Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Evaluasi Jalur Pedestrian Jalan Moroseneng di Kampung Anggrek Kota Surabaya Muzaiyana, Siti; Istijanto, Suko; Hastijanti, Retno
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur Pedestrian memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sebuah Kota dan sebagai sistem transportasi serta memperlancar mobilitas penduduk. Pada masyarakat Kota Surabaya terutama para wisatawan yang akan hendak bertujuan maupun pergi dari Kampung Anggrek tentunya membutuhkan pergerakan yaitu berjalan kaki. Sebagai salah satu ruang publik, jalur pedestrian berupa trotar adalah ruang khusus bagi para pejalan kaki. Namun seiring berjalannya waktu, daya tariknya menurun dan membuat ketidaknyamanan sehingga mulai ditinggalkan aktivitas tersebut. Fungsi dan hak ruang pejalan kaki kemudian menjadi terbaikan. Untuk itu desain jalur pedestrian dibuat dengan berdasarkan SE Menteri PUPR Nomor 02/SE/M/2018 Tahun 2018 Tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan indikator, desain ini menjadi awal langkah memberikan hak ruang bagi pejalan kaki.
PENDEKATAN SIMBIOTIK RUMAH ADAT MANGGARAI PADA HOTEL RESORT BINTANG 4 DI LABUAN BAJO MANGGARAI BARAT NTT Dada, Fransiskus Kurniawan Amer; Istijanto, Suko; Retnohastijanti , Retnohastijanti
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manggarai flores ntt Indonesia merupakan daerah yg kaya akan kebudayaan dan seni tradisional . Salah satu nilai kebudayaan yg ada di manggarai adalah teknik konstruksi rumah adat nya yg diwariskan secara turun temurun . Penelitiaan ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis nilai – nilai arsitektural dalam rumah adat manggarai dan pengaplikasian nya pada arsitektur kotemporer terutama pada hotel. Metedeologi penelitian yg digunakan adalah kajian pustaka, studi literature dan studi banding dengan menganalisis dan membandingkan data untuk membangun dan mencocokan nilai tradisional bangunan dan hotel resort. Pembangunan hotel resort di labuan bajo manggarai barat di dasari oleh potensi dan keindahan alam nya sendiri dan jumlah wisatawan yg ber kunjung ke labuan bajo manggarai barat. Integrasi nilainilai dalam arsitektur manggarai yg diaptasi dalam desain hotel dapat menciptakan bangunan yang tidak hanya estetis dan fungsional tetapi juga berkelanjutan dan selaras dengan lingkungan budaya setempat. Pendekatan arsitektur simbiotik dapat menjadi cara yg efektif untuk merancang bangunan yg menggabungkan nilai kotenporer,fungsional dan memperkuat nilai identitas kebudayan pada bangunan
KAJIAN TEORI CITRA KOTA PADA JEMBATAN MERAH PLAZA (JMP) KOTA SURABAYA Hasyim, Asyari; Istijanto, Suko; Tohar, Ibrahim
Arsitekno Vol. 11 No. 1 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i1.15595

