cover
Contact Name
Wardihan Sabar
Contact Email
wardihan.sabar@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285215208206
Journal Mail Official
best@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H.M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bulletin of Economic Studies (BEST)
ISSN : -     EISSN : 27767167     DOI : -
Core Subject : Economy,
Bulletin of Economic Studies (BEST) is a scientific journal coverage economic research at the regional, national and international levels. BEST contains the best research articles from students, researchers and practitioners. BESTfocus on research results in the field of economics with an interest in the results of applied economics research, coverage the fields of creative economy, digital economy, gender and economy, natural resource and environmental economics, regional and political economics, industrial economics, agricultual economics, development planning, labor economics, international economics, well as monetary economics. The articles published in this journal are of high quality and elaborate on the development of economic modeling and analysis of economic policies. BEST is committed to advancing science and technology by disseminating the latest findings, well as the results of developments from previous research.
Articles 82 Documents
Efektivitas dan Proyeksi Penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Gowa Ramadani, Fadila; Basri Bado; Muhammad Syafri; Abdul Rajab; Abd. Rahim
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v6i1.65941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta memproyeksikan penerimaannya sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series penerimaan BPHTB periode 2014–2024 yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gowa. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan rasio efektivitas dan metode peramalan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan BPHTB di Kabupaten Gowa tergolong sangat efektif dan memiliki tren peningkatan. Hasil peramalan juga menunjukkan bahwa penerimaan BPHTB diproyeksikan terus meningkat pada periode 2025–2027. Temuan ini mengindikasikan bahwa BPHTB memiliki peran strategis sebagai sumber PAD yang berpotensi memperkuat kapasitas fiskal daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu terus meningkatkan optimalisasi pengelolaan dan pemungutan BPHTB melalui peningkatan administrasi perpajakan daerah serta pengawasan terhadap transaksi tanah dan bangunan guna mendukung kemandirian fiskal daerah.
Determinasi Pengangguran di Provinsi Jawa Barat: Studi Data Panel Azizy, Muh Azril
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v6i1.67159

Abstract

Tingkat pengangguran merupakan indikator penting dalam mengevaluasi kinerja pasar tenaga kerja dan stabilitas ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi pengangguran di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan data panel pada 27 kabupaten/kota selama periode 2020–2024. Variabel yang digunakan meliputi tingkat pendidikan, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah regresi data panel, dengan spesifikasi Fixed Effects Model (FEM) sebagai pendekatan estimasi yang terpilih. Temuan riset mengonfirmasi bahwa variabel pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta tingkat partisipasi angkatan kerja memiliki korelasi negatif dan signifikan terhadap disparitas angka pengangguran di Jawa Barat selama periode pengamatan. Pemerintah perlu menyusun kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan ketiga aspek tersebut guna menciptakan pasar kerja yang lebih inklusif dan produktif di Provinsi Jawa Barat.