cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Editorial Address
Jl. Banjarsari Barat No.1, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Arsitektur Universitas Pandanaran Jurnal (ArsiP)
Published by Universitas Pandanaran
ISSN : 28080912     EISSN : 28080637     DOI : https://doi.org/10.54325/arsip.v1i1
Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Arsitektur Universitas Pandanaran. Sebagai media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulusan S1 Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pandanaran Semarang
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND" : 12 Documents clear
SPATIAL AND ACOUSTIC ANALYSIS OF THEATER SPACE PLANNING LOMBOK TRADITIONAL ARTS PERFORMANCE BUILDING ANALISIS SPASIAL DAN AKUSTIK PERENCANAAN RUANG TEATER UNTUK GEDUNG PERTUNJUKAN SENI TRADISIONAL LOMBOK Setiawan, Muhamad; Tohar , Ibrahim; Murti , Farida
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.53

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat membutuhkan sarana operasional gedung pusat seni dan budaya, khususnya di wilayah Lombok. Dalam hal ini, desain gedung teater dirancang untuk mengakomodasi kegiatan seni pertunjukan dengan mempertimbangkan standar seperti ketinggian panggung, kebutuhan ruang, dan sudut pandang penonton. Mencari bentuk ruang seni pertunjukan yang sesuai dengan kebutuhan pertunjukan kegiatan seni tari, teater dan seni musik. jenis pertunjukan. Bentuk panggung suara dianalisis menggunakan metode penelitian dokumenter dan kemudian dibuat analisis bentuk panggung suara dengan pilihan bentuk teater yang fleksibel yang dapat digunakan untuk setiap sesi yang ditayangkan. Hasil penelitian ini berupa usulan konformasi bentuk ruang akustik yaitu persegi dan segi enam. Melalui bentuk ini akan diterapkan prinsip-prinsip ergonomis yang akan menjadi acuan dalam perancangan bentuk teater yang akan digunakan.
DESIGN OF MOUNT RINJANI DISASTER MUSEUM USING NEO-VERNACULAR ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN MUSEUM KEBENCANAAN GUNUNG RINJANI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Fiddaroini, Muhammad Waldi; Istijanto, Suko; Rolalisasi, Andarita
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.54

Abstract

Gunung Rinjani merupakan gunung ketiga tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl dan Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung favorit bagi pendaki Indonesia hingga pendaki internasional karena pemandangan alamnya yang indah dari awal pendakian hingga dipuncak akhir pendakian. Gunung Rinjani ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha, Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara. Gunung Rinjani memili banyak informasi tentang sejarah baik sejarah secara geologis tentang pembentukan dan terjadinya letusan-letusan mempengaruhi mengenai arkeologi kebencanaan, Adapun letusan Gunung Samalas yang merupakan leluhur Gunung Rinjani pernah mengalami letusan yang sangat dashyat pada tahun 1257 M, letusan ini diperkirakan mencapai skala 7 dalam Volcanic Eksplosivity Index. Dengan ditetapkannya Geopark Gunung Rinjani yang sekarang bersekala internasional maka pentingnya adanya museum yang mengkaji mengenai geologi dan arkeologi tentang sejarah kebudayaan masyarakat Lombok tentang peradaban yang pernah hidup pra letusan Samalas, Peninggalan-peninggalan kebudayaan milik Lombok yang sudah ditemukan saat ini terisimpan di berbagai tempat, ada yang di Balai Arkeologi Bali, Museum Geologi Nasional dan juga beberapa ada di Belanda, karena itulah perlu lembaga Arkeologi sendiri, untuk melakukan penelitian baik dari sisi geologi maupun arkeologi.
BEHAVIORAL ARCHITECTURE APPLICATION TO A DESIGN OF JOB TRAINING FACILITIES FOR PEOPLE WITH DISABILITIES IN THE CITY MALANG PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PERANCANGAN FASILITAS PELATIHAN KERJA BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA MALANG Choirunnisa, Intan; Kusumaningayu, Intan
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.56

