cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jruce@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6282268863033
Journal Mail Official
jruce@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Rural and Urban Community Empowerment
Published by Universitas Riau
ISSN : 27159566     EISSN : 27751171     DOI : -
Journal of Rural and Urban Community Empowerment (J-RUCE) merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan sosialisasi dan mengelaborasi metode serta teknologi pemberdayaan masyarakat perkotaan dan perdesaan, khususnya dibidang perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2026): April" : 3 Documents clear
Pengembangan Mochi Bahari Berbasis Bubuk Kopi Buah Nipah sebagai Inovasi Pangan Pesisir di Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Tapanuli Tengah Mutiara Alkayakni Harahap; Rizqon Hasibuan; Fiki Harjuni; Shofian Nanda Adiprayoga; Husnul Yaqin Harahap; Fitri Rahmayani Tambunan; Juliana Pebrina Siburian; Muhammad Latiful Khobir; Kurniawan Fazri; Riki Saputra; Richa Rizki Budiasti; Ilham Fajri Pohan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce7.2.108-114

Abstract

Pemanfaatan buah nipah sebagai bahan pangan di Kelurahan Lubuk Tukko Baru masih rendah meskipun ketersediaannya sangat melimpah. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengolah buah nipah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang proses pengolahan buah nipah menjadi produk olahan bermanfaat berupa Mochi Bahari. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai potensi buah nipah, pelatihan pembuatan bubuk kopi buah nipah sebagai bahan utama, serta demonstrasi formulasi dan proses produksi Mochi Bahari. Hasil kegiatan diperoleh terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan buah nipah sebagai bahan pangan, serta dihasilkan produk Mochi Bahari yang diterima dengan baik berdasarkan umpan balik peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi langsung dapat mendorong pemanfaatan potensi lokal dan meningkatkan kreativitas masyarakat pesisir dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi
Inovasi Manisan Nipah sebagai Produk Unggulan Desa Kuala Trang dalam Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir M. Ali Darmawan; Sri Wahyuni; Asri Mursawal; Hayatun Nufus; Nafisah Eka Puteri; M. Riswan; Ronal Kurniawan; Nur Ikhlas Syuhada
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.115-122

Abstract

Buah nipah (Nypa fruticans) merupakan salah satu sumber daya pesisir yang memiliki potensi besar sebagai bahan pangan lokal bernilai tambah. Namun, pemanfaatan buah nipah oleh masyarakat pesisir masih terbatas dan umumnya hanya dikonsumsi dalam bentuk segar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Kuala Trang dalam mengolah buah nipah menjadi manisan sebagai produk pangan lokal bernilai tambah serta mendorong terbentuknya produk unggulan desa. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi dan masalah, sosialisasi program, pelatihan pengolahan manisan nipah, pendampingan produksi dan pengemasan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah buah nipah, serta kemampuan menghasilkan produk manisan nipah dengan tekstur, cita rasa, dan tampilan yang layak sebagai produk pangan olahan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap peluang usaha berbasis nipah dan pentingnya pemanfaatan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada diversifikasi pangan lokal, penguatan ekonomi rumah tangga, serta pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RW 12 Kel. Tangkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Pekanbaru Melalui Inovasi Pengolahan Kerupuk Nasi dengan Penambahan Udang Rebon (Mysis rrelicta) sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Irvina Nurrachmi; Bintal Amin; Nursyirwani Nursyirwani; Ummi Mardhiah Batubara; Sefni Hendris; Ilham Ilahi; Nabila Afifah Azuga
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.101-107

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PKK RW 12 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, melalui pelatihan pembuatan kerupuk nasi berbahan dasar nasi sisa yang diperkaya dengan udang rebon (Mysis relicta). Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya volume limbah organik rumah tangga, khususnya nasi sisa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan ini, limbah nasi diolah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi dan bergizi, sejalan dengan prinsip blue economy dan ekonomi sirkular. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil. Peserta diberikan materi tentang pengelolaan limbah pangan, teknik pengolahan adonan, pengeringan, pengemasan, serta strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Produk kerupuk nasi udang rebon yang dihasilkan memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, serta kandungan gizi yang lebih tinggi karena penambahan protein hewani dari udang rebon. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi berupa peluang usaha baru bagi ibu-ibu PKK, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah organik dan peningkatan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah

Page 1 of 1 | Total Record : 3