Al-Ittishol : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Focus and Scope Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam merupakan jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAI Sunan Kalijogo Malang. Al-Ittishol mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah, berupa manuskrip yang mengangkat tema meliputi: 1. Komunikasi; 2. Komunikasi Agama Islam; 3. Dakwah Islam; 4. Penyiaran Islam; 5. Media Komunikasi; 6. Teknologi Komunikasi; 7. Public speaking (Khitabah); 8. Writing and journalism (Kitabah); 9. Media Massa; 10. Sosial media; 11. Computer mediated communication;
Articles
88 Documents
Evolusi Penggunaan Media Sosial di SMP Bhinneka Tunggal Ika Pasuruan sebagai Sarana Alternatif Pembelajaran di Rumah
Sholihun;
Gatut Setiadi;
Nurma Yuwita
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Media sosial dan internet merupakan hal penting yang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Semakin bekembangnya aplikasi media sosial membuat para pengguna semakin mudah berinteraksi. Hampir mayoritas penduduk Indonesia telah menjadi pengguna aktif sarana media sosial guna mempermudah, mempercepat interaksi tanpa terkendala oleh waktu dan jarak. Pada tahun 2020 mewabahnya pandemi Covid-19 hingga memaksa untuk pemberlakuan belajar di rumah bagi sekolah-sekolah di berbagai jenjang, tidak terkecuali di SMP Bhinneka Tunggal Ika Pasuruan memberikan masalah serius dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang datang secara tiba-tiba ini berusaha diatasi dengan memanfaatkan berbagai kemudahan dalam berinterasi di dunia maya melalui pemanfaatan media sosial dalam bidang pendidikan. Beberapa media sosial yang sering serta dirasa sesuai untuk digunakan sebagai sarana pembelajaran di rumah yaitu: 1) WhatsApp 42%, 2) Google form 53%, dan 3) Google classroom 5%. Agar dapat memahami tentang fungsi penggunaan media sosial dalam bidang pendidikan maka jenis penelitian ini yakni ex post facto, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, serta teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan instrumen angket tertutup yang disebarkan secara online dalam bentuk google form kepada guru dan siswa agar diperoleh data yang valid dan objektif. Hasil jawaban responden dianalisis tingkat persentasenya untuk memahami keunggulan dan kelebihan penggunaan media sosial sebagai sarana alternatif dalam penerapan sistem pembelajaran di rumah.
Alih Fungsi Kebun Krecek melalui Komunikasi Masyarakat
Hufron
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan yang terjadi akibat dari alih fungsi lahan Kebun Krecek, Dusun Taman, Desa Kayukebek, Kecamatan tutur, Pasuruan. Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung dan juga wawancara kepada narasumber terkait guna mendapatkan informasi yang diinginkan. Sebelum tahun 2015, Kawasan Kebun Krecek digunakan untuk ritual Wage-Legi oleh beberapa orang, baik dari desa setempat maupun dari luar. Dengan memberikan sesajen agar terhindar dari bala dan malapetaka. Akan tetapi hal itu berubah sejak tahun 2015, dengan datangnya seorang Ulama yang membuat pondokan untuk digunakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perlahan ritual Wage-Legi tersebut menghilang dan berganti dengan kegiatan keagamaan islam seperti pembacaan waqiah dan selawat nariyah.
