cover
Contact Name
Wardihan Sabar
Contact Email
wardihan.sabar@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285215208206
Journal Mail Official
best@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H.M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bulletin of Economic Studies (BEST)
ISSN : -     EISSN : 27767167     DOI : -
Core Subject : Economy,
Bulletin of Economic Studies (BEST) is a scientific journal coverage economic research at the regional, national and international levels. BEST contains the best research articles from students, researchers and practitioners. BESTfocus on research results in the field of economics with an interest in the results of applied economics research, coverage the fields of creative economy, digital economy, gender and economy, natural resource and environmental economics, regional and political economics, industrial economics, agricultual economics, development planning, labor economics, international economics, well as monetary economics. The articles published in this journal are of high quality and elaborate on the development of economic modeling and analysis of economic policies. BEST is committed to advancing science and technology by disseminating the latest findings, well as the results of developments from previous research.
Articles 77 Documents
Determinan Jumlah Pekerja Migran Indonesia: Analisis Data Panel 6 Provinsi Nainggolan, Ellen Angelina; Sihotang, Jusmer; Purba, Martin Luter
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i2.60931

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran terbuka, rendahnya UMP, dan rendahnya rata-rata lama sekolah merupakan faktor yang dapat mendorong penduduk untuk melakukan migrasi internasional dalam rangka memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Variabel yang digunakan meliputi tingkat pengangguran terbuka, upah minimum provinsi, dan rata-rata lama sekolah. Penelitian menerapkan metode analisis data panel dengan menggabungkan data dari enam provinsi di Indonesia dan data tahunan periode 2010–2023. Analisis data dilaksanakan memakai software Eviews 12 SV, dengan model terbaik yang diperoleh adalah Fixed Effect Model. Hasil estimasi secara parsial menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap jumlah PMI, upah minimum provinsi berpengaruh positif signifikan, sementara rata-rata lama sekolah dengan hasil pengaruh negatif dan tidak signifikan. Dalam hal ini pemerintah diperlukan memperkuat kebijakan ketenagakerjaan melalui program pelatihan dan peningkatan keterampilan kerja untuk menekan pengangguran, memastikan kenaikan UMP diimbangi dengan pengendalian inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain itu, upaya peningkatan pendidikan hingga minimal SMA perlu terus digalakkan agar tenaga kerja memiliki peluang yang lebih luas.
Strategi Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif Kain Sutera di Sengkang Kabupaten Wajo Mutmainnah, Ismiah; Ibrahim, Helda; Rahman, Syamsul; Minarni
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.62138

Abstract

Kain sutera Wajo memiliki potensi ekonomi dan nilai budaya yang tinggi, namun dihadapkan pada berbagai kendala seperti ketergantungan bahan baku impor, keterbatasan promosi digital, serta fluktuasi penjualan akibat persaingan ketat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada usaha Losari Silk melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pelaku usaha dan pengrajin. Analisis SWOT dilakukan dengan pendekatan matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlanjutan usaha. Hasil penelitian menunjukkan nilai total IFAS sebesar 2,80 dan EFAS sebesar 2,42, dengan posisi usaha berada pada kuadran I (strategi agresif), yang berarti Losari Silk memiliki kekuatan dan peluang besar untuk dikembangkan. Strategi prioritas yang dihasilkan meliputi peningkatan promosi digital berbasis storytelling, kolaborasi dengan desainer nasional, pengembangan wisata edukasi proses tenun sutera, serta penguatan rantai pasok bahan baku lokal melalui kemitraan dengan petani ulat sutera. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Dengan demikian, kain sutera Wajo berpotensi menjadi ikon ekonomi kreatif yang tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian warisan budaya daerah.
Konflik Ekonomi dan Lingkungan dalam Konversi Pesisir: Kasus Tambak Intensif di Desa Lingadan, Kabupaten Tolitoli Darise, Ramla Ilham; Nur'aini, Andi
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.61625

Abstract

Konflik antara kepentingan lingkungan dan ekonomi di wilayah pesisir menjadi isu penting, terutama pada kasus konversi lahan pesisir menjadi tambak intensif di Desa Lingadan, Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ekologis, sosial-ekonomi, serta dinamika konflik antar-pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan LSM, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara tematik untuk menggali makna, persepsi, dan dinamika yang muncul di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan sejak 2020–2021, terutama pada vegetasi mangrove dan non-mangrove, berdampak signifikan terhadap lingkungan berupa penurunan cadangan karbon tanah, peningkatan emisi gas rumah kaca, degradasi kualitas air, serta hilangnya fungsi ekologis mangrove. Dari sisi sosial-ekonomi, tambak intensif memberi manfaat berupa lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, namun distribusinya tidak merata sehingga memicu ketimpangan sosial. Persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan beragam, dipengaruhi faktor sosiodemografis dan akses informasi, sementara regulasi formal (RTRW, AMDAL, zonasi pesisir) masih lemah dalam memastikan partisipasi publik dan pengakuan terhadap kearifan lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi tata kelola berbasis kolaborasi multipihak (pemerintah, masyarakat, LSM, dan perusahaan) dengan pendekatan co-management untuk menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan keberlanjutan ekosistem pesisir.
Interaksi Upah dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Bone Adlu, Abd Malik; Manulusi, Muhammad Ridwan; Arsyad, Yuliarti
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.62013

