cover
Contact Name
Gatut
Contact Email
gatutxxx@gmail.com
Phone
+6281232252015
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG Jl. Keramat, Desa Sukolilo, Dusun Gandon Barat, Kec. Jabung Kab. Malang No. Telp (0341) 792669 Kode Pos 65155 Website : www.iaiskjmalang.ac.id, Email : iaiskjmalang@gmail.com
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ittishol : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 2721964X     EISSN : 27219631     DOI : https://doi.org/10.51339/ittishol
Core Subject : Science, Education,
Focus and Scope Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam merupakan jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAI Sunan Kalijogo Malang. Al-Ittishol mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah, berupa manuskrip yang mengangkat tema meliputi: 1. Komunikasi; 2. Komunikasi Agama Islam; 3. Dakwah Islam; 4. Penyiaran Islam; 5. Media Komunikasi; 6. Teknologi Komunikasi; 7. Public speaking (Khitabah); 8. Writing and journalism (Kitabah); 9. Media Massa; 10. Sosial media; 11. Computer mediated communication;
Articles 88 Documents
Budaya Komunikasi pada Pengguna Media Sosial Facebook di Era New Media Siti Ani Munasaroh
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.309

Abstract

Abstract Social media is the main choice in establishing social interactions in cyberspace in this new media era. The Facebook application as one of the contemporary social media is widely used by Digital natives. As a creative generation in using technology, Digital natives use Facebook as a medium of communication today. Facebook users who are increasing and used continuously have formed a habit that eventually becomes a culture of communication. This research is a qualitative research with a constructivist paradigm that uses a virtual ethnographic research approach. Virtual ethnography is an approach that aims to observe behavior patterns, patterns of life and social relations in virtual life in cyberspace. This study is to determine the communication culture of Digital natives on the use of social media Facebook. And to find out the communication culture formed from the use of Facebook by Digital natives. Keywords: Culture, Communication, New Media, Facebook, Digital natives. Abstrak Media sosial menjadi pilihan utama dalam menjalin interaksi sosial di dunia maya pada era media baru ini. Aplikasi facebook sebagai salah satu media sosial kekinian banyak digunakan oleh Digital natives. Sebagai generasi kreatif dalam menggunakan teknologi, Digital natives memanfaatkan facebook sebagai media komunikasi saat ini. Pengguna facebook yang semakin meningkat dan digunakan secara terus menerus telah membentuk sebuah kebiasaan yang pada akhirnya menjadi budaya dalam berkomunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis yang menggunakan pendekatan penelitian etnografi virtual. Etnografi virtual merupakan pendekatan yang bertujuan untuk mengamati pola-pola perilaku, pola kehidupan dan relasi sosial dalam kehidupan virtual di dunia maya (cyber) Penelitian ini hendak mengkaji tentang, perubahan dan budaya komunikasi Digital natives pada penggunaan facebook di era media baru, sedangkan Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui budaya komunikasi Digital natives pada penggunaan media sosial facebook. Dan untuk mengetahui budaya komunikasi yang terbentuk dari penggunaan facebook oleh Digital natives. Kata Kunci : Budaya, Komunikasi, Media Baru, Facebook, Digital natives.
POP Kontemporer Remaja sebagai Media bagi Generasi Milenial Nuriyah Nazilah; Gatut Setiadi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.313