Pemanfaatan Media Tik Tok sebagai Media Dakwah bagi Dosen IAI Sunan Kalijogo Malang
Sholihatul Atik Hikmawati;
Luluk Farida
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i1.215
Tik tok merupakan salah satu platform yang dimanfaatkan dosen untuk menyampaikan pesan dakwah kepada masyarakat secara luas agar menarik dan mudah diterima oleh mad’u. Ditengah digitalisasi area dakwah Islam harus fleksibel, mampu mengikuti perkembangan zaman, perkembangan umat dan budaya umat, harus dikemas dengan menarik. Ketika melihat situasi dan kondisi seperti ini, ternyata Tik tok begitu akrab dengan aktivitas keseharian mahasiswa maupun masyarakat pada umumnya terutama generasi milenial, bahkan tak sedikit yang setiap harinya pasti membuka Tik tok, dari sini da’i memanfaatkan Instagram sebagai media dakwah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah Dosen yang menggunakan aplikasi tik tok dalam menyampaikan dakwahnya. Sampel penelitian ditentukan secara random sampling, dimana peneliti memilih sampel dari populasi secara acak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa : Tik tok memberikan banyak sekali manfaat sebagai media dakwah. Dalam memanfaatkan Tik tok sebagai media dakwah bagi Dosen, terdapat 2 macam bentuk pemanfaatan; 1) Pemanfaatan Tik tok sebagai media komunikasi, 2) Pemanfaatan Tik tok sebagai media dakwah. Kesimpulannya, Tik tok dapat dikatakan efektif sebagai media dakwah, jika digunakan dengan baik sesuai syariat Islam. Secara keseluruhan dakwah di Tik tok merupakan dakwah milenial mampu menciptakan dakwah yang innovatif yang mampu menarik perhatian followers untuk membagikan ke media sosial yang mereka miliki.
Peran Komunikasi Organisasi Yayasan Spirit Dakwah Indonesia Cabang Yogyakarta dalam Program Taman Pendidikan Quran Luar Biasa (TPQLB)
Mochammad Sinung Restendy
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komunikasi organisasi sebagai medium dalam mempermudah sebuah kegiatan dalam organisasi, menjadi oli sebuah mesin manajemen yang direncanakan, menjadi keterkaitan dan keterikatan antar individu dalam sebuah organisasi sehingga ada sinergi, koordinasi dan harmonisasi dalam mencapai tujuan bersama. Program TPQLB Yayasan Spirit Dakwah Indonesia cabang Yogyakarta target utamanya adalah anak difabel dan keluarga memahami dan membiasakan diri dalam praktek dan belajar agama terkhusus belajar Alquran, praktek wudhu dan sholat juga ketrampilan ketrampilan yang lain tidak hanya itu tetapi juga untuk membangun komunikasi yan baik antara ustad ustadah, pengurus dan anggota Yayasan Spirit Dakwah Indonesia. Maka TPQLB Yayasan Spirit Dakwah Indonesia cabang Yogyakarta berkewajiban mampu memberikan pembelajaran yang baik kepada anak dan keluarga difabel temasuk penguatan Sumber Daya Manusia dalam Organisasi, membangun jejaring dan kemandirian organisasi. Penelitian berikut bersifat kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus dengan menjelaskan temuan dalam bentuk deskripsi analitik. Dengan didasarkan pada hasil observasi partisipatif juga wawancara yang dalam, proses komunikasi di program TPQLB terjadi dengan two ways communication yang tujuan arus informasinya mulai dari komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas, dan komunikasi horizontal. Maka peta sistem komunikasi organisasi yang terjadi adalah sistem komunikasi organisasi dengan saluran bebas (all channel).
Komunikasi Transedental Jamaah Gerak Batin di Desa Glagahsari dengan Pendekatan Symbolic Interaction Theory
Robbi Hidayat;
Nurma Yuwita;
Gatut Setiadi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i1.227
Gerak batin merupakan salah satu jamaah pengajian muslimah tertua dibawah naungan NU Kabupaten Pasuruan. Dalam prosesnya, terjadi perubahan makna dan tujuan dari kegiatannya. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Metode dalam pengumpulan data yaitu wawancara terstruktur. Hati, nafsu dan jiwa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Hati mewadahi nafsu dan jiwa yang berisikan dorongan untuk melakukan perbuatan baik dan buruk. Nafsu dan jiwa harus dikendalikan agar jamaah dapat memperoleh ketenangan dan kedamaian dalam hidupnya. Pendalaman spiritual melalui ibadah yang dilakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah akan akan berdampak pada perubahan akhlak dan perilaku jamaah.
Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Wisata Telaga Ngebel Ponorogo
Muhammad Rifa’i;
Golib Ahmadi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Telaga Ngebel yang memiliki panorama indah serta menyimpan potensi alam yang baik tentu tidak bisa dikenal masyarakat dan wisatawan begitu saja tanpa adanya promosi yang dilakukan. Untuk mengembangkan pariwisata di sebuah wilayah tertentu harus dikelola oleh sebuah instansi pemerintah yang khusus menangani tentang pariwisata. Dibutuhkannya sebuah strategi komunikasi pemasaran terpadu dalam hal ini, strategi komunikasi pemasaran terpadu yang direncanakan nantinya akan dilaksanakan sesuai dengan program-program pemerintah. Sehingga menimbulkan dampak positif untuk masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran terpadu wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dalam jenis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwa Dinas Pariwisata Ponorogo menerapkan sistem komunikasi pemasaran terpadu dengan menggunakan 1) advertising dengan menggunakan media cetak, media sosial dan media massa, 2) sales promotion dengan mengadakan acara tahunan dan bulanan dan juga bisa memberikan diskon kepada wisatawan, 3) personal selling dengan mengadakan pertemuan dengan pelaku pariwisata dan mengikuti pameran, 4) direct marketing dengan melakukan transaksi penjualan tiket wisata ngebel melalui website, dan 5) public relation dengan memberikan wawasan kepada masyarakat sekitar wisata telaga. Sebagai usaha untuk memperkenalkan atau mempromosikan wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Dari penggabungan lima elemen tersebut telah menunjukan kegiatan komunikasi pemasaran terpadu untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dan hal ini dapat mempengaruhi sikap konsumen yakni wisatawan untuk berkunjung ke wisata Telaga Ngebel Ponorogo.
Konsep Dakwah Masyarakat Multikultural engan Meneladani Ajaran Al-Qusyairi dalam Tasawuf Akhlaqi
Khoirul Anwar
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i1.241
Tasawuf yang dianut dan diajarkan oleh al-Qusyairi adalah tasawuf yang sejalan dengan ajaran syariat. Dari tulisan-tulisannya terlihat bahwa ia berupaya menyadarkan orang bahwa tasawuf yang benar adalah tasawuf yang bersandarkan pada akidah yang benar dan tidak menyalahi ketentuan syariat, seperti yang dianut oleh para salaf atau Ahl al-Sunnah,. Dalam perspektif al-Qusyairi, pemurnian tauhid sangatlah prinsip dan urgen, karena Islam dibangun di atas kekuatan tauhid, bahkan kekuatan Islam justru terletak pada fondasi tauhid. Apabila tauhid yang dimiliki oleh umat Islam kuat, maka agama Islam menjadi kuat dan tangguh. Tauhid adalah kekayaan yang terbesar yang dimiliki oleh umat Islam, sekaligus sebagai senjata yang ampuh dalam menghadapi berbagai rongrongan hawa nafsu. Dalam hal ini tasawuf yang diteladani adalah tasawuf akhlaqi yaitu kajian ilmu yang sangat memerlukan praktik untuk menguasainya. Tidak hanya berupa teori sebagai sebuah pengetahuan, tetapi harus dilakukan dengan aktifitas kehidupan manusia. Di dalam diri manusia juga ada potensi-potensi atau kekuatan-kekuatan. Ada yang disebut dengan fitrah yang cenderung kepada kebaikan. Ada juga yang disebut dengan nafsu yang cenderung kepada keburukan. Jadi, tasawuf akhlaqi yaitu ilmu yang memperlajari pada teori-teori perilaku dan perbaikan akhlak. tasawuf akhlaqi mempunyai tahap sistem pembinaan akhlak yaitu takhalli, tahalli dan tajalli
Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak di Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Malang
Imamatus Sholihah
