cover
Contact Name
Dyah Panuntun Utami
Contact Email
dyahpanuntunutami@gmail.com
Phone
+628112647952
Journal Mail Official
suryaagritama@umpwr.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo Alamat: Jl. KH.A. Dahlan 3 Purworejo, Jawa Tengah 54111
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan
ISSN : 2252990X     EISSN : 25986082     DOI : https://doi.org/10.37729/sa
Core Subject : Agriculture,
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan is a scientific journal of agriculture and animal husbandry that is published as a media of information that is published and publishes the research results of lecturers, researchers, and students. JRAP contains original manuscripts that have never been published. This journal was published 2 times per year in June and December by Universitas Muhammadiyah Purworejo. The Scopes of this journal, but not limited to, are: Agricultural Revolution Ancient civilizations Animal Feed Animal Food Supplementation Animal health Animal Husbandry Animal nutrition Animal welfare Aquaculture Arboriculture Avian feeding Basal Diet Breeding Heterosis High Fat Diet Insect Farming Insects Intensive animal farming Landscape restoration Livestock production systems Meat Medieval husbandry Nutrients Nutritional value Pig farming Plant breeding Cattle Feeding Columbian Exchange Crude Protein Dairy Domestication Entomophagy Environmental impact Feed Additive Feed conversion Feeding Feeding Patterns Fish Nutrition Food chains Plant conservation Plant hybridization Plant nutrition Poultry farming Poultry Nutrition Production systems Range of species Ruminant Animal Nutrition Selective breeding Sericulture Sheep farming Swine nutrition Trace Element Vertical farming Vitamins Wild Life Farming
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023)" : 12 Documents clear
Analisis Preferensi Konsumen dalam membeli Daging Ayam Broiler di Pasar Tradisional Kota Yogyakarta (Studi Kasus “Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta”) Diah Nur Safitri; Meita Puspa Dewi
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen dalam membeli daging ayam broiler di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2022 di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Sampling dari penelitian ini adalah konsumen yang membeli daging ayam broiler di Pasar Beringharjo sebanyak 100, jumlah dihitung menggunakan rumus slovin. Data primer diambil dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden secara online dengan google form dan offline dengan selembaran kertas kuesioner. Untuk data sekunder diperoleh dari beberapa refrensi baik buku ataupun jurnal. Hasil data ditabulasi dan dianalisis menggunakan SPSS. Jawaban untuk tujuan yang pertama yaitu dengan analisis deskriptif. Jawaban untuk tujuan kedua menggunakan Uji Binominal dan tujuan ketiga menggunakan Uji Chochran. Berdasarkan dari hasil penelitian kali ini karakteristik responden dalam membeli daging ayam broiler yaitu perempuan sebanyak 66%, laki-laki sebanyak 34%. Rata-rata usia 20-29 tahun. Pendidikan terakhir SMA/SMK (Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan). Kebanyakan bekerja karyawan swasta 29% dengan pendapatan 49% yaitu 500-1 juta. Berdasarkan hasil dari uji semua binominal tes semua atribut dianggap penting dalam pertimbangan keputusan yaitu harga, warna, aroma, tekstur, kandungan gizi, manfaat untuk kesehatan, kehalalan, kebersihan, ukuran dan kesegaran. Untuk hasil uji chochran Q sendiri diketahui bahwa Q hitung < Q tabel dimulai dengan 10 atribut sampai dengan tersisa 4 atribut dari perhitungan Q tabel lebih kecil dari Q hitung. Dari 4 atribut yang tersisa antara lain adalah aroma, kebersihan, kehalalan dan kesegaran. Kata kunci: daging ayam broiler, konsumen, preferensi konsumen