Abstract

Komunikasi adalah proses penyampaian suatu informasi,atau pesan kepada seseorang yang akan membekas pada jiwa tiap individunya,tentu komunikasi ini yang menjadi bagian penting dalam media dakwah.Media dakwah adalah alat yang digunakan sebagai perantara dalam mencapai tujuan dakwah.dalam menyampaikan pesan dan terhadap penerima dengan lebih memanfaatkan media untuk mencapai suatu keberhasilan,maka media ini menjadi sangat penting,terlebih pada era zaman sekarang para remaja yang tidak lepas untuk bermain di social media. Fungsi media dakwah adalah sebagai perantara penyampaian pesan dalam kegiatan dakwah.Yang bertujuan untuk mendukung aktivitas dakwah agar lebih efektif dan efisien dalam menyampaikan nilai-nilai islam kepada remaja.Karena itu, tidak mungkin dakwah tersebut sukses tanpa adanya media yang membantu mensukseskan kegiatan dakwah.Makin banyak menguasai media penggunaan media dalam kegiatan dakwah,maka semakin mengantar kepada keberhasilan dan kesuksesan dalam melaksanakan dakwah.Media yang digunakan untuk menyampaikan dakwah yakni media cetak,media elektronik, televisi, radio, majalah, tabloid, internet dan media lainnya. Akan tetapi kini yang lebih popular dan banyak digandrungi oleh remaja adalah media internet.Karena media internet ini yang mengungkap isu-isu kontemporer lalu dijadikannya sebagai materi dakwah agar tetap dalam nilai-nilai yang berada pada islam dan tidak ada kesesatan.Karena kecenderungan hidup manusia pada abad ini memiliki gaya hidup yang lebih mengandalkan pada hiburan,makanan,dn pakaian.jadi lebih mengandalkan hidup pada kenikmatan-kenikmatan yang bersifat praktis dn pragmatis menyenangkan,bisa dirasakan pada saat ini yang lebih positif. Sehingga mengabaikan aspek-aspek yang lebih bersifat substantive dan orientasi pada isi bukan bentuk. Dalam kontemporer ini remaja bisa menggunakan pop kontemporer untuk berdakwah agar para pembaca atau penonton tidak bosan dan tetap menambah ilmu mereka terhadap nilai-nilai islamnnya.
Analisis Komunikasi Transendental dalam Ritual Purnama Tilem pada Masyarakat Hindu di Desa Ngaroh Pasuruan: (PERSPEKTIF PENDEKATAN TEORI INTERAKSIONISME SIMBOLIK) Elok Su’udatul Hasanah; Nurma Yuwita
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v2i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana analisis komunikasi transendental dalam ritual Purnama Tilem pada masyarakat Hindu di Desa Ngaroh Pasuruan. Komunikasi transendental dalam ritual Purnama Tilem menarik untuk diteliti mengingat komunikasi transendental dalam ritual Purnama Tilem ini jarang diangkat kedalam sebuah penelitian ilmiah khususnya dalam konteks Ilmu Komunikasi. Penelitian ini menggunakan perspektif pendekatan teori interaksionisme simbolik yang bertumpu pada 3 premis utama Bulmer yaitu makna, bahasa, pikiran. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa makna ritual Purnama Tilem dalam konsep Blumer merupakan bagian dari komunikasi transendental yang dapat menciptakan sebuah simbol sebagai jembatan untuk berinteraksi dengan Sang Hyang Widhi. Dalam konteks bahasa juga digunakan sebagai komunikasi verbal masyarakat Hindu di Desa Ngaroh Pasuruan untuk berinteraksi dengan Sang Hyang Widhi yang dituangkan dalam bentuk doa atau mantra. Terakhir yaitu dengan menggunakan konteks pikiran masyarakat dapat mengambil peran atau tindakan, dimana pengambilan peran tersebut merupakan kemampuan simbolis masyarakat Hindu di Desa Ngaroh Pasuruan untuk menempatkan diri dalam pelaksanaan ritual Purnama Tilem dan mengosangkan pikirannya akan duniawi sebagai bentuk simbolis bhakti puja masyarakat Hindu di Desa Ngaroh Pasuruan dengan Sang Hyang Widhi.
Manajemen Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat Karangpatihan dalam Memperbaiki Citra Desa sebagai Kampung Idiot Tri Agustian Taufik
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2022): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v3i1.275

Abstract

Desa Karangpatihan adalah salah satu desa yang dikenal sebagai kampung idiot di Ponorogo, karena sebagian masyarakatnya mengalami Tunagrahita. Padahal masyarakat yang mengalami tunagrahita sebesar 1,64% dari jumlah penduduk. Desa Karangpatihan melakukan program untuk memperbaiki citra desa melalui organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Manajemen Komunikasi KIM Desa Karangpatihan dalam memperbaiki citra Desa sebagai kampung idiot. Teori yang digunakan adalah empat tahap proses manajemen komunikasi menurut Scott M. Cutlip & Alen H. Center. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa KIM Karangpatihan Bangkit dalam memperbaiki citra desa sebagai kampung Idiot telah termanajemen. Temuan penelitian ini adalah 1. Batasan batasan masalah: memantau pemberitaan melalui media televisi, menemukan stigma negatif terkait Desa Karangpatihan. 2. Planning and programing: merencanakan program merubah kampung idiot menjadi kampung industri, mensurvei bahwa media sosial adalah media paling diminati. 3. Pengambilan tindakan dan mengkomunikasikan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat keterbelakangan mental, pemilihan bahasa Indonesia dalam penyampaian pesan, mensosialisasikan kegiatan desa Karangpatihan menggunakan facebook, instagram, memberitakan kegiatan melalui website, menjalin relasi dengan karangtaruna setiap dukuh. 4. Evaluasi dilakukan dengan menerima penghargaan dari presiden. Hasil analisis menunjukkan bahwa KIM telah melakukan kegiatan yang sejalan dengan teori manajamen komunikasi, namun belum sepenuhnya termanajemen. KIM Karangpatihan melakukan penyebaran informasi terkait desa melalui media sosial sedangkan KIM Karangpatihan mengetahui desa Karangpatihan sebagai kampung idiot melalui media televisi dan evaluasi hanya sebatas menerima penghargaan tetapi belum mengukur ketercapaian program.
Strategi Komunikasi Guru dalam Mewujudkan Akhlaq Luhur Siswa SMK Sunan Kalijogo Jabung Malang Imamatus Sholihah
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2022): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v3i1.342

