII-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2021 Ida Haryuni
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 No.2 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus 1, bahwa dari 34 siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode konvensional (ceramah) dan kemudian dievaluasi, ternyata diperoleh hasil jumlah siswa yang mendapatkan nilai dengan kategori baik adalah 6 siswa dengan prosentase 12.5%. Dilihat dari hasil belajar tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Pada siklus 2 menunjukkan, bahwa setelah diadakan perubahan metode pembelajaran dengan metode Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) ternyata ada 34 siswa yang mendapat nilai dengan kriteria baik dengan prosentase 89.47%. Berarti membuktikan adanya kenaikan prestasi belajar siswa dengan kriteria baik sebesar 73.68% di siklus 1. Hal ini setelah dianalisis dapat terjadi karena ada usaha – usaha pada diri siswa untuk belajar di rumah, dan untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Kenyataan lain juga memberikan bukti selama siklus 2 berlangsung, siswa lebih aktif untuk mengikuti jalannya pembelajaran. Pada siklus 3 tampak dari 34 siswa, setelah diberikan ulangan harian terdapat kenaikan prestasi belajar siswa. Kenyataan ini setelah di analisis bahwa siswa semakin giat belajar di rumah dan juga berusaha untuk terus mengikuti pelajaran dengan sebaik – baiknya di kelas. Siswa yang telah merasa memiliki kenaikan nilai dari minggu sebelumnya terus berpacu meningkatkan daya serapnya. Dari siklus 3 ini nampak sekali pengaruh positif dari adanya pembelajaran Problem Based Learning terhadap kenaikan prestasi belajar siswa. Hasil belajar (prestasi) yang diperoleh sangat menunjukkan hasil yang signifikan dengan menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning . Dengan hasil belajar yang baik menunjukkan motivasi siswa Kelas VII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2021 meningkat dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning . Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dinyatakan berhasil.
Peningkatan Prestasi Belajar Kimia Materi Struktur Atom Dan Tabel Periodik Melalui Metode Inquiry Pada Siswa Kelas X-MIPA 4 SMA Negeri 2 Trenggalek Semester I Tahun 2019/2020 Mulyono Mulyono
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pengajaran kimia juga dipengaruhi oleh besarnya partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Makin aktif siswa mengambil bagian dalam kegiatan pembelajaran, makin berhasil kegiatan pembelajaran tersebut. Pada kenyataannya, kondisi awal yang penulis temukan di sekolah adalah hasil belajar mata pelajaran kimia pada siswa kelas X, semester 1 Kompetensi Kejuruan MIPA, SMAN 2 Trenggalek, rendah (dibawah KKM). Sementara itu,dari hasil ulangan mid-semester, hasil belajar mereka hanya sebesar 42,42% yang berhasil mencapai batas KKM (KKM =7.5), rata-rata nilai mid semester 68,48. Melihat data aktivitas dan hasil belajar siswa yang demikian rendah tersebut jelas hal itu mengindikasikan adanya permasalahan serius dalam kegiatan pembelajaran yang harus segera dicarikan pemecahannya. Untuk mengatasi temuan di sekolah, perlu diupayakan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk membuat pembelajaran lebih aktif. Salah satu metode yang dapat digunakan pada pembelajaran Kimia adalah metode inquiry. Dari hasil penelitian tindakan kelas di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bidang studi KIMIA sebelum siklus diperoleh nilai rata-rata : 68,48, siklus I diperoleh nilai rata-rata : 74,85 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi : 93,64. Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa pada sebelum siklus diperoleh prosentase sebesar 42,42%, siklus I sebesar 69,70%, dan pada siklus II sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Metode Inquiry dapat meningkatkan prestasi belajar bidang studi Kimia pada siswa Kelas X-MIPA4 SMA Negeri 2 TrenggalekSemester I Tahun Pelajaran 2019/2020 secara signifikan.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Oleh Pengawas Sekolah Di SMP Negeri 2 Nguling Kabupaten Pasuruan Siswo Winarno
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tugasnya selain melakukan pengawasan dan evaluasi, pengawas sekolah juga harus melakukan pembinaan. Peranan pengawas sekolah adalah memberi dukungan, membantu, dan mengikut sertakan. Seorang pengawas sekolah harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga guru-guru merasa aman dan bebas dalam mengembangkan potensi dan daya kreasi mereka dengan penuh tanggung jawab. Penjelasan tersebut telah menggambarkan bahwa pengawas sekolah memberikan peran penting dalam meningkatkan kualitas guru terutama dalam kompetensi pedagogik. Semakin baik pembinaan yang dilakukan pengawas sekolah maka guru semakin profesional sebagai pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peran pengawas sekolah dalam pembinaan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Nguling Kabupaten Pasuruan, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pengawas sekolah dalam pembinaan kompetensi pedagogik berjalan dengan cukup baik sesuai dengan tugas dan fungsinya, namun optimalisasinya perlu ditingkatkan. Hal ini dapat terlihat dari keberhasilan guru yang mampu menyusun silabus dan merancang RPP sesuai dengan kebijakan kurikulum, guru mampu membuat program semester maupun program tahunan serta mampu mengorganisir perangkat administrasi guru dengan baik, walaupun kunjungan pengawas ke sekolah belum maksimal. Selain itu guru mampu menentukan strategi atau metode pembelajaran yang dapat mengembangkan berbagai potensi peserta didik, meskipun masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan pembinaan yang dilakukan oleh pengawas sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru.