Penerapan Digital Marketing terhadap Penjualan Kopi Robusta Merek Seplawan (Studi Kasus di CV. Gunungkelir Cipta Mandiri Kabupaten Purworejo) Dimas Wahyu Diantama; Dyah Panuntun Utami; Didik Widiyantono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Penerapan digital marketing CV. Gunungkelir Cipta Mandiri dalam memasarkan kopi robusta merek Seplawan. 2) Dampak digital marketing terhadap penjualan kopi robusta merek Seplawan. 3) Berapa penjualan kopi robusta merek Seplawan sebelum dan setelah menerapkan digital marketing. 4) Perbedaan penjualan kopi robusta merek Seplawan sebelum dan setelah menerapkan digital marketing. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu informan terdiri dari 3 responden, yaitu 2 informan kunci (direktur perusahaan dan kepala bagian pemasaran) dan 1 informan biasa (IT support). Penentuan informan dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling). Analisis data menggunakan uji t data berpasangan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Penerapan digital marketing yang dilakukan CV. Gunungkelir Cipta Mandiri adalah dengan memfokuskan pada kegiatan promosi kopi Seplawan kepada khalayak luas dengan memanfaatkan berbagai macam platform media digital seperti, Instagram, Youtube, Tokopedia dan Whatsapp serta artikel-artikel online yang memuat tentang kopi Seplawan. Promosi tersebut berupa unggahan foto atau video produk, informasi produk, harga poduk dan testimoni produk. 2) Penerapan digital marketing oleh CV. Gunungkelir Cipta Mandiri sangat berdampak terhadap penjualan kopi robusta merek Seplawan. Dengan memanfaatkan media digital untuk memasarkan kopi robusta merek Seplawan, maka jangkauan pemasaran akan lebih luas, sehingga potensi untuk “menjaring” konsumen akan meningkat ketika menerapkan digital marketing. 3) Penjualan kopi robusta merek Seplawan sebelum menerapkan digital marketing, yaitu sebanyak 961 kemasan. Setelah menerapkan digital marketing meningkat menjadi 1.515 kemasan atau meningkat sebanyak 554 kemasan. 4) Terdapat perbedaan penjualan kopi robusta merek Seplawan sebelum dan setelah menerapkan digital marketing. Peningkatan penjualan pada tahun 2019-2020, yaitu sebesar 34,13%, tahun 2020-2021 mengalami peningkatan sebesar 3,69% serta pada tahun 2019 dan 2021 mengalami peningkatan sebesar 36,56%. Kata Kunci: kopi seplawan, penjualan, digital marketing
Tataniaga Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo Firman Edi Wibowo; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui saluran tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui biaya margin dan keuntungan tataniaga cabai merah keriting pada masing-masing saluran tataniaga di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 3) Mengetahui bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, 4) Mengetahui efisiensi tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Analisis yang digunakan adalah metode survey untuk mengetahui saluran tataniaga margin dan keuntungan tataniaga, bagian harga yang diterima petani dan efisiensi tataniaga. Sampel petani dipilih dengan metode proportional random sampling dan sampel pedagang ditentukan dengan menggunakan metode snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo terdiri dari 4 saluran, yaitu saluran 1 adalah dari petani – pedagang pengepul – pedagang pengecer – konsumen, saluran 2, 3 dan 4 adalah dari petani – pedagang pengepul – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen. Biaya tataniaga terbesar dikeluarkan oleh pedagang pengepul yaitu, Rp 2001/Kg. Margin Tataniaga terbesar pada saluran 2, 3 dan 4 adalah sebesar Rp 7.000/Kg. Keuntungan tataniaga terbesar pada saluran 3 adalah sebesar Rp 5237/Kg. Farmer’s Share masih di bawah 50% pada saluran 1 adalah 57,14%, saluran 2 adalah 36,36%, saluran 3 adalah 36,36% dan saluran 4 adalah 47,67%. Hal ini menunjukkan bahwa tataniaga cabai merah keriting di Desa Bedono Kluwung Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo belum efisien, karena farmer’s share lebih dominan kurang dari 50%. Kata Kunci : tataniaga, cabai merah keriting
Efisiensi Pemasaran Brokoli (Brassica oleracea var. italica) di CV Soga Farm Indonesia Kabupaten Magelang Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami; Yunita Puji Lestari