Abstract

Globalisasi sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia terlebih lagi anak-anak di masa kini maupun di masa depan, hal ini mengakibatkan krisis moral dan akhlak pada anak. Jauhnya kehidupan anak-anak dari nilai-nilai agama merupakan salah satu dampak nyata perkembangan dan akses global yang demikian deras tanpa adanya filter yang dapat menjadi perekat identitas yang cukup kuat. Fenomena kenakalan remaja dan hal-hal lain yang dapat merusak karakter peserta didik tersebut, memperlihatkan begitu pentingnya pembinaan akhlaq yang dilakukan oleh guru terhadap peserta didik ketika di sekolah. Tujuan utama adalah membentuk generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yaitu memiliki karakter luhur dan membawa kemaslahatan bagi orang lain. Hal ini menggugah semangat peneliti untuk melakukan observasi di SMK Sunan Kalijogo Malang, dengan melihat strategi komunikasi guru-guru SMK terhadap peserta didik dalam mewujudkan akhlaq luhur para peserta didik di sekolah. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, sedangkan obyek penelitiannya adalah guru dan peserta didik SMK Sunan Kalijogo Jabung Malang. Hasil dari analisis penelitian ini ialah penulis mengetahui metode yang diterapkan guru dalam strategi membina akhlak di sekolah, diantaranya; a) Metode dialog atau diskusi, b) Metode teladan, c) Metode pembiasaan, d) Metode Nasehat. Selain itu, terdapat beberapa program keislaman untuk mendukung pembinaan akhlak siswa-siwi SMK Sunan Kalijogo, diantaranya: sholat dhuha dan dzuhur berjamaah yang dilakukan setiap hari, membaca surah Al waqi’ah, sebelum memulai pembelajaran yang dilakukan setiap hari, Praktek pengamalan ibadah (PPI), dan ziarah ke makam pendiri pondok pesantren Sunan Kalijogo Jabung Kyai Nur yang dilakukan setiap hari.
Representasi Kecantikan dalam Media Sosial (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Video Tutorial Makeup Beauty Vlogger Tasya Farasya di Youtube) Ayu Nurdiana; Nurma Yuwita
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2022): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v3i1.366

Abstract

Persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1) bagaimana representasi kecantikan pada video tutorial make-up Beauty Vlogger Tasya Farasya di Youtube dengan analisis semiotika Roland Barthes? Untuk mengungkap masalah tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif karena peneliti menafsirkan representasi kecantikan pada video tutorial tersebut. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa kecantikan adalah (1) ketika memakai foundation, (2)memakai concealer dibagian bawah mata, (3) memakai blush on pada pipi,(4) memakai bedak, (5)memakai highlight&contour pada bagian wajah,(6) memakai eye shadow dibagian mata, (7)memakai eye liner dibagial kelopak mata, (8)mengukir pensil alis dengan cantik, (9)memakai maskara pada bulumata, (10)mengoles lipstick pada bibir. Berdasarkan hasil penelitian ini beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan antara lain: (1) Bagi masyarakat, Supaya lebih bijak dan lebih cermat berpikir bahwa terkadang tidak semua kata “cantik” itu harus memakai dengan make-up. (2) Bagi akademis, dapat menambah pengetahuan tentang makna-makna yang berkenaan video konten kecantikan di youtube, agar lebih mudah memaknai makna cantik yang sesungguhnya.
Problem Solving sebagai Strategi Dakwah pada Remaja Masa Kini Rindra Risdiantoro; Nuriyah Nazilah; Nuril Ida Aulia; Dia Septianita Pratiwi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2022): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v3i1.386

Abstract

Dakwah islam merupakan suatu kewajiban bagi tiap muslim yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT bagi setiap individunya. Akan tetapi dakwah bukan hanya sekedar menyampaikan lalu selesai begitu saja, melainkan dakwah perlu adanya kekuatan ekstra agar dakwah yang kita sampaikan dapat diterima dan di amalkan oleh seorang mad’u. Selain itu mengontrol dan mengevaluasi hasil dari penyampaian dakwah adalah bagian penting dan urgen dari tujuan kita berdakwah. Problem solving menjadi salah satu strategi dakwah untuk mengatasi problematika para remaja masa kini. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa permasalahan yang terjadi dikalangan remaja dapat menyimpang pada nilai-nilai agama. Kata kunci : Problem solving, dakwah, remaja.
Model Penggunaan Media Sosial yang Efektif Sesuai dengan Kaidah Ayat Surah Al-Ashr Khususnya bagi Para Pelajar Sherly Mei Yanti; Rahmadani Najwa Alfriza; Imamul Arifin
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2022): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v3i1.418