Abstract

Kota Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan sejarah perjuangan yang panjang. Salah satunya adalah kisah heroik rakyat Surabaya pada 10 November 1945. Pada masa ini, para pejuang dengan gagah berani melawan penjajah hanya dengan bambu tajam dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Dan hal itu diabadikan sebagai peringatan Hari Pahlawan. Jembatan Merah Plaza (JMP) merupakan pusat perdagangan grosir yang berbasis garmen dan textile yang ada sejak lama di Kawasan jembatan merah Surabaya. Jembatan Merah Plaza (JMP) berada dalam satu kawasan wisata kota lama Surabaya yang bisa menjadi suatu citra kota dan bisa di kembangkan ke depannya sesuai dengan rencana rencana pemerintah kota Surabaya. Citra suatu kota atau lanskap kota merupakan kesan fisik yang menjadi ciri khas suatu kota. Dalam perencanaan kota, lanskap kota berfungsi sebagai elemen pembentuk identitas dan memberikan kontribusi terhadap daya tarik suatu kota. Penelitian ini di lakukan dengan cara metode deskriptif kualitatis yang di lakukan secara observasi secara langsung di lokasi, dan studi literatur untuk penunjang teori yang ada. Kemudian nantinya dapat mengkaji secara spesifik dalam penerapan teori citra kota pada Jembatan Merah Plaza (JMP). Berdasarkan hasil observasi yang di dapat, teori citra kota pada Jembatan Merah Plaza (JMP) di terapkan dengan baik sehingga Jembatan Merah Plaza (JMP) menjadi salah satu bangunan ikonik dengan latar belakang sejarah yang heroic di kota Kota Surabaya khususnya wilayah Surabaya Utara.
PERANCANGAN FASILITAS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SATUAN PENGAMANAN SWASTA PROVINSI JAWA TIMUR DI KOTA SURABAYA Laitupa, Abdul M.; Murti, Farida; Istijanto, Suko
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya, as the second largest metropolitan city in Indonesia, has significant security challenges. High crime rates, including theft, burglary, and other crimes, indicate the need for increased security in the city. Security standards by security guards in Indonesia must also follow certain international standards as needed, so that Indonesia can be accepted in the international community, including in terms of security standards. The scope of the target security standard is an installation or area, which also follows the usual boundaries required by international standards. Judging from the book by the Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia, Regarding labor needs by sector and position in 2021-2024, in CHAPTER IV (Estimation of Indonesian Job Opportunities). With the increasing need for security services in various sectors such as banking, industry and property, private industrial security has experienced significant growth. for example, in the Electricity and Gas Procurement sector, Security Guards will increase by 2,556 people, in the Real Estate sector, security guards are expected to increase by 5,264 people. Indonesia is the largest archipelagic country in the world located on the Asian continent. Indonesia is a rich country, namely rich in culture, language, art, ethnicity, mining products and regional potential. Administratively, Indonesia is divided into thousands of regions and every region in Indonesia definitely has potential, both potential from natural resources (SDA) and potential from human resources (SDM). The reason for choosing a location in the Surabaya area is because for the East Java region, Surabaya itself is the center of the city and is also the main gathering point or destination for various regions, and also makes it easier to reach through various adequate means of transportation in the city of Surabaya. Therefore The role and presence of educational and training places for Security Units in the city of Surabaya can be shaped by the community and the private sector which is increasingly needed to fulfill the community's sense of security. Meanwhile, the police, with all their limitations, cannot possibly meet the needs and serve the entire community simultaneously at the same time. With the results of this research, it can be concluded that the design of education and training facilities requires special attention from BUJP AND Polri, especially in the unarmed protection sector in the East Java Province, Surabaya City. This is because the growth and interest in security service jobs according to the 2021-21024 employment estimate book, the population has increased significantly every year, especially in East Java province, for the sake of sustaining the level of work in social life. Keywords: Security, Design, Education and Training Unit Surabaya, disebut juga sebagai kota metropolitan terbesar yang kedua di Indonesia, memiliki tantangan keamanan sangat signifikan. Tingkat kriminalitas yang tinggi, termasuk tindak pencurian, perampokan, dan kejahatan lainnya, menunjukkan perlunya peningkatan keamanan di kota tersebut. Cakupan dari sasaran standar pengamanan yang ada di Indonesia merupakan suatu instalasi atau areanya, yang juga mengikuti batasan biasa dituntut dari standar internasional. Dilihat dari buku Kementerian di Ketenagakerjaan negara Indonesia, Mengenai Proyeksi dari kebutuhan tenaga kerja dari berbagai bidang dan jabatan tahun 2021-2024, Pada BAB IV (Perkiraan Kesempatan Kerja Indonesia). Meningkatnya kebutuhan akan Jasa keamanan di berbagai sektor seperti perbankan, industri, dan properti, industri pengamanan swasta mengalami pertumbuhan yang signifikan. contohnya Pada sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Penjaga Keamanan akan meningkat sebanyak 2.556 orang, area sektor Real Estate, penjaga di bidang pihak keamanan diperkirakan semakin meningkat sebanyak 5.264 orang. Negara kita Indonesia di juluki negara yang Melimpah, yakni melimpah akan budayanya, bahasanya, seninya, sukunya, hasil tambangnya, dan bagian wilayah. Secara segi administratif, nrgara Indonesia menjadi ribuan wilayah dan setiap wilayah di Indonesia memiliki banyak keunggulan, entah dari potensi dari sumber daya alamnya (SDA) maupun keunggulan dari sumber daya manusianya (SDM). Alasan pemilihan lokasi di area Surabaya di karenakan untuk wilayah jawa timur, Surabaya sendiri merupakan Pusat kota dan juga merupakan tempat titik kumpul atau tujuan utama dari berbagai daerah, dna juga dengan di permudah jangakauan melalui berbagai alat transportasi yang memadai di kota Surabaya.Maka dari itu Peranan dan kehadiran tempat pendidikan dan pealtihan satuan Pengamanan di kota surabaya ini mampu dibentuk oleh masyarakat sendiri dan pihak swasta yang sangat memerlukan untuk memenuhi rasa aman di kalangan masyarakat. Sementara itu, polisi dengan segala keterbatasannya juga tidak mungkin memenuhi kebutuhan dan melayani seluruh masyarakat secara signifikan dalam waktu yang bersamaan. Dengan hasil penelitian ini bawasanya dapat di simpulkan bahwa di Peerancangan Faislitas pendidikan dan pelatihan ini perlu perhatian khusus dari BUJP DAN Polri, terutama di sektor pertahanan tanpa bersenjata di Provinsi jawa timur kota Surabaya. Hal ini dikarenakan pertumbuhan dan minat pekerjaa jasa keamanan menurut buku perkiraan kerja tahun 2021-21024 penduduk pada setiap tahun mengalami kenaikan secara signifikan terutama di provinsi jawa timur, demi keberlangsungan tingkat kerja hidup bermasyarakat. Kata Kunci: Satuan Pengamanan, Perancangan, Pendidikan dan Pelatihan
PENERAPAN ARSITEKTUR RETRO PADA PERANCANGAN AGROWISATA KOPI DI KABUPATEN MALANG Amin, Muhammad Rijal; Istijanto, Suko; Tohar, Ibrahim
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Malang kaya akan sumber daya alam yang sangat beragam mulai dari perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, pertambangan, pariwisata hingga kehutanan. Wilayah Malang merupakan rumah bagi banyak tempat wisata dan aset pertanian kelas dunia.Sebagai daerah tujuan wisata, Provinsi Malang diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi wisata pertanian. Memahami, memanfaatkan potensi karakteristik daerah, maka dilakukan pendekatan awal melakukan observasi langsung wisatawan mengenai pengalaman dan harapan wisatawan yang diinginkan ketika mengunjungi maka agrowisata penerapan tema retro, menjadi menarik untuk diterapkan. Selama mendesain, konsep arsitektur Retro untuk membuat suasana yang unik dan mengundang. Desainnya memadukan elemen arsitektur dan desain masa lalu dengan aksen kontemporer.untuk membuat kesan bagi pengunjung sebagai nostalgia masa lalu Penggunaan material alami dan ramah lingkungan juga menjadi yang terdepan dalam desain untuk mencapai kelestarian lingkungan. Kata Kunci: Agrowisata Kopi, Malang, Penerapan Arsitektur Retro
STUDY OF ANALOGICAL ARCHITECTURE CONCEPT OF THE DESIGN JARAN BODHAG'S TRADITIONAL ART FACILITIES IN PROBOLINGGO CITY KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR ANALOGI TERHADAP PERANCANGAN FASILITAS KESENIAN TRADISIONAL JARAN BODHAG DI KOTA PROBOLINGGO Salsabilla Annoralia, Yurie; Istijanto, Suko; Panjaitan, Tigor Wilfritz Soaduon
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 4 No 2 (2024): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v4i2.70