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) saluran pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia, 2) biaya, keuntungan dan marjin pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia, 3) bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia dan 4) efisiensi pemasaran brokoli di CV Soga Farm Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, penentuan sampel penelitian adalah purposive sampling yaitu pemilik CV Soga Farm, bagian pemasaran, bagian produksi, mitra dan reseller. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran pemasaran brokoli ada tiga yaitu Pola I: Soga Farm-Mitra-Supermarket-Konsumen; Pola II: Soga Farm-Supermarket-Konsumen dan Pola III: Soga Farm-Reseller-Konsumen. Dari tiga saluran pemasaran tersebut jumlah penjualan tertinggi pada saluran pola II. Biaya pemasaran pada saluran I sebesar Rp 16.750, keuntungan Rp 4.250, marjin pemasaran Rp 21.000, dan farmer’s share 53,33%. Saluran pemasaran II biaya sebesar Rp 6.000, keuntungan Rp 2.500, marjin sebesar Rp 8.500 dan farmer’s share 80,46%. Saluran pemasaran III biaya pemasaran Rp 5.500 keuntungan Rp 3.500, marjin Rp 9.000 dan farmer’s share 76,92%. Efisiensi pemasaran dilihat dari rasio total biaya pemasaran terhadap total nilai produk maka saluran pemasarn II dan III sudah efisien karena lebih kecil dari 33%, sedangkan saluran I kurang efisien karena lebih besar dari 33% yaitu 37,22%. Kata Kunci: brokoli; efisiensi pemasaran; saluran pemasaran
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Oleh Petani Penyakap (Studi Kasus di Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo) Reki Aris Nurahman; Uswatun Hasanah; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui total biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, serta keuntungan yang terkait dengan usahatani padi oleh petani penyakap di desa Pogungjurutengah, kecamatan Bayan, kabupaten Purworejo, dan 2) mengetahui kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap di Pogungjurutengah kecamatan Bayan kabupaten Purworejo. Metode penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus. Analisis data menggunakan metode penelitian analisis deskriptif yaitu menggunakan tabulasi dan menghitung nilai rata-rata pengeluaran, produksi, penerimaan, pendapatan, keuntungan, serta kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan secara sampel sensus, yakni populasi digunakan sebagai sampel. Survei ini mengambil sampel 53 orang dari populasi 53 orang petani penyakap yang terlibat usahatani padi. Hasil analisis didapati bahwa: total rata-rata biaya produksi sejumlah Rp 2.407.698,76, penerimaan Rp 2.670.415,09, pendapatan Rp 71.7017,29, serta total rata-rata keuntungan Rp 262.716,32 per musim tanam. Berlandaskan analisis usahatani menunjukkan bahwa: nilai R/C Ratio 1,08 % menandakan usahatani padi oleh petani penyakap layak dijalankan tetapi keuntungannya sedikit, nilai π/C Ratio 0,08 % melebihi suku bunga yang ada sehingga layak untuk dijalankan tetapi keuntungan yang didapat sangat kecil, nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 247.588,10 melebihi upah tenaga kerja yang ada sehingga layak dijalankan. Kata Kunci: petani penyakap, padi, usahatani, kelayakan
Analisis Kelayakan Usaha Besek Kreasi di Kelompok Wanita Tani (Kwt) Mekarsari Desa Ketosari Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Siti Rochimah; Uswatun Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryaagritama.v12i1.3618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) biaya produksi, penerimaan, keuntungan dan pendapatan pengrajin besek kreasi, 2) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan secara finansial, 3) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek pemasaran, 4) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek teknis, 5) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek manajemen dan SDM, 6) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek lingkungan. Populasi penelitian semua pengrajin besek kreasi di KWT Mekarsari di Desa Ketosari sejumlah 13 orang. Sampel penelitian berjumlah 13 orang dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Intrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan analisis biaya dan analisis kelayakan usaha. Hasil analisis biaya usaha besek kreasi di KWT Mekarsari: total biaya produksi Rp. 11.563.650,15, total penerimaan Rp. 22.352.000,00, total pendapatan Rp. 11.390.875,00, dan total keuntungan Rp. 10.788.349,85. Berdasarkan perhitungan analisis kelayakan secara finansial menunjukkan bahwa: nilai R/C Ratio 1,93, ℼ/C Ratio 93,29, dan nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp. 27.527,00. Hasil analisis kelayakan non finansial mendeskripsikan bahwa: (1) Aspek Pemasaran (2) Aspek Teknis (3) Manajemen dan SDM (4) Aspek Lingkungan, layak diusahakan berdasarkan hasil kuesioner yang diolah dan diukur menggunakan skala likert. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum usaha besek kreasi layak diusahakan. Kata kunci: kelayakan usaha, biaya, besek kreasi
Strategi Pengambangan Usaha Pengolahan Kopi Robusta (Studi Kasus di Kelompok Tani Maju Mukti Desa Tembelang Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo) Zaenul Abidin; Istiko Agus Wicaksono; Didik Widiyantono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dari kelompok tani Maju Mukti untuk mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 2) faktor eksternal (peluang dan ancaman) yang berasal dari luar kelompok tani Maju Mukti untuk mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 3) strategi yang dapat dilakukan kelompok tani Maju Mukti dalam mengembangkan usaha pengolahan kopi robusta, 4) prioritas strategi yang dapat diterapkan kelompok tani Maju Mukti dalam pengembangan usaha pengolahan kopi robusta. Metode dasar yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang menggunakan metode studi kasus. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan purposive sampling. Sampel yang diambil terdiri dari 4 informan kunci dan 4 informan pendukung. Hasil penilitian menunjukkan perumusan prioritas strategi yang dapat diterapkan kelompok tani Maju Mukti 1) pembuatan akun media sosial, market place dan website sebagai sarana promosi untuk mengoptimalkan kelompok tani dalam pemasaran, 2) memaksimalkann produktivitas kopi dengan meningkatkan quality control sehingga mempertahankan cita rasa yang khas, 3) mengedukasi generasi muda untuk menumbuhkan minat terhadap pertanian dan budidaya kopi. Kata Kunci: kopi robusta, strategi swot, qspm
Analisis Alokasi Tenaga Kerja Menurut Jenis Kegiatan Pada Usahatani Padi Sawah di Kelurahan Palarahi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe Endang Sumiratin
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu daerah pengembangan padi sawah yang cukup potensial didaerah Kabupaten Konawe adalah Kelurahan Palarahi Kecamatan Wawotobi. Usahatani padi sawah didaerah tersebut sudah cukup lama dikembangkan dan memberikan andil yang cukup berarti dalam peningkatan pendapatan dan taraf hidup petani, sehingga produktivitas padi sawah perlu ditingkatkan. Salah cara peningkatan produksi dengan penggunaan tenaga kerja yang efisien dari dalam atau dari luar keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alokasi tenaga kerja menurut jenis kegiatan pada usahatani padi sawah di Kelurahan Palarahi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Pemilihan lokasi penelitian secara purposive dasar pertimbangan lokasi penelitian tersebut sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani dan mengusahakan tanaman padi sawah. Populasi penelitian adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) petani yang membudidayakan tanaman padi sawah dengan jumlah 102 KK. Jumlah sampel 65 orang dengan pemilihan sampel menggunakan metode acak sederhana (Simple Random Sampling). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan tenaga kerja tertinggi pada usahatani padi sawah adalah pada aspek pengolahan tanah yaitu 7,46 HKP dan terendah adalah pada aspek penanaman yaitu 0,93 HKP. Rata-rata total penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi sawah di Kelurahan Palarahi adalah 19,92 HKP. Kata Kunci: alokasi tenaga kerja, usahatani, padi sawah