Abstract

Sekitar 82 persen dari penyandang disabilitas ada di bawah garis kemiskinan dan sering mengalami keterbatasan akses atas kesehatan, pendidikan, pelatihan dan pekerjaan yang layak. Penurunan ekonomi paling tertinggi bagi penyandang disabilitas terjadi di Kota Malang. Pemerintah Kota Malang berencana mempersiapkan pelatihan keterampilan khusus disabilitas sesuai permintaan pasar kerja dan merangkul dunia usaha supaya perekonomian bagi penyandang disabilitas meningkat. Selain meningkatkan ekonomi di masa depan kelak dapat menambah kemampuan dan pengetahuan. Pengguna perancangan tersebut tuna daksa, tuna rungu, dan tuna wicara dengan pendekatan arsitektur perilaku. arsitektur perilaku dipandang dapat menjawab permasalahan dengan menampung kebutuhan pengguna secara non-fisik maka hasil penerapan tersebut perlu adanya penambahan dari ilmu psikologi menggunakan prinsip psikologi bagi tuna daksa adalah Desain Universal, sedangkan tuna rungu adalah The Deafspace Design Guidelines dan tuna wicara adalah Teori Interaksionisme simbolik. Dengan hasil tersebut hampir semua prinsip psikologi sesuai dengan pendekatan arsitektur perilaku yang mencakup pengaturan perilaku, kognisi spasial, dan persepsi limgkungan terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya.
RUSUNAWA SOMBO REDESIGN CONCEPT BASED ON RESIDENTS’ PERCEPTION KONSEP REDESAIN RUSUNAWA SOMBO BERDASARKAN PERSEPSI PENGHUNI Nurlindah, Ana; Kusumaningayu, Intan; Faisal, Muhmmad
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.59

Abstract

Rusunawa merupakan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang di berlakukan pembayaran tiap bulan bagi penghuninya dengan digunakan bersama serta fasiltias bersama dan di bangun ke arah vertikal untuk kota yang kepaatan penduduknya tinggi. Rusunawa banyak di bangun pada kota-kota besar yang padat penduduk karena sulitnya memiliki rumah. Adanya rusunawa di Surabaya karena Surabaya merupakan kota dengan salah satu penduduk terbanyak dan merupakan kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi, oleh karena itu banyaknya masyarakat yang berpenghasilan rendah tidak memiliki tempat tinggal layak huni di karenakan harga tanah yang relatif mahal sehingga menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rusunawa menjadi solusi hal tersebut dan meningkatkan infrastruktur kota serta memudahkan masyarakat. Dengan adanya rusunawa masyarakat berpenghasilan rendah dapat memliki tempat tinggal layak huni serta adanya aksebilitas yang mendukung dan strategis dapat mengurai polusi kendaraan bermotor. Rusunawa Sombo merupakan rusunawa tertua yang didirikan oleh pemerintah kota Surabaya untuk mengatasi kekumuhan yang ada di daerah kelurahan simolawang Kecamatan Simokerto. Dengan adanya rusunawa tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat setempat. Tetapi seiring berjalannya waktu rusunawa sombo menjadi kumuh karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi untuk itu butuh adanya perbaikan pada fasad maupun unit hunian agar penghuni memiliki tempat tinggal layak huni.
STUDY OF IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE AND DEVELOPMENT CONCEPT IN URBAN FARMING FACILITIES DESIGN IN SURABAYA CITY STUDI PENERAPAN KONSEP BERKELANJUTAN DAN BERKEMBANG PADA PERANCANGAN FASILITAS URBAN FARMING DI KOTA SURABAYA NJONO, POPPY OKTAFIA TRI ANDANI; Bintarjo, Benny
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.61

Abstract

  Pangan merupakan kebutuhan besar manusia yang harus selalu terpenuhi. Ketahanan pangan perlu diperhatikan karena sebagian dari penunjang pertahanan dan keamanan. Terancamnya ketahanan pangan membuat Indonesia kerap mengimpor pangan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Berbagai masalah gizi dan ketahanan pangan tentunya berkaitan dengan pertanian pangan. Adanya pertanian perkotaan menjadi salah satu alternatif bentuk ketahanan pangan di perkotaan. Hal ini mendukung tersedianya pangan yang cukup, aman, berkeadilan, dan terjangkau, baik jumlah maupun mutunya. Dengan itu perlu direncanakan suatu pusat pengembangan teknologi pertanian perkotaan di kota Surabaya. Mengoptimalkan budidaya pertanian, distribusi dan pemasaran pertanian secara efektif di Kota serta secara mandiri mengajak dan meningkatkan visi akan pentingnya pertanian atau urban farming melalui cara-cara yang lebih inovatif dan efisien bagi warga wilayah kota Surabaya.
APPLICATION OF EFFICIENT FRESH CONCEPT USING ENERGY-SAVING ARCHITECTURE APPROACH TO REVITALIZATION OF SURABAYA VEGETABLE MARKET DESIGN PENERAPAN KONSEP SEGAR EFISIEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HEMAT ENERGI PADA REVITALISASI PERANCANGAN PASAR INDUK SAYUR SURABAYA Triatmaja, Benny; Istijanto , Suko; Soemarwanto , Dadoes
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.62