Peningkatan Kompetensi Guru Kelas V Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Melalui Pembinaan Oleh Kepala SDN 1 Demuk Semester I Tahun 2021/2022 Sringatin Sringatin
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan panduan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran yang disusun dalam skenario kegiatan. Perencanaan yang dilakukan di antaranya dengan melakukan pengembangan RPP. Hasil pengamatan di tahun pelajaran 2021/2022 di SDN 1 Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung didapatkan permasalahan sebagai berikut rendahnya kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran RPP, selain itu dokumen perangkat pembelajaran yang dimiliki guru belum dibuat berdasarkan langkah-langkah dan prinsip pengembangan perangkat pembelajaran, sebagian besar guru mengalami kesulitan dalam merumuskan indikator, tujuan pembelajaran, dan penggunaan metode. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti yang berkedudukan sebagai kepalasekolah merencanakan untuk melakukan pembinaan. Dengan metode tersebut diharapkan setelah kegiatan, ketrampilan guru yang menyusun perangkat pembelajaran RPP dapat meningkat menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penelitian ini terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan Kompetensi guru kelas V dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di SDN 1 Demuk Kecamatan Pucanglaban Semester I tahun 2021/2022. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah prosentase penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada prasiklus guru Alina Humaida, S.Pd memperoleh nilai prosentase sebesar 42,40%, meningkat pada siklus I sebesar 74,40%, dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 95,20%. Sedangkan guru Fery Efendi, S.Pd pada prasiklus memperoleh nilai prosentase sebesar 54,40%, meningkat pada siklus I sebesar 76,80%, dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 96,80%. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa melalui pembinaan oleh kepala sekolah mampu meningkatkan Kompetensi guru kelas V dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di SDN 1 Demuk Kecamatan Pucanglaban Semester I Tahun 2021/2022.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Ember Air Pada Siswa Kelompok A Di Tk Al-Hidayah III Kota Madiun Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022 Peny Setyowati
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kemampuan kognitif sangat erat hubungannya dengan intelegensi, melalui media ember di Taman Kanak-kanak dapat meningkatkan kemampuan pemahaman kepada anak tentang konsep lebih banyak atau lebih sedikit dengan media ember berisi air. Sehingga dalam proses pembelajaran di kelas akan lebih bervariatif dan menyenangkan anak didik sehingga anak didik lebih termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran sehingga konsep yang diberikan atau dikenalkan pada anak dapat dipahami oleh anak didik.Pokok permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah :1) Apakah dengan media ember dapat meningkatkan kemampuan anak didik dalam mengikuti kegiatan meningkatkan kemampuan kognitif? 2) Bagaimanakah pengaruh media ember terhadap keberhasilan anak dalam kegiatan meningkatkan kemampuan kognitif? Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah : 1) Meningkatkan kemampuan kognitif anak didik kelompok A di TK Al-Hidayah III Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. 2) Mengetahui pengaruh media ember terhadap perkembangan kognitif anak pada siswa kelompok A di TK Al-Hidayah III Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua putaran dan setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran dengan media ember dapat memberikan atau mengenalkan konsep lebih banyak atau lebih sedikit serta meningkatkan kemampuan kognitif anak di TK Al-Hidayah III Kecamatan Manguharjo Kota Madiun.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Di SDN 2 Sawoo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Bejo Rahmanto
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas pokok guru masa kini tidak cukup hanya menyajikan informasi faktual untuk memperluas cakrawala siswa dan mengembangkan sejumlah keterampilan serta sikap positif juga berperan sebagai peneliti, motivator, dan fasilitator. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di Sekolah Dasar Negeri 2 Sawoo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Hasil dari pelaksanaan DRK ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN 2 Sawoo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo melalui penerapan supervisi teknik DRK. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran PKn Melalui Role Play Pada Siswa Kelas IV SDN Segulung 03 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019 Sunarti Sunarti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “adakah peningkatan kemampuan berbicara melalui teknik Role Play, sedangkan tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya melalui teknik Role Play siswa kelas IVsemester IISDN Segulung 03 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berbicara pada siklus I 7 dalam hal ini masuk pada katagori cukup dan mendekati lebih dari cukup, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 7,92 masuk pada katagori lebih dari cukup dan mendekati baik, dan pada siklus ketiga diperoleh nilai rata-rata 9,28 masuk dalam katagori baik sekali. dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya melalui teknik Role Play siswa kelas IVSDN Segulung 03 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019.

Page 9 of 10 | Total Record : 95