Abstract

Rendahnya upah pada beberapa sektor membuat tenaga kerja terbuka tidak mau menerima pekerjaan yang ada. Pertumbuhan ekonomi yang belum merata juga membatasi perluasan kesempatan kerja. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan pemborosan sumber daya manusia, menurunkan produktivitas nasional, dan memperbesar ketimpangan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Upah, dan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Bone. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat time-series yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone tahun 2010-2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Bone. Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Bone. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone perlu mengambil langkah kebijakan yang adaptif dan berbasis data dalam mengatasi pengangguran terbuka melalui peningkatan relevansi pendidikan dan penyediaan lapangan kerja produktif
Open Government Data sebagai Pendorong Pembangunan Inklusif di Kota Makassar Alam, Syamsu; Aris, Valentino; Taufik, Muhammad
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.62220

Abstract

Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara Open Government Data (OGD) sebagai pendorong pembangunan inklusif di Kota Makassar dengan menggunakan pendekatan fuzzy set Qualitative Comparative Analysis (fsQCA) terhadap data sektoral kota Makassar tahun 2021–2024. Lima kondisi utama ditetapkan sebagai determinan pembangunan inklusif, yaitu Ketersediaan Data (KD), Aksesibilitas Data (AD), Kualitas Data (QD), Lisensi dan Legalitas (LL), serta Partisipasi dan Pemanfaatan Publik (PP). Hasil kalibrasi fuzzy menunjukkan bahwa nilai Pembangunan Inklusif (PI) meningkat signifikan pada tahun 2024, menandai pergeseran dari pemerintahan berbasis transparansi menuju pemerintahan partisipatif berbasis data. Melalui truth table fsQCA, ditemukan dua jalur kausal utama yang menjelaskan capaian pembangunan inklusif. Pertama, Functional Openness Path, yaitu kombinasi KD, AD, QD, dan PP tinggi meskipun legalitas belum sempurna (LL moderat), yang mendukung terwujudnya inklusivitas melalui keterbukaan dan kolaborasi masyarakat. Kedua, Institutionalized Open Data Path, yakni konfigurasi lengkap KD, AD, LL, QD, dan PP tinggi yang merepresentasikan tata kelola data terinstitusionalisasi dengan dukungan politik dan regulatif yang kuat. Analisis consistency menunjukkan bahwa konfigurasi dengan nilai ≥0.8 merupakan kondisi yang cukup (sufficient condition) bagi terjadinya pembangunan inklusif, sementara coverage sebesar 0.18 menandakan relevansi empiris yang signifikan. Secara teoretis, hasil ini menegaskan bahwa sinergi antara keterbukaan data, partisipasi publik, dan dukungan kelembagaan merupakan prasyarat utama terwujudnya tata kelola pemerintahan inklusif di era transformasi digital. Studi ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kebijakan OGD di tingkat daerah sebagai instrumen strategis untuk memperluas partisipasi dan keadilan pembangunan.
Efisiensi dan Efektifitas Anggaran Pembangunan Infrastruktur Jalan di Provinsi Sulawesi Selatan Zaenal, Andi Haidir; Rahim, Abd.; Bado, Basri; Ma’ruf, Muhammad Imam; Hastuti, Diah Retno Dwi
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.62814

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pengelolaan anggaran pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dalam kerangka Value for Money. Analisis difokuskan pada dua indikator utama, yakni efisiensi penyerapan anggaran sebagai representasi pemanfaatan input fiskal dan efektivitas capaian kemantapan jalan sebagai ukuran pencapaian hasil pembangunan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran mengalami variasi sepanjang periode pengamatan, sementara efektivitas capaian kemantapan jalan cenderung stabil relatif terhadap target yang ditetapkan. Meskipun demikian, identifikasi terhadap dinamika kedua indikator tersebut mengungkap adanya ketidaksejajaran struktural, khususnya ketika peningkatan realisasi anggaran tidak diikuti oleh pencapaian hasil fisik yang sepadan. Fenomena tersebut mengindikasikan perlunya penelaahan lebih mendalam terhadap proses perencanaan, pengadaan, serta pengawasan mutu pada pembangunan infrastruktur jalan. Penelitian ini menegaskan bahwa penilaian kinerja anggaran tidak dapat berhenti pada tingkat serapan, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara penggunaan sumber daya dan hasil pembangunan yang dihasilkan. Implikasi penelitian menekankan urgensi penerapan perencanaan berbasis kinerja, peningkatan tata kelola pengadaan, dan penguatan mekanisme monitoring untuk memastikan tercapainya nilai publik yang optimal.
Estimasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi: Analisis Data Panel pada Tiga Provinsi di Indonesia Tahun 2010-2024 Nabila, Nur Isri Afra; Rahim, Abd.; Astury, Sri; Irwandi; Regina
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.63054

Abstract

Pertumbuhan ekonomi antarwilayah di Indonesia masih menunjukkan ketimpangan yang dipengaruhi oleh perbedaan kapasitas fiskal dan struktur ekonomi daerah. Meskipun desentralisasi fiskal telah memberi kewenangan lebih luas kepada pemerintah daerah, ketergantungan pada transfer pusat tetap tinggi karena optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum merata. Di sisi lain, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan fiskal, namun efektivitasnya berbeda antarprovinsi. Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur mencerminkan variasi karakteristik ekonomi yang kontras, sehingga memberikan gambaran jelas mengenai bagaimana kapasitas fiskal memengaruhi kinerja pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menganalisis pengaruh PAD, DAU, dan DAK terhadap pertumbuhan ekonomi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kontribusi masing-masing instrumen fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemandirian fiskal dan peningkatan efektivitas pengelolaan transfer pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.