Abstract

Dalam rangka melestarikan budaya kesenian tari Jaran Bodhag, maka perancangan fasilitas kesenian merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Perancangan fasilitas kesenian Jaran Bodhag menggunakan pendekatan konsep Arsitektur Analogi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, menganalisis data, mengidentifikasi dan mendeskripsikan, selanjutnya menafsirkan dan medeskripsikan prinsip - prinsip arsitektur analogi pada objek penelitian. Dari hasil desain arsitektur Analogi yang dilakukan, maka diperoleh hasil (a) Massa bangunan gedung pertunjukan ini berbentuk persegi panjang. Orientasi massa bangunan ke arah utara dan selatan dibuat memanjang. (b) Desain memiliki kemiripan visual dengan objek pembandingnya yang dapat dilihat pada ornamentasi properti kuda yang memiliki pola segitiga serta memiliki warna kontras (merah, kuning dan hijau) yang kemudian diterapkan pada fasad bangunan dengan adanya warna kontras dan mengelilingi di seluruh sisi bangunan. Selain itu, bentuk atapnya yang menjulang tinggi di analogikan dengan kepala kuda pada Jaran Bodhag. c) Desain menggunakan jenis analogi simbolik yang dapat menggambarkan simbol sesuatu dari budaya lokal untuk menyampaikan gagasan sesuai dengan maksud dari desain awal. (d) Desain tidak menimbulkan interpretasi lain. Dimana desain mampu mentransfer bentuk analogi properti kuda Jaran Bodhag dengan baik kedalam massa bangunan.
KRITERIA PEMILIHAN TAPAK PADA PERANCANGAN OCEANARIUM BIOTA LAUT DI PULAU JAWA – STUDI KASUS DI KOTA SURABAYA Haryono, Jessyca Angelique; Murti, Farida; Istijanto, Suko
Jurnal Arsitektur Kolaborasi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v5i1.80