Abstract

Pasar Keputran Utara Surabaya menjual berbagai kebutuhan. Menanyakan untuk menyewa Pedagang Kaki Lima (PKL) di luar pasar. Kondisi fisik saat ini bangunan pada pasar Keputran Utara Surabaya memang perlu dilakukan revitalisasi terlihat dari fisik bangunan yang sudah mulai tidak layak. Masih terdapat usaha mikro yang belum mampu meningkatkan akses pasar produknya, masih terdapat sentra dan pasar yang belum beroperasi secara optimal, dan market leader tradisional belum optimal terutama yang didominasi oleh perusahaan Perusahaan Daerah (PD). Revitalisasi adalah upaya merevitalisasi suatu kawasan atau bagian kota yang pernah vital/bersemangat tetapi kemudian mengalami kegagalan/kemerosotan. Tukkutori adalah pasar yang menjadi pusat distribusi yang menjual produk dari para petani. pasar yang sehat adalah pasar yang bersih, aman, nyaman, sehat dan ramah lingkungan. Standar kualitas, persyaratan kebersihan dan prioritas fasilitas dan infrastruktur pendukung tidak tergantung pada komunitas pasar. Dengan konsep penyegaran induk dikaitkan dengan analogi pemecahan masalah dan di dukung dengan arsitektur hemat energi bentuk inovasi baru pada pasar induk keputran utara. Hasil transformasi memunculkan bentuk yang simpel dengan penekanan pada penggunaan energi alam. Penerapan konsep penyegaran induk dengan pendekatan arsitektur hemat energi pada revitalisasi pasar induk sayur surabaya bertujuan untuk menjadi salah satu alternatif dalam memperbaiki permasalahan pada bangunan pasar.
TRADITIONAL ARCHITECTURAL APPROACH OF LIMASAN TRAJUMAS LAWAKAN TO WAGE TRADITIONAL MARKET REVITALIZATION BUILDING IN TULUNGAGUNG DISTRICT PENDEKATAN ARSITEKTUR TRADISIONAL LIMASAN TRAJUMAS LAWAKAN PADA BANGUNAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL WAGE DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Narutama, Sevan Rangga; Istijanto, Suko; Rolalisasi, Andarita
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.64

Abstract

Indonesia merupakan negara yang besar dengan memiliki keragaman budaya dan tempat yang unik tak terkecuali di Kabupaten Tulungagung dengan pasar tradisional yang banyak yang berjumlah 29 yang tercatat di Disperindag Kabupaten Tulungagung. Salah satu pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung adalah Pasar Tradisional Wage. Pasar ini merupakan pasar tradisional terbesar ke-2 di Kabupaten Tulungagung dengan didukung lokasi yang strategis ditengah-tengah permukiman penduduk, namun hal ini tidak sesuai dengan ekspetasi dikarenakan kondisi Pasar Tradisional Wage yang buruk dan bangunan yang sudah tua banyak mengakibatkan pembeli enggan berdatangan. Dikarenakan bangunan yang sudah tua dan kurangnya mencerminkan suatu bangunan yang memupnyai ciri khas tradisional maka perlu adanya pendekatan pada konsep bangunan. Pendekatan yang dipilih adalah Arsitektur Tradisional Rumah Limasan Trajumas Lawakan, dikarenakan bangunan tersebut kental dengan bangunan yang ada dijawa timur terkhusus di Kabupaten Tulungagung bagian selatan masih banyak yang menggunakan bentuk bangunan limasan trajumas lawakan. Implementasi pada bangunan pasar tradisional diharapkan mampu terwujud tanpa harus menghilangan ciri khas pasar tradisonal tersebut.
DESIGNING MUSLIM TRADING FACILITIES WITH ISLAMIC ARCHITECTURAL PRINCIPLES IN CITY OF SURABAYA PERANCANGAN FASILITAS PERDAGANGAN MUSLIM DENGAN MENERAPKAN PRINSIP ARSITEKTUR ISLAM DI KOTA SURABAYA aziizul, Aziizul Hakim Prasetyo; Faisal, Muhammad; Murti, Farida
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.65