Strategi Pengembangan Produksi Gula Semut Industri Rumah Tangga Manggar Agung di Desa Sokoagung Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Monica Nanda Tuzzahra; Istiko Agus Wicaksono; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui faktor internal yang mempengaruhi pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan bagelen kabupaten Purworejo, 3) Mengetahui alternatif strategi pengembnagan gula semut di Manggar Agung, 4) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan produksi gula semut industri rumah tangga di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. Metode dasar yang digunakan menggunakan Matriks IFAS, Matriks EFAS, Matriks IE, Analisis SWOT dan Matriks QSPM. Pengambilan sampel penelitian ditentukan dengan berdasarkan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah Gula Semut yang diproduksi oleh Manggar Agung di Desa Sokoagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo. Sampel yang diambil yaitu 3 informan kunci yaitu, pemilik Manggar Agung, Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Purworejo dan 2 informan biasa yaitu Reseller 1 dan Reseller 2. Hasil penelitian ini, prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam produksi gula semut adalah 1) Mengembangkan produk gula semut melalui inovasi produk 2) Menjalin kerjasama dengan pemasok bahan baku 3) Menggunakan peralatan produksi yang lebih modern yaitu alat penggerus gula sehingga dapat mempercepat proses produksi gula semut. Kata Kunci : gula semut, matriks ifas, matriks efas, matriks ie, analisis swot, matriks qspm
Strategi Pengembangan Pasar Benih Kacang Hijau di CV PB Utama Kabupaten Purworejo Nur Sugiarti; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merumuskan hasil analisis faktor IFAS CV PB Utama (2) merumuskan hasil analisis faktor EFAS CV PB Utama (3) merumuskan strategi pengembangan pasar CV PB Utama berdasarkan analisis SWOT, dan (4) merumuskan alternatif strategi pengembangan pasar CV PB Utama melalui analisis QSPM. Metode penentuan tempat penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan Analisis SWOT dan QSPM. Faktor internal berupa kekuatan yaitu benih kacang hijau bersertifikat, sudah menggunakan teknologi memadai, harga stabil, menjadi mitra pemerintah penyedia benih bersubsidi, memiliki petani mitra tetap dan kelemahan yaitu konsumen di pasar free market masih terbatas, kurangnya media promosi dalam pemasaran, kurangnya kontinyuitas produk, brand produk belum terlalu dikenal masyarakat, kurangnya pengetahuan manajemen pemasaran serta faktor eksternalnya yaitu peluang, meningkatnya harga kacang hijau dari tahun ke tahun, peluang pasar benih kacang hijau masih terbuka luas, berkembangnya teknologi digital marketing untuk pemasaran, kebijakan pemerintah mendukung penggunaan benih bersertifikat, berkembangnya teknologi produksi benih dan ancaman yaitu musim tidak menentu yang mempengaruhi produksi, munculnya pesaing, ketatnya persyaratan sertifikasi benih, pergeseran minat bertani dari kacang hijau beralih ke komoditas lain, turunnya permintaan karena petani menggunakan benih sendiri menggunakan matriks SWOT. Hasil evaluasi dari masing-masing faktor tersebut akan diperoleh strategi pengembangan pasar yang digunakan oleh CV. PB Utama. Alternatif strategi pengembangan pasar yang dipilih yaitu menggunakan matriks QSPM (Quantitative Strategy Planning Matrix) untuk menentukan prioritas strategi yang digunakan dan memutuskan prioritas yang terbaik.Hasil penelitian menunjukkan prioritas alternatif strategi yang dapat digunakan dalam pengembangan pasar benih kacang hijau di CV PB Utama yaitu meningkatkan promosi produk baik menggunakan teknologi digital maupun secara langsung menggunakan demplot, meningkatkan produksi untuk menangkap peluang pasar yang semakin terbuka luas, meningkatkan branding produk untuk menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap benih bersertifikat produksi CV PB Utama. Kata Kunci: kacang hijau, swot, qspm

Page 1 of 2 | Total Record : 12