Abstract

Surabaya ialah salah satu kota yang sangat strategis dan memiliki peluang untuk mengembangkan pariwisata biota laut di Pulau Jawa. Hal itu di tunjukkan oleh beberapa acara/kegiatan tentang biota laut, salah satunya yang di selenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sangat diminati oleh masyarakat. Surabaya juga kurang memiliki banyak tempat wisata, tetapi kota ini memiliki banyak sumber daya alam yang bisa dieksplorasi, termasuk keindahan bawah laut Indonesia. Objek wisata yang dapat di rancang adalah oceanarium. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang paling sesuai untuk perancangan oceanarium biota laut Jawa di Surabaya dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kesesuaian fungsi, aksesibilitas, utilitas potensi wisata, utilitas, dan kebijakan tata ruang. Metodologi kuantitatif MCDM digunakan pada pemilihan lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Pengembangan II Kertajaya Surabaya, khususnya wilayah Kecamatan Wonorejo, memiliki potensi terbesar untuk merancang oceanarium. Wilayah ini unggul dalam hal kedekatan dengan sumber air laut, aksesibilitas bagi wisatawan, serta infrastruktur penunjang dan kebijakan pemerintah setempat. Dengan perencanaan yang matang hasil analisis pemilihan tapak pada perancangan oceanarium biota laut Jawa di Surabaya diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan manfaat pengetahuan mengenai biota laut Jawa bagi masyarakat sekitar.
KRITERIA PEMILIHAN TAPAK PADA PERANCANGAN SCIENCE TECHNO PARK ATSIRI DILEM WILIS DI KABUPATEN TRENGGALEK Albab, Muhammad Ulil; Istijanto, Suko; Masruchin, Febby Rahmatullah
Jurnal Arsitektur Kolaborasi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/kolaborasi.v5i1.86

Abstract

Potensi alam yang besar dengan kekayaan panorama hutan, pegunungan, serta keanekaragaman hayati yang menarik berupa tanaman kopi dan tanaman atsiri menjadikan Kawasan Dilem Wilis di Kabupaten Trenggalek mempunyai potensi dilakukannya perancangan Science Techno Park. Dengan kondisi geografis dan iklim tropis lembab juga mendukung perancangan tersebut. Sehingga tujuan peneliti menulis karya ilmiah ini bertujuan untuk mengulas dan mengidentifikasi terkait kriteria pemilihan tapak pada perancangan Science Techno Park Atsiri di Kabupaten Trenggalek. Perancangan ini mengintegrasikan konsep ecotourism dengan potensi lokal berupa produksi minyak atsiri. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis literatur, studi Pustaka, dan survei lapangan. Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data dari sumber dan literatur yang sesuai dengan penelitian seperti buku, dokumen, jurnal, dan sumber lainnya. Analisis dalam perancangan Science Techno Park dilakukan dengan menilai beberapa alternatif tapak yang penilaiannya berdasarkan enam kriteria utama antara lain, potensi lokal, aksesibilitas, transportasi umum, luas lahan, lingkungan sekitar, dan jangkauan dari pusat daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif lokasi ketiga dengan luas 3,54 hektar memenuhi kriteria secara optimal dengan skor tertinggi, menjadikan Lokasi yang strategis untuk mendukung fungsi edukasi, penelitian dan wisata.
DESAIN PENATAAN RUANG HUNIAN PADA PERANCANGAN RUSUNAMI DI KOTA SURABAYA Iksa Putra, Ari Yanuardinata; Masruchin, Febby Rahmatullah; Istijanto, Suko
Jurnal Arsitektur Kolaborasi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Arsitektur Kolaborasi
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang signifikan di Kota Surabaya mendorong kebutuhan akan hunian yang efisien dan terjangkau. Penelitian ini berfokus pada desain penataan ruang di Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) dengan tipe unit 30 m² dan 36 m². Studi ini menganalisis pemanfaatan ruang yang optimal untuk mendukung kenyamanan, efisiensi, dan fungsi hunian yang sesuai dengan kebutuhan penghuni. Metode yang digunakan meliputi analisis standar desain, simulasi tata ruang, serta pendekatan keberlanjutan untuk memastikan keterpaduan dengan infrastruktur kota. Hasil penelitian menghasilkan konsep desain yang fleksibel, adaptif, dan berbasis elemen pasif seperti pencahayaan alami dan ventilasi. Penemuan ini menawarkan solusi yang dapat diterapkan dalam pengembangan hunian vertikal untuk kota-kota dengan keterbatasan lahan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup penghuni.
Analisis Jembatan Merah Plaza Sebagai Refleksi Perkembangan Kota Surabaya Pertiwi, Manda; Soemarwanto, Dadoes; Istijanto, Suko
Jurnal Latar Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal LATAR (Juni)
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/jl.v3i1.96

Abstract

Jembatan Merah Plaza merupakan salah satu ikon penting dalam perkembangan kota Surabaya yang mencerminkan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Jembatan Merah Plaza dalam konteks transformasi urban di Surabaya serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan aktivitas ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jembatan Merah Plaza tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung interaksi masyarakat. Transformasi fungsi bangunan ini mencerminkan perubahan kebutuhan dan preferensi warga Surabaya. Selain itu, Jembatan Merah Plaza berkontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah, menjadikannya sebagai simbol perkembangan kota yang terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perencanaan kota yang lebih berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan Masyarakat.