Abstract

Research has been carried out on the Effective Use of Social Media Models in accordance with the Rules of the Qur'an for Students. Based on the main problem that often arises that social media users will spend time, especially among students. This research is intended for students or students with online research methods through survey pages. The aim of knowing the impact of using media and efforts to prevent the implementation of learning through social media in accordance with the creed of the Qur'an. The results showed that 53.8% of students used more than 4 hours, 23.1% used 3 to 5 hours and 1 to 3 hours. For the proportion of applications used for this period, the top three are WhatsApp with 92.3%, Instagram 76.9%, and Pinterest 38.5%. From the results of this study, it was concluded that the use of social media that is not guided by the surah of the Qur'an, namely Al-ashr will result in the learning process in the network becoming social media which results in wasted time.
Pesan Moral dalam Konten Youtube Nussa dan Rara Official: (ANALISIS SEMIOTIKA MODEL CHARLES SANDERS PEIRCE) Syifaul Jinnan Sabila; Nurma Yuwita
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semiotika merupakan ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda, peneliti akan menggunakan triadic semiotika Charles Sanders Peirce. Film yang akan di teliti adalah Video dalam Konten Youtube Nussa dan Rara Official yang mengusung tema islami sebagai konten atau konsep utamanya, sebagai tontonan youtube yang dihasilkan oleh anak bangsa atau karya anak bangsa ini yang di gagas oleh Mario Irwinsyah, dan di produksi oleh tim Produksi milik The Little Giantz yang juga hasil karya anak bangsa , dalam konten Youtubenya saat ini sudah lebih dari Seratus Sembilan puluh juta kali di tonton dan juga sudah memiliki 6.7 Juta Subscriber dengan total 64 video sejak awal bergabung terhitung Oktober 2018. Pesan moral yang dimunculkan dalam Konten Youtube Nussa dan Rara ini beragam karena banyak sekali memperlihatkan kehidupan sehari-hari yang tergolong sangat mudah dipahami dan juga pesan yang disiratkan secara gambar atau secara visual menjadi lebih banyak dan juga beragam, peneliti menggunakan 4 Unit Analisis untuk mempermudah mengetahui hasil dari Pesan Moral, 1. Moral Hubungan Manusia Dengan Tuhannya, 2. Moral Hubungan Manusia Dengan Orang Tua, 3. Moral Hubungan Manusia Dengan Temannya, 4. Moral Hubungan Manusia Dengan Tetangganya, dari keempat Unit Analisis tersebut, dapat diketahui dengan mudah bahwa dalam Video tersebut mengajarkan moral yang baik dan juga yang menjadi Trend di masyarakat yang baik itu dengan menjadi sederhana dan juga saling membantu.
Strategi Komunikasi Dakwah melalui Seni Ukir Kaligrafi di Desa Aeng Panas Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Ubaidillahir Ra’ie
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi komunikasi dakwah merupakan sebuah perencanaan yang efektif dan sistematis dari komunikator (da’i) untuk merubah perilaku komunikan (masyarakat) sesuai dengan ajaran Islam. Strategi komunikasi dakwah merupakan kecerdikan seorang da’i dalam menangani sesuatu (berdakwah), terkait metode dan pendekatan yang digunakan untuk mencapai sasaran yang telah ditargetkan. Pada penelitian ini yang menjadi sasarannya yaitu seni ukir kaligrafi, dengan judul penelitian ini yaitu “Strategi Komunikasi Dakwah Melalui Seni Ukir Kaligrafi Di Desa Aeng Panas”. Dalam penelitian ini pokok-pokok permasalahan yang diambil oleh peneliti yaitu bagaimana strategi komunikasi dakwah melalui seni ukir kaligrafi di desa Aeng Panas, serta faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat pada strategi komunikasi dakwah melalui seni ukir kaligrafi di desa Aeng Panas. Dan juga penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif lapangan yaitu peneliti yang memaparkan atau menggambarkan objek penelitian secara objektif sebagai realita sosial. Hasil Penelitian ini yaitu secara keseluruhan strategi komunikasi dakwah melalui seni ukir kaligrafi di desa Aeng Panas yaitu dengan cara membuat ukiran berbentuk lafadz-lafadz arab atau yang disebut dengan kaligrafi yang didalamnya tersirat beberapa nilai-nilai dakwah yang mengajak pada kebaikan, misalnya dengan pembuatan ukiran kaligrafi berbentuk lafadz Laa Ilaaha Illalah dengan maksud mengingatkan masyarakat akan ketauhidtan, bahwasannya tidak ada Tuhan Selain Allah.