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.293
Komunikasi antarorang tua dan anak sangat diperlukan, karena perkembangan emosi anak dipengaruhi oleh perubahan pola interaksi dan pola komunikasi dalam keluarga. Komunikasi keluarga pada hakikatnya adalah suatu proses penyampaian pesan bapak atau ibu sebagai komunikator kepada anak-anak sebagai komunikan tentang norma-norma atau nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga, dengan tujuan keutuhan dan pembentukan keluarga yang harmonis. Pengalaman interaksi di dalam keluarga akan menentukan pola dan tingkah laku anak terhadap orang lain dalam masyarakat. Ada sejumlah norma yang diwariskan orang tua pada anak, misalnya norma agama, norma akhlak, norma sosial, norma etika dan estetika, dan juga norma moral. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, sedangkan obyek penelitiannya adalah masyarakat didesa sukolilo kecamatan jabung Malang. Hasil dari analisis penelitian ini ialah pola komunikasi orang tua dengan anak di desa sukolilo ada 3 macam; Authoritarian/otoriter (cenderung bersikap bermusuhan), Permissive (cenderung berperilaku bebas), dan Authoritative (cenderung terhindar dari kegelisahan dan kekacauan), pola komunikasi demokratis umumnya ditandai dengan adanya sikap terbuka antara orangtua dan anak. Dengan adanya komunikasi yang baik antar keluarga, membantu meningkatkan nilai-nilai kepatuhan di dalam diri masing-masing individu dan tercipta keluarga yang rukun, harmonis dan sejahtera.
Representasi Kritik melalui Humor dalam Media Digital Youtube di Chanel Majelis Lucu Indonesia
Fronqi Bella Enrin Fronqi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.307
Kebebasan berekspresi adalah hak individu untuk membagi dan menerima informasi, memperbincangkan hal tersebut, dan menyebarkannya. Kebebasan berekspresi sering kali disamakan dengan kebebasan pers, sebenarnya hal ini berbeda di lihat kebebasan berekspresi diartikan sangat luas sementara kebebasan pers hanya di fokuskan pada penyiaran, media cetak,jurnalis, dan jurnalisme. Kebebasan berekspresi dapat menjadi sarana komunikasi melalui banyak media salah satunya adalah sosial media youtube. Kebebasan berekspresi melalui media sosial youtube memiliki aturan dan dampak tersendiri mengingat pengguna media sosial youtube terbagi dari banyak lapisan usia. Penelitian ini menggunakan referensi jurnal-jurnal penelitian serupa sebelumnya dan buku sebagai sumber data. Kata Kunci: kebebasan berekspresi, komunikasi, youtube
Kajian Semiotika Roland Barthes
Al Fiatur Rohmaniah
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.308
Semiotik merupakan metode untuk mengkaji cara kerja dan fungsi tanda (sign). Dalam kaitannya dengan objek penelitian, teks merupakan suatu konstruksi dari unsur tanda-tanda. Dalam tradisi semiotika, komunikasi pada intinya dipandang sebagai mediasi atau pertukaran tanda-tanda secara intersubjektif. Sebagai teori penafsiran, semiotik tidak sekedar menafsirkan teks, memperlakukan teks sebagai teks, tetapi membuat teks berbicara, bahkan tentang hal di luar dirinya. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah semiotika Roland Barthes yang mengembangkan gagasan-gagasan Ferdinand de Saussure dan mencoba menerapkan kajian tanda-tanda secara lebih luas. Pada praktinya peneliti mengggunakan kajian semiotik untuk menganalisis teks dan visual yang ada pada media sosial Instagram @dkksemarang adalah akun resmi dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. Pada kondisi pandemi Covid-19 yang identik dengan upaya memutus rantai penyebaran virus dan mendukung program vaksinasi.