Abstract

Fasilitas pendukung wisata religi dengan konsep islami adalah Fasilitas yang dalam perancangannya terkait dalam Qur’an dan Sunnah yang akan di terapkan kedalam proses rancang bangunan. Perancangan Fasilitas Pendukung Wisata Religi dengan konsep islami diharapkan rasa aman dan nyaman akan hadir bagi orang yang berjualan dan yang berkunjung pada fasilitas perdagangan ini. Hal yang mendasari perancangan fasilitas ini dikarenakan kurangnya fasilitas penjualan untuk mewadahi para pedagang yang mengakibatkan para pedagang melakukan proses perdagangan di bahu jalan dan trotoar masjid Al Akbar Surabaya. Menggunsksn metode komparasi konsep arsitektur islam yang identik dengan bangunan keagamaan seperti masjid, kemudian di terapkan ke dalam perancangan fasilitas perdagangan pendukung wisata religi masjid Al Akbar Surabaya. Dengan metode kualitatif berupa literatur dan survey langsung, hasil akhir rancangan nantinya akan akan menerapkan konsep arsitektur islam ke dalam pola tata masa, material, dan bentuk bangunan fasilitas pendukung wisata religi di kawasan masjid Al Akbar Surabaya.
MALL AND HOTEL BUILDING PLANNING IN SEMARANG CITY WITH A MODERN ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN BANGUNAN MALL DAN HOTEL DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Widyastomo, Sudadi; Sasmito, Adi; Mandaka, Mutiawati
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.95

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota dengan populasi terbanyak ketiga di Indonesia, dengan total jumlah penduduk sekitar 1.700.000 jiwa. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Semarang memiliki beberapa fasilitas pusat perbelanjaan dan hotel yang cukup lengkap. Mix used building merupakan suatu banguan yang terdiri dari satu atau lebih bangunan yang mempunyai fungsi yang berbeda. Di Semarang sendiri masih sedikit bangunan yang mengadopsi jenis bangunan mix used building. Perlunya perencanaan dan perancangan bangunan mall dan hotel di Semarang diharapkan mampu memberikan alternatif solusi bagi masyarakat Semarang. Arsitektur Modern merupakan konsep arsitektur yang mengedepankan konsep yang memperhatikan perancangan dari segi fungsional dan efisiensi pada bangunan yang akan dirancang, dan bisa mewadahi aktivitas penghuninya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa konsep Arsitektural yang bisa diterapkan pada perancangan bangunan mall dan hotel adalah konsep arsitektural Arsitektur Modern.  Mall dan hotel direncanakan dibangun di Jalan Raya Semarang Boja sebagai salah satu alternatif pengembangan kawasan komersial yang mendukung permukiman sekitarnya. Pendekatan perencanaan ini dimulai dari mencari preseden terkait bangunan mall dan hotel, pendekatan kontekstual dan aspek fungsional. Hasil rancangan berupa perancangan mall dan hotel yang berada dalam satu kawasan dengan tujuan untuk memenuhi semua kebutuhan hidup, bekerja, berbelanja, sekaligus menginap dalam rangka efisiensi waktu dan mobilitas. Dengan desain yang unik dan menggunakan pendekatan arsitektur modern diharapkan mall dan hotel ini dapat menjadi icon dari lansekap Semarang Boja.
BEACH HOTEL ON PARANGTRITIS BEACH WITH A TROPICAL ARCHITECTURAL APPROACH BEACH HOTEL DI PANTAI PARANGTRITIS DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Sa'roni, Arif; Mandaka, Mutiawati; Nuzuluddin, Taufiq Rizza
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 1 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i1.96

Abstract

Pantai Parangtritis merupakan objek wisata yang terletak di Desa Kretek Parangtritis, Kapanewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari kota adalah 27 km. Pantai ini merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang terkenal dan menjadi simbol wisata Yogyakarta. Pantai ini memiliki nilai simbolis sebagai garis ajaib yang menghubungkan Gunung Merapi yang dikenal dengan Panggung Krapyak, Keraton Yogyakarta, Tugu Yogyakarta, dan Jalan Imajinasi Yogyakarta. Tren ini melanggar tradisi dan meluas ke praktisi dari kota hingga desa yang jauh. Pembangunan beach hotel di Pantai Parangtritis merupakan akomodasi jangka pendek bagi wisatawan untuk tujuan wisata dan bisnis, perkantoran dan keperluan lainnya. Mengingat banyaknya wisatawan yang datang, baik domestik maupun mancanegara, maka perlu mandiri untuk mendukung permintaan pariwisata. Hal inilah yang mungkin mendorong para pengembang untuk membangun hotel dengan konsep arsitektur tropis agar tidak merusak lingkungan alam di sekitar Parangtritis.

Page 1 of 2 | Total Record : 12